Perkuat Kepemimpinan dan Kolaborasi Pengelolaan Zakat, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Ikuti BAZNAS Collaborative Leadership 2026
27/10/2026 | Penulis: Humas
BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) Tahun 2026
SURABAYA – Dalam upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan dan memperkuat tata kelola pengelolaan zakat, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menyelenggarakan kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) Tahun 2026 yang diikuti oleh pimpinan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota, termasuk pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis, 27–29 Oktober 2026, bertempat di Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Jawa Timur. BAZNAS Collaborative Leadership menjadi salah satu upaya pembinaan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat integritas kelembagaan, serta mendorong pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Penyelenggaraan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pengelolaan dana sosial keagamaan. Melalui kolaborasi yang terarah, pengelolaan zakat diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari arah kebijakan pembangunan nasional di bidang agama dan posisi strategis ZIS-DSKL menuju Indonesia Emas 2045, evaluasi kebijakan pembinaan dan pengawasan pengelolaan zakat, hingga penguatan kolaborasi program pendayagunaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, kegiatan BCL 2026 juga membahas kepemimpinan transformatif, kolaboratif, dan berintegritas. Materi tersebut menekankan pentingnya kemampuan pimpinan dalam mengambil keputusan, mengelola konflik, membangun komunikasi yang efektif, serta memperkuat kerja sama lintas sektor untuk menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan zakat.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah identifikasi isu strategis dan analisis akar permasalahan tata kelola ZIS-DSKL. Para peserta juga mengikuti proses perumusan alternatif solusi, penyusunan rencana aksi transformasi kolaboratif, pemetaan pemangku kepentingan, serta penetapan indikator keberhasilan dan strategi pelaksanaan program.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dan uji kelayakan rencana aksi transformasi kolaboratif, perumusan kesepakatan, serta penandatanganan komitmen implementasi rencana aksi. Tahapan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi peserta untuk menerapkan hasil pembelajaran dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan kinerja lembaga masing-masing.
Bagi BAZNAS Kabupaten Kediri, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kapasitas kelembagaan dan penguatan tata kelola pengelolaan dana ZIS. Penguatan kepemimpinan dan kolaborasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program-program BAZNAS Kabupaten Kediri agar semakin terarah, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga membutuhkan perencanaan yang matang, pengawasan yang baik, pemanfaatan data yang tepat, serta pelaporan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pimpinan dan penguatan sinergi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui BAZNAS Collaborative Leadership 2026, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan profesionalitas lembaga pengelola zakat serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong terciptanya program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi mewujudkan kesejahteraan umat serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Kediri.
Berita Lainnya
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah, Kapolsek Ngadiluwih Berikan Edukasi Masyarakat
Wujud Transparansi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Kediri Serahkan Laporan Triwulan III
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Madin Khoirunnisa Sonorejo Grogol melalui Program Kediri Cerdas
BAZNAS Kabupaten Kediri Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat melalui Pengelolaan yang Amanah dan Terpercaya
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah Berbagi Barokah, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan Gratis
BAZNAS Kabupaten Kediri Bersama DWP dan UPZ Kemenag Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Kecamatan Pagu
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Ngaji Rutin Kitab Bidayatul Hidayah Bersama Gus Moch. Najib Sa’dulloh
BAZNAS Kabupaten Kediri Buka Kesempatan Bantuan Kacamata Gratis, Kuota Program Kediri Sehat Masih Tersedia
Hari Santri Nasional 2026: Dari Pesantren untuk Indonesia, BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung Santri Berdaya dan Indonesia Bermartabat
BAZNAS Kabupaten Kediri Bersama UPZ Kemenag Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Masjid Al Hidayah MAN 3 Kediri
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Pra-Rakorda BAZNAS Jawa Timur 2026 di Surabaya
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Sanitasi MCK untuk Masjid Baiturrohim melalui Program Kediri Sehat
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Renovasi MCK Mushola Al Istikomah melalui Program Kediri Sehat
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jum’at Berkah dan Cek Kesehatan Gratis di Masjid Al Taqwa Bangle
BAZNAS Kabupaten Kediri Ajak Masyarakat Menata Hati dan Amal melalui Ngaji Rutin Kitab Bidayatul Hidayah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kediri.
Lihat Daftar Rekening →