WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Kediri Buka Layanan Kurban 2026, Hadirkan Kemudahan dan Distribusi Hingga Pelosok

Kediri – Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali membuka layanan penerimaan dan penyaluran hewan kurban bagi masyarakat. Program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan ibadah yang mudah, aman, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Melalui program kurban tahun ini, BAZNAS Kabupaten Kediri menyediakan hewan kurban berkualitas dengan harga yang terjangkau, yakni domba dengan bobot di atas 30 kilogram seharga Rp3,1 juta dan sapi mulai dari Rp21 juta. Seluruh hewan yang disediakan telah melalui proses seleksi kesehatan dan kelayakan sesuai syariat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa program kurban ini tidak hanya memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah, tetapi juga menjadi sarana pemerataan distribusi daging kurban, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah pelosok.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa amanah para pekurban dapat tersalurkan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk di daerah yang jarang tersentuh distribusi,” ujarnya.

BAZNAS Kabupaten Kediri juga menjamin kemudahan layanan bagi para pekurban, mulai dari proses pemesanan hingga penyaluran. Selain itu, layanan ini dilengkapi dengan fasilitas tanpa biaya pengiriman serta laporan penyaluran sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Program kurban BAZNAS ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin berkurban secara praktis namun tetap memberikan manfaat yang luas. Dengan semangat berbagi dan kepedulian, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan kurban yang lebih bermakna.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, dapat melakukan konfirmasi melalui layanan kontak di nomor 0812 3380 0695.

06/05/2026 | Kontributor: Humas
Duka Mendalam atas Musibah Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur

 

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

Kabar duka datang dari peristiwa kecelakaan yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur. Insiden ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak pihak, khususnya keluarga korban serta masyarakat luas yang turut merasakan keprihatinan atas musibah tersebut.

Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Doa dan simpati mengalir untuk para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah para korban, mengampuni segala dosa-dosanya, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya.

Selain itu, harapan besar juga disampaikan agar proses evakuasi bagi korban yang masih terjebak dapat berjalan dengan lancar. Semoga seluruh tim penyelamat diberikan kemudahan, kekuatan, dan keselamatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini, serta para korban yang belum ditemukan dapat segera diselamatkan dalam keadaan terbaik.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam transportasi publik. Semoga ke depan, berbagai pihak dapat terus meningkatkan sistem keamanan dan kewaspadaan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Di tengah duka ini, mari kita bersama-sama memanjatkan doa, memberikan dukungan moril kepada keluarga korban, serta memperkuat rasa kepedulian dan solidaritas sesama.

Aamiin ya Rabbal Alamin.

#BaznasKabKediri #BekasiTimur #KAI #KRL #ArgoBromo

 
 
29/04/2026 | Kontributor: Humas
Melindungi Diri dengan Sedekah, Menjemput Keberkahan dalam Kehidupan

Sedekah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang melindungi diri dan menjemput keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Dalam setiap kebaikan yang kita berikan, tersimpan harapan bahwa Allah SWT akan menggantinya dengan perlindungan, kelapangan rezeki, serta ketenangan hati.

Sebagaimana dalam hadis disebutkan:
“Segeralah bersedekah, karena bala tidak pernah mendahului sedekah.” (HR. Thabrani)

Pesan ini mengajarkan bahwa sedekah memiliki kekuatan luar biasa. Ia bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi wasilah (perantara) datangnya pertolongan Allah SWT. Dengan bersedekah, kita tidak hanya meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan, tetapi juga sedang menjaga diri kita dari berbagai kesulitan yang tidak terduga.

Di tengah kehidupan yang penuh tantangan, semangat berbagi harus terus kita hidupkan. Tidak perlu menunggu kaya untuk memberi, karena sekecil apa pun yang kita sisihkan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Sedikit dari kita, bisa menjadi harapan besar bagi mereka.

Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, mari kita tunaikan infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian nyata kepada sesama. Setiap rupiah yang kita salurkan akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik yang berhak, mulai dari fakir, miskin, hingga mereka yang sedang berjuang dalam keterbatasan.

Mari bersama kita tebarkan kebaikan, kuatkan solidaritas, dan hadirkan kebahagiaan bagi sesama. Jadikan sedekah sebagai kebiasaan, bukan sekadar pilihan.

Kami juga berharap, semoga seluruh mustahik atau penerima zakat, infak, dan sedekah senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan. Semoga bantuan yang diterima dapat menjadi penyemangat untuk bangkit, berdaya, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Akhirnya, mari kita terus melangkah bersama dalam kebaikan. Karena sejatinya, setiap yang kita beri tidak akan pernah berkurang, justru akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lebih luas dan penuh keberkahan.

Ayo bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri.
Tebar kebaikan hari ini, rasakan keberkahannya esok hari.

 

#AyoBersedekah #TebarKebaikan #ZakatMenguatkanIndonesia

29/04/2026 | Kontributor: Humas
Menanam Kebaikan, Menuai Keberkahan: Saatnya Berbagi Bersama BAZNAS Kediri

Berbuat baik seringkali terasa sederhana, namun dampaknya luar biasa. Setiap kebaikan yang kita lakukan sejatinya tidak pernah sia-sia. Ia akan kembali kepada diri kita sendiri, baik dalam bentuk kebahagiaan, ketenangan hati, maupun keberkahan hidup. Pesan ini selaras dengan firman Allah dalam QS. Al-Isra’ ayat 7 yang mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan sesungguhnya adalah untuk diri kita sendiri.

Dalam kehidupan sehari-hari, kesempatan untuk berbuat baik terbuka lebar. Salah satunya melalui zakat, infaq, dan sedekah. Ketiga amalan ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sarana membersihkan harta dan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Di tengah berbagai tantangan kehidupan yang dihadapi sebagian masyarakat, kontribusi kecil dari kita dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Kediri hadir sebagai jembatan kebaikan yang menghubungkan para dermawan dengan para mustahik. Dengan pengelolaan yang amanah dan transparan, setiap zakat, infaq, dan sedekah yang disalurkan akan dikelola secara optimal untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS juga memberikan rasa tenang, karena bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian dan peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.

Kini, berbuat baik pun semakin mudah dengan adanya layanan sedekah online. Dalam genggaman tangan, kita dapat berbagi kapan saja dan di mana saja. Setiap rupiah yang disalurkan menjadi bagian dari solusi bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Mari kita jadikan kebaikan sebagai kebiasaan. Tidak perlu menunggu besar untuk berbagi, karena dari hal kecil pun dapat tumbuh manfaat yang besar. Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, mari salurkan zakat, infaq, dan sedekah kita. Karena kebaikan kecil dari kita, dapat menghadirkan kebahagiaan besar bagi mereka.

 
22/04/2026 | Kontributor: Humas
35 Hari Lagi: Sudah Siap Berkurban dengan Ikhlas?

Menjelang 35 hari menuju Hari Raya Idul Adha 1447 H, umat Islam diingatkan untuk mulai mempersiapkan diri, tidak hanya secara lahir, tetapi juga batin. Idul Adha bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, melainkan juga waktu yang penuh makna untuk meningkatkan ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

Ibadah kurban mengajarkan nilai pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS. Dalam setiap tetes keikhlasan, tersimpan makna mendalam tentang bagaimana seorang hamba mendahulukan perintah Allah di atas segala-galanya. Hal ini dipertegas dalam QS. Al-Hajj ayat 37, bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah daging dan darah hewan kurban, melainkan ketakwaan dari hamba-Nya.

Oleh karena itu, esensi dari ibadah kurban terletak pada niat yang tulus dan keikhlasan dalam berbagi. Kurban menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus mempererat hubungan sosial dengan sesama manusia, terutama bagi mereka yang jarang merasakan kebahagiaan di hari raya.

Dalam semangat tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri hadir untuk memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban dengan amanah, transparan, dan tepat sasaran. Melalui program kurban yang terorganisir dengan baik, daging kurban dapat didistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan merata.

Menyalurkan kurban melalui lembaga resmi seperti BAZNAS juga memberikan kemudahan bagi masyarakat. Prosesnya praktis, pelaksanaannya sesuai syariat, serta pendistribusiannya terjamin. Hal ini menjadikan ibadah kurban tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga berdampak sosial yang nyata. 

 

Mari jadikan momen 35 hari menuju Idul Adha ini sebagai waktu untuk memantapkan niat, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas ibadah. Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, tunaikan ibadah kurban dengan penuh keikhlasan, dan sebarkan kebahagiaan kepada sesama. Karena sejatinya, dari setiap pengorbanan yang kita lakukan, akan lahir keberkahan yang tak ternilai.

22/04/2026 | Kontributor: Humas

Artikel Terbaru

BAZNAS Kabupaten Kediri Buka Layanan Kurban 2026, Hadirkan Kemudahan dan Distribusi Hingga Pelosok
BAZNAS Kabupaten Kediri Buka Layanan Kurban 2026, Hadirkan Kemudahan dan Distribusi Hingga Pelosok
Kediri – Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali membuka layanan penerimaan dan penyaluran hewan kurban bagi masyarakat. Program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan ibadah yang mudah, aman, dan berdampak luas bagi masyarakat. Melalui program kurban tahun ini, BAZNAS Kabupaten Kediri menyediakan hewan kurban berkualitas dengan harga yang terjangkau, yakni domba dengan bobot di atas 30 kilogram seharga Rp3,1 juta dan sapi mulai dari Rp21 juta. Seluruh hewan yang disediakan telah melalui proses seleksi kesehatan dan kelayakan sesuai syariat. Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa program kurban ini tidak hanya memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah, tetapi juga menjadi sarana pemerataan distribusi daging kurban, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah pelosok. “Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa amanah para pekurban dapat tersalurkan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk di daerah yang jarang tersentuh distribusi,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Kediri juga menjamin kemudahan layanan bagi para pekurban, mulai dari proses pemesanan hingga penyaluran. Selain itu, layanan ini dilengkapi dengan fasilitas tanpa biaya pengiriman serta laporan penyaluran sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat. Program kurban BAZNAS ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin berkurban secara praktis namun tetap memberikan manfaat yang luas. Dengan semangat berbagi dan kepedulian, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan kurban yang lebih bermakna. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, dapat melakukan konfirmasi melalui layanan kontak di nomor 0812 3380 0695.
ARTIKEL06/05/2026 | Humas
Duka Mendalam atas Musibah Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur
Duka Mendalam atas Musibah Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kabar duka datang dari peristiwa kecelakaan yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur. Insiden ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak pihak, khususnya keluarga korban serta masyarakat luas yang turut merasakan keprihatinan atas musibah tersebut. Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Doa dan simpati mengalir untuk para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah para korban, mengampuni segala dosa-dosanya, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya. Selain itu, harapan besar juga disampaikan agar proses evakuasi bagi korban yang masih terjebak dapat berjalan dengan lancar. Semoga seluruh tim penyelamat diberikan kemudahan, kekuatan, dan keselamatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini, serta para korban yang belum ditemukan dapat segera diselamatkan dalam keadaan terbaik. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam transportasi publik. Semoga ke depan, berbagai pihak dapat terus meningkatkan sistem keamanan dan kewaspadaan guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Di tengah duka ini, mari kita bersama-sama memanjatkan doa, memberikan dukungan moril kepada keluarga korban, serta memperkuat rasa kepedulian dan solidaritas sesama. Aamiin ya Rabbal Alamin. #BaznasKabKediri #BekasiTimur #KAI #KRL #ArgoBromo
ARTIKEL29/04/2026 | Humas
Melindungi Diri dengan Sedekah, Menjemput Keberkahan dalam Kehidupan
Melindungi Diri dengan Sedekah, Menjemput Keberkahan dalam Kehidupan
Sedekah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang melindungi diri dan menjemput keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Dalam setiap kebaikan yang kita berikan, tersimpan harapan bahwa Allah SWT akan menggantinya dengan perlindungan, kelapangan rezeki, serta ketenangan hati. Sebagaimana dalam hadis disebutkan: “Segeralah bersedekah, karena bala tidak pernah mendahului sedekah.” (HR. Thabrani) Pesan ini mengajarkan bahwa sedekah memiliki kekuatan luar biasa. Ia bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi wasilah (perantara) datangnya pertolongan Allah SWT. Dengan bersedekah, kita tidak hanya meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan, tetapi juga sedang menjaga diri kita dari berbagai kesulitan yang tidak terduga. Di tengah kehidupan yang penuh tantangan, semangat berbagi harus terus kita hidupkan. Tidak perlu menunggu kaya untuk memberi, karena sekecil apa pun yang kita sisihkan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Sedikit dari kita, bisa menjadi harapan besar bagi mereka. Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, mari kita tunaikan infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian nyata kepada sesama. Setiap rupiah yang kita salurkan akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik yang berhak, mulai dari fakir, miskin, hingga mereka yang sedang berjuang dalam keterbatasan. Mari bersama kita tebarkan kebaikan, kuatkan solidaritas, dan hadirkan kebahagiaan bagi sesama. Jadikan sedekah sebagai kebiasaan, bukan sekadar pilihan. Kami juga berharap, semoga seluruh mustahik atau penerima zakat, infak, dan sedekah senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan. Semoga bantuan yang diterima dapat menjadi penyemangat untuk bangkit, berdaya, dan meraih masa depan yang lebih baik. Akhirnya, mari kita terus melangkah bersama dalam kebaikan. Karena sejatinya, setiap yang kita beri tidak akan pernah berkurang, justru akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lebih luas dan penuh keberkahan. Ayo bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Tebar kebaikan hari ini, rasakan keberkahannya esok hari. #AyoBersedekah #TebarKebaikan #ZakatMenguatkanIndonesia
ARTIKEL29/04/2026 | Humas
Menanam Kebaikan, Menuai Keberkahan: Saatnya Berbagi Bersama BAZNAS Kediri
Menanam Kebaikan, Menuai Keberkahan: Saatnya Berbagi Bersama BAZNAS Kediri
Berbuat baik seringkali terasa sederhana, namun dampaknya luar biasa. Setiap kebaikan yang kita lakukan sejatinya tidak pernah sia-sia. Ia akan kembali kepada diri kita sendiri, baik dalam bentuk kebahagiaan, ketenangan hati, maupun keberkahan hidup. Pesan ini selaras dengan firman Allah dalam QS. Al-Isra’ ayat 7 yang mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan sesungguhnya adalah untuk diri kita sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, kesempatan untuk berbuat baik terbuka lebar. Salah satunya melalui zakat, infaq, dan sedekah. Ketiga amalan ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sarana membersihkan harta dan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Di tengah berbagai tantangan kehidupan yang dihadapi sebagian masyarakat, kontribusi kecil dari kita dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Kediri hadir sebagai jembatan kebaikan yang menghubungkan para dermawan dengan para mustahik. Dengan pengelolaan yang amanah dan transparan, setiap zakat, infaq, dan sedekah yang disalurkan akan dikelola secara optimal untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS juga memberikan rasa tenang, karena bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian dan peningkatan kualitas hidup penerima manfaat. Kini, berbuat baik pun semakin mudah dengan adanya layanan sedekah online. Dalam genggaman tangan, kita dapat berbagi kapan saja dan di mana saja. Setiap rupiah yang disalurkan menjadi bagian dari solusi bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Mari kita jadikan kebaikan sebagai kebiasaan. Tidak perlu menunggu besar untuk berbagi, karena dari hal kecil pun dapat tumbuh manfaat yang besar. Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, mari salurkan zakat, infaq, dan sedekah kita. Karena kebaikan kecil dari kita, dapat menghadirkan kebahagiaan besar bagi mereka.
ARTIKEL22/04/2026 | Humas
35 Hari Lagi: Sudah Siap Berkurban dengan Ikhlas?
35 Hari Lagi: Sudah Siap Berkurban dengan Ikhlas?
Menjelang 35 hari menuju Hari Raya Idul Adha 1447 H, umat Islam diingatkan untuk mulai mempersiapkan diri, tidak hanya secara lahir, tetapi juga batin. Idul Adha bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, melainkan juga waktu yang penuh makna untuk meningkatkan ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Ibadah kurban mengajarkan nilai pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS. Dalam setiap tetes keikhlasan, tersimpan makna mendalam tentang bagaimana seorang hamba mendahulukan perintah Allah di atas segala-galanya. Hal ini dipertegas dalam QS. Al-Hajj ayat 37, bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah daging dan darah hewan kurban, melainkan ketakwaan dari hamba-Nya. Oleh karena itu, esensi dari ibadah kurban terletak pada niat yang tulus dan keikhlasan dalam berbagi. Kurban menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus mempererat hubungan sosial dengan sesama manusia, terutama bagi mereka yang jarang merasakan kebahagiaan di hari raya. Dalam semangat tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri hadir untuk memfasilitasi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban dengan amanah, transparan, dan tepat sasaran. Melalui program kurban yang terorganisir dengan baik, daging kurban dapat didistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan merata. Menyalurkan kurban melalui lembaga resmi seperti BAZNAS juga memberikan kemudahan bagi masyarakat. Prosesnya praktis, pelaksanaannya sesuai syariat, serta pendistribusiannya terjamin. Hal ini menjadikan ibadah kurban tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga berdampak sosial yang nyata. Mari jadikan momen 35 hari menuju Idul Adha ini sebagai waktu untuk memantapkan niat, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas ibadah. Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, tunaikan ibadah kurban dengan penuh keikhlasan, dan sebarkan kebahagiaan kepada sesama. Karena sejatinya, dari setiap pengorbanan yang kita lakukan, akan lahir keberkahan yang tak ternilai.
ARTIKEL22/04/2026 | Humas
“Semangat Raden Ajeng Kartini Hidup Kembali: Saatnya Perempuan Berdaya, Indonesia Sejahtera”
“Semangat Raden Ajeng Kartini Hidup Kembali: Saatnya Perempuan Berdaya, Indonesia Sejahtera”
Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini tidak pernah lekang oleh waktu. Lebih dari sekadar simbol emansipasi, Kartini adalah representasi keberanian, harapan, dan tekad untuk menghadirkan kesetaraan bagi perempuan Indonesia. Di tengah berbagai tantangan zaman, nilai-nilai perjuangan Kartini terus relevan dan menjadi inspirasi untuk menciptakan masa depan yang lebih adil dan sejahtera. Hari ini, semangat itu hidup dalam berbagai bentuk nyata—perempuan yang terus berkarya, berdaya, dan berkontribusi di berbagai bidang. Namun, upaya mewujudkan kesetaraan dan kesejahteraan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, kepedulian, dan aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat. Di sinilah peran zakat, infak, dan sedekah menjadi sangat penting. Melalui pengelolaan yang amanah dan transparan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri, dana umat dapat disalurkan untuk mendukung pendidikan, pemberdayaan perempuan, serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Setiap rupiah yang ditunaikan bukan hanya sekadar bantuan, tetapi juga menjadi jembatan menuju perubahan yang lebih besar. Mari kita lanjutkan perjuangan Kartini dengan langkah nyata. Tidak hanya dengan kata-kata, tetapi dengan aksi yang memberi dampak luas bagi sesama. Ayo Berzakat dan Berbagi! Jadilah bagian dari gerakan kebaikan bersama BAZNAS Kabupaten Kediri. Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda untuk membantu menciptakan perempuan yang berdaya, keluarga yang sejahtera, dan Indonesia yang lebih kuat. Karena dari kepedulian kita hari ini, lahir harapan untuk masa depan yang lebih cerah. #HariKartini #KartiniDay #PerempuanBerdaya #BaznasKediri #ZakatMenguatkanIndonesia
ARTIKEL21/04/2026 | Humas
Menjadi Lebih Baik Setiap Hari Melalui Berbagi
Menjadi Lebih Baik Setiap Hari Melalui Berbagi
“Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah orang yang beruntung…” — sebuah pesan sederhana namun penuh makna yang mengingatkan kita untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya. Setiap hari adalah kesempatan baru untuk memperbaiki diri, menambah amal kebaikan, serta menebar manfaat bagi sesama. Dalam kehidupan yang terus berjalan, sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan akan memberikan dampak yang berarti, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Salah satu langkah nyata yang dapat kita lakukan adalah dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, ibadah ini juga menjadi sarana untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, sehingga tercipta keseimbangan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, setiap amanah yang dititipkan akan disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, kebaikan yang kita berikan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para mustahik. Mari jadikan setiap langkah kebaikan sebagai bagian dari perjalanan hidup yang lebih bermakna. Bersama, kita bisa menghadirkan lebih banyak senyuman, harapan, dan keberkahan. Yuk, wujudkan tahun ini menjadi lebih berarti dengan berbagi. Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. #BaznasKediri #ZakatMenguatkanIndonesia #AyoBerbagi #Sedekah #Zakat
ARTIKEL13/04/2026 | Humas
Maksimalkan Ibadah di Bulan Syawal dengan Sedekah Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri
Maksimalkan Ibadah di Bulan Syawal dengan Sedekah Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri
Kediri – Memasuki bulan Syawal, semangat ibadah umat Muslim tidak berhenti setelah Ramadhan berlalu. Justru, momentum ini menjadi kesempatan untuk terus meningkatkan amal kebaikan, salah satunya melalui sedekah. Sedekah merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Setiap kebaikan yang ditunaikan dengan ikhlas, insyaAllah akan dilipatgandakan pahalanya serta menjadi jalan datangnya keberkahan dalam kehidupan. Di bulan Syawal yang penuh nuansa kemenangan dan kebersamaan, sedekah menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk memaksimalkan ibadah di bulan Syawal dengan memperbanyak sedekah. Melalui program-program yang dimiliki, BAZNAS memastikan bahwa setiap dana yang dititipkan akan disalurkan secara amanah dan tepat sasaran kepada para mustahik yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa sedekah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi sarana penyucian harta dan jiwa bagi pemberinya. Dengan berbagi, diharapkan terjalin solidaritas sosial yang semakin kuat di tengah masyarakat. “Mari jadikan bulan Syawal ini sebagai momentum untuk terus menebar kebaikan. Setiap sedekah yang kita berikan, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya. Melalui semangat berbagi, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama saling menguatkan dan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. Dengan sedekah, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menanam kebaikan yang akan kembali kepada diri kita di masa mendatang. #BaznasKabKediri #SedekahSyawal #ZakatMenguatkanIndonesia
ARTIKEL07/04/2026 | Humas
Selamat Idul Fitri 1447 H, BAZNAS Kediri Ajak Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
Selamat Idul Fitri 1447 H, BAZNAS Kediri Ajak Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
Kediri — Dalam suasana penuh kebahagiaan dan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri, khususnya para muzakki, mustahik, serta seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada BAZNAS. Momentum Idul Fitri menjadi waktu yang istimewa untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial yang telah terbangun selama bulan suci Ramadhan. BAZNAS Kabupaten Kediri mengapresiasi partisipasi dan kepercayaan para muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai wilayah. “Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Kediri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para mustahik yang telah menjadi bagian dari program pemberdayaan BAZNAS. Diharapkan, bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan menjadi penguat dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap semangat Ramadhan yang penuh dengan keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan dapat terus terjaga, tidak hanya di bulan suci, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat Idul Fitri, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan gotong royong dalam membantu sesama, sehingga kesejahteraan umat dapat terus meningkat dan keberkahan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan senantiasa melimpahkan rahmat, keberkahan, serta kebahagiaan bagi kita semua.
ARTIKEL20/03/2026 | Humas
Sempurnakan Ramadhan dengan Menunaikan Zakat Fitrah
Sempurnakan Ramadhan dengan Menunaikan Zakat Fitrah
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Selama sebulan penuh, umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar, dahaga, serta menjaga diri dari berbagai hal yang dapat mengurangi nilai ibadah. Selain puasa, berbagai amalan lain seperti shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak sedekah juga menjadi bagian penting dalam memakmurkan bulan suci ini. Namun demikian, ada satu ibadah yang juga menjadi kewajiban bagi setiap muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri, yaitu zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan agar seluruh masyarakat, khususnya kaum dhuafa, dapat merasakan kegembiraan di hari kemenangan. Sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan, besaran zakat fitrah di Kabupaten Kediri tahun 2026 adalah sebesar Rp45.000 per jiwa atau setara dengan 2,8 kilogram beras. Zakat fitrah ini wajib ditunaikan oleh setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, yang memiliki kelebihan rezeki untuk dirinya dan keluarganya. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya. Penyaluran zakat melalui BAZNAS diharapkan dapat membantu memastikan bahwa zakat yang terkumpul dapat didistribusikan secara tepat sasaran kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan syariat. Selain itu, pengelolaan zakat yang terorganisir juga akan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar bagi yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Mari kita sempurnakan ibadah Ramadhan dengan menunaikan zakat fitrah. Semoga zakat yang kita keluarkan menjadi pembersih jiwa, penyempurna ibadah puasa, serta menghadirkan kebahagiaan bagi sesama di hari raya Idul Fitri. Yuk, tunaikan kewajiban zakat hari ini dan lanjutkan kebaikan. kabkediri.baznas.go.id Atau melalui rekening resmi: BSI 222 44 666 87 JATIM 0061 0213 37a.n BAZNAS Kabupaten Kediri Layanan BAZNASwa.me/6281233800695 Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, menyucikan jiwa kita melalui zakat fitrah, serta melipatgandakan keberkahan di bulan suci ini. Aamiin. #ZakatFitrah #Ramadhan1447H #BaznasKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia
ARTIKEL11/03/2026 | Humas
Zakat Fitrah: Penyuci Jiwa dan Penyempurna Ibadah Puasa
Zakat Fitrah: Penyuci Jiwa dan Penyempurna Ibadah Puasa
Zakat fitrah bukan hanya kewajiban yang ditunaikan setiap akhir Ramadhan, tetapi juga menjadi penyuci jiwa dan penyempurna ibadah puasa kita. Setelah sebulan penuh menahan lapar, dahaga, serta menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, zakat fitrah hadir sebagai pelengkap agar ibadah kita semakin sempurna di sisi Allah SWT. Dalam ajaran Islam, zakat fitrah memiliki makna sosial yang sangat kuat. Ia membersihkan hati dari kekhilafan selama berpuasa sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di hari kemenangan. Dengan zakat fitrah, semangat Idulfitri benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Sebagaimana Berdasarkan Keputusan Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Tahun 2026 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah BAZNAS Tahun 1447 H/2026 M, ditetapkan bahwa besaran zakat fitrah adalah 2,8 kg, atau setara dengan uang senilai Rp45.000,00 per jiwa. Masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri sebagai lembaga resmi dan terpercaya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dengan sistem yang transparan dan program penyaluran yang terstruktur, zakat yang Anda tunaikan akan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerimanya. Yuk, tunaikan kewajiban zakat hari ini dan lanjutkan kebaikan. kabkediri.baznas.go.id Atau melalui rekening resmi: BSI 222 44 666 87JATIM 0061 0213 37a.n BAZNAS Kabupaten Kediri Layanan BAZNASwa.me/6281233800695 Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, menyucikan jiwa kita melalui zakat fitrah, serta melipatgandakan keberkahan di bulan suci ini. Aamiin. #ZakatFitrah #Ramadhan1447H #BAZNAS #BAZNASKabupatenKediri
ARTIKEL25/02/2026 | Humas
Memahami Qadha, Fidyah, dan Kafarat: Kemudahan dalam Ibadah Puasa Ramadhan
Memahami Qadha, Fidyah, dan Kafarat: Kemudahan dalam Ibadah Puasa Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan yang dinanti oleh setiap Muslim. Namun, tidak semua orang mampu menjalankan ibadah puasa secara sempurna karena kondisi tertentu yang dibenarkan syariat. Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin memberikan kemudahan tanpa meninggalkan kewajiban. Bagi mereka yang berhalangan, terdapat beberapa ketentuan yang perlu dipahami, yaitu qadha, fidyah, dan kafarat, sesuai dengan kondisi masing-masing. 1 Qadha Puasa Qadha adalah mengganti puasa yang ditinggalkan di hari lain setelah Ramadhan. Kewajiban ini berlaku bagi orang yang meninggalkan puasa karena uzur sementara, seperti sakit yang masih ada harapan sembuh, safar, atau haid dan nifas. 2 Fidyah Fidyah diberikan kepada mereka yang tidak mampu lagi berpuasa dan tidak ada harapan untuk menggantinya, seperti orang tua renta atau penderita sakit kronis. Fidyah dibayarkan dengan memberi makan fakir miskin sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan. Di Kabupaten Kediri, fidyah dapat ditunaikan melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri dengan nominal Rp15.000 per hari. Dana fidyah yang dititipkan akan disalurkan kepada mustahik yang berhak, sehingga tidak hanya menggugurkan kewajiban, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi sesama. 3 Kafarat Kafarat dikenakan bagi mereka yang dengan sengaja membatalkan puasa tanpa alasan syar’i tertentu, dengan ketentuan yang telah diatur dalam fikih. Memahami ketentuan ini sangat penting agar ibadah kita tetap sah dan dijalankan dengan tenang. Jangan sampai ketidaktahuan membuat kita menunda atau mengabaikan kewajiban yang harus disempurnakan. Mari tunaikan kewajiban qadha dan fidyah tepat waktu. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, memberikan kemudahan dalam menyempurnakan kewajiban puasa, serta melimpahkan keberkahan bagi kita semua.
ARTIKEL24/02/2026 | Humas
Menjaga Kesempurnaan Ibadah : Memahami Hal yang Membatalkan Puasa
Menjaga Kesempurnaan Ibadah : Memahami Hal yang Membatalkan Puasa
Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan istimewa dalam kehidupan seorang Muslim. Ibadah ini tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, keikhlasan, serta pengendalian diri dari segala hal yang dapat mengurangi bahkan membatalkan pahala puasa. Oleh karena itu, memahami hal-hal yang membatalkan puasa menjadi bagian penting dalam menjaga kesempurnaan ibadah kita. Pengertian Puasa Secara bahasa, puasa berarti menahan diri. Sedangkan secara istilah syar’i, puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya, sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah SWT.Puasa bukan sekadar ritual tahunan, tetapi sarana membentuk pribadi yang bertakwa sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an. Hal-Hal yang Membatalkan Puasa Agar ibadah puasa kita sah dan sempurna, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan: Makan dan Minum dengan Sengaja Apabila seseorang makan atau minum dengan sengaja di siang hari Ramadan, maka puasanya batal. Namun, jika dilakukan karena lupa, maka puasanya tetap sah. Muntah dengan Sengaja Jika seseorang sengaja memuntahkan sesuatu dari perutnya, puasanya batal. Tetapi jika muntah terjadi tanpa disengaja, maka tidak membatalkan puasa. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari Ramadan Ini termasuk pembatal puasa yang paling berat konsekuensinya, bahkan mewajibkan qadha dan kafarat. Keluarnya Mani dengan Sengaja Baik karena rangsangan fisik maupun perbuatan tertentu yang disengaja, hal ini dapat membatalkan puasa. Haid dan Nifas Bagi perempuan, datangnya haid atau nifas meskipun hanya sesaat sebelum maghrib tetap membatalkan puasa dan wajib menggantinya di hari lain. Murtad (Keluar dari Islam) Hal ini tentu membatalkan seluruh amal ibadah, termasuk puasa. Tidak Hanya Menahan Lapar dan Dahaga Selain hal-hal yang membatalkan secara hukum, ada pula perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti berkata dusta, ghibah, marah berlebihan, dan perbuatan maksiat lainnya. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa bisa jadi seseorang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga. Karena itu, menjaga lisan, hati, dan perilaku sama pentingnya dengan menjaga perut dari makan dan minum. Puasa dan Kepedulian Sosial Ramadan juga merupakan bulan berbagi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Rasa lapar yang kita rasakan seharusnya menumbuhkan empati kepada saudara-saudara kita yang kekurangan. Kesempurnaan puasa tidak hanya tercermin dari ibadah personal, tetapi juga dari kepedulian sosial. Mari sempurnakan ibadah puasa kita dengan menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga resmi dan terpercaya. Sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan profesional, BAZNAS Kabupaten Kediri hadir untuk menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah masyarakat secara transparan dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun disalurkan untuk program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi produktif, serta bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Kediri. Dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga memperkuat solidaritas dan membantu mewujudkan kesejahteraan umat. Mari jadikan Ramadan sebagai momentum untuk: Menyempurnakan ibadah puasa Membersihkan harta dengan berzakat Melipatgandakan pahala melalui infaq dan sedekah Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan menjadikan kita hamba-hamba yang bertakwa serta peduli terhadap sesama. Aamiin.
ARTIKEL24/02/2026 | Humas
Jangan Sia-siakan Ramadhan: Waktu Terbaik Memperbanyak Ibadah dan Sedekah
Jangan Sia-siakan Ramadhan: Waktu Terbaik Memperbanyak Ibadah dan Sedekah
Ramadhan adalah bulan yang selalu dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan ini bukan sekadar momen menahan lapar dan dahaga, tetapi kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan. Setiap detik di bulan suci memiliki nilai pahala yang berlipat ganda. Maka sungguh merugi jika Ramadhan berlalu tanpa peningkatan kualitas ibadah dan kepedulian sosial kita. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia…” (QS. Al-Baqarah: 185) Ayat ini mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan turunnya petunjuk hidup. Artinya, Ramadhan seharusnya menjadi momentum untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Ramadhan: Bulan Pelipatgandaan Pahala Rasulullah ? bersabda: “Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim) Hadis ini menunjukkan betapa besar keutamaan Ramadhan. Bukan hanya pahala yang berlipat, tetapi juga ampunan yang terbuka luas. Shalat sunnah terasa lebih ringan, tilawah lebih khusyuk, dan doa lebih mudah meneteskan air mata. Inilah saat terbaik untuk memperbanyak dzikir, qiyamul lail, sedekah, dan amal kebajikan lainnya. Namun seringkali, Ramadhan justru berlalu dengan kesibukan yang kurang produktif secara spiritual. Waktu habis untuk hal-hal yang tidak bernilai ibadah, sementara kesempatan emas terlewat begitu saja. Sedekah: Amal Istimewa di Bulan Suci Selain memperbanyak ibadah ritual, Ramadhan juga mengajarkan kepedulian sosial. Puasa membuat kita merasakan lapar dan dahaga, sehingga hati lebih mudah tersentuh untuk membantu mereka yang kekurangan. Rasulullah ? dikenal sebagai pribadi yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat di bulan Ramadhan. Sedekah di bulan ini bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi bukti keimanan dan rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan. Sedekah tidak selalu tentang jumlah yang besar. Yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi. Bisa berupa berbagi makanan berbuka, membantu biaya pendidikan, atau menunaikan zakat dan infak untuk mereka yang membutuhkan. Salurkan Sedekah Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri Agar sedekah yang kita tunaikan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas, masyarakat dapat menyalurkannya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Kediri memiliki berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial, mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga bantuan untuk masyarakat kurang mampu. Dengan menyalurkan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, kita tidak hanya membantu secara langsung, tetapi juga berkontribusi dalam program yang terstruktur, transparan, dan berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan umat. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk berbagi. Mari jadikan momentum ini sebagai langkah nyata menebar kebaikan. Momentum Perubahan Diri Ramadhan sejatinya adalah sekolah kehidupan. Ia melatih kesabaran, disiplin, dan pengendalian diri. Jika setelah Ramadhan kita menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih taat, maka itulah tanda keberhasilan kita. Jangan biarkan Ramadhan berlalu begitu saja. Susun target ibadah harian, perbanyak membaca Al-Qur’an, jaga shalat tepat waktu, dan sisihkan sebagian rezeki untuk sedekah. Karena kita tidak pernah tahu, apakah Ramadhan tahun ini adalah kesempatan terakhir bagi kita. Semoga Allah SWT memampukan kita untuk memaksimalkan setiap detik Ramadhan dengan ibadah dan kebaikan, serta menjadikan kita hamba yang gemar berbagi. Aamiin.
ARTIKEL20/02/2026 | Humas
Agar Puasa Tak Sekadar Lapar: Memahami Hukum dan Hikmahnya
Agar Puasa Tak Sekadar Lapar: Memahami Hukum dan Hikmahnya
Puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Di antara syarat wajib puasa adalah beragama Islam, baligh, berakal, sehat, bermukim (tidak dalam perjalanan jauh), serta suci dari haid dan nifas bagi perempuan. Adapun syarat sah puasa meliputi Islam, berakal dan mumayyiz, suci dari haid dan nifas, serta telah nyata masuk bulan Ramadhan. Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga rukun puasa, yaitu adanya orang yang berpuasa, niat, dan menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Beberapa perkara yang membatalkan puasa antara lain makan dan minum dengan sengaja, memasukkan benda ke dalam rongga tubuh secara sengaja, muntah disengaja, keluar haid atau nifas, gila, murtad, keluar mani dengan sengaja, serta berhubungan suami istri di siang hari Ramadhan. Selain itu, ada amalan-amalan yang dianjurkan (sunnah) ketika berpuasa seperti menyegerakan berbuka, berbuka dengan yang manis seperti kurma, membaca doa, mengakhirkan sahur, memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, bershalawat, bersedekah, serta menjaga lisan dan perilaku dari hal sia-sia. Puasa juga memiliki beberapa perkara makruh seperti berbekam, berkumur berlebihan, memasukkan air ke hidung secara berlebihan, mandi berlebihan, dan mencicipi makanan di ujung lidah tanpa kebutuhan. Lebih dari sekadar menahan lapar dan dahaga, puasa juga menuntut penjagaan akhlak. Ada beberapa hal yang dapat menghilangkan pahala puasa, seperti berdusta, ghibah, adu domba, sumpah palsu, memandang dengan nafsu, serta berkata-kata kotor dan mencaci. Oleh karena itu, puasa tidak hanya melatih fisik tetapi juga mendidik jiwa agar lebih bersih dan bertakwa. Dalam kondisi tertentu, seseorang wajib mengqadha puasa, seperti orang sakit yang berpeluang sembuh, musafir bukan karena maksiat, perempuan haid atau nifas, orang yang sengaja membatalkan puasa, serta mereka yang pitam atau sangat lapar dan dahaga. Sementara itu, fidyah dikenakan kepada orang yang tidak mampu mengganti puasa hingga Ramadhan berikutnya, orang sakit menahun, orang tua renta, atau perempuan hamil dan menyusui dengan ketentuan tertentu. Khusus bagi pasangan yang melakukan hubungan suami istri di siang hari Ramadhan dengan sengaja, diwajibkan qadha dan kifarat, yaitu memerdekakan budak (jika mampu), atau berpuasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 fakir miskin. Para ulama juga menjelaskan adanya tingkatan puasa, yaitu puasa umum (menahan makan, minum, dan syahwat), puasa khusus (menjaga seluruh anggota tubuh dari dosa), dan puasa khususul khusus (puasa hati dari segala keinginan selain Allah). Dengan memahami fiqih puasa secara menyeluruh, diharapkan setiap Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih sempurna, tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga bernilai tinggi di sisi Allah SWT.
ARTIKEL19/02/2026 | Humas
Ramadhan Momentum Emas: Saatnya Memperbanyak Amal dan Mendekatkan Diri kepada Allah
Ramadhan Momentum Emas: Saatnya Memperbanyak Amal dan Mendekatkan Diri kepada Allah
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT. Di bulan inilah setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, doa-doa lebih mudah diijabah, serta pintu surga dibuka selebar-lebarnya. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum emas untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbanyak amal saleh sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat. Selama Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berbagai amalan, seperti shalat wajib dan sunnah, tilawah Al-Qur’an, dzikir, doa, serta qiyamul lail. Selain itu, menjaga lisan, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam menyempurnakan ibadah puasa. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk membangun kebiasaan baik yang diharapkan terus berlanjut meskipun bulan suci telah usai. Salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan adalah memperbanyak sedekah. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat saat Ramadhan. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya menjadi sarana berbagi kepada sesama, tetapi juga sebagai bentuk penyucian harta dan jiwa. Dengan berbagi, kita turut meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Menunaikan zakat dan infak melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kabupaten Kediri merupakan langkah tepat untuk memastikan amanah tersalurkan secara profesional, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang luas. Melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi para mustahik di wilayah Kabupaten Kediri. Momentum Ramadhan hendaknya menjadi kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kepedulian dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Setiap rupiah zakat dan infak yang ditunaikan akan menjadi wasilah kebaikan yang mengalirkan pahala tanpa henti. Dengan berzakat dan berinfak melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, kita tidak hanya menunaikan kewajiban dan anjuran agama, tetapi juga turut membangun kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik balik bagi kita semua untuk semakin dekat kepada Allah SWT, memperbanyak amal kebaikan, serta menjadi pribadi yang lebih peduli dan bermanfaat bagi sesama. Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum emas untuk beribadah secara maksimal dan berbagi kebahagiaan melalui zakat, infak, dan sedekah bersama BAZNAS Kabupaten Kediri.
ARTIKEL18/02/2026 | Humas
H-7 Ramadan: Saatnya Membersihkan Hati dan Menyucikan Harta
H-7 Ramadan: Saatnya Membersihkan Hati dan Menyucikan Harta
Tujuh hari menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam mulai mempersiapkan diri lahir dan batin untuk menyambut bulan penuh ampunan, keberkahan, dan rahmat dari Allah SWT. Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga waktu terbaik untuk memperbaiki diri, memperkuat kepedulian sosial, dan meningkatkan kualitas keimanan. Semoga di H-7 Ramadan ini, yang masih lalai kembali diingatkan, yang masih ragu kembali dikuatkan, dan hati kita benar-benar siap menyambut bulan yang mulia. Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbanyak amal saleh, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, serta mempererat kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Salah satu amalan utama yang memiliki dampak luas adalah zakat, infak, dan sedekah. Melalui zakat, kita tidak hanya menunaikan kewajiban, tetapi juga membersihkan harta dan jiwa. Melalui infak dan sedekah, kita menghadirkan senyum dan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Di momen Ramadan, setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya, menjadikannya waktu terbaik untuk berbagi. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang amanah dan profesional. Dana yang dihimpun akan disalurkan secara tepat sasaran melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan kemanusiaan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sosial keagamaan. Mari jadikan H-7 Ramadan ini sebagai titik awal perubahan. Sempurnakan persiapan Ramadan dengan menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. InsyaAllah, setiap rupiah yang dititipkan menjadi amal jariyah, membersihkan harta, menenangkan hati, dan membawa keberkahan bagi diri, keluarga, serta masyarakat luas. ? Sambut Ramadan dengan hati yang bersih dan harta yang disucikan.Yuk, zakat, infak, dan sedekah mudah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. #BaznasKabKediri #Ramadan1447H #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNAS
ARTIKEL12/02/2026 | Humas
20 Hari Menuju Ramadhan: Saatnya Menyempurnakan Kewajiban Ibadah
20 Hari Menuju Ramadhan: Saatnya Menyempurnakan Kewajiban Ibadah
Tak terasa, bulan suci Ramadhan semakin dekat. Kurang lebih 20 hari lagi, umat Islam akan kembali menyambut bulan penuh keberkahan, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT. Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri, tidak hanya secara fisik, tetapi juga spiritual, dengan menyempurnakan kewajiban-kewajiban ibadah yang masih tertunda. Beberapa kewajiban yang perlu menjadi perhatian menjelang Ramadhan di antaranya adalah hutang puasa, fidyah, dan zakat maal. Bagi yang masih memiliki hutang puasa dari Ramadhan sebelumnya, dianjurkan untuk segera menggantinya sebelum Ramadhan tiba. Sementara itu, fidyah menjadi solusi bagi mereka yang tidak mampu mengganti puasa karena uzur tertentu sesuai ketentuan syariat. Adapun zakat maal merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat nishab dan haul, sebagai bentuk penyucian harta sekaligus kepedulian sosial kepada sesama. Menunaikan kewajiban-kewajiban tersebut sebelum Ramadhan adalah bagian dari ikhtiar menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan jiwa yang tenang. Dengan demikian, ibadah Ramadhan dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan maksimal. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Dana ZIS yang dititipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan, serta disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Masih ada waktu sebelum Ramadhan tiba. Mari sempurnakan kewajiban, perbanyak kebaikan, dan kuatkan kepedulian sosial bersama BAZNAS Kabupaten Kediri. Zakat Menguatkan Indonesia, Zakat Menumbuhkan Keberkahan. #MenujuRamadhan #RamadhanBerkah #BaznasKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia
ARTIKEL29/01/2026 | Humas
Jangan Lupa Bayar Fidyah Sebelum Ramadhan Tiba
Jangan Lupa Bayar Fidyah Sebelum Ramadhan Tiba
Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan yang dinanti oleh umat Islam. Menjelang datangnya bulan suci ini, setiap Muslim dianjurkan untuk mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun ibadah. Salah satu kewajiban yang perlu diperhatikan adalah menunaikan fidyah bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadhan karena uzur syar’i, seperti sakit menahun, usia lanjut, atau kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 184, fidyah diwajibkan dengan cara memberi makan fakir miskin sebagai pengganti puasa yang ditinggalkan. Fidyah bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga menjadi sarana berbagi dan menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama yang membutuhkan. Untuk wilayah Kabupaten Kediri, besaran fidyah telah ditetapkan sebesar Rp15.000 per hari. Melalui fidyah, setiap Muslim dapat tetap meraih pahala dan keberkahan Ramadhan meskipun memiliki keterbatasan dalam menjalankan puasa. Setiap fidyah yang ditunaikan menjadi harapan dan sumber kebahagiaan bagi fakir miskin serta dhuafa. BAZNAS Kabupaten Kediri hadir sebagai lembaga resmi yang amanah, transparan, dan profesional dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan fidyah. Penyaluran fidyah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri memastikan bantuan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan dan disalurkan secara tepat sasaran. Selain fidyah, masyarakat juga diajak untuk menunaikan zakat maal, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Dana ZIS yang dititipkan akan dikelola untuk berbagai program kemaslahatan umat, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga sosial kemanusiaan. Mari sempurnakan persiapan Ramadhan dengan menunaikan fidyah serta memperbanyak amal kebaikan. Dengan berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, kita turut menghadirkan keberkahan bagi diri sendiri sekaligus menguatkan kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Kediri — Amanah Mengelola Zakat, Menguatkan Umat.
ARTIKEL29/01/2026 | Humas
Syaban 1447 H, Saatnya Memanaskan Kebaikan Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri
Syaban 1447 H, Saatnya Memanaskan Kebaikan Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri
Bulan Sya’ban sering disebut sebagai gerbang menuju Ramadan, momentum penting untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan sosial sebelum memasuki bulan suci. Pada tahun 2026 (1447 H), bulan Sya’ban diperkirakan berlangsung mulai Selasa, 20 Januari 2026 hingga pertengahan Februari. Sebagai bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah, Sya’ban memiliki keutamaan tersendiri yang sarat dengan nilai ibadah, refleksi diri, dan penguatan kepedulian sosial. Dalam sejarah Islam, Sya’ban dikenal sebagai bulan yang sangat dicintai Rasulullah SAW. Beliau memperbanyak ibadah, khususnya puasa sunnah, sebagai bentuk persiapan rohani menjelang Ramadan. Momentum ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk mulai menata kembali niat, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Selain aspek spiritual, bulan Sya’ban juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Semangat berbagi, menolong, dan peduli terhadap sesama menjadi nilai utama yang relevan dengan kampanye BAZNAS, “Zakat Menguatkan Indonesia.” Sya’ban menjadi waktu yang tepat untuk memaksimalkan amal kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah, sebagai bentuk ikhtiar memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat sebelum memasuki Ramadan. Melalui optimalisasi zakat dan sedekah di bulan Sya’ban, masyarakat tidak hanya mempersiapkan diri secara pribadi, tetapi juga turut menghadirkan harapan bagi mustahik. Dana zakat yang ditunaikan dapat disalurkan untuk berbagai program kemaslahatan, seperti bantuan kebutuhan dasar, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi, sehingga manfaatnya dirasakan secara luas dan berkelanjutan. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan Sya’ban sebagai momentum pemanasan kebaikan. Dengan memperbanyak ibadah dan menunaikan zakat lebih awal, diharapkan umat Islam dapat memasuki Ramadan dengan hati yang bersih, jiwa yang siap, serta kepedulian sosial yang semakin kuat. InsyaAllah, setiap kebaikan yang ditanamkan di bulan Sya’ban akan menjadi bekal keberkahan dan penguat persaudaraan di bulan suci Ramadan.
ARTIKEL26/01/2026 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kediri.

Lihat Daftar Rekening →