
Berita Terkini
Perkuat Kepemimpinan dan Kolaborasi Pengelolaan Zakat, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Ikuti BAZNAS Collaborative Leadership 2026
SURABAYA – Dalam upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan dan memperkuat tata kelola pengelolaan zakat, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menyelenggarakan kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) Tahun 2026 yang diikuti oleh pimpinan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota, termasuk pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis, 27–29 Oktober 2026, bertempat di Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Jawa Timur. BAZNAS Collaborative Leadership menjadi salah satu upaya pembinaan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat integritas kelembagaan, serta mendorong pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Penyelenggaraan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pengelolaan dana sosial keagamaan. Melalui kolaborasi yang terarah, pengelolaan zakat diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari arah kebijakan pembangunan nasional di bidang agama dan posisi strategis ZIS-DSKL menuju Indonesia Emas 2045, evaluasi kebijakan pembinaan dan pengawasan pengelolaan zakat, hingga penguatan kolaborasi program pendayagunaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, kegiatan BCL 2026 juga membahas kepemimpinan transformatif, kolaboratif, dan berintegritas. Materi tersebut menekankan pentingnya kemampuan pimpinan dalam mengambil keputusan, mengelola konflik, membangun komunikasi yang efektif, serta memperkuat kerja sama lintas sektor untuk menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan zakat.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah identifikasi isu strategis dan analisis akar permasalahan tata kelola ZIS-DSKL. Para peserta juga mengikuti proses perumusan alternatif solusi, penyusunan rencana aksi transformasi kolaboratif, pemetaan pemangku kepentingan, serta penetapan indikator keberhasilan dan strategi pelaksanaan program.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dan uji kelayakan rencana aksi transformasi kolaboratif, perumusan kesepakatan, serta penandatanganan komitmen implementasi rencana aksi. Tahapan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi peserta untuk menerapkan hasil pembelajaran dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan kinerja lembaga masing-masing.
Bagi BAZNAS Kabupaten Kediri, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kapasitas kelembagaan dan penguatan tata kelola pengelolaan dana ZIS. Penguatan kepemimpinan dan kolaborasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program-program BAZNAS Kabupaten Kediri agar semakin terarah, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga membutuhkan perencanaan yang matang, pengawasan yang baik, pemanfaatan data yang tepat, serta pelaporan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pimpinan dan penguatan sinergi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui BAZNAS Collaborative Leadership 2026, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan profesionalitas lembaga pengelola zakat serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong terciptanya program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi mewujudkan kesejahteraan umat serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Kediri.
27/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Madin Khoirunnisa Sonorejo Grogol melalui Program Kediri Cerdas
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat melalui Program Kediri Cerdas. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan beasiswa untuk Madrasah Diniyah (Madin) Khoirunnisa yang berlokasi di Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
Penyaluran beasiswa ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Kediri dalam membantu menunjang pendidikan keagamaan serta memberikan kesempatan kepada para santri untuk terus belajar dan memperdalam ilmu agama. Melalui bantuan ini, diharapkan proses pembelajaran di madrasah diniyah dapat berjalan dengan lebih baik dan para santri semakin termotivasi untuk menuntut ilmu.
Program Kediri Cerdas menjadi salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS Kabupaten Kediri untuk mendukung sektor pendidikan. Pendidikan memiliki peranan penting dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Oleh karena itu, dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan menjadi bagian penting dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Madrasah diniyah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui pembelajaran Al-Qur'an, ilmu agama, penanaman nilai-nilai akhlak, serta pembiasaan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Keberadaan madrasah diniyah di tengah masyarakat turut membantu orang tua dalam memberikan pendidikan agama kepada anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan beasiswa melalui Program Kediri Cerdas ini dapat memberikan manfaat bagi penerima serta mendukung keberlangsungan pendidikan di Madin Khoirunnisa, Sonorejo, Grogol. Bantuan tersebut juga diharapkan menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui berbagai program pendidikan yang dijalankan, BAZNAS Kabupaten Kediri berupaya menghadirkan manfaat dana ZIS secara berkelanjutan bagi masyarakat. Sinergi antara BAZNAS, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat diharapkan mampu memperluas kesempatan belajar serta melahirkan generasi penerus yang cerdas secara intelektual dan kuat dalam nilai-nilai keagamaan.
Mari bersama mendukung pendidikan dan masa depan generasi penerus melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kepedulian bersama, setiap kontribusi dapat menjadi jalan kebaikan untuk membantu sesama dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Kediri yang lebih sejahtera, berilmu, dan berakhlak mulia.
BAZNAS Kabupaten Kediri – Menguatkan Kepedulian, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
27/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah Berbagi Barokah, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan Gratis
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menghadirkan program Jum’at Berkah BAZNAS Berbagi Barokah pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam bidang keagamaan, sosial kemanusiaan, maupun kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan bantuan melalui Program Kediri Taqwa dan Kediri Peduli berupa bantuan alat kebersihan masjid serta Paket Logistik Keluarga. Selain itu, melalui Program Kediri Sehat, BAZNAS Kabupaten Kediri bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan tim kesehatan dari Puskesmas Ngadiluwih menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah masjid, masyarakat sekitar, serta para musafir yang singgah untuk melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Taqwa.
Edukasi Zakat, Infak, dan Sedekah melalui Khutbah Jumat
Rangkaian kegiatan diawali dengan khutbah edukasi mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah yang disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin. Melalui khutbah tersebut, jamaah diajak untuk meningkatkan keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui pengelolaan ZIS yang amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran, dana yang ditunaikan oleh para muzaki dan donatur dapat disalurkan untuk mendukung berbagai program pemberdayaan serta membantu meringankan beban para mustahik.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan BAZNAS Kabupaten Kediri dengan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi yang memiliki tugas mengelola dan menyalurkan dana ZIS sesuai ketentuan.
Kapolsek Ngadiluwih Berikan Edukasi Kepada Jamaah dan Masyarakat
Kegiatan Jum’at Berkah turut dihadiri Kapolsek Ngadiluwih, AKP Budi Winariyo, S.H., M.Pd., yang memberikan edukasi kepada jamaah Masjid Al Taqwa dan masyarakat sekitar yang hadir.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek Ngadiluwih menekankan pentingnya menumbuhkan kepedulian kepada sesama, menjaga kerukunan, serta membangun lingkungan masyarakat yang aman dan harmonis. Kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui sikap saling menghormati, membantu orang lain, dan menjaga hubungan baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Beliau juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika melintasi jalur Ngadiluwih–Tulungagung yang saat ini ramai dilalui kendaraan. Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kecepatan, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain itu, edukasi mengenai bahaya bullying atau perundungan turut disampaikan sebagai upaya membangun kesadaran bersama agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang merendahkan, menyakiti, mengintimidasi, atau mempermalukan orang lain, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Masyarakat diajak untuk menumbuhkan sikap saling menghargai dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan.
Pesan-pesan tersebut selaras dengan semangat Jum’at Berkah BAZNAS Berbagi Barokah, yakni membangun kepedulian yang tidak hanya diwujudkan melalui pemberian bantuan, tetapi juga melalui edukasi dan tindakan nyata untuk menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik.
Program Kediri Taqwa Salurkan Bantuan Alat Kebersihan Masjid
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan bantuan alat kebersihan melalui Program Kediri Taqwa kepada Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih.
Bantuan ini diharapkan dapat menunjang pemeliharaan kebersihan masjid sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih nyaman. Masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan masyarakat.
Melalui Program Kediri Taqwa, BAZNAS Kabupaten Kediri berupaya mendukung kegiatan keagamaan dan meningkatkan kualitas sarana penunjang ibadah. Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan dana ZIS kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan bagi kemaslahatan umat.
Program Kediri Peduli Salurkan Paket Logistik Keluarga
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyalurkan Paket Logistik Keluarga melalui Program Kediri Peduli. Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Paket Logistik Keluarga merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui bantuan tersebut, BAZNAS berupaya hadir di tengah masyarakat dengan memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
Program Kediri Peduli menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Kediri dalam memperkuat perlindungan sosial dan menumbuhkan semangat gotong royong. Bantuan yang disalurkan tidak hanya memiliki nilai material, tetapi juga membawa pesan bahwa masyarakat yang membutuhkan tidak berjalan sendiri karena terdapat kepedulian dan dukungan dari sesama.
Program Kediri Sehat Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Tidak hanya memberikan bantuan sosial dan keagamaan, BAZNAS Kabupaten Kediri juga menghadirkan pelayanan kesehatan melalui Program Kediri Sehat. Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan tim kesehatan dari Puskesmas Ngadiluwih.
Pelayanan diberikan kepada jamaah Masjid Al Taqwa, masyarakat sekitar Desa Bangle, serta para musafir yang sedang melakukan perjalanan dan singgah untuk melaksanakan salat Jumat di masjid tersebut. Kehadiran layanan kesehatan di lingkungan masjid diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan di sela-sela aktivitas mereka.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang baik. Sebanyak 39 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan Jum’at Berkah tersebut. Partisipasi ini menjadi gambaran positif atas sambutan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan dekat dengan lingkungan mereka.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan, melakukan pemeriksaan secara berkala sesuai kebutuhan, serta menerapkan pola hidup sehat. Pemeriksaan kesehatan juga menjadi langkah awal untuk mengenali kondisi tubuh dan mendorong masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan diri maupun keluarga.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri serta seluruh tim kesehatan dari Puskesmas Ngadiluwih atas dukungan, kerja sama, dan pelayanan yang diberikan. Sinergi ini menjadi wujud kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan instansi pemerintah dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan.
Sinergi Program untuk Kesejahteraan Umat
Pelaksanaan Jum’at Berkah BAZNAS Berbagi Barokah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, menunjukkan bahwa pengelolaan ZIS dapat menghadirkan manfaat dalam berbagai aspek kehidupan. Melalui Program Kediri Taqwa, BAZNAS mendukung kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah. Melalui Program Kediri Peduli, bantuan logistik keluarga disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok penerima manfaat. Sementara itu, Program Kediri Sehat menghadirkan akses pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga diperkuat dengan edukasi keagamaan dan sosial yang mendorong masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, menjaga keselamatan di jalan raya, serta mencegah perundungan. Dengan demikian, Jum’at Berkah tidak hanya menjadi kegiatan berbagi bantuan, tetapi juga sarana membangun kesadaran, mempererat hubungan sosial, dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
BAZNAS Kabupaten Kediri terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan. Dukungan para muzaki, munfik, dan donatur menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui momentum ini, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, memperbanyak infak, dan membiasakan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Setiap kontribusi yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu sesama, memperkuat pelayanan sosial, mendukung kesehatan masyarakat, serta mewujudkan kesejahteraan umat.
Semoga kegiatan Jum’at Berkah BAZNAS Berbagi Barokah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga sinergi dan kepedulian yang terbangun dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program-program BAZNAS Kabupaten Kediri.
BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
23/10/2026 | Humas
Agenda Pimpinan

BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Minilokakarya Lintas Sektor Kecamatan Ngasem untuk Perkuat Sinergi Program Kesehatan
NGASEM – 25 Juni 2026, BAZNAS Kabupaten Kediri menghadiri kegiatan Minilokakarya Lintas Sektor Kecamatan Ngasem yang mengusung tema “Bergandengan Tangan Bersama Sahabat Sehat: Sinergi Lintas Sektor untuk Meningkatkan Capaian Program Kesehatan di Kecamatan Ngasem.” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Acara dibuka oleh Camat Ngasem yang menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan. Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat riset dan penelitian yang dapat membantu pengembangan berbagai program kesehatan di wilayah Kecamatan Ngasem.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Ngasem, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Rahma, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Gus Moch. Najib Sa’dulloh, Kepala Puskesmas Ngasem dr. Ria Rohmatul Karimah, Kapolsek Ngasem Bambang Supaku, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Ngasem, seluruh bidan desa se-Kecamatan Ngasem, perwakilan organisasi masyarakat, serta insan media yang turut hadir.
Dalam pemaparannya, Kepala Puskesmas Ngasem dr. Ria Rohmatul Karimah menyampaikan pentingnya perhatian terhadap kesehatan jiwa yang sering kali luput dari pengamatan masyarakat. Beliau menjelaskan bahwa gangguan kesehatan jiwa dapat dikenali melalui dua kategori utama, yaitu neurosa yang merupakan gejala gangguan kejiwaan pada tahap ringan, serta psikosa yang merupakan kondisi gangguan kejiwaan berat yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran terhadap dirinya maupun lingkungan sekitar.
Kecamatan Ngasem yang terdiri dari 12 desa menjadi wilayah strategis dalam pelaksanaan program kesehatan berbasis kolaborasi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan agar berbagai program kesehatan dapat berjalan secara optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, Gus Moch. Najib Sa’dulloh, menyampaikan komitmen BAZNAS untuk terus mendukung berbagai program kemaslahatan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan melalui Program Kediri Sehat. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, lembaga sosial, organisasi masyarakat, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antar sektor sehingga berbagai tantangan kesehatan dapat ditangani secara bersama-sama. Sebagaimana jargon yang diusung dalam kegiatan tersebut, “Apapun Masalah Kesehatannya, Sahabat Sehat Solusinya.”
25-06-2026 | Humas

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Workshop Strategi Menuju Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria Tahun 2030
Surabaya – Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri HM. Ahid Imaduddin, M.Pd.I menghadiri kegiatan Workshop Strategi Menuju Eliminasi AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM) Tahun 2030 serta Kebijakan Nasional Terkait ATM Tingkat Provinsi dan Daerah yang diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 23–25 Juni 2026.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Kediri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya percepatan pencapaian target eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria melalui penguatan sinergi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan organisasi masyarakat.
Lokakarya ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai strategi, kebijakan, serta rencana aksi yang diperlukan untuk mendukung program nasional eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria pada tahun 2030.
Sebagai lembaga pengelola zakat yang berkomitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Kediri memandang bahwa isu kesehatan merupakan bagian penting dari upaya pemberdayaan umat. Melalui Program Kediri Sehat , BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya mendukung akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui berbagai program bantuan kesehatan, sanitasi layak, bantuan biaya pengobatan, hingga kegiatan promotif dan preventif kesehatan.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa kolaborasi antar lembaga menjadi kunci penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. Oleh karena itu, BAZNAS siap mendukung berbagai program kemaslahatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu.
Melalui partisipasi dalam workshop ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pihak sekaligus mengoptimalkan peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.
Yuk, tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Bersama zakat, kita hadirkan kesehatan, harapan, dan kesejahteraan bagi sesama.
kabkediri.baznas.go.id Layanan BAZNAS Kabupaten Kediri: 0812-3380-0695
#BAZNASKabKediri #KediriSehat #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNASUntukNegeri #ATM2030
23-06-2026 | Humas

Sinergi Pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Bersama Kementerian Agama Kabupaten Kediri
Kamis, 07 Mei 2026 bertempat di Meeting Room Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri telah dilaksanakan kegiatan Pentasyarufan Penyerahan Beasiswa Bulan Maret 2026 dan Sosialisasi Pelaporan Infaq Siswa Madrasah yang diselenggarakan bersama BAZNAS Kabupaten Kediri dan Kementerian Agama Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Bapak Achmad Fa’iz, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Kediri, serta Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Kediri.
Acara dilaksanakan sebagai bentuk sinergi dalam mendukung penguatan pendidikan serta optimalisasi pengelolaan dan pelaporan infaq siswa madrasah secara tertib, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan pentasyarufan penyerahan bantuan beasiswa kepada para penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan dukungan bagi siswa madrasah agar terus semangat dalam menempuh pendidikan.
Selain itu, disampaikan pula sosialisasi terkait pelaporan infaq siswa madrasah guna meningkatkan tata kelola administrasi yang baik, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara madrasah, Kementerian Agama, dan BAZNAS Kabupaten Kediri dalam pengelolaan dana sosial keagamaan.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi siswa, guru, dan lingkungan madrasah di Kabupaten Kediri.
07-05-2026 | Humas
Berita Pendistribusian

Progres Pembangunan MCK Program Kediri Sehat, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan S
Kediri – BAZNAS Kabupaten Kediri melalui Program Kediri Sehat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bagi Mbah Tukri (84), warga Desa Ringinrejo, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.
Pembangunan MCK ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung pemenuhan fasilitas sanitasi yang layak bagi masyarakat. Sebelumnya, kondisi fasilitas sanitasi yang digunakan Mbah Tukri masih sangat sederhana dan belum memenuhi standar kelayakan, sehingga pembangunan MCK diharapkan dapat memberikan lingkungan yang lebih bersih, sehat, aman, dan nyaman.
Saat ini, proses pembangunan MCK terus berlangsung. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap pembangunan tersebut dapat segera rampung sehingga fasilitas dapat segera digunakan dan memberikan manfaat bagi Mbah Tukri serta keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui Program Kediri Sehat, BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan sanitasi. Bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk menghadirkan kebermanfaatan bagi mustahik.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi para pemberi maupun penerima manfaat.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Bersama, kita hadirkan lebih banyak manfaat dan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.
12/08/2026 | Humas

Program Kediri Cerdas Tuntas, BAZNAS Kabupaten Kediri Rampungkan Bantuan Pembang
Kediri – BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan melalui Program Kediri Cerdas. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah selesainya pembangunan area parkir MI Al Huda Puncu, yang kini telah dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga madrasah.
Bantuan pembangunan area parkir ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, aman, dan tertata. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang kelancaran aktivitas belajar mengajar, memberikan kenyamanan bagi guru, siswa, wali murid, maupun tamu yang berkunjung ke madrasah.
Pembangunan area parkir menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Kediri untuk mendukung penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak. Selain memberikan manfaat dari sisi fasilitas, bantuan ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik serta mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang lebih kondusif.
Keluarga besar MI Al Huda Puncu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri. Mereka berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunannya.
BAZNAS Kabupaten Kediri meyakini bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan para muzaki merupakan kunci dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat. Melalui sinergi tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat dapat direspons secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Amanah yang dititipkan terus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah.
Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, karena setiap amanah yang diberikan akan menjadi manfaat bagi sesama dan menjadi investasi amal yang pahalanya terus mengalir.
15/07/2026 | Humas

BAZNAS Kabupaten Kediri Bersama TP PKK Kabupaten Kediri Salurkan Santunan Anak Yatim di Pendopo Kediri
Kediri – Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1448 H yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, BAZNAS Kabupaten Kediri bersama TP PKK Kabupaten Kediri menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di Pendopo Kabupaten Kediri, Jumat (3/7/2026).
Santunan tersebut diserahkan oleh Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, M. Ma'syum, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus implementasi pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki.
Momentum bulan Muharram menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, salah satunya dengan memuliakan dan menyantuni anak yatim. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan yang diberikan dapat menghadirkan kebahagiaan, menambah semangat belajar, serta memberikan motivasi kepada anak-anak yatim untuk terus meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.
Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, M. Ma'syum, menyampaikan bahwa santunan kepada anak yatim merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang menjadi bagian dari misi BAZNAS dalam menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat.
"Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki, kita tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim, tetapi juga menghadirkan harapan, kasih sayang, dan semangat bagi mereka untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik," ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Kediri atas sinergi yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat terus memperkuat upaya menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Amanah yang dititipkan terus diikhtiarkan menjadi berbagai program kemaslahatan di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi.
Mari jadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, karena setiap kebaikan yang Anda titipkan akan menjadi harapan dan senyuman bagi mereka yang membutuhkan.
kabkediri.baznas.go.idLayanan BAZNAS Kabupaten Kediri: 0812-3380-0695
#BAZNASKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia #Muharram1448H #SantunanAnakYatim #KediriPeduli #BerbagiKebaikan #CahayaZakat #TPPKKKabupatenKediri
03/07/2026 | Humas
Artikel Terbaru
Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas, BAZNAS Kabupaten Kediri Teguhkan Pengabdian untuk Umat
KEDIRI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri turut menyemarakkan momentum bersejarah ini melalui publikasi twibbon yang diikuti oleh unsur pimpinan, staf, dan relawan BAZNAS Kabupaten Kediri. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi wujud partisipasi sekaligus bentuk dukungan terhadap peran santri dalam membangun bangsa yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, ilmu pengetahuan, akhlak mulia, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk mengenang kontribusi para santri dan ulama dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Santri memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, memperkuat persatuan, serta mendorong lahirnya generasi yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial. Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas, yaitu Indonesia yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Bagi BAZNAS Kabupaten Kediri, semangat Hari Santri juga menjadi pengingat bahwa membangun negeri tidak hanya dilakukan melalui pendidikan dan penguatan karakter, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Nilai-nilai keislaman yang diajarkan di lingkungan pesantren, seperti keikhlasan, kepedulian, gotong royong, dan semangat berbagi, memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Melalui pengelolaan ZIS yang amanah, profesional, transparan, dan bertanggung jawab, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Dana ZIS yang dihimpun diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik atau penerima manfaat, melalui berbagai program yang mendukung peningkatan kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam Menguatkan Umat
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bagi BAZNAS Kabupaten Kediri untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan zakat yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ZIS, memperluas jangkauan penghimpunan dan pendistribusian dana, serta memastikan bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat sesuai kebutuhan penerima.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, pesantren, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), komunitas, serta berbagai unsur masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat gerakan kepedulian sosial dan mendorong terciptanya kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Kediri.
Semangat santri yang menjunjung tinggi keikhlasan dan pengabdian menjadi inspirasi untuk terus menghadirkan program-program yang berorientasi pada kemaslahatan umat. BAZNAS Kabupaten Kediri berupaya agar zakat tidak hanya menjadi bantuan yang bersifat sementara, tetapi juga menjadi salah satu jalan untuk membangun kemandirian, meningkatkan kualitas hidup, dan membuka peluang bagi masyarakat untuk bangkit dari kesulitan ekonomi.
Selain itu, keterlibatan pimpinan, staf, dan relawan BAZNAS Kabupaten Kediri dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional melalui twibbon merupakan bentuk dukungan terhadap penyebarluasan semangat positif di tengah masyarakat. Media digital menjadi salah satu sarana untuk mengajak masyarakat mengenang jasa para santri, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Mengajak Masyarakat Menunaikan Zakat dan Memperbanyak Sedekah
Sejalan dengan semangat Hari Santri Nasional, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Islam di Kabupaten Kediri, untuk menjadikan momentum ini sebagai kesempatan memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah.
Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi ketentuannya, sedangkan infak dan sedekah menjadi bentuk kebaikan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan. Melalui penyaluran ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam mendukung berbagai upaya peningkatan kesejahteraan mustahik dan memperluas manfaat kebaikan bagi sesama.
Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan memiliki potensi untuk menjadi harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dari kepedulian para muzaki dan donatur, tumbuh kesempatan bagi keluarga prasejahtera untuk memenuhi kebutuhan hidup, anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik, masyarakat untuk mendapatkan dukungan kesehatan, serta pelaku usaha kecil untuk mengembangkan kemandirian ekonomi.
Semangat berbagi ini sejalan dengan nilai-nilai yang diwariskan oleh para santri dan ulama, yakni mengutamakan kemaslahatan, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar. Dengan demikian, zakat dan sedekah bukan hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun masyarakat yang lebih peduli, berdaya, dan sejahtera.
Bersama Santri, Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap semangat pengabdian para santri dapat terus menginspirasi masyarakat untuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa. Mewujudkan Indonesia Emas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, termasuk pesantren, lembaga sosial, dunia pendidikan, dan para dermawan.
BAZNAS Kabupaten Kediri akan terus berupaya menjalankan amanah pengelolaan zakat dengan mengedepankan prinsip amanah, profesionalitas, dan kebermanfaatan. Dengan dukungan serta partisipasi masyarakat, potensi zakat diharapkan dapat semakin optimal dalam membantu mustahik dan mendukung terwujudnya kesejahteraan umat.
Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026. Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, tunaikan zakat, perbanyak infak dan sedekah, serta jadikan setiap kebaikan sebagai langkah nyata dalam menguatkan umat dan membangun masa depan Indonesia yang lebih sejahtera, bermartabat, dan penuh keberkahan.
BAZNAS Kabupaten Kediri – Menguatkan Kepedulian, Menebar Kebermanfaatan.
22/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung RAKORNAS 2026: Konsolidasi Zakat untuk Indonesia yang Produktif dan Berdampak
Kediri, 13 Oktober 2026 — Pimpinan dan segenap keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) BAZNAS 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak” sebagai upaya memperkuat koordinasi, menyelaraskan strategi, serta meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di seluruh Indonesia.
Memperkuat Konsolidasi Zakat yang Produktif dan Berdampak
Tema RAKORNAS BAZNAS 2026 memiliki makna penting bagi penguatan ekosistem zakat nasional. Konsolidasi menjadi langkah strategis untuk menyatukan visi, memperkuat sinergi, dan menyelaraskan program antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Melalui koordinasi yang terarah, pengelolaan zakat diharapkan semakin profesional, transparan, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran.
Sementara itu, zakat yang produktif menekankan pentingnya pemanfaatan dana zakat tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan mendesak para mustahik, tetapi juga untuk mendukung pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan. Melalui program yang tepat, zakat dapat menjadi instrumen untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, memperkuat kemandirian ekonomi, dan secara bertahap meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Adapun zakat yang berdampak berarti setiap penghimpunan dan penyaluran dana zakat perlu memberikan manfaat nyata bagi penerimanya. Dampak tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari perubahan positif yang dirasakan masyarakat, seperti terpenuhinya kebutuhan dasar, meningkatnya akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, berkembangnya usaha produktif, serta terbukanya peluang bagi mustahik untuk menjadi lebih mandiri.
Sejalan dengan arah kebijakan BAZNAS RI, penguatan tata kelola UPZ, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perencanaan yang terukur, serta perluasan kolaborasi menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Dengan tata kelola yang semakin baik, potensi zakat diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan upaya pengentasan kemiskinan.
Komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri untuk Kesejahteraan Umat
Bagi BAZNAS Kabupaten Kediri, semangat yang dibawa dalam RAKORNAS BAZNAS 2026 menjadi pengingat penting untuk terus memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik, meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak, dan mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Kediri.
Pengelolaan zakat yang baik membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, penguatan peran UPZ, hingga pelaksanaan program pendistribusian dan pendayagunaan yang tepat sasaran. Dengan kolaborasi yang kuat, zakat diharapkan tidak hanya menjadi sarana membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membangun kemandirian dan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
Pimpinan dan segenap keluarga besar BAZNAS Kabupaten Kediri berharap RAKORNAS BAZNAS 2026 dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan rumusan strategi dan rekomendasi yang bermanfaat bagi penguatan pengelolaan zakat nasional.
Mari bersama-sama mendoakan kesuksesan RAKORNAS BAZNAS 2026 agar menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan profesionalisme, dan memperluas manfaat zakat bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Kediri.
BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kesejahteraan.
13/10/2026 | Humas
Garuda Terbang Tinggi, Semangat Kebaikan Jangan Berhenti
KEDIRI — Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand di partai final menjadi kabar membanggakan bagi masyarakat Indonesia. Perjuangan panjang, semangat pantang menyerah, serta kebersamaan yang ditunjukkan para pemain menjadi gambaran bahwa sebuah kemenangan lahir dari proses dan kerja keras.
Momen tersebut tidak hanya menghadirkan kebanggaan di dunia olahraga, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.
Garuda mengajarkan kita bahwa perjuangan tidak selalu mudah. Ada tantangan, tekanan, dan situasi yang menguji ketangguhan. Namun, ketika setiap individu mampu menjaga semangat, saling mendukung, dan bergerak bersama, tantangan dapat dihadapi dengan lebih kuat.
Nilai yang sama juga dapat diterapkan dalam membangun kebaikan di tengah masyarakat.
Satu kebaikan mungkin terlihat sederhana. Namun, ketika dilakukan bersama-sama, kebaikan tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi mereka yang membutuhkan.
Semangat kebersamaan inilah yang terus diupayakan BAZNAS Kabupaten Kediri melalui berbagai program pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dari zakat dan infak yang ditunaikan masyarakat, manfaatnya dapat disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Kemenangan Garuda menjadi pengingat bahwa kekuatan akan semakin besar ketika kita bergerak bersama.
Jika di lapangan para pemain berjuang untuk membawa nama Indonesia, maka di tengah masyarakat kita dapat mengambil bagian dengan menghadirkan kebaikan bagi sesama.
Mari menjadikan semangat kemenangan ini sebagai semangat untuk terus peduli, berbagi, dan menebar manfaat.
Garuda terbang tinggi, kebaikan jangan berhenti.
Selamat untuk Timnas Indonesia.
BAZNAS Kabupaten Kediri
Zakat Tumbuh, Bermanfaat.
06/10/2026 | Humas
BAZNAS TV
Jumat berkah awal tahun di Masjid Besar At Taqwa Mojo
Penulis: Humas
Jumat Berkah Masjid An Nur Pare penutup Akhir Tahun 2025
Penulis: Humas




