Berita Terbaru
BAZNAS Kabupaten Kediri Terima Laporan Bulanan UPZ Kantor Kemenag, Perkuat Sinergi Program Pengelolaan ZIS
KEDIRI – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan tata kelola pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menerima laporan bulanan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.
Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Mudhofir selaku Sekretaris UPZ Kantor Kemenag Kabupaten Kediri dan diterima oleh Muhammad Baharsyah, Staf BAZNAS Kabupaten Kediri.
Penyerahan laporan bulanan ini merupakan bagian dari komitmen UPZ dalam menjalankan tertib administrasi serta menyampaikan pertanggungjawaban atas kegiatan pengumpulan ZIS secara berkala kepada BAZNAS Kabupaten Kediri.
Selain menyampaikan laporan bulanan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan koordinasi untuk membahas peluang kerja sama serta penguatan sinergi program antara UPZ Kantor Kemenag Kabupaten Kediri dengan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Melalui diskusi tersebut, diharapkan terbangun komunikasi dan kolaborasi yang semakin baik dalam mengoptimalkan potensi pengumpulan ZIS, sekaligus memperluas jangkauan pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Keberadaan UPZ memiliki peran strategis dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat di lingkungan instansi maupun lembaga. Dengan koordinasi yang baik, pelaporan yang tertib, serta sinergi program yang berkelanjutan, pengelolaan dana ZIS diharapkan semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi kepada UPZ Kantor Kemenag Kabupaten Kediri atas komitmen dan kerja sama yang telah terjalin. Diharapkan sinergi ini terus terjaga dan semakin berkembang sehingga berbagai program pemberdayaan serta pelayanan kepada mustahik dapat terlaksana secara optimal.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengajak seluruh instansi, lembaga, dan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam gerakan zakat melalui pembentukan dan penguatan UPZ. Mari bersama-sama menunaikan zakat, memperbanyak infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola ZIS.
Sebab, semakin kuat sinergi dan kepedulian yang dibangun, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
BAZNAS Kabupaten KediriMenguatkan Zakat, Menguatkan Umat.
BERITA05/11/2026 | Humas
Cetak Sarjana Berakhlak Mulia, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Kajian Kitab Bidayatul Hidayah bagi Mahasiswa SKSS
KEDIRI – Tidak hanya memberikan dukungan dalam bidang pendidikan formal, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri juga berkomitmen membekali mahasiswa penerima beasiswa dengan penguatan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Ngaji Rutin Kitab Bidayatul Hidayah bagi mahasiswa penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) BAZNAS Kabupaten Kediri angkatan 2024–2026.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 November 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Kediri. Kajian akan disampaikan langsung oleh Gus Moch. Najib Sa'dulloh, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Program pembinaan keagamaan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendampingi mahasiswa penerima beasiswa agar tidak hanya berkembang secara akademis, tetapi juga memiliki landasan spiritual, akhlak, dan kepribadian yang baik.
Dalam kajian kali ini, mahasiswa akan diajak mempelajari kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Abu Hamid Al-Ghazali. Kitab tersebut berisi tuntunan mengenai adab, akhlak, serta pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Islam. Materi di dalamnya diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memperbaiki diri, menjaga perilaku, meningkatkan kualitas ibadah, serta membangun hubungan yang baik dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Kediri ingin menanamkan pemahaman bahwa keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya diukur dari prestasi akademik maupun gelar pendidikan yang diraih. Lebih dari itu, ilmu pengetahuan perlu diiringi dengan keimanan, ketakwaan, integritas, dan akhlakul karimah agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Mahasiswa penerima Beasiswa SKSS diharapkan dapat menjadi generasi muda yang berilmu, berkarakter, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial. Mereka juga diharapkan mampu menjadi pribadi yang kelak memberikan kontribusi positif bagi keluarga, lingkungan, dan pembangunan daerah.
Sebagai bentuk keterbukaan dan perluasan manfaat dakwah, kegiatan Ngaji Rutin ini juga dapat diikuti masyarakat melalui siaran langsung (live streaming) TikTok pada akun resmi @baznas_kabkediri.
BAZNAS Kabupaten Kediri berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga para penerima Beasiswa SKSS tidak hanya memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga mendapatkan pembinaan spiritual sebagai bekal dalam menjalani kehidupan dan mengabdi kepada masyarakat.
Melalui Beasiswa SKSS, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya menghadirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, luhur dalam akhlak, dan luas dalam kebermanfaatan.
BAZNAS Kabupaten KediriMenguatkan Zakat, Menguatkan Umat.
BERITA05/11/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Pendidikan Tingkat SMP kepada PKBM Hidayatur Ridho melalui Program Kediri Cerdas
KEDIRI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan melalui Program Kediri Cerdas.
Kali ini, bantuan beasiswa pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) diserahkan kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hidayatur Ridho yang berlokasi di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kyai Ma'syum, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri .
Bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung keberlangsungan pendidikan masyarakat, khususnya bagi para siswa yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya.
Melalui bantuan beasiswa ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat meringankan beban kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar semakin bersemangat dalam menuntut ilmu. Pendidikan merupakan salah satu bekal penting dalam membangun masa depan. Oleh karena itu, setiap anak perlu mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-citanya.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengajak para siswa untuk tidak pernah merasa rendah diri dengan keadaan dan keterbatasan yang dimiliki. Teruslah belajar, berusaha, dan berdoa. Jangan pernah menyerah dalam mengejar cita-cita, karena setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat menjadi awal dari keberhasilan di masa depan.
Program Kediri Cerdas menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing. Melalui program ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Di sisi lain, keberhasilan berbagai program sosial dan pendidikan BAZNAS tidak terlepas dari kepercayaan serta kepedulian para muzaki dan donatur yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Setiap rupiah yang dititipkan melalui BAZNAS memiliki potensi untuk menghadirkan manfaat, membuka kesempatan pendidikan, dan memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.
Untuk itu, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat, aparatur pemerintah, pelaku usaha, dan para dermawan untuk terus istiqamah menunaikan zakat, memperbanyak infak, serta membiasakan diri bersedekah. Jangan menunggu berlebihan untuk berbagi, karena sekecil apa pun kebaikan yang diberikan dapat membawa perubahan besar bagi kehidupan sesama.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Kediri menjadikan zakat sebagai kekuatan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun kepedulian, dan memperkuat kesejahteraan umat.
Semoga bantuan beasiswa yang disalurkan menjadi penyemangat bagi para siswa PKBM Hidayatur Ridho untuk terus belajar dan menggapai cita-cita. Semoga pula setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan menjadi amal jariyah serta mendatangkan keberkahan bagi para muzaki dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.
BAZNAS Kabupaten Kediri Peduli, Berbagi, dan Menguatkan Negeri.
BERITA05/11/2026 | Humas
Zakat untuk Pemberdayaan, BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Usaha kepada Warga Ngadiluwih
KEDIRI – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri melalui Program Kediri Berdaya kembali menyalurkan bantuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kepada Udiono, warga Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Gus Moch. Najib Sa'dulloh, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, dengan mengunjungi kediaman sekaligus tempat usaha penerima manfaat di wilayah Ngadiluwih. Penyerahan secara langsung ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan perhatian BAZNAS Kabupaten Kediri terhadap masyarakat yang sedang berjuang mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf perekonomian keluarga.
Melalui bantuan UMKM ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat memberikan tambahan dukungan bagi Udiono dalam mengembangkan usahanya. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta membuka peluang agar usaha yang dijalankan semakin berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Moch. Najib Sa'dulloh menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi penerima manfaat untuk terus berusaha, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan usaha.
Pemberdayaan ekonomi melalui bantuan UMKM merupakan salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendorong masyarakat agar semakin mandiri dan produktif. Tidak hanya memberikan bantuan, program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun semangat kewirausahaan sehingga para penerima manfaat dapat terus mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.
BAZNAS Kabupaten Kediri turut mendoakan agar usaha yang dijalankan Udiono senantiasa diberikan kelancaran, kemudahan, dan keberkahan. Semoga bantuan ini menjadi awal dari perkembangan usaha yang lebih baik, mendatangkan rezeki yang halal dan melimpah, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Program Kediri Berdaya menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang mendorong perubahan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat, para muzaki, dan dermawan untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap rupiah yang ditunaikan memiliki potensi besar untuk menghadirkan harapan, memperkuat kemandirian, serta membuka peluang kehidupan yang lebih baik bagi sesama.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, jadikan zakat sebagai kekuatan untuk memberdayakan umat dan mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
BAZNAS Kabupaten KediriMenguatkan Zakat, Menguatkan Umat.
BERITA04/11/2026 | Humas
Transparansi Pengelolaan ZIS-DSKL Oktober 2026, BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Rp562,8 Juta kepada 1.417 Penerima Manfaat
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) secara amanah, transparan, dan akuntabel. Sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat, BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan laporan capaian pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS-DSKL selama bulan Oktober 2026.
Berdasarkan rekapitulasi pengelolaan dana selama Oktober 2026, BAZNAS Kabupaten Kediri berhasil menghimpun dana sebesar Rp586.726.729. Perolehan tersebut terdiri atas dana zakat sebesar Rp365.345.377, dana infak sebesar Rp221.276.352, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) sebesar Rp105.000.
Capaian pengumpulan tersebut merupakan hasil partisipasi dan kepercayaan masyarakat, para muzaki, munfik, donatur, serta berbagai pihak yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Kepercayaan tersebut menjadi amanah yang senantiasa dijaga melalui pengelolaan dana yang profesional dan bertanggung jawab.
Tidak hanya berfokus pada penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Kediri juga terus mengoptimalkan pendistribusian dana ZIS-DSKL agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Selama Oktober 2026, total dana yang telah didistribusikan mencapai Rp562.860.650, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.417 orang melalui lima program unggulan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Adapun rincian pendistribusian berdasarkan program adalah sebagai berikut:
1. Program Kediri Taqwa
Melalui Program Kediri Taqwa, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan dana sebesar Rp88.871.612 kepada 626 penerima manfaat. Program ini berfokus pada penguatan kehidupan keagamaan masyarakat, dukungan terhadap kegiatan dakwah, serta peningkatan sarana dan prasarana keagamaan.
2. Program Kediri Cerdas
Program Kediri Cerdas memperoleh alokasi pendistribusian sebesar Rp160.317.020 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 354 orang. Program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai bantuan pendidikan, beasiswa, serta dukungan bagi peserta didik dan kalangan pendidikan yang membutuhkan.
3. Program Kediri Sehat
Dalam bidang kesehatan, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan dana sebesar Rp103.440.767 kepada 108 penerima manfaat melalui Program Kediri Sehat. Program ini bertujuan membantu masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan, bantuan pengobatan, serta dukungan sarana kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
4. Program Kediri Berdaya
Sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, Program Kediri Berdaya menyalurkan dana sebesar Rp111.181.251 kepada 100 penerima manfaat. Program ini diarahkan pada pemberdayaan ekonomi produktif, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta bantuan modal dan sarana usaha agar masyarakat dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan secara mandiri.
5. Program Kediri Peduli
Melalui Program Kediri Peduli, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan dana sebesar Rp99.050.000 kepada 229 penerima manfaat. Program ini menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan sosial dan ekonomi, melalui bantuan kebutuhan dasar, bantuan kemanusiaan, serta dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Dari keseluruhan pendistribusian tersebut, bidang pendidikan menjadi penerima alokasi terbesar dengan persentase 28,5%, disusul bidang ekonomi sebesar 19,8%, bidang kesehatan sebesar 18,4%, bidang kemanusiaan sebesar 17,6%, dan bidang dakwah sebesar 15,8%.
Capaian pengelolaan dana ZIS-DSKL selama Oktober 2026 ini menjadi gambaran nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat. Melalui lima program unggulan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri berupaya memastikan dana yang dihimpun dapat disalurkan secara tepat sasaran, memberikan manfaat, serta membantu meningkatkan kualitas kehidupan para mustahik.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, instansi pemerintah, lembaga, perusahaan, UPZ, serta para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan penyaluran dana ZIS-DSKL melalui BAZNAS Kabupaten Kediri.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat, memperbanyak infak, dan bersedekah melalui lembaga resmi BAZNAS Kabupaten Kediri. Setiap rupiah yang dititipkan merupakan amanah yang akan dikelola dan disalurkan untuk membantu sesama serta menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas.
Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, mari kuatkan kepedulian, tumbuhkan kemandirian, dan wujudkan kesejahteraan umat melalui zakat, infak, dan sedekah.
BAZNAS Kabupaten Kediri – Amanah, Transparan, dan Profesional.
BERITA03/11/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Pendidikan Santri Pondok Pesantren Al-Ihsan Jampes melalui Program Kediri Cerdas
KEDIRI – Pendidikan merupakan salah satu investasi terbaik untuk membangun masa depan generasi bangsa. Melalui pendidikan, seseorang tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda, BAZNAS Kabupaten Kediri melalui Program Kediri Cerdas kembali menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi santri Pondok Pesantren Al-Ihsan Jampes.
Bantuan beasiswa pendidikan tersebut diserahkan secara langsung oleh Gus Moch Najib, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, kepada santri penerima manfaat atas nama Faiz Abdurrahman, yang merupakan santri Pondok Pesantren Al-Ihsan Jampes.
Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya para santri yang tengah berjuang menuntut ilmu di lingkungan pondok pesantren. Melalui bantuan tersebut, diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan biaya pendidikan sekaligus memberikan dukungan moral agar para santri semakin bersemangat dalam menuntut ilmu.
Program Kediri Cerdas merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Kediri yang berfokus pada bidang pendidikan. Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa melalui dukungan pendidikan, pemberian beasiswa, serta berbagai bentuk bantuan lainnya. BAZNAS Kabupaten Kediri meyakini bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik, termasuk mereka yang sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren.
Dalam kesempatan ini, Gus Moch Najib menyampaikan bahwa semangat menuntut ilmu harus senantiasa dijaga. Menjadi seorang santri merupakan perjalanan yang penuh perjuangan, kesabaran, dan pengorbanan. Oleh karena itu, kesempatan untuk belajar hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan kesungguhan, kedisiplinan, dan niat yang tulus.
Santri diharapkan tidak hanya tekun dalam mempelajari ilmu agama, tetapi juga mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, ilmu yang bermanfaat bukan hanya menjadi bekal bagi diri sendiri, melainkan juga menjadi jalan untuk memberikan manfaat kepada keluarga, masyarakat, agama, dan bangsa.
Jangan pernah merasa kecil hati dengan keterbatasan yang ada. Setiap perjuangan dalam menuntut ilmu memiliki nilai dan keberkahan tersendiri. Teruslah belajar, jangan mudah menyerah, hormati guru, sayangi orang tua, serta jadikan setiap kesempatan sebagai jalan untuk memperbaiki diri. Masa depan yang baik tidak dibangun dalam satu malam, melainkan melalui kesungguhan dan doa yang terus menyertai setiap langkah.
BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan beasiswa ini dapat menjadi penyemangat bagi Faiz Abdurrahman untuk terus meningkatkan prestasi dan kualitas belajarnya. Semoga kelak menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, serta mampu menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Zakat, Infak, dan Sedekah Hadirkan Harapan bagi Sesama
Terselenggaranya berbagai program bantuan pendidikan yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Kediri tentu tidak terlepas dari kepercayaan dan kepedulian para muzaki serta donatur yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
Setiap rupiah yang dititipkan melalui BAZNAS memiliki potensi besar untuk menghadirkan perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya melalui bantuan pendidikan yang dapat membuka kesempatan bagi anak-anak dan para santri untuk terus melanjutkan pendidikan serta meraih cita-citanya.
Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat, para ASN, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kediri untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri.
Mari jadikan zakat sebagai bentuk ketaatan, infak sebagai wujud kepedulian, dan sedekah sebagai jalan untuk menebarkan kebaikan. Jangan menunggu memiliki kelebihan untuk berbagi, karena sekecil apa pun kebaikan yang diberikan dengan ikhlas akan memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.
Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah dan profesional, kita dapat bersama-sama mendukung berbagai program kemaslahatan umat, mulai dari bidang pendidikan (Kediri Cerdas), kesehatan (Kediri Sehat), pemberdayaan ekonomi (Kediri Berdaya), keagamaan (Kediri Taqwa), hingga bantuan sosial dan kemanusiaan (Kediri Peduli).
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, kuatkan kepedulian, hadirkan harapan, dan wujudkan masa depan generasi yang lebih baik.
BAZNAS Kabupaten Kediri – Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kebermanfaatan.
BERITA02/11/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Kursi Roda melalui Program Kediri Sehat untuk Bapak Husnudin
KEDIRI – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan di bidang kesehatan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bantuan melalui program Kediri Sehat. Kali ini, bantuan berupa kursi roda diberikan kepada Bapak Husnudin, warga Desa Kalirong, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
Penyaluran bantuan kursi roda ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu Pak Husnudin dalam menjalani aktivitas sehari-hari, khususnya untuk mendukung mobilitas dan mempermudah beliau dalam beraktivitas.
Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas, kursi roda bukan sekadar alat bantu, melainkan sarana penting untuk meningkatkan kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Melalui bantuan ini, diharapkan Pak Husnudin dapat memperoleh dukungan yang lebih baik dalam beraktivitas, sekaligus meringankan beban keluarga yang selama ini mendampingi beliau.
Program Kediri Sehat menjadi salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Kediri untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan di bidang kesehatan. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari pendayagunaan dana ZIS agar dapat memberikan manfaat nyata, tepat sasaran, dan menyentuh kebutuhan masyarakat yang memerlukan dukungan.
BAZNAS Kabupaten Kediri meyakini bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Bantuan yang diberikan dengan tulus, sesuai kebutuhan penerima, dapat menjadi sumber harapan baru bagi mereka yang sedang menghadapi keterbatasan. Senyum yang kembali hadir dan kemudahan yang dirasakan penerima manfaat menjadi bagian dari tujuan mulia pengelolaan zakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh muzakki, munfiq, dan para dermawan yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Kepercayaan dan kontribusi yang diberikan menjadi kekuatan penting dalam mendukung berbagai program sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Setiap dana ZIS yang ditunaikan diharapkan dapat menjadi jalan hadirnya pertolongan, kepedulian, dan kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui sinergi antara BAZNAS dan para dermawan, semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai salah satu ikhtiar bersama dalam membantu sesama. Dengan menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi, masyarakat turut berkontribusi dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi penerima manfaat.
Zakat Menguatkan, Kepedulian Menggerakkan, dan Kebaikan Menghadirkan Harapan. Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, mari terus tebarkan kebaikan dan hadirkan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Kediri – Menguatkan Kepedulian, Menebar Kebermanfaatan.
BERITA29/10/2026 | Humas
Memperingati Hari Sumpah Pemuda, BAZNAS Kabupaten Kediri Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
KEDIRI – Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian kepada bangsa. Semangat yang lahir dari perjuangan para pemuda pada 28 Oktober 1928 tersebut menjadi pengingat bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.
Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri mengajak seluruh generasi muda untuk terus menumbuhkan semangat kebangsaan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta mengambil peran nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Meneladani Semangat Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang menunjukkan besarnya peran generasi muda dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pada 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai latar belakang menyatukan tekad untuk mengakui satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia.
Semangat tersebut tetap relevan hingga saat ini. Di tengah perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan berbagai tantangan zaman, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menghadirkan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Pemuda tidak hanya dituntut untuk memiliki kecerdasan dan keterampilan, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat, integritas, kepedulian, dan semangat gotong royong. Kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan individu, melainkan juga oleh kemampuan masyarakat untuk saling mendukung dan bergerak bersama.
Pemuda sebagai Penggerak Kepedulian Sosial
BAZNAS Kabupaten Kediri meyakini bahwa semangat kepemudaan dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Membantu sesama, mendukung kegiatan sosial, menjadi relawan, mengembangkan potensi diri, serta menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada bangsa.
Dalam konteks pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), generasi muda juga memiliki peran strategis dalam menyebarkan kesadaran tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama. Dengan memanfaatkan kreativitas, pengetahuan, dan teknologi, anak muda dapat menjadi penggerak kebaikan sekaligus menginspirasi masyarakat untuk membangun budaya peduli dan saling menguatkan.
Semangat ini sejalan dengan upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Zakat tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga instrumen untuk memperkuat solidaritas sosial, membantu masyarakat yang membutuhkan, dan mendorong peningkatan kesejahteraan umat.
Dari Semangat Persatuan Menuju Indonesia yang Berdaya
Peringatan Hari Sumpah Pemuda hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, momentum ini perlu menjadi pengingat untuk menerjemahkan nilai-nilai perjuangan ke dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Generasi muda dapat memulai kontribusinya dari lingkungan terdekat, seperti membantu masyarakat sekitar, menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, mengembangkan usaha produktif, serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Dengan semangat persatuan dan kolaborasi, pemuda dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya. Setiap gagasan, tenaga, dan kebaikan yang diberikan akan memiliki arti ketika dilakukan dengan ketulusan dan tujuan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga semangat Sumpah Pemuda dengan memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan bersama-sama menghadirkan perubahan positif bagi Kabupaten Kediri dan Indonesia.
Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026.
Bersatu dalam keberagaman, bergerak dalam kepedulian, dan berkarya untuk Indonesia yang lebih sejahtera.
BAZNAS Kabupaten Kediri — Zakat Menguatkan Indonesia.
BERITA28/10/2026 | Humas
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kabupaten Kediri Terima Kunjungan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
KEDIRI – BAZNAS Kabupaten Kediri menerima kunjungan akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melakukan monitoring terhadap mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di kantor BAZNAS Kabupaten Kediri.
Rombongan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terdiri atas Dr. Suminto, M.Pd.I., Kepala Laboratorium Jurusan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta Dr. Muniri, M.Pd., Lektor Kepala sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FEBI. Kedatangan rombongan disambut oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, Kyai Ma'syum dan Gus Moch. Najib Sa'dulloh.
Dalam kunjungan tersebut, terdapat dua tujuan utama yang ingin dicapai. Pertama, mempererat silaturahmi dan menjaga hubungan baik antara UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan BAZNAS Kabupaten Kediri. Kedua, melaksanakan monitoring terhadap enam mahasiswa yang tengah menjalani kegiatan PPL di lingkungan kantor BAZNAS Kabupaten Kediri.
Kegiatan monitoring ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan praktik lapangan berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Melalui kegiatan PPL, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung proses kerja lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus menghubungkan pengetahuan akademik yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik di dunia kerja.
Selama melaksanakan PPL di BAZNAS Kabupaten Kediri, para mahasiswa diharapkan dapat memahami berbagai aspek pengelolaan ZIS, mulai dari administrasi kelembagaan, pelayanan masyarakat, hingga pelaksanaan program pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai peran strategis BAZNAS dalam mengelola dana umat secara amanah, profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Suminto, M.Pd.I., dan Dr. Muniri, M.Pd., juga memberikan pesan kepada keenam mahasiswa agar menyelesaikan seluruh laporan dan tugas yang menjadi tanggung jawab selama menjalani masa magang atau praktik lapangan. Mahasiswa diharapkan mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan, serta memanfaatkan kesempatan praktik untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan sebanyak mungkin.
Penyelesaian laporan PPL menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran karena mahasiswa perlu mendokumentasikan kegiatan, pengalaman, serta pengetahuan yang diperoleh selama berada di lingkungan kerja. Dengan demikian, kegiatan praktik lapangan tidak hanya menjadi sarana untuk mengenal dunia kerja, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan analisis, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab profesional.
Di akhir kunjungan, perwakilan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Kediri atas kesempatan, dukungan, sinergi, dan kerja sama yang telah terjalin dalam pelaksanaan PPL mahasiswa. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas keterbukaan BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa melalui pengalaman praktik secara langsung.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dengan perguruan tinggi. Kerja sama antara lembaga pengelola zakat dan institusi pendidikan diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang ekonomi Islam dan pengelolaan zakat, infak, serta sedekah.
Sinergi ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Bagi mahasiswa, kegiatan PPL menjadi sarana untuk memperoleh pengalaman nyata dan memahami tantangan pengelolaan ZIS di lapangan. Sementara itu, bagi lembaga, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan pengetahuan dan regenerasi sumber daya manusia yang memiliki pemahaman mengenai pengelolaan dana sosial keagamaan.
Melalui kunjungan dan kegiatan monitoring ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap hubungan baik dengan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dapat terus terjaga dan berkembang melalui berbagai bentuk kolaborasi yang bermanfaat. Dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mencetak generasi yang kompeten, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengucapkan terima kasih kepada UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA27/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Renovasi MCK Mushola Al Istikomah melalui Program Kediri Sehat
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus berkomitmen meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat melalui Program Kediri Sehat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan renovasi Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Mushola Al Istikomah, Desa Sumberejo, Dusun Joho, RT 07/RW 02, Kabupaten Kediri.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Moch. Najib Sa'dulloh dan diterima secara langsung oleh Juino selaku Ketua Takmir Mushola Al Istikomah. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri terhadap kebutuhan sarana sanitasi yang layak, bersih, dan nyaman bagi jamaah serta masyarakat sekitar.
Keberadaan fasilitas MCK yang memadai merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama di tempat ibadah yang digunakan masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan. Dengan adanya bantuan renovasi ini, diharapkan fasilitas MCK Mushola Al Istikomah dapat menjadi lebih baik sehingga jamaah merasa lebih nyaman ketika beribadah dan mengikuti kegiatan di mushola.
Program Kediri Sehat yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Kediri tidak hanya berorientasi pada dukungan terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat. Penyediaan fasilitas sanitasi yang layak menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi masyarakat, keberadaan fasilitas sanitasi yang baik memberikan manfaat yang luas. Selain mendukung kenyamanan jamaah, fasilitas MCK yang bersih dan layak juga membantu menjaga kebersihan lingkungan musala. Oleh karena itu, bantuan renovasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung kelancaran aktivitas ibadah di Mushola Al Istikomah serta memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sumberejo, khususnya warga di lingkungan Dusun Joho. Kepedulian terhadap sarana ibadah dan kebersihan lingkungan merupakan bagian dari upaya bersama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sehat, nyaman, dan sejahtera.
Melalui Program Kediri Sehat, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Dukungan dari para muzaki dan munfik menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program sosial, kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS.
Semoga bantuan renovasi MCK ini menjadi amal kebaikan yang membawa manfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitar. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, fasilitas yang tersedia diharapkan dapat terus dijaga sehingga mendukung terciptanya lingkungan ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman.
BAZNAS Kabupaten Kediri — Bersama Zakat, Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera.
BERITA27/10/2026 | Humas
Perkuat Kepemimpinan dan Kolaborasi Pengelolaan Zakat, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Ikuti BAZNAS Collaborative Leadership 2026
SURABAYA – Dalam upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan dan memperkuat tata kelola pengelolaan zakat, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menyelenggarakan kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) Tahun 2026 yang diikuti oleh pimpinan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota, termasuk pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis, 27–29 Oktober 2026, bertempat di Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Jawa Timur. BAZNAS Collaborative Leadership menjadi salah satu upaya pembinaan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat integritas kelembagaan, serta mendorong pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Penyelenggaraan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pengelolaan dana sosial keagamaan. Melalui kolaborasi yang terarah, pengelolaan zakat diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari arah kebijakan pembangunan nasional di bidang agama dan posisi strategis ZIS-DSKL menuju Indonesia Emas 2045, evaluasi kebijakan pembinaan dan pengawasan pengelolaan zakat, hingga penguatan kolaborasi program pendayagunaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, kegiatan BCL 2026 juga membahas kepemimpinan transformatif, kolaboratif, dan berintegritas. Materi tersebut menekankan pentingnya kemampuan pimpinan dalam mengambil keputusan, mengelola konflik, membangun komunikasi yang efektif, serta memperkuat kerja sama lintas sektor untuk menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan zakat.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah identifikasi isu strategis dan analisis akar permasalahan tata kelola ZIS-DSKL. Para peserta juga mengikuti proses perumusan alternatif solusi, penyusunan rencana aksi transformasi kolaboratif, pemetaan pemangku kepentingan, serta penetapan indikator keberhasilan dan strategi pelaksanaan program.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dan uji kelayakan rencana aksi transformasi kolaboratif, perumusan kesepakatan, serta penandatanganan komitmen implementasi rencana aksi. Tahapan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi peserta untuk menerapkan hasil pembelajaran dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan kinerja lembaga masing-masing.
Bagi BAZNAS Kabupaten Kediri, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kapasitas kelembagaan dan penguatan tata kelola pengelolaan dana ZIS. Penguatan kepemimpinan dan kolaborasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program-program BAZNAS Kabupaten Kediri agar semakin terarah, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga membutuhkan perencanaan yang matang, pengawasan yang baik, pemanfaatan data yang tepat, serta pelaporan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pimpinan dan penguatan sinergi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui BAZNAS Collaborative Leadership 2026, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan profesionalitas lembaga pengelola zakat serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong terciptanya program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi mewujudkan kesejahteraan umat serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Kediri.
BERITA27/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Madin Khoirunnisa Sonorejo Grogol melalui Program Kediri Cerdas
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat melalui Program Kediri Cerdas. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan beasiswa untuk Madrasah Diniyah (Madin) Khoirunnisa yang berlokasi di Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
Penyaluran beasiswa ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Kediri dalam membantu menunjang pendidikan keagamaan serta memberikan kesempatan kepada para santri untuk terus belajar dan memperdalam ilmu agama. Melalui bantuan ini, diharapkan proses pembelajaran di madrasah diniyah dapat berjalan dengan lebih baik dan para santri semakin termotivasi untuk menuntut ilmu.
Program Kediri Cerdas menjadi salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS Kabupaten Kediri untuk mendukung sektor pendidikan. Pendidikan memiliki peranan penting dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Oleh karena itu, dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan menjadi bagian penting dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Madrasah diniyah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui pembelajaran Al-Qur'an, ilmu agama, penanaman nilai-nilai akhlak, serta pembiasaan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Keberadaan madrasah diniyah di tengah masyarakat turut membantu orang tua dalam memberikan pendidikan agama kepada anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan beasiswa melalui Program Kediri Cerdas ini dapat memberikan manfaat bagi penerima serta mendukung keberlangsungan pendidikan di Madin Khoirunnisa, Sonorejo, Grogol. Bantuan tersebut juga diharapkan menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui berbagai program pendidikan yang dijalankan, BAZNAS Kabupaten Kediri berupaya menghadirkan manfaat dana ZIS secara berkelanjutan bagi masyarakat. Sinergi antara BAZNAS, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat diharapkan mampu memperluas kesempatan belajar serta melahirkan generasi penerus yang cerdas secara intelektual dan kuat dalam nilai-nilai keagamaan.
Mari bersama mendukung pendidikan dan masa depan generasi penerus melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan kepedulian bersama, setiap kontribusi dapat menjadi jalan kebaikan untuk membantu sesama dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Kediri yang lebih sejahtera, berilmu, dan berakhlak mulia.
BAZNAS Kabupaten Kediri – Menguatkan Kepedulian, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
BERITA27/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah Berbagi Barokah, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan Gratis
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menghadirkan program Jum’at Berkah BAZNAS Berbagi Barokah pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam bidang keagamaan, sosial kemanusiaan, maupun kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan bantuan melalui Program Kediri Taqwa dan Kediri Peduli berupa bantuan alat kebersihan masjid serta Paket Logistik Keluarga. Selain itu, melalui Program Kediri Sehat, BAZNAS Kabupaten Kediri bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan tim kesehatan dari Puskesmas Ngadiluwih menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah masjid, masyarakat sekitar, serta para musafir yang singgah untuk melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Taqwa.
Edukasi Zakat, Infak, dan Sedekah melalui Khutbah Jumat
Rangkaian kegiatan diawali dengan khutbah edukasi mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah yang disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin. Melalui khutbah tersebut, jamaah diajak untuk meningkatkan keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui pengelolaan ZIS yang amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran, dana yang ditunaikan oleh para muzaki dan donatur dapat disalurkan untuk mendukung berbagai program pemberdayaan serta membantu meringankan beban para mustahik.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan BAZNAS Kabupaten Kediri dengan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi yang memiliki tugas mengelola dan menyalurkan dana ZIS sesuai ketentuan.
Kapolsek Ngadiluwih Berikan Edukasi Kepada Jamaah dan Masyarakat
Kegiatan Jum’at Berkah turut dihadiri Kapolsek Ngadiluwih, AKP Budi Winariyo, S.H., M.Pd., yang memberikan edukasi kepada jamaah Masjid Al Taqwa dan masyarakat sekitar yang hadir.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek Ngadiluwih menekankan pentingnya menumbuhkan kepedulian kepada sesama, menjaga kerukunan, serta membangun lingkungan masyarakat yang aman dan harmonis. Kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui sikap saling menghormati, membantu orang lain, dan menjaga hubungan baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Beliau juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika melintasi jalur Ngadiluwih–Tulungagung yang saat ini ramai dilalui kendaraan. Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kecepatan, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain itu, edukasi mengenai bahaya bullying atau perundungan turut disampaikan sebagai upaya membangun kesadaran bersama agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang merendahkan, menyakiti, mengintimidasi, atau mempermalukan orang lain, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Masyarakat diajak untuk menumbuhkan sikap saling menghargai dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan.
Pesan-pesan tersebut selaras dengan semangat Jum’at Berkah BAZNAS Berbagi Barokah, yakni membangun kepedulian yang tidak hanya diwujudkan melalui pemberian bantuan, tetapi juga melalui edukasi dan tindakan nyata untuk menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik.
Program Kediri Taqwa Salurkan Bantuan Alat Kebersihan Masjid
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan bantuan alat kebersihan melalui Program Kediri Taqwa kepada Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih.
Bantuan ini diharapkan dapat menunjang pemeliharaan kebersihan masjid sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih nyaman. Masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan masyarakat.
Melalui Program Kediri Taqwa, BAZNAS Kabupaten Kediri berupaya mendukung kegiatan keagamaan dan meningkatkan kualitas sarana penunjang ibadah. Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan dana ZIS kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan bagi kemaslahatan umat.
Program Kediri Peduli Salurkan Paket Logistik Keluarga
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyalurkan Paket Logistik Keluarga melalui Program Kediri Peduli. Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Paket Logistik Keluarga merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui bantuan tersebut, BAZNAS berupaya hadir di tengah masyarakat dengan memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
Program Kediri Peduli menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Kediri dalam memperkuat perlindungan sosial dan menumbuhkan semangat gotong royong. Bantuan yang disalurkan tidak hanya memiliki nilai material, tetapi juga membawa pesan bahwa masyarakat yang membutuhkan tidak berjalan sendiri karena terdapat kepedulian dan dukungan dari sesama.
Program Kediri Sehat Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Tidak hanya memberikan bantuan sosial dan keagamaan, BAZNAS Kabupaten Kediri juga menghadirkan pelayanan kesehatan melalui Program Kediri Sehat. Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan tim kesehatan dari Puskesmas Ngadiluwih.
Pelayanan diberikan kepada jamaah Masjid Al Taqwa, masyarakat sekitar Desa Bangle, serta para musafir yang sedang melakukan perjalanan dan singgah untuk melaksanakan salat Jumat di masjid tersebut. Kehadiran layanan kesehatan di lingkungan masjid diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan di sela-sela aktivitas mereka.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang baik. Sebanyak 39 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan Jum’at Berkah tersebut. Partisipasi ini menjadi gambaran positif atas sambutan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan dekat dengan lingkungan mereka.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan, melakukan pemeriksaan secara berkala sesuai kebutuhan, serta menerapkan pola hidup sehat. Pemeriksaan kesehatan juga menjadi langkah awal untuk mengenali kondisi tubuh dan mendorong masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan diri maupun keluarga.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri serta seluruh tim kesehatan dari Puskesmas Ngadiluwih atas dukungan, kerja sama, dan pelayanan yang diberikan. Sinergi ini menjadi wujud kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan instansi pemerintah dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan.
Sinergi Program untuk Kesejahteraan Umat
Pelaksanaan Jum’at Berkah BAZNAS Berbagi Barokah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, menunjukkan bahwa pengelolaan ZIS dapat menghadirkan manfaat dalam berbagai aspek kehidupan. Melalui Program Kediri Taqwa, BAZNAS mendukung kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah. Melalui Program Kediri Peduli, bantuan logistik keluarga disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok penerima manfaat. Sementara itu, Program Kediri Sehat menghadirkan akses pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga diperkuat dengan edukasi keagamaan dan sosial yang mendorong masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, menjaga keselamatan di jalan raya, serta mencegah perundungan. Dengan demikian, Jum’at Berkah tidak hanya menjadi kegiatan berbagi bantuan, tetapi juga sarana membangun kesadaran, mempererat hubungan sosial, dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
BAZNAS Kabupaten Kediri terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan. Dukungan para muzaki, munfik, dan donatur menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui momentum ini, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, memperbanyak infak, dan membiasakan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Setiap kontribusi yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu sesama, memperkuat pelayanan sosial, mendukung kesehatan masyarakat, serta mewujudkan kesejahteraan umat.
Semoga kegiatan Jum’at Berkah BAZNAS Berbagi Barokah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga sinergi dan kepedulian yang terbangun dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program-program BAZNAS Kabupaten Kediri.
BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
BERITA23/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah dan Cek Kesehatan Gratis di Masjid Al Taqwa Bangle
KEDIRI – BAZNAS Kabupaten Kediri kembali melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Tidak hanya menghadirkan edukasi keagamaan dan sosial, kegiatan ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah masjid, masyarakat sekitar, serta musafir yang sedang dalam perjalanan dan melaksanakan salat Jumat di masjid tersebut.
Kegiatan diawali dengan khutbah edukasi mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin. Melalui khutbah tersebut, jamaah diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta memahami bahwa zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolsek Ngadiluwih, AKP Budi Winariyo, S.H., M.Pd., yang memberikan edukasi kepada jamaah dan masyarakat sekitar. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan pentingnya kepedulian sosial, kewaspadaan saat berkendara, khususnya di jalur Ngadiluwih–Tulungagung yang ramai dilalui kendaraan, serta pencegahan bullying atau perundungan di lingkungan masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Kediri turut menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan tim kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Ngadiluwih. Layanan ini diberikan kepada jamaah masjid, masyarakat sekitar, hingga para musafir yang singgah untuk menunaikan salat Jumat di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle.
Antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan tersebut terbilang baik. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, yakni sebanyak 39 orang. Partisipasi ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan dilaksanakan di tengah aktivitas masyarakat mendapat sambutan positif.
Melalui pemeriksaan kesehatan gratis ini, masyarakat memperoleh kesempatan untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan diri. Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah awal dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri serta seluruh tim kesehatan dari Puskesmas Ngadiluwih atas dukungan, kerja sama, dan pelayanan yang diberikan dalam menyukseskan kegiatan ini. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara lembaga pengelola zakat dan instansi pemerintah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program Jum’at Berkah ini mencerminkan bahwa kepedulian terhadap umat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk pelayanan, mulai dari edukasi keagamaan, penguatan nilai-nilai sosial, hingga akses terhadap layanan kesehatan. BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi dan terpercaya. Dengan berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS, masyarakat turut mendukung berbagai program sosial, kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan keagamaan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat.
Semoga kegiatan Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, ini membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga sinergi dan kepedulian ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program-program BAZNAS Kabupaten Kediri.
BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
BERITA23/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah, Kapolsek Ngadiluwih Berikan Edukasi Masyarakat
KEDIRI – BAZNAS Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan dan menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis.
Kegiatan diawali dengan khutbah edukasi tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin. Dalam khutbahnya, jamaah diajak untuk memahami bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bentuk ibadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Melalui pengelolaan dana ZIS yang amanah dan tepat sasaran, masyarakat dapat turut berkontribusi dalam membantu kaum duafa dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolsek Ngadiluwih, AKP Budi Winariyo, S.H., M.Pd., yang memberikan edukasi kepada jamaah masjid dan masyarakat sekitar yang hadir di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya menumbuhkan kepedulian kepada sesama, menjaga kerukunan, serta membangun lingkungan masyarakat yang saling menghormati dan membantu satu sama lain.
Kapolsek Ngadiluwih juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika melintasi jalur Ngadiluwih–Tulungagung yang saat ini ramai dilalui kendaraan. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diperhatikan demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain itu, AKP Budi Winariyo turut memberikan edukasi mengenai bahaya bullying atau perundungan. Beliau mengajak jamaah dan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang merendahkan, menyakiti, mengintimidasi, atau mempermalukan orang lain, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Perundungan dapat menimbulkan dampak negatif bagi korban, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk mencegahnya sejak dini.
Masyarakat juga diharapkan mampu menanamkan sikap saling menghargai, menghindari kekerasan verbal maupun fisik, serta membangun budaya saling mengingatkan dengan cara yang baik. Kepedulian terhadap korban perundungan dan keberanian untuk melaporkan tindakan yang merugikan orang lain menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh rasa persaudaraan.
Melalui kegiatan ini, pesan keagamaan yang disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin berpadu dengan edukasi sosial dan keselamatan masyarakat dari Kapolsek Ngadiluwih. Keduanya mengingatkan bahwa kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga melalui tindakan sederhana, seperti membantu tetangga, menghormati sesama, tertib berlalu lintas, serta tidak melakukan perundungan terhadap siapa pun.
BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyaluran bantuan, tetapi juga melalui edukasi dan penguatan nilai-nilai kepedulian sosial. Sinergi dengan berbagai pihak diharapkan dapat memperluas manfaat program sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang religius, peduli, aman, dan harmonis.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui lembaga resmi dan terpercaya. Dengan semangat berbagi dan gotong royong, setiap kebaikan diharapkan dapat menjadi jalan untuk membantu sesama serta mewujudkan kesejahteraan umat.
Semoga kegiatan Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kebaikan dimulai dari kepedulian, keselamatan dimulai dari kewaspadaan, dan kerukunan tumbuh dari sikap saling menghormati.
BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
BERITA23/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa Desa Bangle, Edukasi Masyarakat tentang Pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah pada Jumat, 23 Oktober 2026, bertempat di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Kegiatan diawali dengan khutbah yang disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin dengan mengangkat edukasi mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam penyampaiannya, masyarakat diajak untuk memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, tetapi juga merupakan instrumen penting dalam membangun kepedulian sosial dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.
Melalui edukasi tersebut, jamaah diharapkan semakin memahami perbedaan dan peran zakat, infak, serta sedekah dalam kehidupan sehari-hari. Zakat menjadi kewajiban yang memiliki ketentuan tertentu, sedangkan infak dan sedekah merupakan bentuk kebaikan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan. Ketiganya memiliki nilai penting dalam menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Program Jum’at Berkah juga menjadi sarana bagi BAZNAS Kabupaten Kediri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Melalui pengumpulan dan penyaluran dana ZIS yang dikelola dengan baik, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan keagamaan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Semangat berbagi yang tumbuh dari masjid diharapkan dapat menjadi penggerak kepedulian sosial, sehingga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, memperbanyak infak, dan membiasakan sedekah melalui lembaga resmi yang terpercaya. Dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, masyarakat turut berkontribusi dalam mendukung berbagai program pemberdayaan dan kesejahteraan umat.
Semoga kegiatan Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih ini membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar, serta menjadi pengingat bahwa harta yang ditunaikan zakatnya dan dibagikan melalui infak maupun sedekah dapat menjadi jalan kebaikan, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
BERITA23/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan untuk Masjid Miftahul Huda Gampengrejo melalui Program Kediri Taqwa
KEDIRI – Dalam upaya mendukung penguatan kegiatan keagamaan dan meningkatkan kemakmuran masjid, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menyalurkan bantuan kepada Masjid Miftahul Huda, Kecamatan Gampengrejo, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Program Kediri Taqwa, salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung kegiatan keagamaan serta memperkuat kehidupan spiritual masyarakat.
Bantuan diserahkan oleh HM Ahid Imaduddin dan diterima secara langsung oleh Irwan Maftuhin selaku Bendahara Masjid Miftahul Huda. Penyaluran ini menjadi wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri terhadap keberlangsungan aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid.
Masjid memiliki peran penting dalam kehidupan umat Islam. Selain menjadi tempat untuk melaksanakan ibadah, masjid juga berfungsi sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, dukungan terhadap masjid diharapkan dapat membantu menunjang kegiatan keagamaan dan memberikan manfaat bagi para jamaah serta masyarakat sekitar.
Melalui Program Kediri Taqwa, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung kegiatan keagamaan di Kabupaten Kediri. Program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan dana umat agar dapat memberikan manfaat yang luas, termasuk dalam mendukung sarana dan aktivitas ibadah masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Sinergi antara BAZNAS, pengurus masjid, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat gerakan kebaikan serta mendorong tumbuhnya kehidupan beragama yang semakin baik dan harmonis.
Melalui bantuan yang disalurkan, diharapkan Masjid Miftahul Huda dapat terus menjalankan perannya sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keislaman yang memberikan ketenteraman serta manfaat bagi masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat dan membawa keberkahan bagi para muzaki, donatur, pengurus masjid, serta jamaah.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Setiap kebaikan yang ditunaikan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, mendukung kegiatan keagamaan, dan memperkuat kesejahteraan umat.
Melalui Program Kediri Taqwa, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berikhtiar menebarkan manfaat, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan membangun masyarakat yang religius, peduli, serta berdaya.
BAZNAS Kabupaten Kediri – Menguatkan Kepedulian, Menebar Kebermanfaatan.
BERITA22/10/2026 | Humas
Hari Santri Nasional 2026: Dari Pesantren untuk Indonesia, BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung Santri Berdaya dan Indonesia Bermartabat
KEDIRI – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri dan pesantren dalam membangun bangsa. Mengusung semangat “Dari Pesantren, untuk Indonesia. Mengabdi dengan Ilmu, Berkarya untuk Negeri,” Hari Santri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, pemberdayaan, serta pengabdian kepada umat dan bangsa.
Santri merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah Indonesia. Dengan bekal ilmu agama, akhlak mulia, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan, santri memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat. Pesantren juga terus berkembang menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan moderasi beragama, pengembangan potensi generasi muda, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam semangat Hari Santri Nasional 2026, berbagai kegiatan digelar untuk memperkuat ekosistem pesantren yang aman, ramah, dan berdaya. Mulai dari Safari Pesantren Aman, Tarbiyah Jinsiyah, Sapa Santri, Sarasehan Pesantren Ramah, hingga Syawir, peluncuran 10 buku pesantren, Apel Hari Santri, dan Bazar Santri. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan lingkungan pesantren yang mendukung tumbuh kembang santri, memperkuat tradisi keilmuan, serta mendorong lahirnya generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman.
BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung Santri dan Pemberdayaan Pesantren
Sebagai lembaga yang memiliki peran dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Kediri turut mendukung upaya peningkatan kesejahteraan umat, termasuk melalui perhatian terhadap dunia pendidikan Islam dan kehidupan pesantren. Dukungan terhadap santri merupakan bagian dari ikhtiar membangun generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.
Sejalan dengan semangat BAZNAS Republik Indonesia dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat untuk kesejahteraan masyarakat, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai kekuatan sosial untuk mengurangi kemiskinan, memperluas akses pendidikan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Melalui pengelolaan ZIS yang amanah, profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariat, BAZNAS terus mendorong agar dana zakat dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik. Dukungan terhadap pendidikan dan pemberdayaan generasi muda, termasuk santri yang membutuhkan, menjadi salah satu upaya untuk membuka kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.
Santri yang memperoleh akses pendidikan dan dukungan yang memadai diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan, kemandirian, serta kemampuan berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Dengan demikian, pesantren dapat terus menjadi pusat lahirnya sumber daya manusia yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Menguatkan Khidmah, Menumbuhkan Kepedulian
Hari Santri Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat semangat khidmah, yaitu pengabdian yang dilandasi keikhlasan, ilmu, dan tanggung jawab. Semangat ini sejalan dengan nilai-nilai zakat yang mengajarkan kepedulian terhadap sesama, solidaritas sosial, serta pentingnya berbagi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Santri sebagai pengingat bahwa membangun bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Dukungan terhadap pendidikan, kepedulian kepada kaum dhuafa, dan pemberdayaan masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai langkah nyata, termasuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan dengan ikhlas diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas, memperkuat kesejahteraan umat, dan mendukung lahirnya generasi penerus bangsa yang berdaya.
Pada Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Kabupaten Kediri mengucapkan selamat memperingati Hari Santri Nasional kepada seluruh santri, pengasuh pesantren, ustaz dan ustazah, serta keluarga besar pesantren di Indonesia. Semoga semangat perjuangan para santri senantiasa menjadi inspirasi untuk terus menebarkan kebaikan, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan.
Mari bersama mendukung santri, menguatkan pesantren, dan menebarkan kebermanfaatan melalui zakat, infak, dan sedekah.
Pesantren Kuat, Santri Hebat, Indonesia Bermartabat!
BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menebarkan Kebermanfaatan.
BERITA22/10/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan UMKM melalui Program Kediri Berdaya kepada Muhammad Zakariya di Kandangan
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Kediri Berdaya. Kali ini, bantuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) disalurkan kepada Muhammad Zakariya yang berdomisili di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.
Penyaluran bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Gus Moch. Najib Sa'dulloh sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri terhadap pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usahanya.
Melalui Program Kediri Berdaya, BAZNAS Kabupaten Kediri berupaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dengan memberikan dukungan kepada pelaku usaha. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan usaha, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi penerima manfaat.
Program ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mendesak, dana ZIS juga diharapkan mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi sehingga para mustahik dapat meningkatkan kesejahteraan dan membangun kemandirian secara bertahap.
BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan yang diberikan kepada Muhammad Zakariya dapat menjadi penyemangat dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Dengan dukungan yang tepat, pelaku UMKM diharapkan mampu terus bertumbuh, meningkatkan kualitas usaha, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga dan lingkungan sekitarnya.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap dana yang dititipkan melalui BAZNAS dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu sesama, memperkuat pemberdayaan ekonomi, dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Kediri yang lebih sejahtera.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Bersama, kita wujudkan kebermanfaatan dan kemandirian ekonomi umat melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
BERITA21/10/2026 | Humas
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Pra-Rakorda BAZNAS Jawa Timur 2026 di Surabaya
SURABAYA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri, HM. Ahid Imaduddin dan Moch. Najib Sa’dulloh, menghadiri agenda Pra-Rapat Koordinasi Daerah (Pra-Rakorda) BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Selasa–Rabu, 20–21 Oktober 2026, bertempat di HARRIS Hotel & Conventions Bundaran Satelit, Surabaya.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Rakorda BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2026 sekaligus upaya menyelaraskan program kerja tahun 2027. Pra-Rakorda menjadi forum koordinasi bagi pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur untuk memperkuat sinergi kelembagaan, meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, serta merumuskan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam agenda tersebut, peserta mengikuti sejumlah pembahasan strategis terkait optimalisasi pemanfaatan dana ZIS untuk mendukung perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu materi yang dibahas adalah optimalisasi dana ZIS untuk perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal melalui program JAMSOSBAZ, bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, kegiatan ini juga mencakup sosialisasi NAWA PRADANA, yakni sembilan program prioritas BAZNAS Jawa Timur periode 2026–2031, serta sosialisasi aplikasi HaloBAZ sebagai bagian dari penguatan layanan dan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.
Pada hari kedua, peserta dijadwalkan mengikuti pembahasan mengenai optimalisasi dana ZIS untuk jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat rentan melalui program JAMKESBAZ, bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial dan akses pelayanan kesehatan.
Perkuat Sinergi dan Optimalisasi Pengelolaan ZIS
Keikutsertaan HM. Ahid Imaduddin dan Moch. Najib Sa’dulloh dalam Pra-Rakorda ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri untuk memperkuat koordinasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur serta BAZNAS kabupaten/kota lainnya. Melalui forum ini, diharapkan terbangun keselarasan arah kebijakan dan program sehingga pengelolaan zakat dapat dilaksanakan secara lebih terarah, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Penguatan koordinasi antarlembaga juga penting untuk mendorong inovasi program, meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memastikan pengelolaan dana ZIS dilaksanakan berdasarkan prinsip amanah, profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam serta peraturan perundang-undangan.
BAZNAS Kabupaten Kediri terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, hingga dakwah dan penguatan kehidupan keagamaan.
Melalui sinergi dan koordinasi yang berkelanjutan, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap pelaksanaan program-program ke depan semakin tepat sasaran, menjangkau lebih banyak mustahik, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kediri.
Partisipasi dalam Pra-Rakorda BAZNAS Jawa Timur 2026 menjadi salah satu langkah untuk terus memperkuat tata kelola zakat dan meningkatkan kebermanfaatan dana umat. Dengan kolaborasi yang solid, zakat diharapkan semakin berperan sebagai instrumen pemberdayaan dan perlindungan sosial demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.
BAZNAS Kabupaten Kediri — Menguatkan Kepedulian, Menebarkan Kebermanfaatan.
BERITA20/10/2026 | Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kediri.
Lihat Daftar Rekening →