Transparan dan Akuntabel, BAZNAS Kabupaten Kediri Catat Kinerja ZIS Terbaik 2025
07/01/2026 | Penulis: Humas
Bupati Kediri: Keterbukaan BAZNAS Jadi Kunci Naiknya Pengumpulan Zakat
Kediri — BAZNAS Kabupaten Kediri kembali mencatatkan capaian positif dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Pada tahun 2025, penghimpunan ZIS mencapai Rp7,6 miliar atau melampaui target yang ditetapkan BAZNAS RI sebesar Rp 4,6 miliar. Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, atas keterbukaan dan transparansi pengelolaan yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Kediri saat menerima laporan kinerja BAZNAS Kabupaten Kediri di Kantor Bupati Kediri, Rabu (7/1/2026). Menurut Mas Dhito, keterbukaan laporan pengelolaan ZIS menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan para muzaki untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.
“Ini sangat luar biasa kenaikannya. Keterbukaan sangat penting karena para muzaki menjadi tahu bahwa apa yang mereka titipkan benar-benar disalurkan dan memberikan manfaat,” ujar Mas Dhito.
Mas Dhito juga menilai tren peningkatan pengumpulan ZIS di Kabupaten Kediri menunjukkan perkembangan yang sangat positif dari tahun ke tahun. Ia mencontohkan, pada tahun 2024 dari target Rp4,5 miliar, BAZNAS Kabupaten Kediri berhasil menghimpun Rp7,4 miliar. Dengan kedisiplinan seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan OPD dalam melakukan penyetoran, ia optimistis capaian ZIS akan terus meningkat dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, HM. Iffatul Lathoif, dalam laporannya menyampaikan bahwa dana ZIS yang dihimpun telah didistribusikan dan didayagunakan untuk berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan. Program tersebut antara lain bantuan alat kesehatan, paket sembako dan biaya hidup bagi dhuafa, pemberian makanan bergizi, serta beasiswa bagi santri dan siswa.
“Kami memiliki program Satu Keluarga Satu Sarjana. Saat ini sudah membina 82 penerima manfaat, dan insyaallah ke depan akan kami tingkatkan menjadi 100 penerima,” ungkapnya.
Selain itu, distribusi ZIS juga mencakup bantuan biaya hidup rutin bagi fakir dan lansia, bantuan untuk marbot, santunan anak yatim piatu, program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), bantuan mualaf, sarana dan prasarana pendidikan serta masjid dan musala, bantuan transportasi berobat, hingga pemberian alat bantu jalan bagi masyarakat yang membutuhkan.
HM. Iffatul Lathoif juga menambahkan bahwa pengelolaan ZIS di BAZNAS Kabupaten Kediri telah melalui proses audit oleh auditor tunjukan Kementerian Agama. Hasil audit menunjukkan pengelolaan ZIS berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.
“Untuk wilayah Jawa Timur, salah satu yang siap diaudit adalah Kabupaten Kediri. Alhamdulillah, hasil audit secara umum menunjukkan hasil yang baik,” jelasnya.
Dengan capaian ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus menjaga profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kesejahteraan umat dan solusi dalam mengurangi kesenjangan sosial di Kabupaten Kediri.
Berita Lainnya
Transparan dan Amanah, UPZ Kemenag Kediri Sampaikan Laporan Pengumpulan dan Pendistribusian ZIS
BAZNAS Kabupaten Kediri Sambut Ramadan 2026 dengan Semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”
Sinergi BAZNAS dan Dinas Kesehatan, Dhuafa Kecamatan Semen Terima PLK dan Pemeriksaan Kesehatan
Jumat Berkah di Masjid As Sholihin, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Layanan Sosial dan Kesehatan
Ramadan kurang 35 hari lagi, BAZNAS Kabupaten Kediri dan UPZ Kemenag Sosialisasikan Pengumpulan Zakat Fitrah
Peduli Kesehatan Mustahik, BAZNAS Kediri Serahkan Kursi Roda kepada Ibu Insiyah

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
