
Berita Terkini
Dukung Generasi Muda, BAZNAS Kediri Salurkan Bantuan SKSS kepada Mahasiswa
KEDIRI — BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui Program SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) kepada Donni Ridwan Widodo, mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri.
Program SKSS merupakan salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi muda, khususnya mahasiswa yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Melalui program ini, BAZNAS berupaya memberikan kesempatan kepada penerima manfaat untuk terus menempuh pendidikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Bantuan pendidikan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi Donni untuk terus belajar, meraih cita-cita, serta mempersiapkan diri agar kelak mampu memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan donatur yang telah menitipkan amanah zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan kesempatan pendidikan dan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.
Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Bersama, kita hadirkan manfaat dan masa depan yang lebih baik.
26/08/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Ajak Masyarakat Bantu Saudara Terdampak Bencana di NTT
Kediri — Bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) membawa dampak bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian dan solidaritas dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan beban serta memenuhi kebutuhan para penyintas bencana.
Melalui semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan melalui donasi kemanusiaan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana di NTT.
Bantuan yang diberikan, berapa pun nilainya, dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu masyarakat terdampak melewati masa sulit. Selain meringankan kebutuhan, dukungan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian dan penguatan moral agar mereka tidak merasa menghadapi situasi bencana seorang diri.
Salurkan Donasi Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri
Masyarakat yang ingin turut membantu dapat menyalurkan donasi melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Kediri.
Rekening donasi:
BNI: 5558809996
BCA Syariah: 0680999919Atas nama: Baznas Kabupaten Kediri
Donasi juga dapat disalurkan secara online melalui website resmi BAZNAS Kabupaten Kediri:
https://kabkediri.baznas.go.id/bayarzakat
Setelah melakukan donasi, masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui nomor:
0812 3380 0695
Bagi masyarakat yang ingin berdonasi secara langsung, donasi dapat disampaikan ke Kantor BAZNAS Kabupaten Kediri yang beralamat di:Jl. Pamenang No. 05 Katang, Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Bersama Hadirkan Harapan
Bencana bukan hanya meninggalkan kerusakan, tetapi juga menghadirkan tantangan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memulihkan kehidupan mereka.
Karena itu, solidaritas menjadi sangat berarti. Kepedulian yang diberikan hari ini dapat menjadi bantuan bagi mereka untuk kembali bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih kuat.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini. Mari salurkan donasi terbaik yang kita miliki dan sebarkan informasi ini kepada lebih banyak orang agar semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu.
Satu kepedulian mungkin terlihat kecil, tetapi ketika dilakukan bersama, dapat menghadirkan manfaat yang besar.
Mari bersama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT.
BAZNAS Kabupaten Kediri — Zakat Menguatkan, Kepedulian Menggerakkan.
21/08/2026 | Humas
9 Santri Yatim dan Dhuafa Terima Bantuan Pendidikan dari BAZNAS Kabupaten Kediri
Kediri – BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi penerus melalui Program Kediri Cerdas. Kali ini, bantuan pendidikan disalurkan kepada 9 santri Pondok Yatim Yayasan Syafaat Yatim Dhuafa, yang berada di Desa Kunir, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.
Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, Kiai Ma'syum, sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan para santri yatim dan dhuafa. Bantuan diterima langsung oleh para santri dan disalurkan melalui rekening masing-masing santri untuk digunakan dalam memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan dan keperluan santri.
Program Kediri Cerdas merupakan salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS Kabupaten Kediri dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui bantuan ini, BAZNAS berharap para santri dapat lebih fokus dalam menuntut ilmu, memenuhi kebutuhan pendidikan, serta terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kiai Ma'syum menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan penting dalam membangun masa depan generasi muda. Karena itu, BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada para pelajar dan santri, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar. Jangan pernah berhenti bermimpi dan berusaha meraih cita-cita. Mudah-mudahan ilmu yang dipelajari menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa keberkahan,” pesan Kiai Ma'syum.
Bagi para santri, dukungan tersebut tidak hanya menjadi bantuan secara materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap perjuangan mereka dalam menuntut ilmu. Diharapkan bantuan ini dapat semakin memotivasi para santri untuk belajar dengan tekun, menjaga akhlak, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Amanah tersebut terus diupayakan untuk disalurkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan.
Melalui Program Kediri Cerdas, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap semakin banyak anak dan santri dari keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh dukungan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Bersama, kita dukung pendidikan generasi penerus dan hadirkan harapan bagi mereka yang sedang menuntut ilmu. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi para muzaki serta penerima manfaat.
Kata kunci SEO: BAZNAS Kabupaten Kediri, Program Kediri Cerdas, bantuan santri Kediri, bantuan pendidikan santri, bantuan santri yatim dhuafa, Pondok Yatim Kediri, Yayasan Syafaat Yatim Dhuafa, beasiswa santri Kediri, zakat pendidikan, infak dan sedekah Kediri.
19/08/2026 | Humas
Agenda Pimpinan

BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Minilokakarya Lintas Sektor Kecamatan Ngasem untuk Perkuat Sinergi Program Kesehatan
NGASEM – 25 Juni 2026, BAZNAS Kabupaten Kediri menghadiri kegiatan Minilokakarya Lintas Sektor Kecamatan Ngasem yang mengusung tema “Bergandengan Tangan Bersama Sahabat Sehat: Sinergi Lintas Sektor untuk Meningkatkan Capaian Program Kesehatan di Kecamatan Ngasem.” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Acara dibuka oleh Camat Ngasem yang menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan. Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat riset dan penelitian yang dapat membantu pengembangan berbagai program kesehatan di wilayah Kecamatan Ngasem.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Ngasem, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Rahma, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Gus Moch. Najib Sa’dulloh, Kepala Puskesmas Ngasem dr. Ria Rohmatul Karimah, Kapolsek Ngasem Bambang Supaku, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Ngasem, seluruh bidan desa se-Kecamatan Ngasem, perwakilan organisasi masyarakat, serta insan media yang turut hadir.
Dalam pemaparannya, Kepala Puskesmas Ngasem dr. Ria Rohmatul Karimah menyampaikan pentingnya perhatian terhadap kesehatan jiwa yang sering kali luput dari pengamatan masyarakat. Beliau menjelaskan bahwa gangguan kesehatan jiwa dapat dikenali melalui dua kategori utama, yaitu neurosa yang merupakan gejala gangguan kejiwaan pada tahap ringan, serta psikosa yang merupakan kondisi gangguan kejiwaan berat yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran terhadap dirinya maupun lingkungan sekitar.
Kecamatan Ngasem yang terdiri dari 12 desa menjadi wilayah strategis dalam pelaksanaan program kesehatan berbasis kolaborasi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan agar berbagai program kesehatan dapat berjalan secara optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, Gus Moch. Najib Sa’dulloh, menyampaikan komitmen BAZNAS untuk terus mendukung berbagai program kemaslahatan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan melalui Program Kediri Sehat. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, lembaga sosial, organisasi masyarakat, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antar sektor sehingga berbagai tantangan kesehatan dapat ditangani secara bersama-sama. Sebagaimana jargon yang diusung dalam kegiatan tersebut, “Apapun Masalah Kesehatannya, Sahabat Sehat Solusinya.”
25-06-2026 | Humas

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Workshop Strategi Menuju Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria Tahun 2030
Surabaya – Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri HM. Ahid Imaduddin, M.Pd.I menghadiri kegiatan Workshop Strategi Menuju Eliminasi AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM) Tahun 2030 serta Kebijakan Nasional Terkait ATM Tingkat Provinsi dan Daerah yang diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 23–25 Juni 2026.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Kediri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya percepatan pencapaian target eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria melalui penguatan sinergi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan organisasi masyarakat.
Lokakarya ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai strategi, kebijakan, serta rencana aksi yang diperlukan untuk mendukung program nasional eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria pada tahun 2030.
Sebagai lembaga pengelola zakat yang berkomitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Kediri memandang bahwa isu kesehatan merupakan bagian penting dari upaya pemberdayaan umat. Melalui Program Kediri Sehat , BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya mendukung akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui berbagai program bantuan kesehatan, sanitasi layak, bantuan biaya pengobatan, hingga kegiatan promotif dan preventif kesehatan.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa kolaborasi antar lembaga menjadi kunci penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. Oleh karena itu, BAZNAS siap mendukung berbagai program kemaslahatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu.
Melalui partisipasi dalam workshop ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pihak sekaligus mengoptimalkan peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.
Yuk, tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Bersama zakat, kita hadirkan kesehatan, harapan, dan kesejahteraan bagi sesama.
kabkediri.baznas.go.id Layanan BAZNAS Kabupaten Kediri: 0812-3380-0695
#BAZNASKabKediri #KediriSehat #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNASUntukNegeri #ATM2030
23-06-2026 | Humas

Sinergi Pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Bersama Kementerian Agama Kabupaten Kediri
Kamis, 07 Mei 2026 bertempat di Meeting Room Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri telah dilaksanakan kegiatan Pentasyarufan Penyerahan Beasiswa Bulan Maret 2026 dan Sosialisasi Pelaporan Infaq Siswa Madrasah yang diselenggarakan bersama BAZNAS Kabupaten Kediri dan Kementerian Agama Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Bapak Achmad Fa’iz, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Kediri, serta Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Kediri.
Acara dilaksanakan sebagai bentuk sinergi dalam mendukung penguatan pendidikan serta optimalisasi pengelolaan dan pelaporan infaq siswa madrasah secara tertib, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan pentasyarufan penyerahan bantuan beasiswa kepada para penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan dukungan bagi siswa madrasah agar terus semangat dalam menempuh pendidikan.
Selain itu, disampaikan pula sosialisasi terkait pelaporan infaq siswa madrasah guna meningkatkan tata kelola administrasi yang baik, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara madrasah, Kementerian Agama, dan BAZNAS Kabupaten Kediri dalam pengelolaan dana sosial keagamaan.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi siswa, guru, dan lingkungan madrasah di Kabupaten Kediri.
07-05-2026 | Humas
Berita Pendistribusian

Program Kediri Cerdas Tuntas, BAZNAS Kabupaten Kediri Rampungkan Bantuan Pembang
Kediri – BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan melalui Program Kediri Cerdas. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah selesainya pembangunan area parkir MI Al Huda Puncu, yang kini telah dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga madrasah.
Bantuan pembangunan area parkir ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, aman, dan tertata. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang kelancaran aktivitas belajar mengajar, memberikan kenyamanan bagi guru, siswa, wali murid, maupun tamu yang berkunjung ke madrasah.
Pembangunan area parkir menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Kediri untuk mendukung penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak. Selain memberikan manfaat dari sisi fasilitas, bantuan ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik serta mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang lebih kondusif.
Keluarga besar MI Al Huda Puncu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri. Mereka berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunannya.
BAZNAS Kabupaten Kediri meyakini bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan para muzaki merupakan kunci dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat. Melalui sinergi tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat dapat direspons secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Amanah yang dititipkan terus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah.
Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, karena setiap amanah yang diberikan akan menjadi manfaat bagi sesama dan menjadi investasi amal yang pahalanya terus mengalir.
15/07/2026 | Humas

BAZNAS Kabupaten Kediri Bersama TP PKK Kabupaten Kediri Salurkan Santunan Anak Yatim di Pendopo Kediri
Kediri – Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1448 H yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, BAZNAS Kabupaten Kediri bersama TP PKK Kabupaten Kediri menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di Pendopo Kabupaten Kediri, Jumat (3/7/2026).
Santunan tersebut diserahkan oleh Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, M. Ma'syum, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus implementasi pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki.
Momentum bulan Muharram menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, salah satunya dengan memuliakan dan menyantuni anak yatim. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan yang diberikan dapat menghadirkan kebahagiaan, menambah semangat belajar, serta memberikan motivasi kepada anak-anak yatim untuk terus meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.
Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, M. Ma'syum, menyampaikan bahwa santunan kepada anak yatim merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang menjadi bagian dari misi BAZNAS dalam menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat.
"Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki, kita tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim, tetapi juga menghadirkan harapan, kasih sayang, dan semangat bagi mereka untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik," ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Kediri atas sinergi yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat terus memperkuat upaya menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Amanah yang dititipkan terus diikhtiarkan menjadi berbagai program kemaslahatan di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi.
Mari jadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, karena setiap kebaikan yang Anda titipkan akan menjadi harapan dan senyuman bagi mereka yang membutuhkan.
kabkediri.baznas.go.idLayanan BAZNAS Kabupaten Kediri: 0812-3380-0695
#BAZNASKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia #Muharram1448H #SantunanAnakYatim #KediriPeduli #BerbagiKebaikan #CahayaZakat #TPPKKKabupatenKediri
03/07/2026 | Humas

BAZNAS Kabupaten Kediri Distribusikan Fidyah kepada Lansia Dhuafa
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri terus mengoptimalkan penyaluran dana umat melalui program distribusi fidyah kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kabupaten Kediri.
Distribusi fidyah ini merupakan bentuk amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Bantuan disalurkan dalam bentuk beras sebagai upaya membantu pemenuhan kebutuhan dasar para lansia dhuafa.
Sebanyak 102 lansia menerima manfaat dari program ini, yang terdiri dari 85 lansia binaan BAZNAS Kabupaten Kediri serta 17 lansia binaan BAZNAS Provinsi Jawa Timur.
Pada pendistribusian hari ini, bantuan diberikan secara langsung kepada beberapa penerima, di antaranya Bapak Sapuan (Tegalan, Kandat), Ibu Semi (Jajar, Wates), Ibu Minah (Ploso Lor, Ploso Klaten), Ibu Mesirah (Karanganyar, Wates), Ibu Kasini (Tales, Ngadiluwih), serta Bapak Katam (Gondang, Ploso Klaten).
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa kegiatan distribusi fidyah ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Distribusi fidyah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para lansia dhuafa sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial dari para muzakki kepada sesama,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah menunaikan fidyah melalui BAZNAS. Semoga setiap amal yang ditunaikan menjadi keberkahan dan mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT.
30/04/2026 | Humas
Artikel Terbaru
Marhaban Yaa Rabiul Awal, Momentum Memperbanyak Sholawat dan Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW
KEDIRI — Bulan Rabiul Awal kembali menyapa umat Islam. Bulan yang dikenal sebagai Syahrul Maulid ini menjadi momentum bagi umat Muslim untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah.
Rabiul Awal memiliki tempat istimewa dalam hati umat Islam karena berkaitan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sosok yang menjadi teladan dalam kehidupan dan membawa risalah Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Momentum Rabiul Awal tidak semestinya hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Rabiul Awal, Bulan untuk Menguatkan Cinta kepada Rasulullah
Kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu peristiwa penting yang dikenang umat Islam di bulan Rabiul Awal. Karena itu, berbagai kegiatan keagamaan seperti pembacaan sholawat, kajian sirah Nabi, pembacaan maulid, hingga kegiatan sosial banyak dilakukan sebagai bentuk ungkapan cinta dan penghormatan kepada Rasulullah.
Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tentu tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan. Lebih dari itu, kecintaan tersebut dapat diwujudkan dengan mengikuti keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang jujur, amanah, penyayang, sabar, rendah hati, serta memiliki kepedulian yang besar terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Memperbanyak Sholawat di Bulan Rabiul Awal
Salah satu amalan yang dianjurkan untuk diperbanyak pada bulan Rabiul Awal adalah membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 56:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Ayat tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa bersholawat kepada Rasulullah. BAZNAS juga menempatkan memperbanyak sholawat sebagai salah satu amalan yang dapat dilakukan untuk mengisi bulan Rabiul Awal.
Selain itu, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang bersholawat kepada beliau satu kali, Allah akan memberikan sholawat kepadanya sepuluh kali. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Muslim dan menjadi salah satu landasan tentang keutamaan memperbanyak sholawat.
Sholawat bukan hanya menjadi bentuk penghormatan kepada Rasulullah, tetapi juga menjadi sarana untuk mengingat kembali perjuangan dan keteladanan beliau.
Tidak Sekadar Bersholawat, Mari Teladani Akhlaknya
Memperbanyak sholawat hendaknya berjalan seiring dengan usaha meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.
Jika Rasulullah mengajarkan kejujuran, maka mari membiasakan diri berkata dan bertindak jujur.
Jika Rasulullah mengajarkan kepedulian, mari hadir membantu saudara dan tetangga yang membutuhkan.
Jika Rasulullah mengajarkan kasih sayang, mari hindari menyakiti sesama dan perbanyak menebarkan kebaikan.
Dengan demikian, semangat Rabiul Awal tidak berhenti pada lantunan sholawat, tetapi juga hadir dalam perilaku dan kepedulian sosial sehari-hari.
Rabiul Awal, Momentum Memperbanyak Kebaikan
Selain memperbanyak sholawat, umat Islam juga dapat mengisi Rabiul Awal dengan berbagai amal kebaikan, seperti bersedekah, membantu orang yang membutuhkan, mengunjungi orang sakit, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan ibadah. Kementerian Agama RI juga menyebut sedekah dan berbuat baik sebagai salah satu amalan yang dapat dilakukan selama Rabiul Awal. (Kementerian Agama)
Semangat tersebut sejalan dengan nilai kepedulian yang terus diupayakan BAZNAS melalui berbagai program pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat. Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Sebab, mencintai Rasulullah juga dapat diwujudkan dengan menghadirkan manfaat bagi sesama.
14/08/2026 | Humas
Rabu Wekasan di Bulan Safar: Perbanyak Istighfar, Sedekah, dan Doa
Kediri – Memasuki Rabu terakhir di bulan Safar atau yang dikenal oleh sebagian masyarakat sebagai Rabu Wekasan, menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Di tengah berbagai tradisi dan keyakinan yang berkembang di masyarakat, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa memperbanyak amal kebaikan, istighfar, sedekah, serta doa sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.
Rabu terakhir bulan Safar dalam tradisi sebagian masyarakat dipercaya sebagai waktu yang perlu diwaspadai karena dikaitkan dengan datangnya berbagai bala atau kemalangan. Dalam kitab Kanzun Najah Was Surur fi Fadhail Al-Azmina wash-Shuhur, Syekh Abdul Hamid Quds menyebut adanya riwayat mengenai turunnya berbagai bala pada Rabu terakhir bulan Safar. Namun, keyakinan tersebut hendaknya tidak menjadikan seorang muslim berprasangka buruk kepada Allah SWT. Segala sesuatu yang terjadi di dunia tetap berada dalam ketetapan dan kehendak Allah SWT.
Al-Qur’an juga mengingatkan umat manusia tentang berbagai ujian dan azab yang dapat menimpa suatu kaum. Salah satunya terdapat dalam QS. Al-Qamar ayat 18–20 yang mengisahkan kaum ‘Ad yang mendapatkan azab karena mendustakan peringatan Allah SWT. Ayat tersebut menjadi pengingat agar manusia senantiasa mengambil pelajaran, memperbaiki diri, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, momentum Rabu Wekasan dapat diisi dengan berbagai amalan yang membawa kebaikan. Memperbanyak istighfar menjadi salah satu bentuk memohon ampun atas dosa dan kekhilafan. Selain itu, memperbanyak sedekah merupakan wujud kepedulian kepada sesama sekaligus sarana berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan. Tidak kalah penting, memperbanyak doa menjadi ikhtiar seorang hamba untuk memohon keselamatan, kesehatan, keberkahan, dan perlindungan kepada Allah SWT.
Jadikan Rabu Wekasan Momentum untuk Berbagi
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai kesempatan memperbanyak kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap rupiah yang ditunaikan melalui BAZNAS insyaAllah akan dikelola dan disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan.
Mari jadikan Rabu terakhir di bulan Safar bukan sekadar momentum yang dikaitkan dengan kekhawatiran terhadap bala, tetapi sebagai pengingat untuk memperbaiki diri, memperbanyak doa, meningkatkan kepedulian, dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Sebab, setiap kebaikan yang kita tunaikan merupakan bentuk ikhtiar untuk meraih keberkahan dan ridha Allah SWT.
Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Kediri:
???? BANK JATIM0061021337
???? BSI2224466687
A.n. BAZNAS KABUPATEN KEDIRI
???? Layanan BAZNAS Kabupaten Kediri:0812-3380-0695
Mari Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri.Semoga setiap amal kebaikan yang kita tunaikan diterima Allah SWT, menjadi sebab hadirnya keberkahan, serta memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Kediri – Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian.
12/08/2026 | Humas
Sedekah Hadirkan Senyum dan Harapan bagi Sesama
Kediri – Setiap rezeki yang Allah SWT titipkan kepada hamba-Nya mengandung hak bagi mereka yang membutuhkan. Melalui sedekah, setiap Muslim memiliki kesempatan untuk menghadirkan kebahagiaan, meringankan beban, serta menumbuhkan harapan baru bagi keluarga yang sedang menghadapi berbagai kesulitan hidup. Kebaikan sekecil apa pun yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya.
BAZNAS Kabupaten Kediri terus berkomitmen menjadi jembatan antara para dermawan dengan masyarakat yang membutuhkan. Amanah sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki dan donatur disalurkan melalui berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keagamaan. Bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik sekaligus menghadirkan senyum di tengah keterbatasan yang mereka alami.
Di balik setiap senyum penerima manfaat, terdapat kepedulian dari orang-orang baik yang memilih untuk berbagi. Setiap sedekah yang disalurkan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih optimis. Inilah wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang diajarkan dalam Islam.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah. Mari jadikan setiap rezeki yang Allah SWT titipkan sebagai jalan menghadirkan manfaat bagi sesama. Semoga setiap rupiah yang disalurkan menjadi pemberat timbangan amal kebaikan, mendatangkan keberkahan rezeki, serta menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Kediri yang lebih sejahtera.
Sedekah hari ini, hadirkan senyum dan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, karena bersama kita dapat menghadirkan lebih banyak manfaat untuk umat.
04/08/2026 | Humas
BAZNAS TV
Jumat berkah awal tahun di Masjid Besar At Taqwa Mojo
Penulis: Humas
Jumat Berkah Masjid An Nur Pare penutup Akhir Tahun 2025
Penulis: Humas




