KEDIRI – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan tata kelola pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menerima laporan bulanan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.
Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Mudhofir selaku Sekretaris UPZ Kantor Kemenag Kabupaten Kediri dan diterima oleh Muhammad Baharsyah, Staf BAZNAS Kabupaten Kediri.
Penyerahan laporan bulanan ini merupakan bagian dari komitmen UPZ dalam menjalankan tertib administrasi serta menyampaikan pertanggungjawaban atas kegiatan pengumpulan ZIS secara berkala kepada BAZNAS Kabupaten Kediri.
Selain menyampaikan laporan bulanan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan koordinasi untuk membahas peluang kerja sama serta penguatan sinergi program antara UPZ Kantor Kemenag Kabupaten Kediri dengan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Melalui diskusi tersebut, diharapkan terbangun komunikasi dan kolaborasi yang semakin baik dalam mengoptimalkan potensi pengumpulan ZIS, sekaligus memperluas jangkauan pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Keberadaan UPZ memiliki peran strategis dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat di lingkungan instansi maupun lembaga. Dengan koordinasi yang baik, pelaporan yang tertib, serta sinergi program yang berkelanjutan, pengelolaan dana ZIS diharapkan semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi kepada UPZ Kantor Kemenag Kabupaten Kediri atas komitmen dan kerja sama yang telah terjalin. Diharapkan sinergi ini terus terjaga dan semakin berkembang sehingga berbagai program pemberdayaan serta pelayanan kepada mustahik dapat terlaksana secara optimal.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengajak seluruh instansi, lembaga, dan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam gerakan zakat melalui pembentukan dan penguatan UPZ. Mari bersama-sama menunaikan zakat, memperbanyak infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola ZIS.
Sebab, semakin kuat sinergi dan kepedulian yang dibangun, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri
Menguatkan Zakat, Menguatkan Umat.
KEDIRI – Tidak hanya memberikan dukungan dalam bidang pendidikan formal, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri juga berkomitmen membekali mahasiswa penerima beasiswa dengan penguatan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Ngaji Rutin Kitab Bidayatul Hidayah bagi mahasiswa penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) BAZNAS Kabupaten Kediri angkatan 2024–2026.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 November 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Kediri. Kajian akan disampaikan langsung oleh Gus Moch. Najib Sa'dulloh, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Program pembinaan keagamaan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendampingi mahasiswa penerima beasiswa agar tidak hanya berkembang secara akademis, tetapi juga memiliki landasan spiritual, akhlak, dan kepribadian yang baik.
Dalam kajian kali ini, mahasiswa akan diajak mempelajari kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Abu Hamid Al-Ghazali. Kitab tersebut berisi tuntunan mengenai adab, akhlak, serta pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Islam. Materi di dalamnya diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memperbaiki diri, menjaga perilaku, meningkatkan kualitas ibadah, serta membangun hubungan yang baik dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Kediri ingin menanamkan pemahaman bahwa keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya diukur dari prestasi akademik maupun gelar pendidikan yang diraih. Lebih dari itu, ilmu pengetahuan perlu diiringi dengan keimanan, ketakwaan, integritas, dan akhlakul karimah agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Mahasiswa penerima Beasiswa SKSS diharapkan dapat menjadi generasi muda yang berilmu, berkarakter, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial. Mereka juga diharapkan mampu menjadi pribadi yang kelak memberikan kontribusi positif bagi keluarga, lingkungan, dan pembangunan daerah.
Sebagai bentuk keterbukaan dan perluasan manfaat dakwah, kegiatan Ngaji Rutin ini juga dapat diikuti masyarakat melalui siaran langsung (live streaming) TikTok pada akun resmi @baznas_kabkediri.
BAZNAS Kabupaten Kediri berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga para penerima Beasiswa SKSS tidak hanya memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga mendapatkan pembinaan spiritual sebagai bekal dalam menjalani kehidupan dan mengabdi kepada masyarakat.
Melalui Beasiswa SKSS, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya menghadirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, luhur dalam akhlak, dan luas dalam kebermanfaatan.
BAZNAS Kabupaten Kediri
Menguatkan Zakat, Menguatkan Umat.
KEDIRI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan melalui Program Kediri Cerdas.
Kali ini, bantuan beasiswa pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) diserahkan kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hidayatur Ridho yang berlokasi di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kyai Ma'syum, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri .
Bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung keberlangsungan pendidikan masyarakat, khususnya bagi para siswa yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya.
Melalui bantuan beasiswa ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat meringankan beban kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar semakin bersemangat dalam menuntut ilmu. Pendidikan merupakan salah satu bekal penting dalam membangun masa depan. Oleh karena itu, setiap anak perlu mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-citanya.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga mengajak para siswa untuk tidak pernah merasa rendah diri dengan keadaan dan keterbatasan yang dimiliki. Teruslah belajar, berusaha, dan berdoa. Jangan pernah menyerah dalam mengejar cita-cita, karena setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat menjadi awal dari keberhasilan di masa depan.
Program Kediri Cerdas menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing. Melalui program ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Di sisi lain, keberhasilan berbagai program sosial dan pendidikan BAZNAS tidak terlepas dari kepercayaan serta kepedulian para muzaki dan donatur yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Setiap rupiah yang dititipkan melalui BAZNAS memiliki potensi untuk menghadirkan manfaat, membuka kesempatan pendidikan, dan memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.
Untuk itu, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat, aparatur pemerintah, pelaku usaha, dan para dermawan untuk terus istiqamah menunaikan zakat, memperbanyak infak, serta membiasakan diri bersedekah. Jangan menunggu berlebihan untuk berbagi, karena sekecil apa pun kebaikan yang diberikan dapat membawa perubahan besar bagi kehidupan sesama.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Kediri menjadikan zakat sebagai kekuatan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun kepedulian, dan memperkuat kesejahteraan umat.
Semoga bantuan beasiswa yang disalurkan menjadi penyemangat bagi para siswa PKBM Hidayatur Ridho untuk terus belajar dan menggapai cita-cita. Semoga pula setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan menjadi amal jariyah serta mendatangkan keberkahan bagi para muzaki dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.
BAZNAS Kabupaten Kediri
Peduli, Berbagi, dan Menguatkan Negeri.
KEDIRI – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri melalui Program Kediri Berdaya kembali menyalurkan bantuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kepada Udiono, warga Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Gus Moch. Najib Sa'dulloh, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, dengan mengunjungi kediaman sekaligus tempat usaha penerima manfaat di wilayah Ngadiluwih. Penyerahan secara langsung ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan perhatian BAZNAS Kabupaten Kediri terhadap masyarakat yang sedang berjuang mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf perekonomian keluarga.
Melalui bantuan UMKM ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat memberikan tambahan dukungan bagi Udiono dalam mengembangkan usahanya. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta membuka peluang agar usaha yang dijalankan semakin berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Moch. Najib Sa'dulloh menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi penerima manfaat untuk terus berusaha, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan usaha.
Pemberdayaan ekonomi melalui bantuan UMKM merupakan salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendorong masyarakat agar semakin mandiri dan produktif. Tidak hanya memberikan bantuan, program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun semangat kewirausahaan sehingga para penerima manfaat dapat terus mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.
BAZNAS Kabupaten Kediri turut mendoakan agar usaha yang dijalankan Udiono senantiasa diberikan kelancaran, kemudahan, dan keberkahan. Semoga bantuan ini menjadi awal dari perkembangan usaha yang lebih baik, mendatangkan rezeki yang halal dan melimpah, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Program Kediri Berdaya menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang mendorong perubahan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat, para muzaki, dan dermawan untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap rupiah yang ditunaikan memiliki potensi besar untuk menghadirkan harapan, memperkuat kemandirian, serta membuka peluang kehidupan yang lebih baik bagi sesama.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, jadikan zakat sebagai kekuatan untuk memberdayakan umat dan mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
BAZNAS Kabupaten Kediri
Menguatkan Zakat, Menguatkan Umat.
KEDIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) secara amanah, transparan, dan akuntabel. Sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat, BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan laporan capaian pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS-DSKL selama bulan Oktober 2026.
Berdasarkan rekapitulasi pengelolaan dana selama Oktober 2026, BAZNAS Kabupaten Kediri berhasil menghimpun dana sebesar Rp586.726.729. Perolehan tersebut terdiri atas dana zakat sebesar Rp365.345.377, dana infak sebesar Rp221.276.352, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) sebesar Rp105.000.
Capaian pengumpulan tersebut merupakan hasil partisipasi dan kepercayaan masyarakat, para muzaki, munfik, donatur, serta berbagai pihak yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Kepercayaan tersebut menjadi amanah yang senantiasa dijaga melalui pengelolaan dana yang profesional dan bertanggung jawab.
Tidak hanya berfokus pada penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Kediri juga terus mengoptimalkan pendistribusian dana ZIS-DSKL agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Selama Oktober 2026, total dana yang telah didistribusikan mencapai Rp562.860.650, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.417 orang melalui lima program unggulan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Adapun rincian pendistribusian berdasarkan program adalah sebagai berikut:
1. Program Kediri Taqwa
Melalui Program Kediri Taqwa, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan dana sebesar Rp88.871.612 kepada 626 penerima manfaat. Program ini berfokus pada penguatan kehidupan keagamaan masyarakat, dukungan terhadap kegiatan dakwah, serta peningkatan sarana dan prasarana keagamaan.
2. Program Kediri Cerdas
Program Kediri Cerdas memperoleh alokasi pendistribusian sebesar Rp160.317.020 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 354 orang. Program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai bantuan pendidikan, beasiswa, serta dukungan bagi peserta didik dan kalangan pendidikan yang membutuhkan.
3. Program Kediri Sehat
Dalam bidang kesehatan, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan dana sebesar Rp103.440.767 kepada 108 penerima manfaat melalui Program Kediri Sehat. Program ini bertujuan membantu masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan, bantuan pengobatan, serta dukungan sarana kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
4. Program Kediri Berdaya
Sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, Program Kediri Berdaya menyalurkan dana sebesar Rp111.181.251 kepada 100 penerima manfaat. Program ini diarahkan pada pemberdayaan ekonomi produktif, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta bantuan modal dan sarana usaha agar masyarakat dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan secara mandiri.
5. Program Kediri Peduli
Melalui Program Kediri Peduli, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan dana sebesar Rp99.050.000 kepada 229 penerima manfaat. Program ini menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan sosial dan ekonomi, melalui bantuan kebutuhan dasar, bantuan kemanusiaan, serta dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Dari keseluruhan pendistribusian tersebut, bidang pendidikan menjadi penerima alokasi terbesar dengan persentase 28,5%, disusul bidang ekonomi sebesar 19,8%, bidang kesehatan sebesar 18,4%, bidang kemanusiaan sebesar 17,6%, dan bidang dakwah sebesar 15,8%.
Capaian pengelolaan dana ZIS-DSKL selama Oktober 2026 ini menjadi gambaran nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat. Melalui lima program unggulan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri berupaya memastikan dana yang dihimpun dapat disalurkan secara tepat sasaran, memberikan manfaat, serta membantu meningkatkan kualitas kehidupan para mustahik.
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, instansi pemerintah, lembaga, perusahaan, UPZ, serta para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan penyaluran dana ZIS-DSKL melalui BAZNAS Kabupaten Kediri.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat, memperbanyak infak, dan bersedekah melalui lembaga resmi BAZNAS Kabupaten Kediri. Setiap rupiah yang dititipkan merupakan amanah yang akan dikelola dan disalurkan untuk membantu sesama serta menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas.
Bersama BAZNAS Kabupaten Kediri, mari kuatkan kepedulian, tumbuhkan kemandirian, dan wujudkan kesejahteraan umat melalui zakat, infak, dan sedekah.
BAZNAS Kabupaten Kediri – Amanah, Transparan, dan Profesional.


