WhatsApp Icon
Selamat Idul Fitri 1447 H, BAZNAS Kediri Ajak Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan

Kediri — Dalam suasana penuh kebahagiaan dan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri, khususnya para muzakki, mustahik, serta seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada BAZNAS.

Momentum Idul Fitri menjadi waktu yang istimewa untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial yang telah terbangun selama bulan suci Ramadhan. BAZNAS Kabupaten Kediri mengapresiasi partisipasi dan kepercayaan para muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai wilayah.

“Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Kediri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para mustahik yang telah menjadi bagian dari program pemberdayaan BAZNAS. Diharapkan, bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan menjadi penguat dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

BAZNAS Kabupaten Kediri berharap semangat Ramadhan yang penuh dengan keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan dapat terus terjaga, tidak hanya di bulan suci, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat Idul Fitri, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan gotong royong dalam membantu sesama, sehingga kesejahteraan umat dapat terus meningkat dan keberkahan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan senantiasa melimpahkan rahmat, keberkahan, serta kebahagiaan bagi kita semua.

20/03/2026 | Kontributor: Humas
Sempurnakan Ramadhan dengan Menunaikan Zakat Fitrah

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Selama sebulan penuh, umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar, dahaga, serta menjaga diri dari berbagai hal yang dapat mengurangi nilai ibadah. Selain puasa, berbagai amalan lain seperti shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak sedekah juga menjadi bagian penting dalam memakmurkan bulan suci ini.

Namun demikian, ada satu ibadah yang juga menjadi kewajiban bagi setiap muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri, yaitu zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan agar seluruh masyarakat, khususnya kaum dhuafa, dapat merasakan kegembiraan di hari kemenangan.

Sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan, besaran zakat fitrah di Kabupaten Kediri tahun 2026 adalah sebesar Rp45.000 per jiwa atau setara dengan 2,8 kilogram beras. Zakat fitrah ini wajib ditunaikan oleh setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, yang memiliki kelebihan rezeki untuk dirinya dan keluarganya.

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya. Penyaluran zakat melalui BAZNAS diharapkan dapat membantu memastikan bahwa zakat yang terkumpul dapat didistribusikan secara tepat sasaran kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan syariat.

Selain itu, pengelolaan zakat yang terorganisir juga akan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar bagi yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Mari kita sempurnakan ibadah Ramadhan dengan menunaikan zakat fitrah. Semoga zakat yang kita keluarkan menjadi pembersih jiwa, penyempurna ibadah puasa, serta menghadirkan kebahagiaan bagi sesama di hari raya Idul Fitri. 

Yuk, tunaikan kewajiban zakat hari ini dan lanjutkan kebaikan.

kabkediri.baznas.go.id

Atau melalui rekening resmi:

BSI 222 44 666 87

JATIM 0061 0213 37
a.n BAZNAS Kabupaten Kediri

Layanan BAZNAS
wa.me/6281233800695

 

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, menyucikan jiwa kita melalui zakat fitrah, serta melipatgandakan keberkahan di bulan suci ini. Aamiin.

 

#ZakatFitrah #Ramadhan1447H #BaznasKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia

11/03/2026 | Kontributor: Humas
Zakat Fitrah: Penyuci Jiwa dan Penyempurna Ibadah Puasa

Zakat fitrah bukan hanya kewajiban yang ditunaikan setiap akhir Ramadhan, tetapi juga menjadi penyuci jiwa dan penyempurna ibadah puasa kita. Setelah sebulan penuh menahan lapar, dahaga, serta menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, zakat fitrah hadir sebagai pelengkap agar ibadah kita semakin sempurna di sisi Allah SWT.

Dalam ajaran Islam, zakat fitrah memiliki makna sosial yang sangat kuat. Ia membersihkan hati dari kekhilafan selama berpuasa sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di hari kemenangan. Dengan zakat fitrah, semangat Idulfitri benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

Sebagaimana Berdasarkan Keputusan Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Tahun 2026 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah BAZNAS Tahun 1447 H/2026 M, ditetapkan bahwa besaran zakat fitrah adalah 2,8 kg, atau setara dengan uang senilai Rp45.000,00 per jiwa.

Masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri sebagai lembaga resmi dan terpercaya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dengan sistem yang transparan dan program penyaluran yang terstruktur, zakat yang Anda tunaikan akan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerimanya.

Yuk, tunaikan kewajiban zakat hari ini dan lanjutkan kebaikan.

kabkediri.baznas.go.id

Atau melalui rekening resmi:

BSI 222 44 666 87
JATIM 0061 0213 37
a.n BAZNAS Kabupaten Kediri

Layanan BAZNAS
wa.me/6281233800695

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, menyucikan jiwa kita melalui zakat fitrah, serta melipatgandakan keberkahan di bulan suci ini. Aamiin.

#ZakatFitrah #Ramadhan1447H #BAZNAS #BAZNASKabupatenKediri

25/02/2026 | Kontributor: Humas
Memahami Qadha, Fidyah, dan Kafarat: Kemudahan dalam Ibadah Puasa Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan yang dinanti oleh setiap Muslim. Namun, tidak semua orang mampu menjalankan ibadah puasa secara sempurna karena kondisi tertentu yang dibenarkan syariat. Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin memberikan kemudahan tanpa meninggalkan kewajiban.

Bagi mereka yang berhalangan, terdapat beberapa ketentuan yang perlu dipahami, yaitu qadha, fidyah, dan kafarat, sesuai dengan kondisi masing-masing.

1 Qadha Puasa

Qadha adalah mengganti puasa yang ditinggalkan di hari lain setelah Ramadhan. Kewajiban ini berlaku bagi orang yang meninggalkan puasa karena uzur sementara, seperti sakit yang masih ada harapan sembuh, safar, atau haid dan nifas.

2 Fidyah

Fidyah diberikan kepada mereka yang tidak mampu lagi berpuasa dan tidak ada harapan untuk menggantinya, seperti orang tua renta atau penderita sakit kronis. Fidyah dibayarkan dengan memberi makan fakir miskin sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan.

Di Kabupaten Kediri, fidyah dapat ditunaikan melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri dengan nominal Rp15.000 per hari. Dana fidyah yang dititipkan akan disalurkan kepada mustahik yang berhak, sehingga tidak hanya menggugurkan kewajiban, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi sesama.

3 Kafarat

Kafarat dikenakan bagi mereka yang dengan sengaja membatalkan puasa tanpa alasan syar’i tertentu, dengan ketentuan yang telah diatur dalam fikih.

Memahami ketentuan ini sangat penting agar ibadah kita tetap sah dan dijalankan dengan tenang. Jangan sampai ketidaktahuan membuat kita menunda atau mengabaikan kewajiban yang harus disempurnakan.

Mari tunaikan kewajiban qadha dan fidyah tepat waktu. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, memberikan kemudahan dalam menyempurnakan kewajiban puasa, serta melimpahkan keberkahan bagi kita semua.

24/02/2026 | Kontributor: Humas
Menjaga Kesempurnaan Ibadah : Memahami Hal yang Membatalkan Puasa

Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan istimewa dalam kehidupan seorang Muslim. Ibadah ini tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, keikhlasan, serta pengendalian diri dari segala hal yang dapat mengurangi bahkan membatalkan pahala puasa. Oleh karena itu, memahami hal-hal yang membatalkan puasa menjadi bagian penting dalam menjaga kesempurnaan ibadah kita.

Pengertian Puasa

Secara bahasa, puasa berarti menahan diri. Sedangkan secara istilah syar’i, puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya, sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah SWT.
Puasa bukan sekadar ritual tahunan, tetapi sarana membentuk pribadi yang bertakwa sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an.

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

Agar ibadah puasa kita sah dan sempurna, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Makan dan Minum dengan Sengaja
    Apabila seseorang makan atau minum dengan sengaja di siang hari Ramadan, maka puasanya batal. Namun, jika dilakukan karena lupa, maka puasanya tetap sah.

  2. Muntah dengan Sengaja
    Jika seseorang sengaja memuntahkan sesuatu dari perutnya, puasanya batal. Tetapi jika muntah terjadi tanpa disengaja, maka tidak membatalkan puasa.

  3. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari Ramadan
    Ini termasuk pembatal puasa yang paling berat konsekuensinya, bahkan mewajibkan qadha dan kafarat.

  4. Keluarnya Mani dengan Sengaja
    Baik karena rangsangan fisik maupun perbuatan tertentu yang disengaja, hal ini dapat membatalkan puasa.

  5. Haid dan Nifas
    Bagi perempuan, datangnya haid atau nifas meskipun hanya sesaat sebelum maghrib tetap membatalkan puasa dan wajib menggantinya di hari lain.

  6. Murtad (Keluar dari Islam)
    Hal ini tentu membatalkan seluruh amal ibadah, termasuk puasa.

Tidak Hanya Menahan Lapar dan Dahaga

Selain hal-hal yang membatalkan secara hukum, ada pula perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti berkata dusta, ghibah, marah berlebihan, dan perbuatan maksiat lainnya. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa bisa jadi seseorang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga.

Karena itu, menjaga lisan, hati, dan perilaku sama pentingnya dengan menjaga perut dari makan dan minum.

Puasa dan Kepedulian Sosial

Ramadan juga merupakan bulan berbagi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Rasa lapar yang kita rasakan seharusnya menumbuhkan empati kepada saudara-saudara kita yang kekurangan. Kesempurnaan puasa tidak hanya tercermin dari ibadah personal, tetapi juga dari kepedulian sosial.

Mari sempurnakan ibadah puasa kita dengan menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga resmi dan terpercaya.

Sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan profesional, BAZNAS Kabupaten Kediri hadir untuk menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah masyarakat secara transparan dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun disalurkan untuk program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi produktif, serta bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Kediri.

Dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga memperkuat solidaritas dan membantu mewujudkan kesejahteraan umat.

Mari jadikan Ramadan sebagai momentum untuk:

  • Menyempurnakan ibadah puasa

  • Membersihkan harta dengan berzakat

  • Melipatgandakan pahala melalui infaq dan sedekah

 

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan menjadikan kita hamba-hamba yang bertakwa serta peduli terhadap sesama. Aamiin.

24/02/2026 | Kontributor: Humas

Artikel Terbaru

Selamat Idul Fitri 1447 H, BAZNAS Kediri Ajak Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
Selamat Idul Fitri 1447 H, BAZNAS Kediri Ajak Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
Kediri — Dalam suasana penuh kebahagiaan dan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri, khususnya para muzakki, mustahik, serta seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada BAZNAS. Momentum Idul Fitri menjadi waktu yang istimewa untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial yang telah terbangun selama bulan suci Ramadhan. BAZNAS Kabupaten Kediri mengapresiasi partisipasi dan kepercayaan para muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai wilayah. “Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Kediri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para mustahik yang telah menjadi bagian dari program pemberdayaan BAZNAS. Diharapkan, bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan menjadi penguat dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap semangat Ramadhan yang penuh dengan keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan dapat terus terjaga, tidak hanya di bulan suci, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat Idul Fitri, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan gotong royong dalam membantu sesama, sehingga kesejahteraan umat dapat terus meningkat dan keberkahan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan senantiasa melimpahkan rahmat, keberkahan, serta kebahagiaan bagi kita semua.
ARTIKEL20/03/2026 | Humas
Sempurnakan Ramadhan dengan Menunaikan Zakat Fitrah
Sempurnakan Ramadhan dengan Menunaikan Zakat Fitrah
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Selama sebulan penuh, umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar, dahaga, serta menjaga diri dari berbagai hal yang dapat mengurangi nilai ibadah. Selain puasa, berbagai amalan lain seperti shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak sedekah juga menjadi bagian penting dalam memakmurkan bulan suci ini. Namun demikian, ada satu ibadah yang juga menjadi kewajiban bagi setiap muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri, yaitu zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan agar seluruh masyarakat, khususnya kaum dhuafa, dapat merasakan kegembiraan di hari kemenangan. Sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan, besaran zakat fitrah di Kabupaten Kediri tahun 2026 adalah sebesar Rp45.000 per jiwa atau setara dengan 2,8 kilogram beras. Zakat fitrah ini wajib ditunaikan oleh setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, yang memiliki kelebihan rezeki untuk dirinya dan keluarganya. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya. Penyaluran zakat melalui BAZNAS diharapkan dapat membantu memastikan bahwa zakat yang terkumpul dapat didistribusikan secara tepat sasaran kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan syariat. Selain itu, pengelolaan zakat yang terorganisir juga akan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar bagi yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Mari kita sempurnakan ibadah Ramadhan dengan menunaikan zakat fitrah. Semoga zakat yang kita keluarkan menjadi pembersih jiwa, penyempurna ibadah puasa, serta menghadirkan kebahagiaan bagi sesama di hari raya Idul Fitri. Yuk, tunaikan kewajiban zakat hari ini dan lanjutkan kebaikan. kabkediri.baznas.go.id Atau melalui rekening resmi: BSI 222 44 666 87 JATIM 0061 0213 37a.n BAZNAS Kabupaten Kediri Layanan BAZNASwa.me/6281233800695 Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, menyucikan jiwa kita melalui zakat fitrah, serta melipatgandakan keberkahan di bulan suci ini. Aamiin. #ZakatFitrah #Ramadhan1447H #BaznasKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia
ARTIKEL11/03/2026 | Humas
Zakat Fitrah: Penyuci Jiwa dan Penyempurna Ibadah Puasa
Zakat Fitrah: Penyuci Jiwa dan Penyempurna Ibadah Puasa
Zakat fitrah bukan hanya kewajiban yang ditunaikan setiap akhir Ramadhan, tetapi juga menjadi penyuci jiwa dan penyempurna ibadah puasa kita. Setelah sebulan penuh menahan lapar, dahaga, serta menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, zakat fitrah hadir sebagai pelengkap agar ibadah kita semakin sempurna di sisi Allah SWT. Dalam ajaran Islam, zakat fitrah memiliki makna sosial yang sangat kuat. Ia membersihkan hati dari kekhilafan selama berpuasa sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di hari kemenangan. Dengan zakat fitrah, semangat Idulfitri benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Sebagaimana Berdasarkan Keputusan Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Tahun 2026 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah BAZNAS Tahun 1447 H/2026 M, ditetapkan bahwa besaran zakat fitrah adalah 2,8 kg, atau setara dengan uang senilai Rp45.000,00 per jiwa. Masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri sebagai lembaga resmi dan terpercaya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dengan sistem yang transparan dan program penyaluran yang terstruktur, zakat yang Anda tunaikan akan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerimanya. Yuk, tunaikan kewajiban zakat hari ini dan lanjutkan kebaikan. kabkediri.baznas.go.id Atau melalui rekening resmi: BSI 222 44 666 87JATIM 0061 0213 37a.n BAZNAS Kabupaten Kediri Layanan BAZNASwa.me/6281233800695 Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, menyucikan jiwa kita melalui zakat fitrah, serta melipatgandakan keberkahan di bulan suci ini. Aamiin. #ZakatFitrah #Ramadhan1447H #BAZNAS #BAZNASKabupatenKediri
ARTIKEL25/02/2026 | Humas
Memahami Qadha, Fidyah, dan Kafarat: Kemudahan dalam Ibadah Puasa Ramadhan
Memahami Qadha, Fidyah, dan Kafarat: Kemudahan dalam Ibadah Puasa Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan yang dinanti oleh setiap Muslim. Namun, tidak semua orang mampu menjalankan ibadah puasa secara sempurna karena kondisi tertentu yang dibenarkan syariat. Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin memberikan kemudahan tanpa meninggalkan kewajiban. Bagi mereka yang berhalangan, terdapat beberapa ketentuan yang perlu dipahami, yaitu qadha, fidyah, dan kafarat, sesuai dengan kondisi masing-masing. 1 Qadha Puasa Qadha adalah mengganti puasa yang ditinggalkan di hari lain setelah Ramadhan. Kewajiban ini berlaku bagi orang yang meninggalkan puasa karena uzur sementara, seperti sakit yang masih ada harapan sembuh, safar, atau haid dan nifas. 2 Fidyah Fidyah diberikan kepada mereka yang tidak mampu lagi berpuasa dan tidak ada harapan untuk menggantinya, seperti orang tua renta atau penderita sakit kronis. Fidyah dibayarkan dengan memberi makan fakir miskin sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan. Di Kabupaten Kediri, fidyah dapat ditunaikan melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri dengan nominal Rp15.000 per hari. Dana fidyah yang dititipkan akan disalurkan kepada mustahik yang berhak, sehingga tidak hanya menggugurkan kewajiban, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi sesama. 3 Kafarat Kafarat dikenakan bagi mereka yang dengan sengaja membatalkan puasa tanpa alasan syar’i tertentu, dengan ketentuan yang telah diatur dalam fikih. Memahami ketentuan ini sangat penting agar ibadah kita tetap sah dan dijalankan dengan tenang. Jangan sampai ketidaktahuan membuat kita menunda atau mengabaikan kewajiban yang harus disempurnakan. Mari tunaikan kewajiban qadha dan fidyah tepat waktu. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, memberikan kemudahan dalam menyempurnakan kewajiban puasa, serta melimpahkan keberkahan bagi kita semua.
ARTIKEL24/02/2026 | Humas
Menjaga Kesempurnaan Ibadah : Memahami Hal yang Membatalkan Puasa
Menjaga Kesempurnaan Ibadah : Memahami Hal yang Membatalkan Puasa
Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan istimewa dalam kehidupan seorang Muslim. Ibadah ini tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, keikhlasan, serta pengendalian diri dari segala hal yang dapat mengurangi bahkan membatalkan pahala puasa. Oleh karena itu, memahami hal-hal yang membatalkan puasa menjadi bagian penting dalam menjaga kesempurnaan ibadah kita. Pengertian Puasa Secara bahasa, puasa berarti menahan diri. Sedangkan secara istilah syar’i, puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya, sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah SWT.Puasa bukan sekadar ritual tahunan, tetapi sarana membentuk pribadi yang bertakwa sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an. Hal-Hal yang Membatalkan Puasa Agar ibadah puasa kita sah dan sempurna, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan: Makan dan Minum dengan Sengaja Apabila seseorang makan atau minum dengan sengaja di siang hari Ramadan, maka puasanya batal. Namun, jika dilakukan karena lupa, maka puasanya tetap sah. Muntah dengan Sengaja Jika seseorang sengaja memuntahkan sesuatu dari perutnya, puasanya batal. Tetapi jika muntah terjadi tanpa disengaja, maka tidak membatalkan puasa. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari Ramadan Ini termasuk pembatal puasa yang paling berat konsekuensinya, bahkan mewajibkan qadha dan kafarat. Keluarnya Mani dengan Sengaja Baik karena rangsangan fisik maupun perbuatan tertentu yang disengaja, hal ini dapat membatalkan puasa. Haid dan Nifas Bagi perempuan, datangnya haid atau nifas meskipun hanya sesaat sebelum maghrib tetap membatalkan puasa dan wajib menggantinya di hari lain. Murtad (Keluar dari Islam) Hal ini tentu membatalkan seluruh amal ibadah, termasuk puasa. Tidak Hanya Menahan Lapar dan Dahaga Selain hal-hal yang membatalkan secara hukum, ada pula perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti berkata dusta, ghibah, marah berlebihan, dan perbuatan maksiat lainnya. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa bisa jadi seseorang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga. Karena itu, menjaga lisan, hati, dan perilaku sama pentingnya dengan menjaga perut dari makan dan minum. Puasa dan Kepedulian Sosial Ramadan juga merupakan bulan berbagi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Rasa lapar yang kita rasakan seharusnya menumbuhkan empati kepada saudara-saudara kita yang kekurangan. Kesempurnaan puasa tidak hanya tercermin dari ibadah personal, tetapi juga dari kepedulian sosial. Mari sempurnakan ibadah puasa kita dengan menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga resmi dan terpercaya. Sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan profesional, BAZNAS Kabupaten Kediri hadir untuk menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah masyarakat secara transparan dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun disalurkan untuk program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi produktif, serta bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Kediri. Dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga memperkuat solidaritas dan membantu mewujudkan kesejahteraan umat. Mari jadikan Ramadan sebagai momentum untuk: Menyempurnakan ibadah puasa Membersihkan harta dengan berzakat Melipatgandakan pahala melalui infaq dan sedekah Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan menjadikan kita hamba-hamba yang bertakwa serta peduli terhadap sesama. Aamiin.
ARTIKEL24/02/2026 | Humas
Jangan Sia-siakan Ramadhan: Waktu Terbaik Memperbanyak Ibadah dan Sedekah
Jangan Sia-siakan Ramadhan: Waktu Terbaik Memperbanyak Ibadah dan Sedekah
Ramadhan adalah bulan yang selalu dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan ini bukan sekadar momen menahan lapar dan dahaga, tetapi kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan. Setiap detik di bulan suci memiliki nilai pahala yang berlipat ganda. Maka sungguh merugi jika Ramadhan berlalu tanpa peningkatan kualitas ibadah dan kepedulian sosial kita. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia…” (QS. Al-Baqarah: 185) Ayat ini mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan turunnya petunjuk hidup. Artinya, Ramadhan seharusnya menjadi momentum untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Ramadhan: Bulan Pelipatgandaan Pahala Rasulullah ? bersabda: “Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim) Hadis ini menunjukkan betapa besar keutamaan Ramadhan. Bukan hanya pahala yang berlipat, tetapi juga ampunan yang terbuka luas. Shalat sunnah terasa lebih ringan, tilawah lebih khusyuk, dan doa lebih mudah meneteskan air mata. Inilah saat terbaik untuk memperbanyak dzikir, qiyamul lail, sedekah, dan amal kebajikan lainnya. Namun seringkali, Ramadhan justru berlalu dengan kesibukan yang kurang produktif secara spiritual. Waktu habis untuk hal-hal yang tidak bernilai ibadah, sementara kesempatan emas terlewat begitu saja. Sedekah: Amal Istimewa di Bulan Suci Selain memperbanyak ibadah ritual, Ramadhan juga mengajarkan kepedulian sosial. Puasa membuat kita merasakan lapar dan dahaga, sehingga hati lebih mudah tersentuh untuk membantu mereka yang kekurangan. Rasulullah ? dikenal sebagai pribadi yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat di bulan Ramadhan. Sedekah di bulan ini bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi bukti keimanan dan rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan. Sedekah tidak selalu tentang jumlah yang besar. Yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi. Bisa berupa berbagi makanan berbuka, membantu biaya pendidikan, atau menunaikan zakat dan infak untuk mereka yang membutuhkan. Salurkan Sedekah Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri Agar sedekah yang kita tunaikan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas, masyarakat dapat menyalurkannya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Kediri memiliki berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial, mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga bantuan untuk masyarakat kurang mampu. Dengan menyalurkan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, kita tidak hanya membantu secara langsung, tetapi juga berkontribusi dalam program yang terstruktur, transparan, dan berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan umat. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk berbagi. Mari jadikan momentum ini sebagai langkah nyata menebar kebaikan. Momentum Perubahan Diri Ramadhan sejatinya adalah sekolah kehidupan. Ia melatih kesabaran, disiplin, dan pengendalian diri. Jika setelah Ramadhan kita menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih taat, maka itulah tanda keberhasilan kita. Jangan biarkan Ramadhan berlalu begitu saja. Susun target ibadah harian, perbanyak membaca Al-Qur’an, jaga shalat tepat waktu, dan sisihkan sebagian rezeki untuk sedekah. Karena kita tidak pernah tahu, apakah Ramadhan tahun ini adalah kesempatan terakhir bagi kita. Semoga Allah SWT memampukan kita untuk memaksimalkan setiap detik Ramadhan dengan ibadah dan kebaikan, serta menjadikan kita hamba yang gemar berbagi. Aamiin.
ARTIKEL20/02/2026 | Humas
Agar Puasa Tak Sekadar Lapar: Memahami Hukum dan Hikmahnya
Agar Puasa Tak Sekadar Lapar: Memahami Hukum dan Hikmahnya
Puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Di antara syarat wajib puasa adalah beragama Islam, baligh, berakal, sehat, bermukim (tidak dalam perjalanan jauh), serta suci dari haid dan nifas bagi perempuan. Adapun syarat sah puasa meliputi Islam, berakal dan mumayyiz, suci dari haid dan nifas, serta telah nyata masuk bulan Ramadhan. Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga rukun puasa, yaitu adanya orang yang berpuasa, niat, dan menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Beberapa perkara yang membatalkan puasa antara lain makan dan minum dengan sengaja, memasukkan benda ke dalam rongga tubuh secara sengaja, muntah disengaja, keluar haid atau nifas, gila, murtad, keluar mani dengan sengaja, serta berhubungan suami istri di siang hari Ramadhan. Selain itu, ada amalan-amalan yang dianjurkan (sunnah) ketika berpuasa seperti menyegerakan berbuka, berbuka dengan yang manis seperti kurma, membaca doa, mengakhirkan sahur, memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, bershalawat, bersedekah, serta menjaga lisan dan perilaku dari hal sia-sia. Puasa juga memiliki beberapa perkara makruh seperti berbekam, berkumur berlebihan, memasukkan air ke hidung secara berlebihan, mandi berlebihan, dan mencicipi makanan di ujung lidah tanpa kebutuhan. Lebih dari sekadar menahan lapar dan dahaga, puasa juga menuntut penjagaan akhlak. Ada beberapa hal yang dapat menghilangkan pahala puasa, seperti berdusta, ghibah, adu domba, sumpah palsu, memandang dengan nafsu, serta berkata-kata kotor dan mencaci. Oleh karena itu, puasa tidak hanya melatih fisik tetapi juga mendidik jiwa agar lebih bersih dan bertakwa. Dalam kondisi tertentu, seseorang wajib mengqadha puasa, seperti orang sakit yang berpeluang sembuh, musafir bukan karena maksiat, perempuan haid atau nifas, orang yang sengaja membatalkan puasa, serta mereka yang pitam atau sangat lapar dan dahaga. Sementara itu, fidyah dikenakan kepada orang yang tidak mampu mengganti puasa hingga Ramadhan berikutnya, orang sakit menahun, orang tua renta, atau perempuan hamil dan menyusui dengan ketentuan tertentu. Khusus bagi pasangan yang melakukan hubungan suami istri di siang hari Ramadhan dengan sengaja, diwajibkan qadha dan kifarat, yaitu memerdekakan budak (jika mampu), atau berpuasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 fakir miskin. Para ulama juga menjelaskan adanya tingkatan puasa, yaitu puasa umum (menahan makan, minum, dan syahwat), puasa khusus (menjaga seluruh anggota tubuh dari dosa), dan puasa khususul khusus (puasa hati dari segala keinginan selain Allah). Dengan memahami fiqih puasa secara menyeluruh, diharapkan setiap Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih sempurna, tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga bernilai tinggi di sisi Allah SWT.
ARTIKEL19/02/2026 | Humas
Ramadhan Momentum Emas: Saatnya Memperbanyak Amal dan Mendekatkan Diri kepada Allah
Ramadhan Momentum Emas: Saatnya Memperbanyak Amal dan Mendekatkan Diri kepada Allah
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT. Di bulan inilah setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, doa-doa lebih mudah diijabah, serta pintu surga dibuka selebar-lebarnya. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum emas untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbanyak amal saleh sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat. Selama Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berbagai amalan, seperti shalat wajib dan sunnah, tilawah Al-Qur’an, dzikir, doa, serta qiyamul lail. Selain itu, menjaga lisan, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam menyempurnakan ibadah puasa. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk membangun kebiasaan baik yang diharapkan terus berlanjut meskipun bulan suci telah usai. Salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan adalah memperbanyak sedekah. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat saat Ramadhan. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya menjadi sarana berbagi kepada sesama, tetapi juga sebagai bentuk penyucian harta dan jiwa. Dengan berbagi, kita turut meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Menunaikan zakat dan infak melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kabupaten Kediri merupakan langkah tepat untuk memastikan amanah tersalurkan secara profesional, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang luas. Melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi para mustahik di wilayah Kabupaten Kediri. Momentum Ramadhan hendaknya menjadi kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kepedulian dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Setiap rupiah zakat dan infak yang ditunaikan akan menjadi wasilah kebaikan yang mengalirkan pahala tanpa henti. Dengan berzakat dan berinfak melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, kita tidak hanya menunaikan kewajiban dan anjuran agama, tetapi juga turut membangun kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi titik balik bagi kita semua untuk semakin dekat kepada Allah SWT, memperbanyak amal kebaikan, serta menjadi pribadi yang lebih peduli dan bermanfaat bagi sesama. Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum emas untuk beribadah secara maksimal dan berbagi kebahagiaan melalui zakat, infak, dan sedekah bersama BAZNAS Kabupaten Kediri.
ARTIKEL18/02/2026 | Humas
H-7 Ramadan: Saatnya Membersihkan Hati dan Menyucikan Harta
H-7 Ramadan: Saatnya Membersihkan Hati dan Menyucikan Harta
Tujuh hari menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam mulai mempersiapkan diri lahir dan batin untuk menyambut bulan penuh ampunan, keberkahan, dan rahmat dari Allah SWT. Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga waktu terbaik untuk memperbaiki diri, memperkuat kepedulian sosial, dan meningkatkan kualitas keimanan. Semoga di H-7 Ramadan ini, yang masih lalai kembali diingatkan, yang masih ragu kembali dikuatkan, dan hati kita benar-benar siap menyambut bulan yang mulia. Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbanyak amal saleh, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, serta mempererat kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Salah satu amalan utama yang memiliki dampak luas adalah zakat, infak, dan sedekah. Melalui zakat, kita tidak hanya menunaikan kewajiban, tetapi juga membersihkan harta dan jiwa. Melalui infak dan sedekah, kita menghadirkan senyum dan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Di momen Ramadan, setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya, menjadikannya waktu terbaik untuk berbagi. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang amanah dan profesional. Dana yang dihimpun akan disalurkan secara tepat sasaran melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan kemanusiaan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sosial keagamaan. Mari jadikan H-7 Ramadan ini sebagai titik awal perubahan. Sempurnakan persiapan Ramadan dengan menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. InsyaAllah, setiap rupiah yang dititipkan menjadi amal jariyah, membersihkan harta, menenangkan hati, dan membawa keberkahan bagi diri, keluarga, serta masyarakat luas. ? Sambut Ramadan dengan hati yang bersih dan harta yang disucikan.Yuk, zakat, infak, dan sedekah mudah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. #BaznasKabKediri #Ramadan1447H #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNAS
ARTIKEL12/02/2026 | Humas
20 Hari Menuju Ramadhan: Saatnya Menyempurnakan Kewajiban Ibadah
20 Hari Menuju Ramadhan: Saatnya Menyempurnakan Kewajiban Ibadah
Tak terasa, bulan suci Ramadhan semakin dekat. Kurang lebih 20 hari lagi, umat Islam akan kembali menyambut bulan penuh keberkahan, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT. Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri, tidak hanya secara fisik, tetapi juga spiritual, dengan menyempurnakan kewajiban-kewajiban ibadah yang masih tertunda. Beberapa kewajiban yang perlu menjadi perhatian menjelang Ramadhan di antaranya adalah hutang puasa, fidyah, dan zakat maal. Bagi yang masih memiliki hutang puasa dari Ramadhan sebelumnya, dianjurkan untuk segera menggantinya sebelum Ramadhan tiba. Sementara itu, fidyah menjadi solusi bagi mereka yang tidak mampu mengganti puasa karena uzur tertentu sesuai ketentuan syariat. Adapun zakat maal merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat nishab dan haul, sebagai bentuk penyucian harta sekaligus kepedulian sosial kepada sesama. Menunaikan kewajiban-kewajiban tersebut sebelum Ramadhan adalah bagian dari ikhtiar menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan jiwa yang tenang. Dengan demikian, ibadah Ramadhan dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan maksimal. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Dana ZIS yang dititipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan, serta disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Masih ada waktu sebelum Ramadhan tiba. Mari sempurnakan kewajiban, perbanyak kebaikan, dan kuatkan kepedulian sosial bersama BAZNAS Kabupaten Kediri. Zakat Menguatkan Indonesia, Zakat Menumbuhkan Keberkahan. #MenujuRamadhan #RamadhanBerkah #BaznasKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia
ARTIKEL29/01/2026 | Humas
Jangan Lupa Bayar Fidyah Sebelum Ramadhan Tiba
Jangan Lupa Bayar Fidyah Sebelum Ramadhan Tiba
Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan yang dinanti oleh umat Islam. Menjelang datangnya bulan suci ini, setiap Muslim dianjurkan untuk mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun ibadah. Salah satu kewajiban yang perlu diperhatikan adalah menunaikan fidyah bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadhan karena uzur syar’i, seperti sakit menahun, usia lanjut, atau kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 184, fidyah diwajibkan dengan cara memberi makan fakir miskin sebagai pengganti puasa yang ditinggalkan. Fidyah bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga menjadi sarana berbagi dan menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama yang membutuhkan. Untuk wilayah Kabupaten Kediri, besaran fidyah telah ditetapkan sebesar Rp15.000 per hari. Melalui fidyah, setiap Muslim dapat tetap meraih pahala dan keberkahan Ramadhan meskipun memiliki keterbatasan dalam menjalankan puasa. Setiap fidyah yang ditunaikan menjadi harapan dan sumber kebahagiaan bagi fakir miskin serta dhuafa. BAZNAS Kabupaten Kediri hadir sebagai lembaga resmi yang amanah, transparan, dan profesional dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan fidyah. Penyaluran fidyah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri memastikan bantuan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan dan disalurkan secara tepat sasaran. Selain fidyah, masyarakat juga diajak untuk menunaikan zakat maal, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Dana ZIS yang dititipkan akan dikelola untuk berbagai program kemaslahatan umat, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga sosial kemanusiaan. Mari sempurnakan persiapan Ramadhan dengan menunaikan fidyah serta memperbanyak amal kebaikan. Dengan berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, kita turut menghadirkan keberkahan bagi diri sendiri sekaligus menguatkan kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Kediri — Amanah Mengelola Zakat, Menguatkan Umat.
ARTIKEL29/01/2026 | Humas
Syaban 1447 H, Saatnya Memanaskan Kebaikan Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri
Syaban 1447 H, Saatnya Memanaskan Kebaikan Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri
Bulan Sya’ban sering disebut sebagai gerbang menuju Ramadan, momentum penting untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan sosial sebelum memasuki bulan suci. Pada tahun 2026 (1447 H), bulan Sya’ban diperkirakan berlangsung mulai Selasa, 20 Januari 2026 hingga pertengahan Februari. Sebagai bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah, Sya’ban memiliki keutamaan tersendiri yang sarat dengan nilai ibadah, refleksi diri, dan penguatan kepedulian sosial. Dalam sejarah Islam, Sya’ban dikenal sebagai bulan yang sangat dicintai Rasulullah SAW. Beliau memperbanyak ibadah, khususnya puasa sunnah, sebagai bentuk persiapan rohani menjelang Ramadan. Momentum ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk mulai menata kembali niat, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Selain aspek spiritual, bulan Sya’ban juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Semangat berbagi, menolong, dan peduli terhadap sesama menjadi nilai utama yang relevan dengan kampanye BAZNAS, “Zakat Menguatkan Indonesia.” Sya’ban menjadi waktu yang tepat untuk memaksimalkan amal kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah, sebagai bentuk ikhtiar memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat sebelum memasuki Ramadan. Melalui optimalisasi zakat dan sedekah di bulan Sya’ban, masyarakat tidak hanya mempersiapkan diri secara pribadi, tetapi juga turut menghadirkan harapan bagi mustahik. Dana zakat yang ditunaikan dapat disalurkan untuk berbagai program kemaslahatan, seperti bantuan kebutuhan dasar, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi, sehingga manfaatnya dirasakan secara luas dan berkelanjutan. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan Sya’ban sebagai momentum pemanasan kebaikan. Dengan memperbanyak ibadah dan menunaikan zakat lebih awal, diharapkan umat Islam dapat memasuki Ramadan dengan hati yang bersih, jiwa yang siap, serta kepedulian sosial yang semakin kuat. InsyaAllah, setiap kebaikan yang ditanamkan di bulan Sya’ban akan menjadi bekal keberkahan dan penguat persaudaraan di bulan suci Ramadan.
ARTIKEL26/01/2026 | Humas
Pembayaran Fidyah Kini Lebih Mudah Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri
Pembayaran Fidyah Kini Lebih Mudah Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri
Bagi umat Islam yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa Ramadhan karena uzur syar’i, seperti sakit menahun, usia lanjut, atau kondisi lain yang dibenarkan syariat, Islam memberikan keringanan berupa kewajiban membayar fidyah. Fidyah dilaksanakan dengan cara memberi makan fakir miskin sebagai pengganti puasa yang ditinggalkan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 184. BAZNAS Kabupaten Kediri hadir sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah yang juga melayani pembayaran fidyah secara mudah, aman, dan amanah. Melalui BAZNAS, fidyah yang ditunaikan akan disalurkan secara tepat sasaran kepada fakir miskin dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan di wilayah Kabupaten Kediri. Untuk wilayah Kabupaten Kediri, besaran fidyah yang ditetapkan adalah Rp25.000 per hari untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Dana fidyah yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Kediri dikelola secara profesional dan transparan, sehingga para muzakki dan munfiq dapat menunaikan kewajibannya dengan tenang dan penuh kepercayaan. Selain memudahkan masyarakat dalam menunaikan fidyah, pembayaran melalui BAZNAS juga memiliki nilai sosial yang besar. Fidyah tidak hanya menjadi penggugur kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi sarana berbagi keberkahan dan kepedulian kepada sesama, khususnya bagi fakir miskin yang membutuhkan bantuan pangan. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk menunaikan fidyah melalui jalur resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan. Setiap fidyah yang ditunaikan merupakan bentuk kepedulian sosial dan ibadah yang bernilai pahala, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kesejahteraan umat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pembayaran fidyah, masyarakat dapat menghubungi layanan BAZNAS Kabupaten Kediri atau mengunjungi kanal resmi BAZNAS. Mari tunaikan fidyah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, karena fidyah yang disalurkan dengan amanah akan menjadi keberkahan bagi diri sendiri dan harapan bagi sesama.
ARTIKEL15/01/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Harapan Lewat Paket Logistik Keluarga
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Harapan Lewat Paket Logistik Keluarga
Kediri — BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani dan mendampingi masyarakat melalui pendistribusian Bantuan Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada warga Kecamatan Ngadiluwih. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan setelah rangkaian kegiatan Jum’at Berkah di Masjid Al-Murtadho, sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan PLK diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi sehari-hari. Paket yang disalurkan berisi kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban sekaligus menjadi penguat ketahanan keluarga. Proses pendistribusian berjalan dengan tertib dan lancar berkat dukungan serta sinergi antara BAZNAS Kabupaten Kediri, tokoh masyarakat, dan pihak kecamatan setempat. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak yang lebih luas. Melalui program Paket Logistik Keluarga, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki benar-benar sampai kepada mereka yang berhak. Program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan konsumtif, tetapi juga membawa pesan kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan PLK ini dapat membawa manfaat, menumbuhkan rasa syukur, serta menjadi penguat semangat bagi keluarga penerima untuk terus berikhtiar menjalani kehidupan dengan lebih baik. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar semakin banyak keluarga yang dapat merasakan cahaya kebaikan zakat. ? Zakat Terkelola, Manfaat Terasa. #CahayaZakat #BAZNASKabKediri #PLK #JumatBerkah #ZakatUntukKemanusiaan
ARTIKEL16/12/2025 | Humas
Infaq dan Sedekah: Bukan Soal Banyaknya, Tapi Soal Keistiqomahan
Infaq dan Sedekah: Bukan Soal Banyaknya, Tapi Soal Keistiqomahan
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali mengira bahwa infaq dan sedekah hanya berarti mengeluarkan harta dalam jumlah besar. Seolah-olah kebaikan baru terasa bernilai jika nominalnya mengesankan. Padahal, hakikat amal bukanlah terletak pada banyaknya angka, melainkan pada keistiqomahan, ketulusan, dan keberlanjutan memberi. Kebaikan Kecil yang Dilakukan Terus-Menerus Rasulullah SAW mengajarkan bahwa amal yang paling dicintai Allah adalah “amal yang dilakukan terus-menerus meskipun sedikit.” Inilah pesan mulia bahwa kesungguhan hati dan konsistensi jauh lebih penting daripada sekali memberi lalu berhenti. Infaq seribu rupiah per hari, sedekah dua ribu rupiah setiap Jum’at, atau menyisihkan sebagian kecil dari pendapatan bulanan—semuanya bernilai besar di sisi Allah ketika dilakukan dengan penuh keyakinan dan keikhlasan. Bahkan amal kecil yang dilakukan secara konsisten dapat berdampak jauh lebih besar bagi sesama. Keistiqomahan Membentuk Karakter Dermawan Istiqomah dalam memberi melatih kita untuk: Peka terhadap kebutuhan orang lain, Membangun kebiasaan berbagi, Membersihkan hati dari rasa kikir, Menyadarkan diri bahwa rezeki hakikatnya amanah yang harus dikelola, Menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah setiap hari. Dengan istiqomah, kita belajar bahwa memberi bukanlah beban, tetapi kebutuhan spiritual yang menenteramkan jiwa. Infaq Tidak Harus Menunggu Mampu Banyak orang menunggu “lebih kaya” untuk bersedekah. Padahal, justru sedekahlah yang membuka pintu keberkahan. Kebaikan tidak mengenal masa tunggu—ia tumbuh saat dimulai dari hal terkecil. Seorang yang rutin berinfaq lima ribu rupiah setiap hari selama setahun, sejatinya sudah mengumpulkan lebih dari satu setengah juta rupiah. Ini adalah bukti nyata bahwa keberkahan terbangun dari kebiasaan kecil yang dirawat secara berkelanjutan. Mari Berinfaq Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri Untuk Anda yang ingin menjadikan infaq dan sedekah sebagai kebiasaan yang istiqomah, BAZNAS Kabupaten Kediri hadir sebagai lembaga resmi, amanah, dan terpercaya untuk menyalurkan dana infaq dan sedekah Anda kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, infaq Anda—sekecil apa pun—akan disalurkan secara tepat sasaran untuk: Program bantuan sosial bagi dhuafa, Pemberdayaan ekonomi mustahik, Bantuan pendidikan, Program kesehatan, Layanan kemanusiaan dan kebencanaan. Setiap rupiah yang Anda keluarkan akan menjadi bagian dari keberkahan dan kebaikan yang lebih luas. Ayo Mulai Istiqomah Berinfaq Hari Ini Tidak perlu menunggu mampu—cukup mulai dari kecil, tapi terus-menerus. Jadikan BAZNAS Kabupaten Kediri sebagai sahabat kebaikan Anda. Sedikit dari Anda, sangat berarti bagi mereka.
ARTIKEL18/11/2025 | Humas
Aku Bukan yang Terbaik, Tapi Aku Ingin Menjadi Sebab Kebaikan
Aku Bukan yang Terbaik, Tapi Aku Ingin Menjadi Sebab Kebaikan
Kediri — Tidak semua orang mampu menjadi yang terbaik dalam segala hal, tetapi setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi sebab datangnya kebaikan bagi sesama. Itulah makna sejati dari kepedulian sosial yang diajarkan dalam Islam melalui zakat, infak, dan sedekah. Menjadi sebab kebaikan bukan tentang seberapa besar yang kita beri, melainkan seberapa tulus niat kita untuk membantu mereka yang membutuhkan. Melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, setiap rupiah yang dititipkan sebagai zakat, infak, atau sedekah, dikelola secara amanah dan profesional untuk mengangkat derajat mereka yang membutuhkan—dari mustahik menuju muzakki, dari penerima menjadi pemberi. Program-program pemberdayaan seperti bantuan modal UMKM, beasiswa pendidikan, santunan lansia, hingga bantuan rumah layak huni adalah wujud nyata dari kebaikan yang mengalir melalui tangan-tangan para donatur. Dengan berzakat dan bersedekah di BAZNAS Kabupaten Kediri, kita tidak hanya berbagi harta, tetapi juga menanam amal jariyah yang terus mengalirkan pahala bahkan setelah kita tiada. Mari, meski kita bukan yang terbaik, jadilah bagian dari barisan orang-orang baik. Titipkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui: BAZNAS Kabupaten Kediriwww.kabkediri.baznas.go.id Rekening Zakat:Rek.Bank Jatim 0061021337Rek.BSI 7203001325 Rekening Donasi, Infaq dan Sedekah:Bank BSI 2224466687Bank BRI 320701049956536Bank BNI 5558809996Bank BCA Syariah 0680999919(an. BAZNAS Kabupaten Kediri) Zakat Terkelola, Manfaat Terasa, Masyarakat Sejahtera. #BaznasKabKediri #KediriBerdaya #Zakat #ZakatMembawaBerkah #AmanSyariAmanRegulasiAmanNKRI
ARTIKEL07/11/2025 | Humas
Setiap Rupiah Bernilai Ibadah, Setiap Zakat Menjadi Berkah — Bersama BAZNAS Kediri
Setiap Rupiah Bernilai Ibadah, Setiap Zakat Menjadi Berkah — Bersama BAZNAS Kediri
Kediri — Dalam kehidupan bermasyarakat, kepedulian sosial merupakan salah satu fondasi utama untuk membangun kesejahteraan bersama. Melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS), umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dan menebar manfaat bagi sesama. Namun, di tengah banyaknya lembaga dan platform pengumpulan dana sosial, muncul pertanyaan penting: kemana seharusnya kita menunaikan zakat dan sedekah agar aman, tepat sasaran, dan berdampak nyata? Jawabannya adalah: BAZNAS Kabupaten Kediri. Sebagai lembaga resmi yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kabupaten Kediri memiliki mandat penuh dari pemerintah untuk mengelola zakat secara aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Setiap rupiah yang dititipkan oleh para muzakki dan donatur dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme tinggi, demi memastikan manfaatnya benar-benar sampai kepada yang berhak. Zakat yang Dikelola, Manfaat yang Terasa Zakat bukan hanya kewajiban ritual, tetapi juga solusi sosial untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi. Melalui berbagai program seperti Kediri Berdaya, Kediri Sehat, Kediri Cerdas, Kediri Taqwa, dan Kediri Peduli, BAZNAS Kabupaten Kediri telah menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada ribuan penerima manfaat — mulai dari bantuan modal UMKM, beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, hingga dukungan bagi lansia sebatangkara. Setiap program dirancang agar mustahik tidak hanya menerima bantuan konsumtif, tetapi juga berdaya dan mandiri. BAZNAS percaya, zakat yang dikelola dengan baik bukan sekadar memberi, tetapi mengubah kehidupan. Aman, Profesional, dan Terpercaya Dengan dukungan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Kediri terus memperkuat sistem pengelolaan ZIS melalui digitalisasi, pelaporan berkala, dan audit keuangan yang transparan. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang selalu dijaga dengan penuh tanggung jawab. Setiap donasi, baik zakat, infak, maupun sedekah, disalurkan secara tepat sasaran kepada yang membutuhkan, dengan semangat menghadirkan berkah bagi muzakki dan harapan bagi mustahik. Titipkan Niat Baik Anda di Tempat yang Tepat Ketika hati tergerak untuk berbagi, pastikan kebaikan itu sampai pada yang benar-benar membutuhkan. Ingat zakat, infak, dan sedekah — Ingat BAZNAS Kabupaten Kediri. Karena bersama BAZNAS, kebaikan Anda tidak hanya memberi manfaat, tapi juga menumbuhkan keberkahan bagi seluruh umat. Rekening Zakat: Rek.Bank Jatim 0061021337Rek.BSI 7203001325an. BAZNAS Kabupaten Kediri) Rekening Donasi, Infaq dan Sedekah: Bank BSI 2224466687Bank BRI 320701049956536Bank BNI 5558809996Bank BCA Syariah 0680999919an. BAZNAS Kabupaten Kediri) Info Layanan lebih lanjut melalui call center : Baznas Kab. Kediri (081233800695) untuk mengetahui kegiatan dan program Baznas bisa Follow Sosial Media Kami IG, Threads, Tiktok @baznas_kabkediri Facebook @Baznas Kabkediri Youtube & X @baznaskabkediri Baznas Kabupaten Kediri Jl. Pamenang No.5, Katang, Sukorejo, Kec. Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur 64182 www.kabkediri.baznas.go.id Zakat Terkelola, Manfaat Terasa, Masyarakat Sejahtera. #BaznasKabKediri #ZakatMembawaBerkah #KediriBerdaya #KediriMakmur #AmanSyariAmanRegulasiAmanNKRI
ARTIKEL06/11/2025 | Humas
Mengapa Harus Berzakat, Berinfak, dan Bersedekah di BAZNAS Kabupaten Kediri?
Mengapa Harus Berzakat, Berinfak, dan Bersedekah di BAZNAS Kabupaten Kediri?
Kediri — Di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh tantangan, masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian. Di sinilah zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting — bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang menumbuhkan keadilan dan kesejahteraan umat. Berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri bukan sekadar menunaikan kewajiban, melainkan wujud nyata kepedulian yang terukur, transparan, dan berdampak. BAZNAS hadir sebagai lembaga resmi bentukan pemerintah yang diberi mandat untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Melalui sistem pengelolaan yang profesional, setiap rupiah yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Kediri akan didistribusikan dengan tepat sasaran kepada mereka yang berhak — para mustahik dari delapan golongan (asnaf) yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Tak hanya disalurkan untuk kebutuhan konsumtif, zakat juga dikelola dalam program pemberdayaan seperti Kediri Berdaya, Kediri Cerdas, Kediri Sehat, Kediri Taqwa dan Kediri Peduli. Semua ini bertujuan agar zakat tak berhenti pada bantuan, tapi menjadi jalan menuju kemandirian. Selain itu, setiap donatur dan muzakki akan mendapatkan bukti setoran resmi serta pelaporan yang transparan. Dengan berzakat di BAZNAS Kabupaten Kediri, para muzakki dapat memastikan bahwa dana yang mereka titipkan benar-benar memberikan manfaat luas — tidak hanya di dunia, tetapi juga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir di akhirat. Mari bersama-sama memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Kediri. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, kita wujudkan masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya. ? Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Karena setiap kebaikan yang dititipkan, menjadi harapan bagi yang membutuhkan. Bank BNI No. Rekening: 555.880.999.6Bank BCA SyariahNo. Rekening: 0680.999.19atas nama: BAZNAS Kabupaten Kediriwww.kabkediri.baznas.go.id081233800695 / IG: @baznaskabkediri #ZakatMembawaBerkah #BaznasKabKediri #AmanSyariAmanRegulasiAmanNKRI #KediriPeduli
ARTIKEL04/11/2025 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri: Menguatkan Gerakan Zakat, Membangun Kemandirian Umat
BAZNAS Kabupaten Kediri: Menguatkan Gerakan Zakat, Membangun Kemandirian Umat
BAZNAS Kabupaten Kediri: Menguatkan Gerakan Zakat, Membangun Kemandirian Umat Kediri — Di tengah arus modernisasi dan dinamika sosial yang terus bergerak, BAZNAS Kabupaten Kediri hadir sebagai garda depan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, transparan, dan berdampak. Dengan semangat “Siap Bergerak, Siap Berbagi, Siap Menginspirasi,” BAZNAS Kabupaten Kediri terus meneguhkan komitmennya untuk menebar keberkahan dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Menguatkan Amanah, Menghadirkan Manfaat Sebagai lembaga resmi yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011, BAZNAS Kabupaten Kediri menjalankan amanah untuk mengelola zakat secara profesional dan sesuai syariat. Seluruh program diarahkan untuk menjangkau delapan golongan asnaf, mulai dari fakir miskin, ibnu sabil, hingga fi sabilillah, melalui berbagai program unggulan seperti: Kediri Peduli — menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan, termasuk lansia sebatang kara, penyintas bencana, dan masyarakat dhuafa. Kediri Sehat — membantu mustahik yang membutuhkan dukungan biaya pengobatan dan layanan kesehatan. Kediri Cerdas — program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang membekali generasi muda agar menjadi agen perubahan di masyarakat. Kediri Makmur — pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha dan bantuan alat usaha. Kediri Taqwa — mendukung kegiatan keagamaan, penguatan lembaga masjid, serta pengembangan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan para relawan, BAZNAS Kabupaten Kediri memastikan setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah tersalurkan tepat sasaran dan membawa manfaat berkelanjutan. Digitalisasi dan Transparansi Layanan Menjawab kebutuhan zaman, BAZNAS Kabupaten Kediri terus bertransformasi menuju kantor digital. Melalui platform online dan media sosial resmi, masyarakat dapat memantau langsung kegiatan penyaluran zakat, laporan keuangan, hingga kisah inspiratif para penerima manfaat. Fitur terbaru, seperti integrasi media sosial dan sistem pelaporan digital, menjadi bukti komitmen BAZNAS dalam mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses publik. “Transparansi bukan sekadar laporan, tetapi bentuk tanggung jawab moral kepada para muzakki dan masyarakat,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri. Gerakan Kebaikan yang Terus Tumbuh Lebih dari sekadar lembaga, BAZNAS Kabupaten Kediri adalah gerakan sosial berbasis iman dan kepedulian. Setiap program dijalankan dengan semangat kolaborasi — menggandeng relawan muda, UPZ masjid, hingga komunitas kampus dalam menebar manfaat. Dari pelosok Wates hingga puncak Kandangan, dari anak yatim hingga lansia sebatang kara, semangat kebaikan terus menyala. Setiap senyum penerima manfaat adalah bukti bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jalan menuju keberkahan dan keadilan sosial. Ayo Berzakat, Wujudkan Kediri Berkah dan Mandiri BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menguatkan gerakan zakat demi Kediri yang lebih peduli, sehat, cerdas, dan makmur. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui: BSI: 222-44666-87 BRI: 3207-01049956-536 an Baznas Kabupaten kediri Karena dari zakat yang Anda tunaikan, lahir senyum, harapan, dan perubahan. Mari jadikan zakat bukan hanya kewajiban, tapi gerakan peradaban. BAZNAS Kabupaten Kediri Siap Bergerak, Siap Berbagi, Siap Menginspirasi.
ARTIKEL29/10/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat