BAZNAS Sesalkan Penggunaan Kode "Zakat" dalam Kasus Korupsi LPEI
10/03/2025 | Penulis: Baharsyah
BAZNAS Sesalkan Penggunaan Diksi Kode "Zakat" dalam Kasus Korupsi LPEI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sangat menyayangkan penggunaan diksi "Uang Zakat" sebagai kode dalam dugaan kasus korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Penggunaan diksi tersebut tidak hanya mendegradasi makna zakat yang suci dalam ajaran Islam, tetapi juga merupakan bentuk pelecehan terhadap ajaran agama Islam.
"Zakat merupakan ibadah wajib yang memiliki nilai sosial tinggi, bertujuan untuk membantu mustahik serta mereka yang berhak, dan meningkatkan kesejahteraan umat. Oleh karena itu, mengaitkannya dengan tindakan kotor dan tercela seperti korupsi merupakan hal yang sangat tidak pantas," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (9/3/2025).
BAZNAS juga menegaskan bahwa tidak ada uang zakat yang dikorupsi dalam kasus ini. Kesalahan pemahaman dan penyebaran informasi yang kurang tepat di ruang publik telah menimbulkan kesalahpahaman seolah-olah dana zakat yang dikelola oleh lembaga resmi seperti BAZNAS terlibat dalam tindak pidana tersebut.
"Padahal dalam kasus ini, yang terjadi adalah penggunaan istilah "zakat" sebagai kode komunikasi yang sama sekali tidak berhubungan dengan dana zakat yang sesungguhnya," kata Noor Achmad.
BAZNAS berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas dugaan korupsi di LPEI, termasuk motif di balik penggunaan diksi "Uang Zakat" dalam kasus tersebut. BAZNAS juga mendorong agar penggunaan istilah yang mencampurkan unsur kesucian dengan tindakan kriminal dijadikan faktor yang memberatkan dalam tuntutan hukum.
"Diharapkan, ke depan tidak ada lagi pihak yang dengan mudah mencampurkan istilah bersih dan sakral dalam Islam dengan perbuatan yang merusak moral dan merugikan masyarakat," ujar Noor.
Sebagai lembaga yang berwenang dalam pengelolaan zakat di Indonesia, BAZNAS selalu mengajak semua pihak untuk menjaga amanah para muzaki dan memastikan dana zakat dikelola dengan transparan serta akuntabel untuk kepentingan umat.
Ðalam upaya pengelolaan yang transparan dan akuntabel BAZNAS RI telah berhasil mempertahankan dua sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 yang dikeluarkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia.
Dalam hal ini, BAZNAS terus memperkuat prinsip pengelolaan yang sudah kami tetapkan sejak awal yaitu prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam melakukan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dititipkan oleh para muzaki kepada BAZNAS.
Oleh karena itu, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk tetap teguh menjalankan kewajiban zakat dan tidak terpengaruh oleh kasus LPEI tersebut dengan bersama-sama berjuang menjaga kesucian ajaran Islam dari distorsi makna yang menyesatkan.
Berita Lainnya
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Renovasi MCK Mushola Al Istikomah melalui Program Kediri Sehat
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa Desa Bangle, Edukasi Masyarakat tentang Pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan UMKM melalui Program Kediri Berdaya kepada Muhammad Zakariya di Kandangan
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Pra-Rakorda BAZNAS Jawa Timur 2026 di Surabaya
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah Berbagi Barokah, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan Gratis
Perkuat Kepemimpinan dan Kolaborasi Pengelolaan Zakat, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Ikuti BAZNAS Collaborative Leadership 2026
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Madin Khoirunnisa Sonorejo Grogol melalui Program Kediri Cerdas
BAZNAS Kabupaten Kediri Terima Laporan Bulanan UPZ Kantor Kemenag, Perkuat Sinergi Program Pengelolaan ZIS
Hari Santri Nasional 2026: Dari Pesantren untuk Indonesia, BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung Santri Berdaya dan Indonesia Bermartabat
Memperingati Hari Sumpah Pemuda, BAZNAS Kabupaten Kediri Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan untuk Masjid Miftahul Huda Gampengrejo melalui Program Kediri Taqwa
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah dan Cek Kesehatan Gratis di Masjid Al Taqwa Bangle
Zakat untuk Pemberdayaan, BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Usaha kepada Warga Ngadiluwih
Cetak Sarjana Berakhlak Mulia, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Kajian Kitab Bidayatul Hidayah bagi Mahasiswa SKSS
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Pendidikan Santri Pondok Pesantren Al-Ihsan Jampes melalui Program Kediri Cerdas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kediri.
Lihat Daftar Rekening →