WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Tanggap Bencana Tanah Longsor di Desa Pagung

Kediri — Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi korban tanah longsor di Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

Melalui program BAZNAS Tanggap Bencana, bantuan berupa paket sembako dan material disalurkan kepada warga terdampak, yakni Bapak Bingan dan Bapak Jarno. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Gus Moch. Najib Sa’dulloh, didampingi oleh Kepala Dusun setempat, Bapak Irawan, dan diterima oleh keluarga korban, yang diwakili oleh istri dari Bapak Bingan.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa BAZNAS hadir sebagai wujud kepedulian dan solidaritas umat dalam membantu sesama yang tengah mengalami musibah.

“Bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga dapat memberikan kekuatan dan harapan bagi para korban untuk bangkit kembali,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Kediri.

Musibah merupakan ujian, namun di baliknya terdapat hikmah dan peluang untuk saling menguatkan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

"…Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah: 6)

Ayat ini menjadi penguat bahwa setiap kesulitan yang dihadapi akan diiringi dengan jalan kemudahan, serta mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi cobaan.

BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Semen serta perangkat Desa Pagung atas koordinasi dan komunikasi yang baik dalam penanganan korban bencana, sehingga bantuan dapat tersalurkan secara tepat dan cepat.

Kepada para penerima manfaat, diharapkan tetap tabah dan ikhlas dalam menghadapi ujian ini, serta terus memiliki semangat untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan.

 

BAZNAS Kabupaten Kediri turut mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi semua pihak.

06/05/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Pembangunan MCK untuk Masjid Nurul Falah melalui Program Kediri Sehat

Kediri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bantuan melalui Program Kediri Sehat berupa pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) untuk Masjid Nurul Falah. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan sarana ibadah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di sekitar masjid.

Bantuan tersebut diserahkan kepada Bapak Widodo Hamid selaku perwakilan penerima manfaat. Pembangunan MCK ini diharapkan dapat menunjang kenyamanan jamaah dalam beribadah serta memenuhi kebutuhan sanitasi yang layak di lingkungan masjid.

BAZNAS Kabupaten Kediri terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang sosial dan ekonomi, tetapi juga dalam peningkatan kualitas fasilitas ibadah.

Melalui Program Kediri Sehat, BAZNAS Kabupaten Kediri berupaya mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah dengan lebih khusyuk.

BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Diharapkan, setiap kontribusi yang diberikan dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya serta membawa keberkahan bagi semua pihak.

 

BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri sebagai lembaga resmi yang amanah, profesional, dan transparan, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

05/05/2026 | Kontributor: Humas
UPZ BAZNAS Kemenag Kabupaten Kediri Salurkan Paket Logistik Keluarga bagi Mustahik di Desa Kapi

Kediri, 4 Mei 2026 – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri kembali melaksanakan pentasyarufan zakat melalui penyaluran Paket Logistik Keluarga (PLK) dalam Program Kediri Peduli. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya para mustahik di Dusun Kapi, Desa Kapi, Kecamatan Kunjang.

Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Senin (4/5) melalui Majelis Ta’lim Baiturrahim Kapi dengan menyasar 10 mustahik yang telah terdata. Bantuan berupa paket sembako tersebut diserahkan secara langsung oleh anggota UPZ Kemenag Kabupaten Kediri, Abdul Aziz, bersama Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kunjang.

Abdul Aziz menyampaikan bahwa kegiatan pentasyarufan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami memastikan bahwa dana zakat yang dihimpun dapat disalurkan kepada pihak yang berhak menerimanya. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan ini berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Ketua Masjid Baiturrahim Desa Kapi, Kiai Khoirul Anam, menyampaikan apresiasi atas kepedulian UPZ Kemenag Kabupaten Kediri terhadap warga di lingkungannya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, khususnya para mustahik,” ungkapnya.

Selain sebagai sarana penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Kementerian Agama dengan masyarakat. Kehadiran penyuluh agama turut memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial, sehingga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat.

Program pentasyarufan zakat yang dilaksanakan UPZ Kemenag Kabupaten Kediri ini merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan kesejahteraan umat. Melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

 

Ke depan, UPZ Kemenag Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan penyaluran bantuan, sehingga zakat dapat berperan optimal sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.

04/05/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Program Kediri Cerdas untuk Siswa SMPN 1 Ngadiluwih

Kediri, 4 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan melalui penyaluran bantuan beasiswa dalam Program Kediri Cerdas. Penyaluran ini dilaksanakan bertepatan dengan momentum bulan Mei yang diperingati sebagai bulan Hari Pendidikan Nasional, sehingga semakin menguatkan semangat dalam mendukung dunia pendidikan.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, HM. Iffatul Lathoif, didampingi Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Pendayagunaan, M. Ma’syum, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Kediri.

Sebanyak empat siswa-siswi dari SMPN 1 Ngadiluwih menerima bantuan beasiswa, yakni Fabian Agfareyz Putra Edy, Gubran Setiawan Bakti, Erla Sastyo, dan Mecca Ba’yatul Jannah. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan serta upaya meringankan beban biaya pendidikan bagi para penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, HM. Iffatul Lathoif, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa program Kediri Cerdas merupakan salah satu program unggulan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

“BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir dalam mendukung generasi muda agar dapat mengenyam pendidikan dengan baik dan meraih cita-cita mereka,” ujarnya.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta mendorong semangat belajar para siswa agar terus berprestasi dan menjadi generasi yang unggul, khususnya dalam semangat memperingati Hari Pendidikan Nasional.

BAZNAS Kabupaten Kediri terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, guna memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

04/05/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung Pembangunan Madrasah Diniyah melalui Program Kediri Cerdas

Kediri, [30 April 2026]Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan melalui program Kediri Cerdas. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan infrastruktur pendidikan untuk pembangunan Madrasah Diniyah Wasilatul Uqba yang berlokasi di Dusun Candi, Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah.

Bantuan ini disalurkan sebagai upaya mendukung tersedianya sarana pendidikan yang layak bagi para santri, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lebih nyaman dan optimal. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kyai Ma’syum selaku Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, dan diterima langsung oleh Sekretaris Madrasah Diniyah Wasilatul Uqba, Bapak Muhammad Edy Kurniawan.

Dalam kesempatan tersebut, Kyai Ma’syum menyampaikan bahwa pembangunan sarana pendidikan keagamaan merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

“BAZNAS hadir tidak hanya untuk membantu secara konsumtif, tetapi juga mendorong program yang bersifat produktif dan berkelanjutan, seperti pembangunan madrasah ini. Semoga menjadi tempat lahirnya generasi Qur’ani yang membawa keberkahan bagi umat,” ujarnya.

Program ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

"…Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…”
(QS. Al-Mujadilah: 11)

Ayat tersebut menegaskan pentingnya ilmu sebagai jalan kemuliaan, serta menjadi pengingat bahwa setiap upaya dalam mendukung pendidikan merupakan bagian dari amal kebaikan yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT.

Sementara itu, pihak madrasah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan serta memberikan manfaat besar bagi para santri dalam menimba ilmu agama.

Melalui program Kediri Cerdas, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam membangun generasi masa depan yang unggul, berilmu, dan berakhlak.

BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan di dunia maupun akhirat.

30/04/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Kesehatan, Hadirkan Harapan untuk Ananda Fara
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Kesehatan, Hadirkan Harapan untuk Ananda Fara
Kediri — BAZNAS Kabupaten Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program Kediri Sehat. Kali ini, bantuan disalurkan kepada ananda Fara Syifaul K, warga Desa Rembang Kepuh, Kecamatan Ngadiluwih, yang tengah berjuang melawan penyakit kelenjar otak dan sempat mengalami kondisi koma. Bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kabupaten Kediri. Dukungan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga serta menunjang proses pengobatan yang sedang dijalani oleh ananda Fara. Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Kyai Ma'syum menyampaikan bahwa program Kediri Sehat hadir sebagai bentuk ikhtiar dalam memberikan akses bantuan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang sedang menghadapi kondisi medis serius. “Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat, memperkuat semangat, serta menjadi bagian dari ikhtiar kesembuhan ananda Fara. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan agar ananda Fara segera diberikan kesembuhan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, hingga sosial kemanusiaan. Hal ini sejalan dengan semangat zakat sebagai instrumen untuk menguatkan kesejahteraan umat. Melalui kolaborasi dan kepercayaan dari para muzaki, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan merasakan manfaat dari zakat. Setiap kontribusi yang diberikan menjadi bagian dari amal jariyah yang insyaAllah akan terus mengalir pahalanya. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan memperkuat kepedulian terhadap sesama, karena dari kepedulian itulah tumbuh harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA14/04/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Pendidikan untuk Dukung Generasi Berprestasi
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Pendidikan untuk Dukung Generasi Berprestasi
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menyalurkan amanah dari para muzaki melalui program pendidikan dalam rangka mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Kediri memberikan bantuan Beasiswa Pendidikan kepada Muhammad Benney Haqiqi Nur Islami, siswa MAN 1 Kota Kediri. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS dalam membantu para pelajar agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan serta meraih cita-cita mereka. Penyaluran beasiswa ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan pendidikan penerima manfaat, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri. Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa program beasiswa merupakan salah satu upaya nyata dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk sektor pendidikan, sehingga dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan umat. “Melalui program ini, kami berharap para penerima manfaat dapat terus semangat belajar dan kelak menjadi generasi yang unggul serta berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Kepercayaan tersebut menjadi energi untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan. Semoga setiap bantuan yang disalurkan membawa manfaat, keberkahan, serta menjadi ladang amal jariyah bagi para donatur.
BERITA10/04/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa untuk Siswa SMK, Wujudkan Harapan Generasi Berprestasi
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa untuk Siswa SMK, Wujudkan Harapan Generasi Berprestasi
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui program Kediri Cerdas. Kali ini, bantuan beasiswa disalurkan kepada Adek Zuyyin Firman Baqo, siswa SMKS PGRI 1 Kediri sebagai penerima program beasiswa jenjang SMA/SMK swasta. Penyaluran beasiswa ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam membantu keberlangsungan pendidikan para pelajar, khususnya dari keluarga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus menjadi penyemangat bagi penerima untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, program beasiswa terus diupayakan agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat. “Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang terhambat pendidikannya karena keterbatasan ekonomi. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi adik Zuyyin untuk terus berprestasi dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Program beasiswa yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ini menjadi bukti bahwa kepercayaan para muzaki mampu menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan kewajibannya melalui BAZNAS. Dukungan tersebut menjadi energi kebaikan dalam menghadirkan harapan bagi generasi penerus bangsa. “Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan, serta menjadi jalan lahirnya generasi cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia,” tutupnya. Melalui langkah-langkah kecil yang penuh kepedulian, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya menyalakan harapan dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak bangsa.
BERITA09/04/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Disabilitas pada Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Disabilitas pada Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri
Kediri – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri turut ambil bagian dalam kegiatan tasyakuran yang digelar secara sederhana di lapangan belakang kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Sabtu (4/4/2026). Mengusung tema “Kediri Berbudaya, Kediri Berdaya”, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, serta masyarakat Kabupaten Kediri. Pada momentum tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan santunan kepada 15 anak yatim dan 15 penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam menebar kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Prosesi penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana bersama istri, Eriani Annisa, didampingi Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa serta jajaran Forkopimda. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian tasyakuran yang sarat makna kebersamaan dan kepedulian sosial. Dalam sambutannya, Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito menyampaikan bahwa pelaksanaan tasyakuran kali ini sengaja digelar di kompleks Kantor Pemkab Kediri. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat secara langsung kondisi perkantoran yang kini telah kembali membaik pasca peristiwa kebakaran akibat aksi anarkis massa pada Agustus 2025. “Ini ditempatkan di Kantor Pemkab supaya masyarakat yang bersilaturahmi bisa melihat kondisi Pemkab yang saat ini sudah semakin baik, bangunan juga telah kembali berdiri,” ujarnya. Momentum Hari Jadi ke-1222 ini diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan bangkit bersama tanpa meninggalkan jati diri daerah. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Prasasti Harinjing yang menjadi cikal bakal Hari Jadi Kabupaten Kediri, dilanjutkan dengan penyerahan gunungan hasil bumi oleh Bupati kepada Wakil Bupati sebagai simbol sinergitas dan keharmonisan pimpinan daerah. Meski diselenggarakan secara sederhana, Mas Dhito menegaskan bahwa esensi dari peringatan hari jadi tetap terjaga, yakni memperkuat nilai kebersamaan dan rasa syukur. “Harapan kami di ulang tahun Kabupaten Kediri ke-1222 ini tetap menjadi kabupaten yang guyub rukun, ayem tentrem, gemah ripah loh jinawi,” tandasnya. Pada kesempatan tersebut, doa dipimpin oleh KH Ma’syum selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang Distribusi dan Pendayagunaan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Kediri terus menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga hadir langsung memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
BERITA04/04/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Lakukan Monitoring RTLH, Wujudkan Hunian Layak untuk Warga
BAZNAS Kabupaten Kediri Lakukan Monitoring RTLH, Wujudkan Hunian Layak untuk Warga
Kediri — BAZNAS Kabupaten Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Kediri Peduli. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi Bapak Baha’udin, warga Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten. Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memberikan hasil yang optimal. Program RTLH merupakan bagian dari pendayagunaan zakat yang difokuskan pada peningkatan kualitas hidup mustahik, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap, bantuan ini tidak hanya memberikan perubahan secara fisik pada hunian, tetapi juga mampu menghadirkan kenyamanan, ketenangan, serta keberkahan bagi penerima manfaat. Selain itu, program ini menjadi wujud nyata kepedulian para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS untuk membantu sesama. Melalui Program Kediri Peduli, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya memperluas manfaat zakat agar semakin dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membangun kesejahteraan bersama.
BERITA02/04/2026 | Humas
Mahasiswi UNISKA Lakukan Observasi di BAZNAS Kabupaten Kediri, Angkat Tema Pengukuran Kinerja Berbasis Maslahah
Mahasiswi UNISKA Lakukan Observasi di BAZNAS Kabupaten Kediri, Angkat Tema Pengukuran Kinerja Berbasis Maslahah
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menjadi rujukan akademik dalam pengembangan kajian pengelolaan zakat. Kali ini, seorang mahasiswi semester 8 jurusan Manajemen dari Universitas Islam Kadiri (UNISKA), Bilqis Tata Nurflorenza, melaksanakan kegiatan observasi dengan mengangkat judul “Pengukuran Kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri dengan Pendekatan Maslahah Performa (MAP)”. Kegiatan observasi ini merupakan bagian dari penyusunan tugas akhir yang bertujuan untuk menganalisis kinerja lembaga zakat dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga pada nilai-nilai kemaslahatan umat. Pendekatan Maslahah Performa (MAP) dinilai relevan karena mampu mengukur sejauh mana kinerja lembaga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Bilqis melakukan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, serta pengamatan langsung terhadap berbagai program yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri. Program-program tersebut meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah, yang secara keseluruhan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan mustahik. Pihak BAZNAS Kabupaten Kediri menyambut baik kegiatan observasi ini sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan lembaga pengelola zakat. Selain menjadi bahan penelitian, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif dalam upaya peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. “BAZNAS Kabupaten Kediri selalu terbuka bagi para akademisi yang ingin melakukan penelitian. Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam penguatan tata kelola zakat yang lebih profesional, transparan, dan berdampak luas,” ujar salah satu perwakilan BAZNAS Kabupaten Kediri. Melalui penelitian ini, diharapkan konsep Maslahah Performa (MAP) dapat menjadi salah satu alternatif pendekatan dalam mengukur kinerja lembaga zakat secara komprehensif, sehingga mampu mencerminkan nilai kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat. Kegiatan observasi ini juga menjadi bukti bahwa BAZNAS Kabupaten Kediri tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur zakat, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian di bidang ekonomi syariah.
BERITA02/04/2026 | Humas
Pemkab Kediri dan BAZNAS Santuni 1.222 Anak Yatim, Hadirkan Kebahagiaan Ramadan Penuh Berkah
Pemkab Kediri dan BAZNAS Santuni 1.222 Anak Yatim, Hadirkan Kebahagiaan Ramadan Penuh Berkah
Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menggelar kegiatan Ramadan Berbagi, Santunan dan Buka Bersama Anak Yatim Piatu Tahun 2026 di Convention Hall, Simpang Lima Gumul, Jumat (27/2). Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.222 anak yatim piatu dari 26 kecamatan se-Kabupaten Kediri. Dari jumlah tersebut, 373 anak dari Kecamatan Banyakan, Gurah, Grogol, Gampengrejo, Kayen Kidul, Ngasem, Pagu, dan Plosoklaten hadir langsung di lokasi kegiatan. Sementara kecamatan lainnya menyelenggarakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing secara serentak. Program ini merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan BAZNAS Kabupaten Kediri dalam menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi anak-anak yatim piatu. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan sosial dan dukungan pendidikan bagi generasi penerus bangsa. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito melalui Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan pesan agar anak-anak tetap semangat dalam menuntut ilmu dan meningkatkan ibadah di bulan suci Ramadan. “Mas Dhito berpesan kepada anak-anak agar terus semangat belajar, taat beribadah, serta tidak pernah merasa sendiri. Pemerintah daerah bersama BAZNAS akan terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan,” ujar Mbak Dewi. Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 serta Kabupaten Kediri yang religius dan berbudaya. Sementara itu, Ketua II Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, Kyai Ma’shum, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri yang konsisten menghadirkan program Ramadan Berbagi setiap tahun. Menurutnya, menyantuni anak yatim bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bagian dari implementasi nilai-nilai syariat Islam yang memiliki keutamaan besar sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. “Kegiatan seperti ini penting agar anak-anak memiliki keyakinan bahwa mereka tidak sendirian. Ada pemerintah, ada BAZNAS, dan ada banyak pihak yang peduli. Menyantuni anak yatim adalah ladang amal dan keberkahan,” ungkapnya. Melalui momentum Ramadan, BAZNAS Kabupaten Kediri terus menguatkan peran sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, transparan, dan profesional dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah kepada mustahik, termasuk anak yatim piatu. Program ini diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan, memperkuat semangat belajar, serta menumbuhkan optimisme masa depan bagi anak-anak penerima manfaat.
BERITA27/03/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Transport Berobat untuk Diego Andrianto, Tumbuhkan Harapan di Tengah Keterbatasan
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Transport Berobat untuk Diego Andrianto, Tumbuhkan Harapan di Tengah Keterbatasan
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat yang membutuhkan melalui program bantuan kemanusiaan. Salah satunya diwujudkan melalui penyaluran bantuan transport berobat kepada Diego Andrianto (12), siswa kelas 3 sekolah dasar yang tengah berjuang melawan penyakit thalasemia. Diego tinggal bersama ayahnya, Bapak Siswanto, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas dan termasuk dalam kategori keluarga desil 1, kehidupan sehari-hari mereka penuh dengan perjuangan. Sejak tahun 2016, Bapak Siswanto mengalami tuna netra low vision yang membuatnya tidak dapat bekerja secara optimal untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dalam keterbatasan tersebut, Diego dan sang ayah saling menguatkan. Namun, kebutuhan pengobatan rutin untuk penyakit kronis yang diderita Diego menjadi tantangan besar yang harus dihadapi. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri hadir memberikan bantuan berupa biaya transport berobat guna mendukung keberlangsungan pengobatan rutin Diego. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memastikan Diego tetap mendapatkan akses pengobatan yang dibutuhkan. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yang tengah berjuang melawan penyakit. Kami berharap Diego tetap semangat menjalani pengobatan dan meraih masa depan yang lebih baik,” demikian disampaikan perwakilan BAZNAS Kabupaten Kediri. Program ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh masyarakat memiliki dampak nyata dalam membantu sesama, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi rentan. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Bersama, kita dapat menghadirkan harapan dan semangat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mari dukung dan doakan Diego agar senantiasa diberikan kekuatan dan kesembuhan. Karena dari kepedulian kita, tumbuh harapan untuk masa depan yang lebih baik.
BERITA17/03/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Zakat Fitrah untuk Anggota PERTUNI, Hadirkan Harapan di Bulan Ramadhan
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Zakat Fitrah untuk Anggota PERTUNI, Hadirkan Harapan di Bulan Ramadhan
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus menghadirkan kebahagiaan dan harapan di bulan suci Ramadhan melalui penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada Selasa, 17 Maret 2026, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan sebanyak 60 paket zakat fitrah kepada anggota Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Tunanetra Indonesia (DPC PERTUNI) Kabupaten Kediri. Bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzakki yang telah menunaikan kewajiban zakat fitrah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Penyaluran ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS dalam memastikan zakat tersalurkan secara tepat sasaran, khususnya kepada kelompok yang membutuhkan perhatian lebih. Paket zakat fitrah tersebut diterima langsung oleh Ketua DPC PERTUNI Kabupaten Kediri, Bapak Budi Santoso. Selanjutnya, bantuan akan segera didistribusikan kepada para anggota PERTUNI melalui sekretariat yang berlokasi di Dusun Babadan, Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, HM. Iffatul Lathoif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran zakat fitrah ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat, khususnya bagi saudara-saudara penyandang disabilitas. “Penyaluran zakat fitrah ini adalah wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri kepada anggota PERTUNI. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan, serta menjadi penguat semangat dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua DPC PERTUNI Kabupaten Kediri, Budi Santoso, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para muzakki dan BAZNAS Kabupaten Kediri atas perhatian yang diberikan kepada para anggotanya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakat fitrah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Semoga zakat yang diberikan dapat diterima sebagai amal ibadah di bulan Ramadhan dan membawa keberkahan bagi semua,” ungkapnya. Melalui program penyaluran zakat fitrah ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat terus memperluas manfaat zakat serta menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat. Ramadhan menjadi momentum untuk saling berbagi, menguatkan, dan menghadirkan harapan bagi sesama.
BERITA17/03/2026 | Humas
Resmi! 25 UPZ Desa Kedawung Terima SK dari BAZNAS Kediri, Siap Kelola Zakat Lebih Profesional
Resmi! 25 UPZ Desa Kedawung Terima SK dari BAZNAS Kediri, Siap Kelola Zakat Lebih Profesional
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus berupaya memperkuat tata kelola zakat yang profesional dan terpercaya melalui penguatan kelembagaan di tingkat desa. Salah satu langkah nyata diwujudkan dengan penyerahan 25 Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada masjid dan mushola se-Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, pada Senin, 16 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan peran UPZ sebagai garda terdepan dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat di lingkungan masyarakat. Dengan adanya SK ini, diharapkan pengelolaan zakat di Desa Kedawung dapat berjalan lebih terstruktur, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyerahan SK dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri melalui Bagian Pengumpulan dan Keuangan, HM. Ahid Imaduddin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada para pengurus UPZ Desa Kedawung yang telah berkomitmen untuk berkhidmat dalam pengelolaan zakat. “Kami mengapresiasi semangat dan kesiapan para pengurus UPZ di Desa Kedawung. Ini merupakan langkah penting dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang lebih baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS, UPZ desa, serta seluruh masjid dan mushola dalam mengoptimalkan potensi zakat di wilayah tersebut. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan manfaat zakat. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh perwakilan perangkat Desa Kedawung atas perhatian dan dukungan BAZNAS Kabupaten Kediri dalam penguatan kelembagaan UPZ di wilayahnya. Mereka berharap ke depan kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap, melalui penguatan UPZ ini, masyarakat Desa Kedawung semakin memahami pentingnya pengelolaan zakat yang baik, termasuk dalam hal penghimpunan, pendistribusian, serta kewajiban pelaporan yang transparan dan akuntabel. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS Kabupaten Kediri optimis bahwa zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.
BERITA16/03/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Paket Ramadhan Bahagia di Kantor Kemenag, Wujud Sinergi Program Nasional “Indonesia Berdaya”
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Paket Ramadhan Bahagia di Kantor Kemenag, Wujud Sinergi Program Nasional “Indonesia Berdaya”
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kebermanfaatan zakat melalui penyaluran Paket Ramadhan Bahagia (PRB). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Penyaluran ini merupakan bagian dari program nasional Indonesia Berdaya – “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya” yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Program ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia sebagai upaya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem serta memperkuat kolaborasi multipihak dalam penguatan zakat, infak, dan sedekah di bulan Ramadhan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Agama RI, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), BAZNAS RI, Forum Zakat (FOZ), serta lembaga amil zakat dan filantropi nasional lainnya. Di Kabupaten Kediri, Paket Ramadhan Bahagia disalurkan langsung oleh Moch. Najib Sa’dulloh bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, HM. Ahmad Faiz. Penyaluran ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah dan BAZNAS dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui bantuan ini, diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat penerima manfaat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadhan. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap, melalui kolaborasi yang terus diperkuat, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan umat yang berkelanjutan. Semangat “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya” diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam gerakan kebaikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
BERITA12/03/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Program Kediri Cerdas untuk Siswa MI Al-Huda Asmorobangun
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Program Kediri Cerdas untuk Siswa MI Al-Huda Asmorobangun
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui Program Kediri Cerdas kepada para siswa MI Al-Huda Asmorobangun, Kecamatan Puncu. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang Distribusi dan Pendayagunaan, Kyai Ma’syum. Dalam kegiatan ini, para siswa penerima bantuan didampingi oleh orang tua atau wali masing-masing. Hal ini dilakukan karena secara syariat, penerima zakat yang berhak adalah orang tua atau wali siswa sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kebutuhan anak. Melalui Program Kediri Cerdas, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan para siswa, sekaligus memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar dan meraih cita-cita. Kyai Ma’syum menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus utama program pendayagunaan zakat. Dengan adanya dukungan dari para muzaki, BAZNAS terus berupaya menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. “Bantuan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak menyerah dalam meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dukungan dan kepercayaan dari masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang bermanfaat bagi umat. Semoga setiap kebaikan yang telah diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua. #BaznasKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia
BERITA11/03/2026 | Humas
Semarak Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung UMKM dan Hadir dalam Pondok Ramadhan TP PKK
Semarak Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung UMKM dan Hadir dalam Pondok Ramadhan TP PKK
Kediri – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, BAZNAS Kabupaten Kediri turut berpartisipasi dalam kegiatan Pondok Ramadhan & Bazar Ramadhan TP PKK Kabupaten Kediri yang diselenggarakan di Pendopo Panjalu Jayati. Kegiatan ini mengusung tema “Ramadhan: Momentum Transformasi Diri” sebagai ajakan untuk menjadikan bulan suci sebagai sarana perbaikan spiritual dan sosial. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga menunjukkan dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi umat dengan membeli dan mendukung produk-produk UMKM yang turut meramaikan bazar Ramadhan. Partisipasi ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam menguatkan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Kediri. Acara Pondok Ramadhan juga diisi dengan tausiyah oleh Ust. Arif Widodo dari Banyakan yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya introspeksi diri di bulan suci. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan lima hal yang tidak disukai Allah SWT, yaitu: meninggalkan sholat, tidak menunaikan zakat, durhaka kepada orang tua, mengonsumsi minuman keras, serta berkata tidak baik di dalam masjid. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jamaah bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial. Transformasi diri yang sejati tercermin dari ketaatan dalam beribadah, kepedulian terhadap sesama melalui zakat dan sedekah, serta menjaga adab dalam kehidupan sehari-hari. Melalui momentum Ramadhan ini, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan ibadah, menunaikan zakat, serta memperbanyak infak dan sedekah. Dengan kebersamaan dan kepedulian, diharapkan keberkahan Ramadhan dapat dirasakan secara luas dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kediri.
BERITA03/03/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Pemeriksaan Kacamata Baca Gratis untuk Dukung Kesehatan Mata dan Prestasi Siswa
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Pemeriksaan Kacamata Baca Gratis untuk Dukung Kesehatan Mata dan Prestasi Siswa
Kediri – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan kepedulian terhadap kesehatan mata pelajar, BAZNAS Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kacamata Baca Gratis bagi siswa di sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menyasar siswa dari MTsN 8 Kediri, MTsN 4 Kediri, SD NU Mutiara Insani Mojo, serta MTs Sunan Kalijogo Mojo. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung aspek kesehatan sebagai fondasi penting dalam proses pembelajaran. Melalui pemeriksaan dan bantuan kacamata baca gratis ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap para siswa dapat belajar dengan lebih nyaman, fokus, dan optimal. Kesehatan mata yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan konsentrasi, daya serap materi, serta prestasi akademik di sekolah. Program ini juga terbuka bagi siswa mulai dari jenjang TK hingga SMA, para santri, mahasiswa, serta tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Kediri yang membutuhkan bantuan kacamata baca. Masyarakat yang memenuhi kriteria dan berdomisili di Kabupaten Kediri dipersilakan untuk mendaftarkan diri melalui BAZNAS Kabupaten Kediri guna mendapatkan layanan pemeriksaan. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak para muzakki dan dermawan untuk terus berpartisipasi dalam mendukung program-program kemaslahatan umat, termasuk penyediaan fasilitas kacamata baca bagi pelajar dan tenaga pendidik. Penyaluran zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Kediri di Bank BCA Syariah No. Rekening 068099919. Dengan sinergi antara muzakki dan mustahik, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan generasi Kabupaten Kediri yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya.
BERITA03/03/2026 | Humas
BAZNAS dan Kemenag Kediri Kukuhkan 27 UPZ Amil Zakat Fitrah 1447 H
BAZNAS dan Kemenag Kediri Kukuhkan 27 UPZ Amil Zakat Fitrah 1447 H
UPZ Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kediri bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan pembinaan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Amil Zakat Fitrah 1447 Hijriah kepada 27 Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut digelar di Aula Atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola zakat fitrah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sekaligus memastikan kesiapan amil dalam menjalankan tugas pengumpulan dan pendistribusian zakat secara profesional, amanah, dan sesuai ketentuan syariat. Acara dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri Moh. Mudzofir, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Agus Salim, serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Gus Moch. Najib Sa’dulloh beserta jajaran staf. Sebanyak 27 UPZ turut hadir, masing-masing diwakili dua orang pengurus. Dalam sambutannya, Moh. Mudzofir menegaskan bahwa pembinaan bagi amil zakat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta pemahaman teknis dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, penguatan peran amil menjadi kunci agar pelaksanaan zakat fitrah dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. “Amil zakat memiliki tanggung jawab moral dan keagamaan untuk memastikan zakat fitrah yang dihimpun tersalurkan secara tepat kepada para mustahik,” ujarnya. Sementara itu, Gus Moch. Najib Sa’dulloh menyampaikan penguatan terkait tata kelola dan pelaporan zakat. Ia menegaskan bahwa administrasi yang rapi dan pelaporan yang akuntabel merupakan aspek penting dalam membangun serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Pada sesi materi, Kyai Agus Salim menekankan pentingnya pelaksanaan zakat yang berlandaskan syariat Islam serta mematuhi regulasi yang berlaku. Ia mengingatkan seluruh UPZ agar menjalankan tugas dengan penuh integritas, menjaga amanah umat, serta memastikan proses pengumpulan hingga pendistribusian zakat dilakukan secara tertib dan transparan. “Transparansi dan akuntabilitas adalah fondasi utama dalam pengelolaan dana umat. Dengan tata kelola yang baik, kepercayaan muzaki akan semakin kuat,” jelasnya. Melalui kegiatan pembinaan dan penyerahan SK ini, diharapkan seluruh UPZ Amil Zakat Fitrah di Kabupaten Kediri semakin solid dan siap menjalankan tugas di wilayah masing-masing. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan SK secara simbolis kepada perwakilan UPZ sebagai tanda resmi pengukuhan dan komitmen bersama dalam menyukseskan pengelolaan zakat fitrah 1447 Hijriah secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
BERITA02/03/2026 | Humas
45 Hari, Banyak Cerita & Makna! Mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri Selesaikan Praktik Pengelolaan Zakat di BAZNAS Kabupaten Kediri
45 Hari, Banyak Cerita & Makna! Mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri Selesaikan Praktik Pengelolaan Zakat di BAZNAS Kabupaten Kediri
KEDIRI – Program praktik Pengelolaan Zakat Mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri bersama BAZNAS Kabupaten Kediri resmi berakhir setelah berlangsung selama 45 hari. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para mahasiswa untuk belajar langsung tentang tata kelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional, amanah, dan penuh tanggung jawab. Selama masa praktik, mahasiswa terlibat dalam berbagai proses pengelolaan dana zakat, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan. Tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, para peserta juga memahami pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang humanis kepada para mustahik dan muzakki. Program ini menjadi wadah pembelajaran nyata di luar ruang kelas. Mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana pengelolaan zakat dijalankan sesuai regulasi dan prinsip syariah, serta bagaimana peran lembaga zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan. Pihak mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan dan ilmu yang telah diberikan oleh pimpinan serta seluruh staf BAZNAS Kabupaten Kediri. Mereka berharap pengalaman selama 45 hari ini menjadi bekal berharga untuk terus berkontribusi dan mengabdi bagi umat di masa mendatang. Kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pengelola zakat ini diharapkan dapat terus berlanjut, sebagai upaya mencetak generasi muda yang kompeten, berintegritas, dan siap berperan aktif dalam penguatan ekonomi umat melalui pengelolaan zakat yang profesional.
BERITA02/03/2026 | Humas
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Upaya ini dilakukan sebagai implementasi mandat Undang-Undang agar pengelolaan ZIS berlangsung sesuai koridor syariat dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menyatakan, transparansi merupakan fondasi utama lembaga dalam menjalankan amanah umat. Ia menekankan, operasional BAZNAS tidak berjalan tanpa kontrol, melainkan diawasi oleh berbagai otoritas resmi. “BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026). Kiai Noor secara khusus memberikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Agama RI mengenai penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Menurutnya, hal ini sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah serta amanat konstitusi. “Kita mengapresiasi pernyataan Pak Menag karena sesuai dengan harapan kami dan harapan dari daerah-daerah, bahkan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, yang menyebut bahwa Menteri melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan LAZ,” jelas Kiai Noor. Ia menambahkan, inisiatif ini membuka peluang bagi penguatan struktur lembaga yang lebih komprehensif di masa depan. “Dengan demikian, maka bisa jadi Pak Menteri merasa perlu membentuk lembaga baru di BAZNAS yaitu Dewan Pengawas seperti yang ada di Lembaga Amil Zakat (LAZ). Selama ini berdasar peraturan perundangan yang ada, BAZNAS baru diawasi oleh DPR, Itjen Kemenag, Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pengawasan internal. Dengan adanya masukan pemikiran dari Pak Menag, maka ke depan BAZNAS akan lebih kuat lagi dalam melaksanakan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI),” tegasnya. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS sangat terbuka terhadap segala bentuk penguatan pengawasan demi memastikan dana zakat benar-benar tersalurkan kepada mustahik secara tepat sasaran. Sejalan dengan semakin besarnya BAZNAS, maka pembentukan Dewan Pengawas sangat diperlukan. “Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama BAZNAS dalam menjaga amanah umat. Kami terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional demi kemaslahatan bangsa,” ujarnya.
BERITA27/02/2026 | Humas
BAZNAS RI Menegaskan Bahwa Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
BAZNAS RI Menegaskan Bahwa Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul tidak akan dialihkan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menjelaskan bahwa dana ZIS hanya dapat digunakan untuk delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam, seperti fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa program MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari masyarakat dan pengelolaannya diatur secara ketat dalam ketentuan syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Penggunaan dana zakat harus tepat sasaran serta diperuntukkan bagi kepentingan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf. Selain itu, Rizaludin menekankan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Tujuan utama pengelolaan zakat adalah untuk mengentaskan kemiskinan serta membantu kelompok rentan secara berkelanjutan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas terkait penggunaan dana zakat. BAZNAS berkomitmen menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan laporan serta audit berkala kepada publik melalui kanal resmi, termasuk website www.baznas.go.id. Menanggapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri turut menegaskan bahwa seluruh pengelolaan dana ZIS di tingkat daerah tetap mengacu pada arahan dan kebijakan BAZNAS RI serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa dana zakat yang dihimpun dari masyarakat Kabupaten Kediri dipastikan disalurkan kepada para mustahik sesuai delapan asnaf, dengan prioritas fakir, miskin, dan kelompok rentan di wilayah Kabupaten Kediri. BAZNAS Kabupaten Kediri juga memastikan bahwa tidak ada pengalihan dana zakat untuk program di luar ketentuan syariat, termasuk program yang telah dibiayai melalui anggaran pemerintah. Pengelolaan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta diaudit secara berkala. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan
BERITA27/02/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Senyum Pelajar melalui Bantuan Kacamata Baca
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Senyum Pelajar melalui Bantuan Kacamata Baca
Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan, BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menghadirkan program Kediri Cerdas melalui kegiatan pemeriksaan dan bantuan kacamata baca gratis bagi para pelajar yang membutuhkan. Program ini diberikan kepada sejumlah siswa, di antaranya Muh. Fathul A dari MTsN 8 Kediri, Ahmad Faris dan Zidny Fatih dari MTsN 4 Kediri, siswa dari SD NU Mojo, SMAN 1 Kediri, serta Alya Nur Fadila dari MTs Sunan Kalijogo Mojo. Bantuan kacamata baca ini sangat membantu para penerima manfaat, terutama dalam menunjang proses belajar di sekolah. Dengan penglihatan yang lebih jelas dan nyaman, diharapkan para siswa dapat belajar lebih optimal, meningkatkan konsentrasi, serta meraih prestasi yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Dukungan dan kepedulian Anda menjadi energi kebaikan yang terus mengalir dan memberikan dampak nyata bagi masa depan generasi penerus. Mari terus berbagi kebaikan melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Yuk, tunaikan zakat, perbanyak infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Kediri agar semakin banyak anak-anak yang terbantu dan semakin luas manfaat yang dirasakan umat.
BERITA26/02/2026 | Humas
Pentingnya Kementerian Agama Republik Indonesia Menegaskan Penerima Zakat Terbatas pada Delapan Golongan asnaf
Pentingnya Kementerian Agama Republik Indonesia Menegaskan Penerima Zakat Terbatas pada Delapan Golongan asnaf
Kementerian Agama Republik Indonesia menegaskan bahwa zakat harus digunakan sesuai dengan ketentuan delapan asnaf yang telah diatur dalam Al-Qur’an. Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi keliru yang menyebutkan bahwa Kementerian Agama menggunakan dana zakat untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama menegaskan bahwa zakat memiliki aturan syariah yang ketat dan tidak boleh dialihkan kepada pihak di luar golongan penerima yang telah ditentukan. “Zakat tidak boleh disalurkan kepada pihak di luar asnafnya. Keraguan akan persoalan syariah,” tegas Menag di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (25/2/2026). Ia merujuk pada QS. At-Taubah ayat 60 yang menyebutkan delapan golongan (asnaf) penerima zakat, yaitu fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fii sabilillah, dan ibnu sabil. Ketentuan ini menjadi pedoman prinsipil dalam pengelolaan zakat. “Penting untuk memberikan zakat sesuai dengan apa yang dinyatakan dalam asnaf secara tegas. Jangan memberikan zakat kepada pihak yang tidak berhak,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Thobib Al Asyhar, juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran zakat yang terkait dengan program MBG. “Tidak ada kebijakan zakat untuk MBG. Kami pastikan distribusi zakat dilakukan sesuai syariat dan peraturan perundang-undangan. Zakat ditujukan untuk delapan asnaf sesuai dengan QS. At-Taubah ayat 60 dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat,” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa Pasal 25 UU No. 23 Tahun 2011 menyatakan zakat wajib didistribusikan kepada mustahik sesuai syariat Islam, sementara Pasal 26 menegaskan distribusi dilakukan berdasarkan prioritas dengan mempertimbangkan prinsip keadilan, pemerataan, dan kewilayahan. Pengelolaan zakat, lanjutnya, dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang diawasi dan diaudit secara berkala. Respon BAZNAS Kabupaten Kediri Menindaklanjuti penegasan dari Kementerian Agama tersebut, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri menyatakan dukungan penuh terhadap prinsip penyaluran zakat sesuai delapan asnaf sebagaimana diatur dalam syariat Islam dan peraturan perundang-undangan. HM. Iffatul Lathoif Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri menegaskan bahwa seluruh dana zakat yang dihimpun dari masyarakat Kabupaten Kediri dipastikan disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik, khususnya fakir, miskin, dan kelompok rentan di wilayah Kabupaten Kediri. BAZNAS Kabupaten Kediri juga memastikan bahwa tidak ada pengalihan dana zakat untuk program di luar ketentuan syariah, termasuk program yang telah dibiayai melalui anggaran negara. Pengelolaan dana ZIS dilakukan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelaporan dan audit berkala. Sebagai lembaga resmi pemerintah nonstruktural di daerah, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para mustahik yang berhak
BERITA25/02/2026 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kediri.

Lihat Daftar Rekening →