Pentingnya Kementerian Agama Republik Indonesia Menegaskan Penerima Zakat Terbatas pada Delapan Golongan asnaf
25/02/2026 | Penulis: Humas
Menteri Agama Nasaruddin Umar, MA
Kementerian Agama Republik Indonesia menegaskan bahwa zakat harus digunakan sesuai dengan ketentuan delapan asnaf yang telah diatur dalam Al-Qur’an. Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi keliru yang menyebutkan bahwa Kementerian Agama menggunakan dana zakat untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Agama menegaskan bahwa zakat memiliki aturan syariah yang ketat dan tidak boleh dialihkan kepada pihak di luar golongan penerima yang telah ditentukan.
“Zakat tidak boleh disalurkan kepada pihak di luar asnafnya. Keraguan akan persoalan syariah,” tegas Menag di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Ia merujuk pada QS. At-Taubah ayat 60 yang menyebutkan delapan golongan (asnaf) penerima zakat, yaitu fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fii sabilillah, dan ibnu sabil. Ketentuan ini menjadi pedoman prinsipil dalam pengelolaan zakat.
“Penting untuk memberikan zakat sesuai dengan apa yang dinyatakan dalam asnaf secara tegas. Jangan memberikan zakat kepada pihak yang tidak berhak,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Thobib Al Asyhar, juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran zakat yang terkait dengan program MBG.
“Tidak ada kebijakan zakat untuk MBG. Kami pastikan distribusi zakat dilakukan sesuai syariat dan peraturan perundang-undangan. Zakat ditujukan untuk delapan asnaf sesuai dengan QS. At-Taubah ayat 60 dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa Pasal 25 UU No. 23 Tahun 2011 menyatakan zakat wajib didistribusikan kepada mustahik sesuai syariat Islam, sementara Pasal 26 menegaskan distribusi dilakukan berdasarkan prioritas dengan mempertimbangkan prinsip keadilan, pemerataan, dan kewilayahan.
Pengelolaan zakat, lanjutnya, dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang diawasi dan diaudit secara berkala.
Respon BAZNAS Kabupaten Kediri
Menindaklanjuti penegasan dari Kementerian Agama tersebut, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri menyatakan dukungan penuh terhadap prinsip penyaluran zakat sesuai delapan asnaf sebagaimana diatur dalam syariat Islam dan peraturan perundang-undangan.
HM. Iffatul Lathoif Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri menegaskan bahwa seluruh dana zakat yang dihimpun dari masyarakat Kabupaten Kediri dipastikan disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik, khususnya fakir, miskin, dan kelompok rentan di wilayah Kabupaten Kediri.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga memastikan bahwa tidak ada pengalihan dana zakat untuk program di luar ketentuan syariah, termasuk program yang telah dibiayai melalui anggaran negara. Pengelolaan dana ZIS dilakukan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelaporan dan audit berkala.
Sebagai lembaga resmi pemerintah nonstruktural di daerah, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para mustahik yang berhak
Berita Lainnya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Pra-Rakorda BAZNAS Jawa Timur 2026 di Surabaya
Cetak Sarjana Berakhlak Mulia, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Kajian Kitab Bidayatul Hidayah bagi Mahasiswa SKSS
Memperingati Hari Sumpah Pemuda, BAZNAS Kabupaten Kediri Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah dan Cek Kesehatan Gratis di Masjid Al Taqwa Bangle
BAZNAS Kabupaten Kediri Terima Laporan Bulanan UPZ Kantor Kemenag, Perkuat Sinergi Program Pengelolaan ZIS
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah Berbagi Barokah, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan Gratis
Hari Santri Nasional 2026: Dari Pesantren untuk Indonesia, BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung Santri Berdaya dan Indonesia Bermartabat
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Pendidikan Tingkat SMP kepada PKBM Hidayatur Ridho melalui Program Kediri Cerdas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa Desa Bangle, Edukasi Masyarakat tentang Pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan UMKM melalui Program Kediri Berdaya kepada Muhammad Zakariya di Kandangan
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Renovasi MCK Mushola Al Istikomah melalui Program Kediri Sehat
Zakat untuk Pemberdayaan, BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Usaha kepada Warga Ngadiluwih
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kabupaten Kediri Terima Kunjungan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Kursi Roda melalui Program Kediri Sehat untuk Bapak Husnudin
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan untuk Masjid Miftahul Huda Gampengrejo melalui Program Kediri Taqwa

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kediri.
Lihat Daftar Rekening →