WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Zakat Jadi Modal Bangkit: BAZNAS Kediri Perkuat UMKM Lewat Program Kediri Berdaya
Zakat Jadi Modal Bangkit: BAZNAS Kediri Perkuat UMKM Lewat Program Kediri Berdaya
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bantuan permodalan usaha kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Kediri Berdaya pada Februari 2026. Program ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Bantuan permodalan tersebut diharapkan mampu membantu para pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usahanya, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Ketua Bagian Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, Kyai Ma’syum, menyampaikan bahwa program pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu prioritas dalam pendistribusian dana zakat agar manfaatnya lebih berkelanjutan. “Program Kediri Berdaya ini bukan sekadar memberikan bantuan modal, tetapi merupakan ikhtiar untuk menumbuhkan kemandirian. Kami berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sungguh-sungguh, mengembangkan usahanya, dan secara bertahap meningkatkan taraf kesejahteraan keluarganya,” ujar Kyai Ma’syum. Beliau juga menegaskan bahwa zakat yang ditunaikan para muzaki memiliki dampak nyata dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat kecil. “Dari zakat yang ditunaikan dengan penuh keikhlasan, lahir harapan dan kekuatan baru bagi para pelaku usaha. Semoga ke depan semakin banyak mustahik yang bertransformasi menjadi muzaki,” tambahnya. BAZNAS Kabupaten Kediri turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi energi dalam menghadirkan program-program yang tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat. Melalui Program Kediri Berdaya, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, sejalan dengan semangat kampanye nasional “Zakat Menguatkan Indonesia.” Semoga setiap zakat yang ditunaikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
12/02/2026 | Humas
Perkuat Sinergi Zakat, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Gathering FEBI UIN SATU Tulungagung
Perkuat Sinergi Zakat, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Gathering FEBI UIN SATU Tulungagung
Tulungagung – Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menghadiri kegiatan Sinergi dan Gathering Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung bersama Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) se-Eks Karesidenan Kediri. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pengelola zakat dalam mendorong optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang profesional, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan umat. Dalam kesempatan tersebut, Kyai Maksum menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Kediri bersedia dan terbuka untuk bersinergi dengan keluarga besar UIN Tulungagung, khususnya dalam penguatan literasi dan edukasi zakat di lingkungan akademik. “BAZNAS Kabupaten Kediri siap berkolaborasi dan membuka ruang sinergi bersama civitas akademika UIN Tulungagung dalam pengembangan pengelolaan zakat yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya. Selain itu, Kyai Ma’syum turut memberikan masukan kepada Fakultas FEBI agar lebih aktif melakukan sosialisasi terkait Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf. Ia menilai jurusan tersebut memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang pengelolaan zakat, namun masih kurang populer di kalangan masyarakat. “Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf memiliki prospek yang sangat baik. Perlu adanya sosialisasi yang lebih masif agar semakin dikenal dan diminati oleh calon mahasiswa,” tambahnya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah Lembaga Amil Zakat, di antaranya Lazismu, Nurul Hayat, dan Yatim Mandiri, yang turut berpartisipasi dalam diskusi serta penguatan jaringan kerja sama antar-OPZ. Ucapan terima kasih dan apresiasi disampaikan oleh Dekan FEBI UIN SATU Tulungagung, Ibu Dr. Hj. Chusnul Chotimah, M.Pd.I., atas kehadiran dan dukungan seluruh OPZ yang telah bersinergi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dalam rangka penguatan tata kelola zakat berbasis akademik dan praktik lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara dunia akademik dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung pengelolaan zakat yang aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
11/02/2026 | Humas
Dorong Edukasi Zakat Sejak Dini, BAZNAS Kabupaten Kediri Temui MGMP PAI di SMPN 1 Ngasem
Dorong Edukasi Zakat Sejak Dini, BAZNAS Kabupaten Kediri Temui MGMP PAI di SMPN 1 Ngasem
Ngasem, Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri memberikan materi zakat kepada anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kecamatan Ngasem, Selasa (10/02/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ngasem sebagai tuan rumah dan pelaksana kegiatan. Materi zakat disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin, M.Pd.I, yang membahas peran strategis zakat dalam pembangunan umat serta pentingnya optimalisasi pengelolaan zakat melalui lembaga resmi. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga berdampak besar pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Dalam sesi diskusi, Ibu Binti, selaku Pengawas PAI, mengajukan pertanyaan terkait Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekolah, khususnya mengenai mekanisme pembentukan dan peran UPZ dalam mendukung edukasi zakat di lingkungan pendidikan. Selain itu, pertanyaan juga disampaikan oleh Gus Zainul yang turut memperkaya dialog seputar penguatan literasi zakat di kalangan pendidik. Menutup kegiatan, HM. Ahid Imaduddin, M.Pd.I menitipkan pesan kepada seluruh peserta, khususnya para Guru PAI, agar senantiasa menjadi garda terdepan dalam meng-edukasi dan meningkatkan literasi zakat kepada para siswa sejak dini, sehingga nilai-nilai kepedulian dan kesadaran berzakat dapat tertanam kuat dalam kehidupan generasi muda. Sementara itu, Ketua MGMP PAI Bapak Anam menyampaikan apresiasi atas materi yang disampaikan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri. Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan guru PAI terkait zakat serta mendukung sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam upaya penguatan zakat di Kabupaten Kediri. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap melalui kegiatan ini, kolaborasi dengan para pendidik dapat terus terjalin guna memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat dan pembangunan berkelanjutan.
10/02/2026 | Humas

Agenda Pimpinan

BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Diseminasi Publik Integrated Local Financing Framework (ILFF) 2025–2029
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Diseminasi Publik Integrated Local Financing Framework (ILFF) 2025–2029
Surabaya, 11 Desember 2025 — Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri menghadiri kegiatan Diseminasi Publik Integrated Local Financing Framework (ILFF) atau Kerangka Pembiayaan Lokal Terintegrasi (KPLT) yang diselenggarakan oleh UNICEF Indonesia bekerja sama dengan Universitas Airlangga. Kegiatan ini bertempat di Ruang Majapahit, lantai 5 ASEEC Tower Universitas Airlangga, Surabaya. ILFF/KPLT merupakan tindak lanjut dari Integrated Sub-national Financing Framework (ISFF) Jawa Timur 2025–2029, yang bertujuan memperkuat keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, serta pembiayaan alternatif di tingkat daerah. Melalui kerangka ini, pemerintah daerah diharapkan mampu memiliki peta jalan pembiayaan yang lebih jelas untuk mendukung layanan dasar, pemenuhan hak anak, serta pengembangan program prioritas bagi kelompok rentan. Acara dibuka dengan pidato dari UNICEF dan Universitas Airlangga, dilanjutkan penyampaian temuan kunci ILFF untuk Kota Surabaya, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Bojonegoro. Dalam sesi diskusi panel, berbagai pemangku kepentingan membahas tantangan ruang fiskal daerah, potensi pembiayaan inovatif, dan penguatan kemitraan multipihak — baik dengan akademisi, sektor swasta, maupun lembaga filantropi. Puncak kegiatan yaitu penyerahan resmi dokumen ILFF kepada tiga daerah, termasuk Kabupaten Kediri, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong tata kelola pembiayaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Acara ditutup dengan pidato dari Wali Kota Surabaya, Bupati Kediri, dan Bupati Bojonegoro. BAZNAS Kabupaten Kediri memandang inisiatif ILFF sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor—khususnya dalam optimalisasi pendanaan alternatif yang mendukung layanan dasar, perlindungan anak, dan penanggulangan kemiskinan melalui program zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap pengelolaan ZIS semakin terintegrasi dengan arah pembangunan daerah serta memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat jaminan sosial masyarakat Kediri.

11-12-2025 | Humas

BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Rembug Stunting di Gedung Bhagawanta Bhahari
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Rembug Stunting di Gedung Bhagawanta Bhahari
Selasa, 28 Oktober 2025 — Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri turut hadir dalam kegiatan Rembug Stunting Kabupaten Kediri yang digelar di Gedung Bhagawanta Bhahari. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kediri, Mas Hanindhito Himawan Pramana, S.H., dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri. Dalam arahannya, Mas Bupati menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Kediri. “Bukan hanya sekadar angka yang turun, tapi juga jumlah anak yang benar-benar keluar dari kategori stunting harus berkurang,” pesan beliau. Turut hadir pada acara ini Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto, S.H., S.I.K., serta Dandim 0809/Kediri, Letkol Inf Ragil Jaka Utama. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Kediri dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam penurunan angka stunting dan penguatan kesejahteraan keluarga mustahik, sejalan dengan program Kediri Sehat. Sinergi yang baik antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan berbagai pihak diharapkan terus terjalin agar anak-anak Kediri tumbuh sehat, cerdas, dan penuh harapan.

28-10-2025 | Humas

BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Rakorda se-Jawa Timur 2025
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Rakorda se-Jawa Timur 2025
Agenda Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri dalam Rakorda BAZNAS Se-Jawa Timur 2025 Surabaya, 8–10 Oktober 2025 — Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur di Hotel Mercure Surabaya. Kegiatan ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS dalam Mendukung Asta Cita” dan dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Forkopimda, serta seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur. Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., dan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri dalam Rakorda ini merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat sinergi antar daerah dalam tata kelola zakat yang akuntabel, profesional, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Dalam kesempatan ini, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengikuti sesi koordinasi dan konsolidasi program, terutama dalam penguatan pelaporan digital, peningkatan sinergi dengan pemerintah daerah, serta optimalisasi program unggulan daerah seperti Kediri Peduli, Kediri Cerdas, dan Kediri Taqwa. Rakorda ini sekaligus menjadi momentum penting untuk meneguhkan semangat “Zakat Tumbuh, Kediri Maju, Jawa Timur Berkah” sebagai wujud nyata kontribusi BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan umat.

08-10-2025 | Humas

Berita Pendistribusian

Rumah Ibu Jumini Bangkit Kembali, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Harapan Pasca
Rumah Ibu Jumini Bangkit Kembali, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Harapan Pasca
Kediri — Rabu, 14 Januari 2026, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Kediri melaksanakan serah terima bantuan perbaikan rumah kebakaran sekaligus doa bersama untuk Ibu Jumini, warga Desa Bogem, Kecamatan Gurah. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Kediri Peduli sebagai wujud kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri yang juga selaku Komandan BTB Kabupaten Kediri, Gus Moch. Najib Sa’dulloh, Pemerintah Desa Bogem, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Suasana berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur atas rampungnya proses perbaikan rumah pascakebakaran. Dalam sambutannya, Gus Moch. Najib Sa’dulloh menyampaikan rasa syukur atas selesainya perbaikan rumah Ibu Jumini. “Alhamdulillah, setelah beberapa waktu lalu rumah Ibu Jumini dilanda musibah kebakaran, hari ini kita bersyukur rumah beliau telah diperbaiki dan kembali layak untuk ditempati. Ini semua berkat sinergi dan kepedulian banyak pihak,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan munfiq yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri sehingga bantuan dapat tersalurkan dengan baik. Ibu Jumini selaku penerima manfaat turut menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS, pemerintah desa, dan semua pihak yang telah membantu. Semoga kebaikan panjenengan semua dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur. Apresiasi juga disampaikan oleh Pemerintah Desa Bogem yang menyatakan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi antara BAZNAS Kabupaten Kediri, pemerintah desa, dan swadaya masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih kuat dalam membantu warga yang membutuhkan. Melalui Program Kediri Peduli, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan ini tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih layak, tetapi juga menumbuhkan kembali rasa aman, semangat hidup, dan harapan baru bagi Ibu Jumini dan keluarga. BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir sebagai jembatan kebaikan, menguatkan solidaritas, serta memastikan zakat, infak, dan sedekah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Setiap amanah yang dititipkan akan dikelola secara profesional, transparan, dan disalurkan tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam program kemanusiaan dan kebencanaan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui: Bank Syariah Indonesia (BSI) No. Rekening: 2224466687 Bank Negara Indonesia (BNI) No. Rekening: 5558809996 a.n. BAZNAS Kabupaten Kediri Zakat dan donasi Anda adalah harapan bagi mereka yang tertimpa musibah. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, serta menguatkan solidaritas dan kepedulian sosial di Kabupaten Kediri. Aamiin.
14/01/2026 | Humas
Hunian Layak Terwujud, BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Kediri Resmikan RTLH untuk
Hunian Layak Terwujud, BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Kediri Resmikan RTLH untuk
Kediri — BAZNAS RI melalui BAZNAS Kabupaten Kediri melaksanakan serah terima bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) kepada Bapak Sumadi, warga Desa Sekoto, Kecamatan Badas, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan hunian yang layak, aman, dan bermartabat bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan serah terima ini dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Gus Moch. Najib Sa’dulloh beserta staf, perwakilan Kecamatan Badas Ibu Mamik, Kepala Desa Sekoto Bapak Suprayitno beserta perangkat desa, unsur Kesra, Kepala Dusun, RT/RW, serta Babinsa Desa Sekoto. Acara berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sekoto menyampaikan apresiasi atas kekompakan perangkat desa dan masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses pembangunan rumah Bapak Sumadi hingga selesai. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan utama keberhasilan program RTLH ini. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, Gus Moch. Najib Sa’dulloh, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan rumah tersebut. “Alhamdulillah, berkat sinergi dan kerja keras semua pihak, rumah Bapak Sumadi kini telah menjadi hunian yang lebih layak. Semoga rumah ini membawa kenyamanan, keberkahan, dan menjadi awal kehidupan yang lebih baik, serta rezeki yang semakin lancar,” ungkapnya. Program RTLH merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas hidup mustahik melalui pemenuhan kebutuhan dasar yang layak. BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi jangka panjang yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Desa Sekoto, atas nama masyarakat, turut menyampaikan terima kasih kepada para muzakki dan donatur yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga program bantuan RTLH ini dapat terwujud. BAZNAS Kabupaten Kediri terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran. Sinergi kebaikan ini diharapkan terus menguat demi mewujudkan masyarakat Kediri yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
18/12/2025 | Humas
Harapan Baru untuk Ibu Jumini: BAZNAS Kediri Bangun Kembali Rumah yang Terbakar
Harapan Baru untuk Ibu Jumini: BAZNAS Kediri Bangun Kembali Rumah yang Terbakar
Kediri (10/12/2025) — BAZNAS Kabupaten Kediri melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus melanjutkan pembangunan rumah bagi Ibu Jumini, warga Desa Bogem, Kecamatan Gurah, yang sebelumnya rumahnya habis dilalap si jago merah. Musibah ini tidak hanya merenggut tempat tinggal, tetapi juga rasa aman yang selama ini menjadi sandaran hidup bagi keluarga. Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat, BAZNAS Kabupaten Kediri melakukan pendampingan sekaligus memulai pembangunan rumah layak huni bagi Ibu Jumini. Proses pembangunan saat ini tengah berjalan secara bertahap, dengan harapan rumah baru tersebut dapat segera menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan membawa kembali kehangatan bagi keluarga yang terdampak. Dalam keterangannya, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang Distribusi dan Pendayagunaan, Kyai Ma’syum, menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen BAZNAS dalam menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang tertimpa musibah. “Kami ingin memastikan bahwa para korban tidak berjalan sendiri. Rumah ini bukan hanya bangunan, tetapi simbol kepedulian dan kehadiran kita sebagai saudara. Semoga pembangunan ini membawa keberkahan dan memberikan kekuatan baru bagi Ibu Jumini dan keluarganya,” ujar beliau. BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar lebih banyak keluarga yang dapat terbantu. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzakki dan donatur yang telah mempercayakan amanah ZIS kepada BAZNAS Kabupaten Kediri. Kebaikan panjenengan semua menjadi sebab terbangunnya harapan bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya. Masyarakat yang ingin berkontribusi dalam program kemanusiaan dan pemberdayaan dapat menyalurkan ZIS melalui: Rekening Zakat : Bank Syariah Indonesia (BSI) No. Rekening: 2224466687 a.n. BAZNAS Kabupaten Kediri Rekening Infaq : BNI No. Rekening: 5558809996 a.n. BAZNAS Kabupaten Kediri Atau melalui website resmi:kabkediri.baznas.go.id/bayarzakat Zakat Terkelola, Manfaat Terasa, Harapan Kembali Tumbuh. #BAZNAS #BAZNASKabKediri #CahayaZakat #BTB#BaznasTanggapBencana #PeduliSesama #AmanSyariAmanRegulasiAmanNKRI
10/12/2025 | Humas

Artikel Terbaru

20 Hari Menuju Ramadhan: Saatnya Menyempurnakan Kewajiban Ibadah
20 Hari Menuju Ramadhan: Saatnya Menyempurnakan Kewajiban Ibadah
Tak terasa, bulan suci Ramadhan semakin dekat. Kurang lebih 20 hari lagi, umat Islam akan kembali menyambut bulan penuh keberkahan, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT. Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri, tidak hanya secara fisik, tetapi juga spiritual, dengan menyempurnakan kewajiban-kewajiban ibadah yang masih tertunda. Beberapa kewajiban yang perlu menjadi perhatian menjelang Ramadhan di antaranya adalah hutang puasa, fidyah, dan zakat maal. Bagi yang masih memiliki hutang puasa dari Ramadhan sebelumnya, dianjurkan untuk segera menggantinya sebelum Ramadhan tiba. Sementara itu, fidyah menjadi solusi bagi mereka yang tidak mampu mengganti puasa karena uzur tertentu sesuai ketentuan syariat. Adapun zakat maal merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat nishab dan haul, sebagai bentuk penyucian harta sekaligus kepedulian sosial kepada sesama. Menunaikan kewajiban-kewajiban tersebut sebelum Ramadhan adalah bagian dari ikhtiar menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan jiwa yang tenang. Dengan demikian, ibadah Ramadhan dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan maksimal. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Dana ZIS yang dititipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan, serta disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Masih ada waktu sebelum Ramadhan tiba. Mari sempurnakan kewajiban, perbanyak kebaikan, dan kuatkan kepedulian sosial bersama BAZNAS Kabupaten Kediri. Zakat Menguatkan Indonesia, Zakat Menumbuhkan Keberkahan. #MenujuRamadhan #RamadhanBerkah #BaznasKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia
29/01/2026 | Humas
Jangan Lupa Bayar Fidyah Sebelum Ramadhan Tiba
Jangan Lupa Bayar Fidyah Sebelum Ramadhan Tiba
Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan yang dinanti oleh umat Islam. Menjelang datangnya bulan suci ini, setiap Muslim dianjurkan untuk mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun ibadah. Salah satu kewajiban yang perlu diperhatikan adalah menunaikan fidyah bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadhan karena uzur syar’i, seperti sakit menahun, usia lanjut, atau kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 184, fidyah diwajibkan dengan cara memberi makan fakir miskin sebagai pengganti puasa yang ditinggalkan. Fidyah bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga menjadi sarana berbagi dan menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama yang membutuhkan. Untuk wilayah Kabupaten Kediri, besaran fidyah telah ditetapkan sebesar Rp15.000 per hari. Melalui fidyah, setiap Muslim dapat tetap meraih pahala dan keberkahan Ramadhan meskipun memiliki keterbatasan dalam menjalankan puasa. Setiap fidyah yang ditunaikan menjadi harapan dan sumber kebahagiaan bagi fakir miskin serta dhuafa. BAZNAS Kabupaten Kediri hadir sebagai lembaga resmi yang amanah, transparan, dan profesional dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan fidyah. Penyaluran fidyah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri memastikan bantuan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan dan disalurkan secara tepat sasaran. Selain fidyah, masyarakat juga diajak untuk menunaikan zakat maal, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Dana ZIS yang dititipkan akan dikelola untuk berbagai program kemaslahatan umat, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga sosial kemanusiaan. Mari sempurnakan persiapan Ramadhan dengan menunaikan fidyah serta memperbanyak amal kebaikan. Dengan berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, kita turut menghadirkan keberkahan bagi diri sendiri sekaligus menguatkan kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Kediri — Amanah Mengelola Zakat, Menguatkan Umat.
29/01/2026 | Humas
Syaban 1447 H, Saatnya Memanaskan Kebaikan Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri
Syaban 1447 H, Saatnya Memanaskan Kebaikan Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri
Bulan Sya’ban sering disebut sebagai gerbang menuju Ramadan, momentum penting untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan sosial sebelum memasuki bulan suci. Pada tahun 2026 (1447 H), bulan Sya’ban diperkirakan berlangsung mulai Selasa, 20 Januari 2026 hingga pertengahan Februari. Sebagai bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah, Sya’ban memiliki keutamaan tersendiri yang sarat dengan nilai ibadah, refleksi diri, dan penguatan kepedulian sosial. Dalam sejarah Islam, Sya’ban dikenal sebagai bulan yang sangat dicintai Rasulullah SAW. Beliau memperbanyak ibadah, khususnya puasa sunnah, sebagai bentuk persiapan rohani menjelang Ramadan. Momentum ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk mulai menata kembali niat, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Selain aspek spiritual, bulan Sya’ban juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Semangat berbagi, menolong, dan peduli terhadap sesama menjadi nilai utama yang relevan dengan kampanye BAZNAS, “Zakat Menguatkan Indonesia.” Sya’ban menjadi waktu yang tepat untuk memaksimalkan amal kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah, sebagai bentuk ikhtiar memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat sebelum memasuki Ramadan. Melalui optimalisasi zakat dan sedekah di bulan Sya’ban, masyarakat tidak hanya mempersiapkan diri secara pribadi, tetapi juga turut menghadirkan harapan bagi mustahik. Dana zakat yang ditunaikan dapat disalurkan untuk berbagai program kemaslahatan, seperti bantuan kebutuhan dasar, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi, sehingga manfaatnya dirasakan secara luas dan berkelanjutan. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan Sya’ban sebagai momentum pemanasan kebaikan. Dengan memperbanyak ibadah dan menunaikan zakat lebih awal, diharapkan umat Islam dapat memasuki Ramadan dengan hati yang bersih, jiwa yang siap, serta kepedulian sosial yang semakin kuat. InsyaAllah, setiap kebaikan yang ditanamkan di bulan Sya’ban akan menjadi bekal keberkahan dan penguat persaudaraan di bulan suci Ramadan.
26/01/2026 | Humas

BAZNAS TV