WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah dan Cek Kesehatan Gratis di Masjid Al Taqwa Bangle
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah dan Cek Kesehatan Gratis di Masjid Al Taqwa Bangle
KEDIRI – BAZNAS Kabupaten Kediri kembali melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Tidak hanya menghadirkan edukasi keagamaan dan sosial, kegiatan ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah masjid, masyarakat sekitar, serta musafir yang sedang dalam perjalanan dan melaksanakan salat Jumat di masjid tersebut. Kegiatan diawali dengan khutbah edukasi mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin. Melalui khutbah tersebut, jamaah diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta memahami bahwa zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolsek Ngadiluwih, AKP Budi Winariyo, S.H., M.Pd., yang memberikan edukasi kepada jamaah dan masyarakat sekitar. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan pentingnya kepedulian sosial, kewaspadaan saat berkendara, khususnya di jalur Ngadiluwih–Tulungagung yang ramai dilalui kendaraan, serta pencegahan bullying atau perundungan di lingkungan masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Kediri turut menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan tim kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Ngadiluwih. Layanan ini diberikan kepada jamaah masjid, masyarakat sekitar, hingga para musafir yang singgah untuk menunaikan salat Jumat di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle. Antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan tersebut terbilang baik. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, yakni sebanyak 39 orang. Partisipasi ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan dilaksanakan di tengah aktivitas masyarakat mendapat sambutan positif. Melalui pemeriksaan kesehatan gratis ini, masyarakat memperoleh kesempatan untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan diri. Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah awal dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri serta seluruh tim kesehatan dari Puskesmas Ngadiluwih atas dukungan, kerja sama, dan pelayanan yang diberikan dalam menyukseskan kegiatan ini. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara lembaga pengelola zakat dan instansi pemerintah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Program Jum’at Berkah ini mencerminkan bahwa kepedulian terhadap umat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk pelayanan, mulai dari edukasi keagamaan, penguatan nilai-nilai sosial, hingga akses terhadap layanan kesehatan. BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi dan terpercaya. Dengan berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS, masyarakat turut mendukung berbagai program sosial, kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan keagamaan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat. Semoga kegiatan Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, ini membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga sinergi dan kepedulian ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program-program BAZNAS Kabupaten Kediri. BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
23/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah, Kapolsek Ngadiluwih Berikan Edukasi Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah, Kapolsek Ngadiluwih Berikan Edukasi Masyarakat
KEDIRI – BAZNAS Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan dan menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis. Kegiatan diawali dengan khutbah edukasi tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin. Dalam khutbahnya, jamaah diajak untuk memahami bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bentuk ibadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Melalui pengelolaan dana ZIS yang amanah dan tepat sasaran, masyarakat dapat turut berkontribusi dalam membantu kaum duafa dan meningkatkan kesejahteraan umat. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolsek Ngadiluwih, AKP Budi Winariyo, S.H., M.Pd., yang memberikan edukasi kepada jamaah masjid dan masyarakat sekitar yang hadir di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya menumbuhkan kepedulian kepada sesama, menjaga kerukunan, serta membangun lingkungan masyarakat yang saling menghormati dan membantu satu sama lain. Kapolsek Ngadiluwih juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika melintasi jalur Ngadiluwih–Tulungagung yang saat ini ramai dilalui kendaraan. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diperhatikan demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu, AKP Budi Winariyo turut memberikan edukasi mengenai bahaya bullying atau perundungan. Beliau mengajak jamaah dan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang merendahkan, menyakiti, mengintimidasi, atau mempermalukan orang lain, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Perundungan dapat menimbulkan dampak negatif bagi korban, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk mencegahnya sejak dini. Masyarakat juga diharapkan mampu menanamkan sikap saling menghargai, menghindari kekerasan verbal maupun fisik, serta membangun budaya saling mengingatkan dengan cara yang baik. Kepedulian terhadap korban perundungan dan keberanian untuk melaporkan tindakan yang merugikan orang lain menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh rasa persaudaraan. Melalui kegiatan ini, pesan keagamaan yang disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin berpadu dengan edukasi sosial dan keselamatan masyarakat dari Kapolsek Ngadiluwih. Keduanya mengingatkan bahwa kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga melalui tindakan sederhana, seperti membantu tetangga, menghormati sesama, tertib berlalu lintas, serta tidak melakukan perundungan terhadap siapa pun. BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyaluran bantuan, tetapi juga melalui edukasi dan penguatan nilai-nilai kepedulian sosial. Sinergi dengan berbagai pihak diharapkan dapat memperluas manfaat program sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang religius, peduli, aman, dan harmonis. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui lembaga resmi dan terpercaya. Dengan semangat berbagi dan gotong royong, setiap kebaikan diharapkan dapat menjadi jalan untuk membantu sesama serta mewujudkan kesejahteraan umat. Semoga kegiatan Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kebaikan dimulai dari kepedulian, keselamatan dimulai dari kewaspadaan, dan kerukunan tumbuh dari sikap saling menghormati. BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
23/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa Desa Bangle, Edukasi Masyarakat tentang Pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa Desa Bangle, Edukasi Masyarakat tentang Pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah pada Jumat, 23 Oktober 2026, bertempat di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Kegiatan diawali dengan khutbah yang disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin dengan mengangkat edukasi mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam penyampaiannya, masyarakat diajak untuk memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, tetapi juga merupakan instrumen penting dalam membangun kepedulian sosial dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. Melalui edukasi tersebut, jamaah diharapkan semakin memahami perbedaan dan peran zakat, infak, serta sedekah dalam kehidupan sehari-hari. Zakat menjadi kewajiban yang memiliki ketentuan tertentu, sedangkan infak dan sedekah merupakan bentuk kebaikan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan. Ketiganya memiliki nilai penting dalam menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Program Jum’at Berkah juga menjadi sarana bagi BAZNAS Kabupaten Kediri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Melalui pengumpulan dan penyaluran dana ZIS yang dikelola dengan baik, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan keagamaan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Semangat berbagi yang tumbuh dari masjid diharapkan dapat menjadi penggerak kepedulian sosial, sehingga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, memperbanyak infak, dan membiasakan sedekah melalui lembaga resmi yang terpercaya. Dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, masyarakat turut berkontribusi dalam mendukung berbagai program pemberdayaan dan kesejahteraan umat. Semoga kegiatan Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih ini membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar, serta menjadi pengingat bahwa harta yang ditunaikan zakatnya dan dibagikan melalui infak maupun sedekah dapat menjadi jalan kebaikan, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
23/10/2026 | Humas

Agenda Pimpinan

BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Minilokakarya Lintas Sektor Kecamatan Ngasem untuk Perkuat Sinergi Program Kesehatan
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Minilokakarya Lintas Sektor Kecamatan Ngasem untuk Perkuat Sinergi Program Kesehatan
NGASEM – 25 Juni 2026, BAZNAS Kabupaten Kediri menghadiri kegiatan Minilokakarya Lintas Sektor Kecamatan Ngasem yang mengusung tema “Bergandengan Tangan Bersama Sahabat Sehat: Sinergi Lintas Sektor untuk Meningkatkan Capaian Program Kesehatan di Kecamatan Ngasem.” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Acara dibuka oleh Camat Ngasem yang menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan. Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat riset dan penelitian yang dapat membantu pengembangan berbagai program kesehatan di wilayah Kecamatan Ngasem. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Ngasem, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Rahma, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Gus Moch. Najib Sa’dulloh, Kepala Puskesmas Ngasem dr. Ria Rohmatul Karimah, Kapolsek Ngasem Bambang Supaku, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Ngasem, seluruh bidan desa se-Kecamatan Ngasem, perwakilan organisasi masyarakat, serta insan media yang turut hadir. Dalam pemaparannya, Kepala Puskesmas Ngasem dr. Ria Rohmatul Karimah menyampaikan pentingnya perhatian terhadap kesehatan jiwa yang sering kali luput dari pengamatan masyarakat. Beliau menjelaskan bahwa gangguan kesehatan jiwa dapat dikenali melalui dua kategori utama, yaitu neurosa yang merupakan gejala gangguan kejiwaan pada tahap ringan, serta psikosa yang merupakan kondisi gangguan kejiwaan berat yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran terhadap dirinya maupun lingkungan sekitar. Kecamatan Ngasem yang terdiri dari 12 desa menjadi wilayah strategis dalam pelaksanaan program kesehatan berbasis kolaborasi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan agar berbagai program kesehatan dapat berjalan secara optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, Gus Moch. Najib Sa’dulloh, menyampaikan komitmen BAZNAS untuk terus mendukung berbagai program kemaslahatan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan melalui Program Kediri Sehat. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, lembaga sosial, organisasi masyarakat, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antar sektor sehingga berbagai tantangan kesehatan dapat ditangani secara bersama-sama. Sebagaimana jargon yang diusung dalam kegiatan tersebut, “Apapun Masalah Kesehatannya, Sahabat Sehat Solusinya.”

25-06-2026 | Humas

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Workshop Strategi Menuju Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria Tahun 2030
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Workshop Strategi Menuju Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria Tahun 2030
Surabaya – Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri HM. Ahid Imaduddin, M.Pd.I menghadiri kegiatan Workshop Strategi Menuju Eliminasi AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM) Tahun 2030 serta Kebijakan Nasional Terkait ATM Tingkat Provinsi dan Daerah yang diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 23–25 Juni 2026. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Kediri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya percepatan pencapaian target eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria melalui penguatan sinergi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan organisasi masyarakat. Lokakarya ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai strategi, kebijakan, serta rencana aksi yang diperlukan untuk mendukung program nasional eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria pada tahun 2030. Sebagai lembaga pengelola zakat yang berkomitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Kediri memandang bahwa isu kesehatan merupakan bagian penting dari upaya pemberdayaan umat. Melalui Program Kediri Sehat , BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya mendukung akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui berbagai program bantuan kesehatan, sanitasi layak, bantuan biaya pengobatan, hingga kegiatan promotif dan preventif kesehatan. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa kolaborasi antar lembaga menjadi kunci penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. Oleh karena itu, BAZNAS siap mendukung berbagai program kemaslahatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu. Melalui partisipasi dalam workshop ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pihak sekaligus mengoptimalkan peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Yuk, tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Bersama zakat, kita hadirkan kesehatan, harapan, dan kesejahteraan bagi sesama. kabkediri.baznas.go.id Layanan BAZNAS Kabupaten Kediri: 0812-3380-0695 #BAZNASKabKediri #KediriSehat #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNASUntukNegeri #ATM2030

23-06-2026 | Humas

Sinergi Pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Bersama Kementerian Agama Kabupaten Kediri
Sinergi Pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Bersama Kementerian Agama Kabupaten Kediri
Kamis, 07 Mei 2026 bertempat di Meeting Room Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri telah dilaksanakan kegiatan Pentasyarufan Penyerahan Beasiswa Bulan Maret 2026 dan Sosialisasi Pelaporan Infaq Siswa Madrasah yang diselenggarakan bersama BAZNAS Kabupaten Kediri dan Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Bapak Achmad Fa’iz, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Kediri, serta Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Kediri. Acara dilaksanakan sebagai bentuk sinergi dalam mendukung penguatan pendidikan serta optimalisasi pengelolaan dan pelaporan infaq siswa madrasah secara tertib, transparan, dan akuntabel. Dalam kesempatan tersebut dilakukan pentasyarufan penyerahan bantuan beasiswa kepada para penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan dukungan bagi siswa madrasah agar terus semangat dalam menempuh pendidikan. Selain itu, disampaikan pula sosialisasi terkait pelaporan infaq siswa madrasah guna meningkatkan tata kelola administrasi yang baik, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara madrasah, Kementerian Agama, dan BAZNAS Kabupaten Kediri dalam pengelolaan dana sosial keagamaan. Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi siswa, guru, dan lingkungan madrasah di Kabupaten Kediri.

07-05-2026 | Humas

Berita Pendistribusian

Progres Pembangunan MCK Program Kediri Sehat, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan S
Progres Pembangunan MCK Program Kediri Sehat, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan S
Kediri – BAZNAS Kabupaten Kediri melalui Program Kediri Sehat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bagi Mbah Tukri (84), warga Desa Ringinrejo, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Pembangunan MCK ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung pemenuhan fasilitas sanitasi yang layak bagi masyarakat. Sebelumnya, kondisi fasilitas sanitasi yang digunakan Mbah Tukri masih sangat sederhana dan belum memenuhi standar kelayakan, sehingga pembangunan MCK diharapkan dapat memberikan lingkungan yang lebih bersih, sehat, aman, dan nyaman. Saat ini, proses pembangunan MCK terus berlangsung. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap pembangunan tersebut dapat segera rampung sehingga fasilitas dapat segera digunakan dan memberikan manfaat bagi Mbah Tukri serta keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Melalui Program Kediri Sehat, BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan sanitasi. Bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk menghadirkan kebermanfaatan bagi mustahik. BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi para pemberi maupun penerima manfaat. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Bersama, kita hadirkan lebih banyak manfaat dan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.
12/08/2026 | Humas
Program Kediri Cerdas Tuntas, BAZNAS Kabupaten Kediri Rampungkan Bantuan Pembang
Program Kediri Cerdas Tuntas, BAZNAS Kabupaten Kediri Rampungkan Bantuan Pembang
Kediri – BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan melalui Program Kediri Cerdas. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah selesainya pembangunan area parkir MI Al Huda Puncu, yang kini telah dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga madrasah. Bantuan pembangunan area parkir ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, aman, dan tertata. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang kelancaran aktivitas belajar mengajar, memberikan kenyamanan bagi guru, siswa, wali murid, maupun tamu yang berkunjung ke madrasah. Pembangunan area parkir menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Kediri untuk mendukung penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak. Selain memberikan manfaat dari sisi fasilitas, bantuan ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik serta mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang lebih kondusif. Keluarga besar MI Al Huda Puncu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri. Mereka berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunannya. BAZNAS Kabupaten Kediri meyakini bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan para muzaki merupakan kunci dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat. Melalui sinergi tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat dapat direspons secara tepat sasaran dan berkelanjutan. BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Amanah yang dititipkan terus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah. Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, karena setiap amanah yang diberikan akan menjadi manfaat bagi sesama dan menjadi investasi amal yang pahalanya terus mengalir.
15/07/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Bersama TP PKK Kabupaten Kediri Salurkan Santunan Anak Yatim di Pendopo Kediri
BAZNAS Kabupaten Kediri Bersama TP PKK Kabupaten Kediri Salurkan Santunan Anak Yatim di Pendopo Kediri
Kediri – Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1448 H yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, BAZNAS Kabupaten Kediri bersama TP PKK Kabupaten Kediri menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di Pendopo Kabupaten Kediri, Jumat (3/7/2026). Santunan tersebut diserahkan oleh Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, M. Ma'syum, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus implementasi pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki. Momentum bulan Muharram menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, salah satunya dengan memuliakan dan menyantuni anak yatim. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan yang diberikan dapat menghadirkan kebahagiaan, menambah semangat belajar, serta memberikan motivasi kepada anak-anak yatim untuk terus meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik. Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, M. Ma'syum, menyampaikan bahwa santunan kepada anak yatim merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang menjadi bagian dari misi BAZNAS dalam menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat. "Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki, kita tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim, tetapi juga menghadirkan harapan, kasih sayang, dan semangat bagi mereka untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik," ujarnya. BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Kediri atas sinergi yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat terus memperkuat upaya menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Amanah yang dititipkan terus diikhtiarkan menjadi berbagai program kemaslahatan di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi. Mari jadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, karena setiap kebaikan yang Anda titipkan akan menjadi harapan dan senyuman bagi mereka yang membutuhkan. kabkediri.baznas.go.idLayanan BAZNAS Kabupaten Kediri: 0812-3380-0695 #BAZNASKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia #Muharram1448H #SantunanAnakYatim #KediriPeduli #BerbagiKebaikan #CahayaZakat #TPPKKKabupatenKediri
03/07/2026 | Humas

Artikel Terbaru

BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung RAKORNAS 2026: Konsolidasi Zakat untuk Indonesia yang Produktif dan Berdampak
BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung RAKORNAS 2026: Konsolidasi Zakat untuk Indonesia yang Produktif dan Berdampak
Kediri, 13 Oktober 2026 — Pimpinan dan segenap keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) BAZNAS 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak” sebagai upaya memperkuat koordinasi, menyelaraskan strategi, serta meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Memperkuat Konsolidasi Zakat yang Produktif dan Berdampak Tema RAKORNAS BAZNAS 2026 memiliki makna penting bagi penguatan ekosistem zakat nasional. Konsolidasi menjadi langkah strategis untuk menyatukan visi, memperkuat sinergi, dan menyelaraskan program antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Melalui koordinasi yang terarah, pengelolaan zakat diharapkan semakin profesional, transparan, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran. Sementara itu, zakat yang produktif menekankan pentingnya pemanfaatan dana zakat tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan mendesak para mustahik, tetapi juga untuk mendukung pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan. Melalui program yang tepat, zakat dapat menjadi instrumen untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, memperkuat kemandirian ekonomi, dan secara bertahap meningkatkan kesejahteraan keluarga. Adapun zakat yang berdampak berarti setiap penghimpunan dan penyaluran dana zakat perlu memberikan manfaat nyata bagi penerimanya. Dampak tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari perubahan positif yang dirasakan masyarakat, seperti terpenuhinya kebutuhan dasar, meningkatnya akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, berkembangnya usaha produktif, serta terbukanya peluang bagi mustahik untuk menjadi lebih mandiri. Sejalan dengan arah kebijakan BAZNAS RI, penguatan tata kelola UPZ, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perencanaan yang terukur, serta perluasan kolaborasi menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Dengan tata kelola yang semakin baik, potensi zakat diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan upaya pengentasan kemiskinan. Komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri untuk Kesejahteraan Umat Bagi BAZNAS Kabupaten Kediri, semangat yang dibawa dalam RAKORNAS BAZNAS 2026 menjadi pengingat penting untuk terus memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik, meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak, dan mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Kediri. Pengelolaan zakat yang baik membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, penguatan peran UPZ, hingga pelaksanaan program pendistribusian dan pendayagunaan yang tepat sasaran. Dengan kolaborasi yang kuat, zakat diharapkan tidak hanya menjadi sarana membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membangun kemandirian dan kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Pimpinan dan segenap keluarga besar BAZNAS Kabupaten Kediri berharap RAKORNAS BAZNAS 2026 dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan rumusan strategi dan rekomendasi yang bermanfaat bagi penguatan pengelolaan zakat nasional. Mari bersama-sama mendoakan kesuksesan RAKORNAS BAZNAS 2026 agar menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan profesionalisme, dan memperluas manfaat zakat bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Kediri. BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kesejahteraan.
13/10/2026 | Humas
Garuda Terbang Tinggi, Semangat Kebaikan Jangan Berhenti
Garuda Terbang Tinggi, Semangat Kebaikan Jangan Berhenti
KEDIRI — Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand di partai final menjadi kabar membanggakan bagi masyarakat Indonesia. Perjuangan panjang, semangat pantang menyerah, serta kebersamaan yang ditunjukkan para pemain menjadi gambaran bahwa sebuah kemenangan lahir dari proses dan kerja keras. Momen tersebut tidak hanya menghadirkan kebanggaan di dunia olahraga, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Garuda mengajarkan kita bahwa perjuangan tidak selalu mudah. Ada tantangan, tekanan, dan situasi yang menguji ketangguhan. Namun, ketika setiap individu mampu menjaga semangat, saling mendukung, dan bergerak bersama, tantangan dapat dihadapi dengan lebih kuat. Nilai yang sama juga dapat diterapkan dalam membangun kebaikan di tengah masyarakat. Satu kebaikan mungkin terlihat sederhana. Namun, ketika dilakukan bersama-sama, kebaikan tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi mereka yang membutuhkan. Semangat kebersamaan inilah yang terus diupayakan BAZNAS Kabupaten Kediri melalui berbagai program pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dari zakat dan infak yang ditunaikan masyarakat, manfaatnya dapat disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi. Kemenangan Garuda menjadi pengingat bahwa kekuatan akan semakin besar ketika kita bergerak bersama. Jika di lapangan para pemain berjuang untuk membawa nama Indonesia, maka di tengah masyarakat kita dapat mengambil bagian dengan menghadirkan kebaikan bagi sesama. Mari menjadikan semangat kemenangan ini sebagai semangat untuk terus peduli, berbagi, dan menebar manfaat. Garuda terbang tinggi, kebaikan jangan berhenti. Selamat untuk Timnas Indonesia. BAZNAS Kabupaten Kediri Zakat Tumbuh, Bermanfaat.
06/10/2026 | Humas
Batik Indonesia: Warisan Budaya yang Menguatkan Jati Diri Bangsa
Batik Indonesia: Warisan Budaya yang Menguatkan Jati Diri Bangsa
Kediri, 2 Oktober 2026 — Batik bukan sekadar kain dengan beragam motif dan warna. Di balik setiap goresan, pola, dan proses pembuatannya, tersimpan cerita, nilai, filosofi, serta identitas budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, batik memiliki tempat istimewa dalam kehidupan masyarakat. Keberagaman motif batik dari berbagai daerah menunjukkan betapa kayanya budaya Nusantara. Setiap daerah memiliki karakter dan filosofi tersendiri yang menjadikan batik tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki makna yang erat dengan kehidupan masyarakat. Peringatan Hari Batik Nasional menjadi momentum untuk kembali menumbuhkan rasa bangga terhadap batik sebagai bagian dari identitas bangsa. Mengenakan batik bukan hanya tentang mengikuti tradisi, tetapi juga menjadi salah satu bentuk nyata dalam menghargai karya para perajin dan menjaga keberlangsungan warisan budaya Indonesia. Di tengah perkembangan zaman, pelestarian batik menjadi tanggung jawab bersama. Generasi muda memiliki peran penting untuk mengenal, mencintai, menggunakan, dan memperkenalkan batik dengan cara yang relevan dengan kehidupan masa kini. Dengan demikian, batik dapat terus berkembang tanpa kehilangan nilai dan jati dirinya. Semangat melestarikan batik juga sejalan dengan nilai-nilai kebersamaan dan pemberdayaan masyarakat. Di tingkat daerah, keberadaan para perajin dan pelaku usaha batik menjadi bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat yang perlu terus didukung dan dikembangkan. BAZNAS Kabupaten Kediri turut mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Batik Nasional sebagai pengingat akan pentingnya mencintai dan menjaga warisan budaya bangsa. Dengan mengenakan batik, mendukung perajin lokal, serta memperkenalkannya kepada generasi penerus, kita turut mengambil bagian dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia. Mari terus mencintai, mengenakan, dan melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia agar tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan bagi generasi kini maupun generasi yang akan datang. Batik Indonesia, warisan budaya yang terus menguatkan jati diri bangsa.
02/10/2026 | Humas

BAZNAS TV