Berita Terbaru
Gotong Royong Kebaikan: BAZNAS, Kecamatan, Polsek, dan Puskesmas Bantu Ibu Susiani
Sinergi Lembaga di Ngasem: BAZNAS Kabupaten Kediri dan Mitra Salurkan Bantuan untuk Ibu Susiani, Pejuang Sakit Jantung
Kediri – Sebuah sinergi penuh kepedulian kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri bersama Kecamatan Ngasem, Polsek Ngasem, dan Puskesmas Ngasem dalam aksi kemanusiaan membantu Ibu Susiani, warga Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, yang tengah berjuang melawan penyakit jantung.
Ibu Susiani kini menjalani hari-harinya dalam kondisi lemah, dirawat oleh cucunya, Dyen Eka Putri, yang dengan sabar dan penuh kasih merawat sang nenek. Dalam upaya meringankan beban dan memberikan dukungan moril maupun material, berbagai pihak bahu membahu hadir langsung ke kediaman Ibu Susiani.
Bantuan yang Disalurkan:
BAZNAS Kabupaten Kediri menyerahkan kursi roda dan paket sembako, untuk mendukung mobilitas dan kebutuhan harian Ibu Susiani.
Kecamatan Ngasem melalui Camat Edi Subiyakto memberikan bantuan pampers (diapers) untuk menunjang kenyamanan beliau.
Polsek Ngasem menyerahkan paket sembako, sebagai bentuk kepedulian aparat keamanan terhadap warganya.
Puskesmas Ngasem memberikan pendampingan kesehatan secara rutin, mengingat Ibu Susiani harus mengonsumsi obat setiap hari. Tim kesehatan dari puskesmas juga berkomitmen untuk terus memantau kondisi beliau.
Kehadiran Tokoh dan Penanggung Jawab
Kegiatan penyaluran ini dihadiri langsung oleh:
Gus Moch Najib Sa’dulloh, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri
Edi Subiyakto, Camat Ngasem
Ipda Heri Priyadi, Kapolsek Ngasem
dr. Ria Rohmatul Karimah, Kepala Puskesmas Ngasem
Ibu Ira, Kasi Kesos Kecamatan Ngasem
Mereka turut menyampaikan doa, dukungan moril, dan harapan agar Ibu Susiani segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT. Bantuan ini bukan hanya bentuk tanggung jawab sosial, tapi juga wujud nyata dari komitmen bersama dalam menguatkan ketahanan sosial masyarakat.
“Kami tidak ingin ada warga yang merasa sendirian dalam menghadapi cobaan hidup. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS, inilah wujud kasih sayang dari umat untuk umat,” ujar Gus Moch Najib Sa’dulloh, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri.
Mari Bantu Sesama Lewat Zakat, Infak, dan Sedekah
Apa yang dirasakan oleh Ibu Susiani bisa saja terjadi pada siapa pun. Karena itu, mari kita jadikan zakat sebagai jalan kebaikan untuk meringankan beban sesama. Setiap rupiah yang Anda tunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Kediri akan disalurkan tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan.
Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda ke BAZNAS Kabupaten Kediri
Alamat : jalan Pamenang No. 05 Katang, Sukorejo, Kec. Ngasem, Kabupaten KediriKonfirmasi : 0812-3380-0695Web : kabkediri.baznas.go.id
"Zakat Anda, Harapan Mereka" – Bersama BAZNAS, Kita Bangun Kediri yang Peduli dan Berdaya.
BERITA11/09/2025 | Humas
BAZNAS Kediri Salurkan Susu, Dinas Kesehatan Edukasi Gizi untuk Cegah Stunting
Kediri, 10 September 2025 – Pencegahan Stunting Dimulai dari Edukasi Gizi
Masalah stunting masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kediri. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, kasus stunting di Kabupaten Kediri masih memerlukan penanganan menyeluruh, terutama pada kelompok rentan seperti anak usia di bawah dua tahun (baduta) dari keluarga pra-sejahtera.
Stunting bukan hanya soal tinggi badan anak yang tidak sesuai usia, tetapi merupakan indikator kekurangan gizi kronis yang bisa berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang dan kecerdasan anak. Salah satu faktor kunci dalam mencegah stunting adalah pengetahuan ibu mengenai pemenuhan gizi anak secara optimal sejak dini.
Menyadari hal tersebut, edukasi gizi kepada para ibu menjadi langkah penting dalam strategi penurunan stunting. Kesadaran dan keterlibatan langsung orang tua, khususnya ibu, dalam memberikan makanan sehat, bergizi seimbang, serta pola asuh yang tepat sangat menentukan masa depan anak.
Selain penyaluran bantuan susu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi edukasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri. Materi disampaikan oleh Ibu Retno, dengan topik “Pemenuhan Gizi untuk Baduta Pra-Stunting/Stunting”. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa pencegahan stunting tidak cukup hanya mengandalkan bantuan makanan tambahan, tetapi harus diiringi dengan kesadaran orang tua dalam memberikan asupan gizi yang optimal secara rutin.
“Anak yang sedang kita jaga dan rawat harus diberi makanan yang optimal. Jangan hanya mengandalkan bantuan, tapi harus ada kesadaran dari keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi anak setiap hari,” pesan Ibu Retno kepada para orang tua dan kader posyandu yang hadir.
Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa susu bergizi, tetapi juga memperkuat peran edukatif melalui peningkatan pengetahuan orang tua dan kader dalam mendukung tumbuh kembang anak. Sinergi antara bantuan dan edukasi diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka stunting di Kecamatan Ngasem.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzakki, untuk terus mendukung program-program kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah. Zakat yang ditunaikan dengan tulus merupakan bagian penting dari perubahan sosial yang nyata dan berkelanjutan.
???? Salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri – Amanah, Profesional, dan Tepat Sasaran.
BERITA10/09/2025 | Humas
Baznas Kabupaten Kediri Bersinergi dengan Pemkab dan DP2KBP3A Salurkan Bantuan Susu untuk 34 Baduta Stunting
Kediri, 10 September 2025 – Dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kediri, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri bersinergi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), serta Pemerintah Kecamatan Ngasem, menyalurkan bantuan susu selama 90 hari (3 bulan) bagi 34 balita di bawah dua tahun (baduta) yang terindikasi stunting.
Program ini menyasar keluarga pra-sejahtera yang tersebar di seluruh desa se-Kecamatan Ngasem, dan akan dievaluasi secara berkala setiap bulan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri bersama DP2KBP3A. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan dalam sebuah kegiatan resmi yang berlangsung pada hari ini.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kediri, Ibu Hj. Dewi Maria Ulfa, yang juga merupakan Wakil Bupati Kediri. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya intervensi dini, khususnya pada anak usia di bawah dua tahun, agar pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berlangsung optimal.
“Pemilihan usia baduta sangat krusial karena merupakan masa keemasan pertumbuhan anak. Bantuan ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan kuat. Kita berharap melalui program ini, angka stunting di Kabupaten Kediri dapat ditekan secara signifikan,” ungkap Ibu Dewi.
BAZNAS Kabupaten Kediri diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Kyai Ma’syum. Dalam sambutannya, beliau turut mendoakan agar seluruh penerima manfaat senantiasa diberikan kesehatan.
“Dengan badan yang sehat, insyaallah akan tumbuh akal yang sehat pula. Semoga program ini membawa keberkahan bagi seluruh pihak dan dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak kita,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas DP2KBP3A, Bapak Nono Soekardi, S.H., M.M., serta perwakilan Forkopimcam Kecamatan Ngasem dan para kader posyandu se-Kecamatan Ngasem yang selama ini menjadi ujung tombak dalam pendataan dan pendampingan keluarga berisiko stunting.
Program ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Kediri, sekaligus merupakan perwujudan nyata peran zakat dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah dan profesional oleh BAZNAS Kabupaten Kediri, semakin banyak keluarga pra-sejahtera yang dapat terbantu. Untuk itu, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzakki, untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan tepat sasaran.
BERITA10/09/2025 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Santuni Anak Yatim dalam Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI
KEDIRI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan santunan kepada 23 anak yatim di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngadiluwih.
Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang Distribusi, KH. Maksyum, bersama Pemerintah Desa Ngadiluwih. Acara ini juga dihadiri oleh ulama kharismatik Kediri, KH. Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar), yang turut memberikan doa serta motivasi kepada para penerima santunan.
KH. Maksyum menyampaikan bahwa momentum kemerdekaan menjadi saat yang tepat untuk menumbuhkan rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap sesama.
“Kami berharap santunan ini bisa membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta menjadi penyemangat mereka dalam menapaki masa depan,” ungkapnya.
Program santunan anak yatim ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang berhak menerima.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, agar semakin banyak saudara kita yang terbantu dan merasakan keberkahan.
Karena #ZakatAndaMenguatkanSesama.
BERITA02/09/2025 | Humas
BAZNAS Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan dan Paket Sembako untuk Warga Sakit Jantung Koroner
KEDIRI – Melalui Program Kediri Sehat, BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bantuan biaya pengobatan serta paket sembako bagi warga yang membutuhkan. Bantuan kali ini diberikan kepada Ibu Dwi Eko Hidatta, warga Dusun Sembung, Desa Tunglur, Kecamatan Badas, yang tengah berjuang melawan sakit jantung koroner.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang Distribusi, KH. Maksyum, dengan didampingi oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari Dinas Sosial serta perangkat Desa Tunglur.
KH. Maksyum menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi ujian kesehatan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Dwi Eko dan keluarga, serta menjadi penguat semangat untuk terus berikhtiar dalam proses pengobatan,” ujarnya.
Program Kediri Sehat menjadi salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Kediri untuk menghadirkan manfaat nyata zakat, infak, dan sedekah dalam bidang kesehatan. Melalui sinergi dengan pemerintah desa dan dinas terkait, diharapkan bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran serta membawa keberkahan bagi penerima.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, agar semakin banyak warga yang terbantu dan merasakan manfaatnya.
Karena #ZakatAndaMenguatkanSesama.
BERITA02/09/2025 | Humas
Pedagang Sehat, Masjid Bersih: Grebek Pasar Penuhi Kebutuhan Nyata Warga
Dari Pedagang, Tempat Ibadah, hingga Pendidikan Anak Usia Dini: BAZNAS Hadir Menyeluruh untuk Masyarakat
Kediri — Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri untuk menghadirkan zakat yang berdaya guna dan menyentuh langsung kebutuhan umat terus diwujudkan melalui program Grebek Pasar. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Pasar Mojo, Kecamatan Mojo, dan mencakup sejumlah bentuk layanan sosial.
Selain memberikan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM dan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis hasil sinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan Puskesmas Mojo, BAZNAS juga turut menyerahkan bantuan sarana MCK (Mandi, Cuci, Kakus) bagi dua lembaga strategis masyarakat:
Masjid Besar At-Taqwa
TK Pelangi Nusantara
Zakat untuk Kehidupan yang Lebih Sehat dan Bermartabat
Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas MCK adalah bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam mendukung sanitasi yang layak dan kesehatan lingkungan.
“Zakat tidak hanya menyentuh ekonomi dan kesehatan individu, tetapi juga sarana pendukung yang layak untuk ibadah dan pendidikan. MCK di masjid dan TK ini adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan generasi penerus,” ujarnya.
Grebek Pasar: Pendekatan Holistik dalam Pemberdayaan
Program Grebek Pasar yang dilaksanakan di Pasar Mojo mencerminkan pendekatan zakat holistik yang diusung BAZNAS Kabupaten Kediri. Tak hanya fokus pada bantuan ekonomi, program ini juga mencakup:
Layanan kesehatan dasar bagi masyarakat pasar
Bantuan MCK untuk fasilitas umum
Edukasi usaha dan pembinaan spiritual
Pemberdayaan UMKM berbasis zakat
Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari warga dan para tokoh masyarakat setempat. Kepala TK Pelangi mengaku terharu dan bersyukur karena bantuan MCK tersebut akan sangat membantu kegiatan belajar mengajar anak-anak usia dini.
“Ini sangat berarti bagi kami. Anak-anak bisa belajar di lingkungan yang lebih sehat dan nyaman,” ujarnya.
Kolaborasi untuk Kebaikan yang Lebih Luas
Dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Puskesmas Mojo, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. BAZNAS berharap kolaborasi lintas sektor ini terus diperkuat demi menghadirkan zakat yang lebih berdampak.
Tagline: “Kediri Berdaya, UMKM Berkembang, Masyarakat Sehat”
Dengan tagline ini, BAZNAS Kabupaten Kediri menegaskan bahwa zakat hadir bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi sebagai solusi konkret dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
BERITA21/08/2025 | Humas
Layanan Kesehatan dan Pengobatan Gratis Meriahkan Grebek Pasar BAZNAS di Pasar Mojo
Layanan Kesehatan Gratis Warnai Grebek Pasar BAZNAS di Pasar Mojo
Kediri, 19 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus memperluas manfaat zakat melalui pendekatan yang lebih holistik. Dalam rangkaian kegiatan Grebek Pasar yang digelar di Pasar Mojo, BAZNAS menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi para pedagang dan pengunjung pasar. Kegiatan ini terselenggara berkat sinergi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan Puskesmas Kecamatan Mojo.
Integrasi Layanan Sosial dan Kesehatan
Pelayanan kesehatan ini menjadi bagian penting dari upaya BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, para mustahik dan pelaku UMKM di Pasar Mojo tidak hanya menerima bantuan modal usaha, tetapi juga mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan dasar seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi medis langsung dengan tenaga kesehatan.
“Kami ingin memastikan bahwa para penerima manfaat dalam program pemberdayaan ekonomi ini juga terjaga kesehatannya. Kesehatan adalah fondasi produktivitas,” ungkap Kyai Maksyum, perwakilan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri.
Kolaborasi yang Menguatkan
Kegiatan ini menunjukkan sinergi nyata antar lembaga, di mana BAZNAS menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan Puskesmas Kecamatan Mojo dalam menghadirkan layanan kesehatan langsung ke tengah-tengah masyarakat.
Kepala Puskesmas Mojo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini:
“Kami menyambut baik langkah BAZNAS dalam mengintegrasikan program kesejahteraan dengan layanan kesehatan. Ini menjadi bentuk pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme Warga Pasar
Antusiasme masyarakat tampak tinggi. Sejak pagi, ratusan warga memadati area pelayanan kesehatan di sudut Pasar Mojo. Banyak di antaranya mengaku terbantu karena tidak perlu jauh-jauh ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan dasar.
“Saya senang bisa cek kesehatan gratis sambil jualan. Terima kasih BAZNAS dan Puskesmas,” ungkap salah satu pedagang pasar.
Grebek Pasar: Gerakan Keberlanjutan dan Kepedulian
Grebek Pasar merupakan inisiatif BAZNAS Kabupaten Kediri yang tidak hanya menyalurkan modal usaha berbasis zakat, tetapi juga menyertakan edukasi keberlanjutan usaha, pembinaan spiritual, dan layanan sosial, termasuk kesehatan.
Dengan tagline “Kediri Berdaya, UMKM Berkembang, Masyarakat Sehat”, BAZNAS ingin memastikan bahwa gerakan zakat hadir sebagai solusi nyata atas persoalan ekonomi dan sosial masyarakat.
Penutup: Menuju Zakat yang Holistik dan Berdampak
BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung, menjangkau lebih banyak mustahik, dan mendorong partisipasi lintas sektor. Grebek Pasar di Pasar Mojo menjadi bukti bahwa zakat bukan hanya untuk berbagi, tetapi juga untuk menguatkan, memuliakan, dan menyehatkan umat.
BERITA19/08/2025 | Humas
Grebek Pasar Jadi Langkah Awal Edukasi dan Modal Usaha bagi UMKM Mojo
Kediri, 19 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali meneguhkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui penyaluran modal usaha bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar Mojo.
Simbolisasi dan Momentum Pemberdayaan
Penyaluran modal usaha secara simbolis dilakukan oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, Kyai Maksyum, HM. Ahid Imaduddin, dan Gus Moch. Najib Sa’dulloh. Kegiatan ini turut didampingi oleh perwakilan Kecamatan Mojo, Bapak Nuril Hasan, sebagai wujud nyata sinergi antar lembaga dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi lokal.
Melalui momentum ini, BAZNAS berharap para pelaku UMKM tidak hanya menerima bantuan secara material, tetapi juga tumbuh menjadi individu yang mandiri dan produktif dalam mengembangkan usahanya.
Pelecut Semangat Kemandirian Ekonomi
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Kediri, Bapak HM. Ahid Imaduddin, menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari semangat “zakat sebagai investasi sosial” yang berorientasi pada kebermanfaatan produktif.
“Kami percaya, dengan bantuan modal yang tepat, UMKM seperti di Pasar Mojo dapat berkembang, memberdayakan diri, dan menghindari ketergantungan pada praktik pinjaman ribawi,” ujarnya.
Grebek Pasar: Gerakan Edukasi Keberlanjutan Usaha Pasar
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif “Grebek Pasar”, sebuah gerakan edukasi yang digagas oleh BAZNAS Kabupaten Kediri untuk mendorong keberlanjutan usaha berbasis zakat. Melalui pendekatan langsung ke pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat seperti pasar tradisional, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan modal, tetapi juga menyampaikan edukasi seputar pengelolaan usaha, prinsip keuangan syariah, dan pentingnya semangat berbagi dalam pertumbuhan usaha.
Gerakan ini diharapkan mampu membentuk ekosistem pasar yang kuat, inklusif, dan mandiri, dengan pelaku UMKM yang memiliki literasi usaha dan spiritualitas ekonomi yang seimbang.
Harapan dan Dampak bagi Pelaku UMKM
Para pelaku UMKM menerima bantuan ini dengan penuh antusiasme dan harapan besar. Modal usaha yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan usaha, seperti peremajaan sarana dagang, pembelian stok bahan, hingga promosi produk secara kreatif.
Salah satu penerima bantuan secara simbolik menyampaikan:
“Alhamdulillah, bantuan modal ini sangat berarti bagi kelangsungan usaha kami di Pasar Mojo.”
Partisipasi dalam Semangat Kebersamaan
Dengan mengusung tagline “Kediri Berdaya, UMKM Berkembang”, program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pemberdayaan ekonomi yang telah dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri. Sebelumnya, BAZNAS juga telah menyalurkan bantuan serupa kepada masyarakat prasejahtera di berbagai kecamatan, termasuk pemberian alat usaha kepada mustahik di Desa Tambibendo.
Sinergi Lembaga dan Harapan Jangka Panjang
Program ini terwujud berkat kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Kediri, BMT UGT Sidogiri Cabang Mojo, serta Pemerintah Kecamatan Mojo. Sinergi ini menjadi model penyaluran zakat yang amanah, transparan, dan tepat sasaran.
BAZNAS berharap UMKM di Pasar Mojo dan sekitarnya tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga tumbuh menjadi pelaku usaha yang produktif, memiliki semangat infak dan sedekah, serta berperan aktif dalam membangun ekonomi umat yang berkelanjutan dan berkeadilan.
BERITA19/08/2025 | Humas
Sinergi Baznas dan Pemerintah Kecamatan Kunjang, Ratusan Mustahik Terima Manfaat
BAZNAS KABUPATEN KEDIRI GELAR PROGRAM “JUM’AT BERKAH” DAN PENDISTRIBUSIAN PLK DI KECAMATAN KUNJANG
Kediri (15/08/2025) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menyelenggarakan program rutin Jum’at Berkah yang kali ini dipusatkan di Masjid Al Huda, Kecamatan Kunjang. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pendistribusian Program Kesejahteraan Lansia dan Keluarga (PLK) kepada para mustahik di wilayah tersebut.
Acara diawali dengan sambutan oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, Bapak H.M. Ahid Imaduddin (Pak Haji Ahid), yang menyampaikan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non-struktural memiliki tugas untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat secara profesional dan transparan.
“Program Jum’at Berkah merupakan kepanjangan dari ‘BAZNAS Berbagi Barokah’. Kami tidak hanya mendistribusikan bantuan makanan dan sembako, tetapi juga memberikan alat kebersihan, infak untuk memakmurkan masjid, serta dukungan untuk para marbot agar semakin semangat menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid,” jelas Pak Haji Ahid.
BAZNAS Kabupaten Kediri juga bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan Puskesmas Kunjang untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada para jamaah, masyarakat sekitar, dan mustahik penerima bantuan.
Turut memberikan sambutan, Ibu Mustiasih selaku Kasi Kesra Kecamatan Kunjang yang mewakili Camat Kecamatan Kunjang, menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Kecamatan serta Pemerintah Desa se-Kecamatan Kunjang dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat luas dan keberkahan, khususnya bagi para lansia penerima bantuan,” ungkap Bu Mustiasih dalam sambutannya.
Perwakilan Takmir Masjid Al Huda Kunjang juga turut menyampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan Jum’at Berkah yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat dan jamaah masjid.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Kecamatan Kunjang, perwakilan KUA, Polsek, Koramil, serta Kepala Desa Kunjang.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah bersinergi dalam menyukseskan kegiatan ini. Melalui kolaborasi lintas sektor, BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan umat yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
BERITA15/08/2025 | Humas
Semangat Baru Santri Muda: BAZNAS Kediri Serahkan Beasiswa untuk Syihabudin
Kediri, 13 Agustus 2025 – Langkah kecil menuju masa depan gemilang terus digalakkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri. Melalui program unggulan Kediri Cerdas, BAZNAS kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda, kali ini dengan menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada M. Syihabudin Fahmi, seorang santri kelas 8 di MTS Hidayatus Sholihin, Turus, Gurah, Kediri.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ibu Nurul Laila, orangtua dari Syihabudin, dalam suasana haru dan penuh rasa syukur. Ibu Nurul menyampaikan terima kasih mendalam atas kepedulian yang diberikan BAZNAS Kabupaten Kediri. Ia mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat meringankan beban ekonomi keluarga, sekaligus menjadi semangat baru bagi anaknya untuk terus belajar dan berjuang meraih cita-cita.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Kediri yang telah peduli dan hadir untuk keluarga kami," ujar Ibu Nurul dengan mata berkaca-kaca.
Santri muda Syihabudin dikenal sebagai pribadi yang rajin dan bersemangat dalam belajar. Meski berasal dari keluarga sederhana, semangatnya dalam menuntut ilmu tak pernah padam.
Staf BAZNAS Kabupaten Kediri, Abii Yazid, yang menyerahkan bantuan secara langsung, menyampaikan harapan agar bantuan ini menjadi pemicu semangat bagi ananda Syihabudin untuk terus berprestasi dan menggantungkan cita-cita setinggi langit.
"Semoga dengan sedikit perhatian ini, ananda Syihabudin semakin giat belajar dan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara," ungkap Abii.
Program Kediri Cerdas merupakan bentuk nyata dari penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat Kabupaten Kediri yang dikelola secara profesional dan tepat sasaran oleh BAZNAS. Melalui program ini, BAZNAS berupaya membuka jalan terang bagi anak-anak bangsa untuk mengakses pendidikan yang layak, tanpa terkendala keterbatasan biaya.
BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung gerakan kebaikan ini. Karena melalui zakat yang ditunaikan, kita tidak hanya membantu satu kehidupan, tetapi juga sedang menanam harapan di hati generasi masa depan.
BERITA13/08/2025 | Humas
Keistimewaan Berbagi di Waktu Pagi: Manfaat Sedekah Subuh
Keutamaan Sedekah Subuh: Amalan Ringan, Pahala Besar
Kediri, 13 Agustus 2025 – Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Namun, ada satu waktu yang disebut memiliki keutamaan khusus untuk bersedekah, yakni pada waktu subuh. Sedekah subuh diyakini mendatangkan pahala besar dan keberkahan luar biasa bagi pelakunya.
Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap pagi, dua malaikat turun ke bumi. Salah satu malaikat berdoa agar Allah memberikan keberkahan bagi orang yang bersedekah, sementara yang satunya memohon agar harta orang yang enggan bersedekah menjadi binasa. Hadis ini menunjukkan betapa istimewanya waktu subuh untuk melakukan sedekah.
Para ulama dan dai kerap menekankan pentingnya sedekah subuh sebagai bentuk pembuka rezeki. Selain bernilai ibadah, sedekah subuh juga diyakini mampu mendatangkan ketenangan batin dan memperkuat rasa syukur.
Cara Melakukan Sedekah Subuh dengan Benar
Sedekah subuh dapat dilakukan dengan berbagai cara, selama dilakukan dengan niat yang ikhlas dan konsisten. Berikut adalah beberapa langkah yang dianjurkan:
Dilakukan setelah Shalat Subuh – Waktu terbaik adalah segera setelah menunaikan salat subuh.
Niat yang Tulus – Sedekah sebaiknya dilakukan dengan niat semata-mata karena Allah SWT.
Konsisten Setiap Hari – Meski jumlahnya kecil, konsistensi sangat dihargai dalam Islam.
Disalurkan kepada yang Membutuhkan – Dapat diberikan secara langsung atau melalui BAZNAS Kabupaten Kediri.
Disertai Doa – Sertakan doa agar mendapat keberkahan, kelancaran rezeki, dan perlindungan dari segala keburukan.
Dengan mengamalkan sedekah subuh secara rutin, umat Islam diharapkan dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus membantu sesama yang membutuhkan.
Semoga kesadaran akan keutamaan sedekah subuh ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih giat beramal dan menebar kebaikan setiap hari.
BERITA13/08/2025 | BAZNAS Kota Bandung
Program Kediri Peduli: Rumah Baru, Harapan Baru untuk Warga Ngadiluwih
Kediri – BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui Program Kediri Peduli. Pada kesempatan ini, bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) diserahkan kepada Bapak Muhammad Saifulloh, warga Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan dasar tempat tinggal yang layak.
Program RTLH ini merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Kabupaten Kediri dan Pemerintah Desa Dukuh, serta didukung oleh berbagai unsur masyarakat, di antaranya Kepala Desa Dukuh Bapak Junaidi beserta perangkat, organisasi Wong Wong Ngadiluwih, Babinkamtibmas, Babinsa, dan masyarakat setempat yang turut berperan aktif dalam proses pembangunan hingga penyelesaian rumah.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Dukuh, Bapak Junaidi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas kolaborasi ini. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Kediri. Program ini sangat membantu warga kami yang membutuhkan. Sinergi seperti ini semoga terus berlanjut demi kesejahteraan bersama," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang Distribusi dan Pendayagunaan, KH. Maksyum, mendoakan agar rumah baru ini menjadi sumber keberkahan bagi keluarga penerima manfaat. "Semoga rumah ini menjadi surga bagi Bapak Saifulloh sekeluarga. Gunakan rumah ini untuk ibadah, mengaji, dan mencari ridha Allah SWT. Rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga jalan menuju akhirat," pesan beliau penuh makna.
Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat menumbuhkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat agar dapat hidup lebih layak, sehat, dan bermartabat. Bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun masa depan yang lebih baik.
Program ini menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan. Terima kasih kepada para muzakki atas kepercayaan dan dukungannya, karena melalui #ZakatAndaMenguatkanSesama.
BERITA12/08/2025 | Humas
Sinergi Kebaikan: BAZNAS Kediri Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Salurkan Bantuan di Masjid Thoriqotul Jannah
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar “Jumat Berkah dan Bakti Sosial Kesehatan” Serta Salurkan Bantuan PLK di Kecamatan Kandat
Kediri, 08 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan rutin bertajuk “Jumat Berkah dan Bakti Sosial Kesehatan”, yang kali ini diselenggarakan pada Jumat, 8 Agustus 2025, bertempat di Masjid Thoriqotul Jannah, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Jumat yang diimami dan dikhotbahkan oleh Gus Moch. Najib Sa’dulloh, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Kediri. Momen ibadah ini tidak hanya mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga, tetapi juga menjadi bagian dari dakwah sosial BAZNAS untuk menumbuhkan semangat berbagi dan peduli terhadap sesama.
Salah satu highlight dari acara ini adalah pelayanan kesehatan gratis yang diberikan kepada masyarakat umum. Layanan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu. Pemeriksaan kesehatan dasar dan konsultasi medis disambut antusias oleh warga sekitar.
Tak hanya itu, BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyerahkan bantuan PLK (Paket Logistik Keluarga) sebanyak 60 paket, yang disalurkan kepada warga kurang mampu di Kecamatan Kandat. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan keluarga dhuafa. Penyaluran dilakukan secara langsung dan tepat sasaran.
Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari unsur Forkopimcam Kecamatan Kandat, antara lain perwakilan Camat Kandat, Kepala KUA Kandat, Polsek Kandat, dan Koramil Kandat, yang menunjukkan sinergi dan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS.
Takmir Masjid Thoriqotul Jannah, Bapak Zainul Fuad, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa program seperti ini sangat membantu masyarakat sekitar, dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
BAZNAS Kabupaten Kediri dalam kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam misi kemanusiaan dengan menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) melalui rekening resmi yang tersedia:
Rekening Zakat:
Bank Jatim: 0061021337
BSI: 7203001325
QRIS: ID1022198748223A01
Rekening Donasi, Infaq dan Sedekah:
Bank Jatim: 0061021337
BSI: 2224466687
BRI: 320701049956536
BNI: 5558809996
BCA Syariah: 0680999919
Untuk informasi lebih lanjut terkait program dan layanan BAZNAS Kabupaten Kediri, masyarakat dapat menghubungi Call Center di 0812-3380-0695, atau mengikuti akun media sosial resmi di Instagram, Threads, TikTok, YouTube, X (Twitter), dan Facebook dengan nama akun @baznas_kabkediri.
Dengan mengusung semangat “Jum'at Berkah / Baznas Berbagi Barokah”, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berupaya menjadi lembaga yang amanah, profesional, dan transparan dalam mengelola dana zakat untuk kemaslahatan umat. Kegiatan “Jumat Berkah dan Bakti Sosial Kesehatan” ini menjadi wujud nyata dari visi BAZNAS RI dalam membangun kesejahteraan dan kemandirian umat, khususnya di tingkat daerah.
#ZakatTumbuhBermanfaat #BerkahZakat #BaznasKabKediri #JumatBerkah #KesehatanGratis #PeduliSesama
BERITA08/08/2025 | Humas
Tasyakuran Jamaah Haji 2025 : Momen Syukur, Silaturahmi, dan Spirit Kebersamaan
KEDIRI – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menghadiri acara Tasyakuran Jamaah Haji Kabupaten Kediri Tahun 1446 H/2025 M yang berlangsung khidmat di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), pada Rabu, 7 Agustus 2025.
Acara ini menjadi momen penuh kebahagiaan dan rasa syukur atas kepulangan para dhuyufurrahman (tamu Allah) ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah refleksi spiritual untuk menjaga kemabruran haji serta memperkuat nilai-nilai keimanan.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, yaitu:
Wakil Ketua I: H.M. Ahid Imaduddin
Wakil Ketua II: Kiai Ma’syum
Wakil Ketua III: Gus Moch. Najib Sa’dulloh
Tausiyah dan hikmah haji disampaikan oleh KH. Abdul Mu’in dari Kecamatan Badas. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga kemabruran haji serta keyakinan kuat bahwa doa-doa yang dipanjatkan, khususnya saat di Arafah, adalah doa yang paling mustajab di sisi Allah SWT.
Dalam sambutannya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana turut menyampaikan pesan dan doa agar para jamaah haji yang baru pulang diberi keberkahan hidup, serta menjadi teladan dan motivasi bagi masyarakat yang sedang menantikan giliran menunaikan ibadah haji.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Kediri dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen lembaga dalam membangun sinergi dengan masyarakat dan mendukung program-program keagamaan yang mempererat ukhuwah islamiyah di tengah-tengah umat.
Pesan Perwakilan BAZNAS Kabupaten Kediri: "Ibadah haji bukan hanya puncak spiritual seorang Muslim, tetapi juga titik tolak untuk menjadi insan yang lebih bermanfaat bagi sesama. Mari kita jaga kemabruran haji dengan memperbanyak amal, kepedulian sosial, dan berbagi kebaikan. BAZNAS Kabupaten Kediri siap menjadi mitra umat dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah demi membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan."
BERITA06/08/2025 | Humas
Kolaborasi BAZNAS dan Pemerintah Daerah Kediri Percepat Penurunan Stunting
Kediri, 31 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus berkomitmen dalam mendukung upaya pemerintah menanggulangi stunting di daerah. Dalam rangka sinergi program percepatan penanganan stunting, BAZNAS berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A), Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, para ahli gizi, serta perwakilan dari Kecamatan Ngasem.
Pertemuan koordinasi yang digelar hari ini di Kantor DP2KBP3A dihadiri oleh Gus Najib beserta staf mewakili BAZNAS Kabupaten Kediri, Dr. Ika dari Dinas Kesehatan, serta Bu Rifa dari Dinas P2KBP3A. Hadir pula perwakilan ahli gizi dan tokoh masyarakat dari wilayah Kecamatan Ngasem.
Dalam pertemuan tersebut, masing-masing pihak menyampaikan data, kendala di lapangan, serta usulan program intervensi yang bisa dilakukan secara kolaboratif. Fokus utama pembahasan adalah penyaluran bantuan gizi kepada keluarga rentan, edukasi kesehatan bagi ibu hamil dan balita, serta pemanfaatan zakat untuk program kesehatan berkelanjutan.
Gus Najib menyampaikan bahwa BAZNAS siap berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengentasan stunting melalui dana zakat yang tepat sasaran. "Zakat memiliki kekuatan besar untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Kami di BAZNAS siap bersinergi agar program penanggulangan stunting ini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kecil," ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Ika menegaskan pentingnya integrasi lintas sektor agar intervensi gizi dapat berjalan efektif. Hal senada disampaikan Bu Rifa yang menekankan pada pemberdayaan keluarga dan peran perempuan dalam memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dari aksi nyata di lapangan, termasuk pelaksanaan program intervensi gizi, pendampingan keluarga, dan monitoring bersama di wilayah Kabupaten Kediri yang dimulai dari Kecamatan Ngasem.
BERITA31/07/2025 | Humas
Zakat Produktif untuk Kehidupan Lebih Baik: Cerita dari Desa Tambibendo
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Alat Usaha kepada Warga Desa Tambibendo, Dukung Kemandirian Ekonomi Keluarga Dhuafa
KEDIRI (31/7) – Dalam upaya mendukung pemberdayaan ekonomi mustahik, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan bantuan alat usaha kepada Mas Imam, warga Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo. Bantuan yang diberikan berupa meja, kursi, peralatan memasak, dan botol bensin untuk menunjang usaha warung kopi serta penjualan bensin eceran yang akan dijalankan oleh Mas Imam bersama istrinya, Mbak Zahro.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Kediri, H. M. Ahid Imaduddin, dan didampingi oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Mojo, Bapak Arif.
Bantuan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, terutama mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera. Dengan usaha yang dijalankan secara mandiri, diharapkan mustahik dapat perlahan bertransformasi menjadi muzaki.
“Bantuan ini tidak hanya sebatas alat usaha, namun menjadi awal dari tumbuhnya semangat kemandirian ekonomi keluarga. Kami ingin mustahik seperti Mas Imam tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga bangkit dan produktif,” ujar H. M. Ahid Imaduddin.
Mas Imam yang juga berjualan telur gulung keliling ke sekolah-sekolah menyampaikan rasa terima kasih dan harunya atas bantuan yang diberikan.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Kediri dan Pak Arif dari TKSK Mojo. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memulai usaha dan mencari nafkah secara mandiri,” ujar Mas Imam penuh haru.
Mbak Zahro, istri Mas Imam, juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara BAZNAS dan pihak kecamatan. Ia berharap usaha kecil yang mereka jalankan bisa tumbuh dan menjadi sumber penghidupan yang berkah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS yang fokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Sinergi antara BAZNAS dan TKSK Kecamatan Mojo menjadi salah satu contoh kolaborasi yang efektif dalam penyaluran zakat yang amanah dan berdampak.
Lokasi: Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo – Kabupaten KediriKegiatan: Penyerahan Bantuan Alat Usaha untuk MustahikProgram: Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dhuafa
Zakatmu, Bangkitkan Usaha Rakyat Kecil #BAZNASKabupatenKediri #ZakatUntukUmat #PemberdayaanEkonomi #ZakatProduktif #KediriMandiri #BAZNASPeduli #SinergiZakat
BERITA31/07/2025 | Humas
Dukung Pembinaan Spiritual, BAZNAS Kabupaten Kediri Bantu Sekolah Rakyat dengan Mushaf Al-Qur’an
KEDIRI (31/7) – Sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter generasi muda, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menyalurkan bantuan mushaf Al-Qur’an ke Sekolah Rakyat 24 yang berlokasi di Desa Bulu, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan BAZNAS Kabupaten Kediri yang bertujuan untuk memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan pendidikan, khususnya di wilayah pelosok. Kegiatan ini juga diisi dengan pembinaan spiritual serta silaturahmi dengan para siswa dan pengelola Sekolah Rakyat.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Kediri, H. Ahid Imaduddin, hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut bersama Wakil Ketua II Bidang Distribusi, Kyai Maksyum. Dalam sambutannya, Kyai Maksyum menyampaikan bahwa bantuan mushaf Al-Qur’an ini diharapkan dapat menjadi penerang dan pedoman hidup bagi para siswa.
“Semoga mushaf yang kami salurkan ini bisa menjadi penerang dalam proses belajar adik-adik, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur’an,” ujarnya.
Turut membersamai dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Bapak Ariyanto, yang juga menerima bantuan secara simbolis. Selain penyalurkan bantuan, Kadinsos mengajak Baznas menyempatkan diri menyapa para siswa dan berdialog langsung dengan mereka. Dalam kunjungannya, beliau menerangkan kepada BAZNAS asal-usul para siswa dan kesan mereka selama belajar di Sekolah Rakyat yang menggunakan sistem asrama.
“Saya sangat mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung pendidikan karakter dan spiritual anak-anak kita. Bantuan seperti ini sangat bermanfaat, apalagi untuk lembaga pendidikan di pelosok yang memiliki keterbatasan akses,” ujar Bapak Ariyanto.
Sekolah Rakyat 24 merupakan lembaga pendidikan berbasis asrama yang menampung anak-anak dari berbagai daerah, khususnya dari keluarga Prasejahter/Dhuafa. Sistem asrama ini membuat para siswa tinggal penuh waktu di sekolah selama masa pendidikan, sehingga sangat membutuhkan dukungan sarana keagamaan seperti mushaf Al-Qur’an.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara zakat dan pendidikan, serta komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam menyalurkan dana zakat secara amanah, tepat sasaran, dan membawa dampak positif bagi masyarakat.
???? Lokasi: Sekolah Rakyat 24, Desa Bulu, Kecamatan Grogol – Kabupaten Kediri ???? Kegiatan: Penyaluran Mushaf Al-Qur’an & Pembinaan Keagamaan ???? Program: Distribusi Zakat untuk Pendidikan dan Pembinaan Spiritual
Zakatmu, Hadirkan Cahaya Al-Qur’an di Pelosok Negeri #BAZNASKabupatenKediri #ZakatUntukUmat #SekolahRakyat #BantuanAlQuran #KediriTaqwa #CahayaZakat #BAZNASPeduli
BERITA30/07/2025 | Humas
Sanitasi Aman, Hidup Lebih Nyaman: Bantuan BAZNAS untuk Warga Sekoto
Kediri, 29 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan dan derajat kesehatan masyarakat melalui program Kediri Sehat. Salah satu wujud nyata dari program ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) kepada Bapak Sugeng, warga Dusun Sekoto, Desa Sekoto, Kecamatan Badas.
Bantuan ini ditujukan untuk mendukung akses terhadap sanitasi yang layak bagi masyarakat kurang mampu, sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan serta peningkatan kualitas hidup keluarga prasejahtera.
Selain pembangunan fasilitas MCK, BAZNAS Kabupaten Kediri juga membangun sumur sumber air baru di depan rumah Bapak Sugeng. Hal ini dilakukan karena lokasi sumur sebelumnya terlalu dekat dengan lubang resapan, sehingga berisiko terhadap kualitas air dan kesehatan keluarga.
Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, Gus Moch. Najib Sa'dulloh, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki, serta wujud tanggung jawab sosial dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, namun juga menjadi dorongan bagi masyarakat sekitar untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.
Program Kediri Sehat merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Kediri di bidang kesehatan. Program ini mencakup layanan kesehatan gratis, bantuan alat bantu kesehatan, serta penyediaan fasilitas sanitasi dasar di berbagai wilayah yang membutuhkan.
Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Badas, Bapak Fatcul Ulum, dan Kepala Desa Sekoto, Bapak Suprayitno (Ganong), turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut dan menyampaikan apresiasinya terhadap langkah nyata BAZNAS.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan ini. Kehadiran BAZNAS memberikan harapan dan solusi nyata bagi warga kami yang membutuhkan fasilitas sanitasi dan air bersih,” ujar Kepala Desa Sekoto.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, BAZNAS Kabupaten Kediri akan terus memperluas jangkauan program-program pemberdayaan untuk mustahik, guna menciptakan perubahan nyata dan berkelanjutan dalam kehidupan masyarakat.
BERITA29/07/2025 | Humas
Perkuat Sinergi Sosial, BAZNAS dan LSM SUAR Ringankan Beban Kelompok Rentan
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Paket Logistik Keluarga untuk Forum Kelompok Rentan Sinergi dengan LSM SUAR
Kediri (25/7) — BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, sinergi terjalin bersama LSM Suara Aspirasi Rakyat (SUAR) dalam penyaluran bantuan Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada forum kelompok rentan di wilayah Kabupaten Kediri.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Kediri, KH. Maksyum, yang juga memberikan penjelasan singkat tentang kiprah BAZNAS sebagai lembaga resmi yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional dan amanah.
“BAZNAS hadir sebagai lembaga yang bertugas menyalurkan zakat dan dana sosial keagamaan lainnya secara tepat sasaran. Kami ingin turut berpartisipasi dalam meringankan beban kelompok rentan yang tergabung dalam LSM SUAR, dengan memberikan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan riil mereka,” ujar KH. Maksyum.
Penyaluran bantuan ini disambut hangat oleh jajaran pengurus LSM SUAR. Ketua, sekretaris, dan bendahara LSM turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada BAZNAS atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi anggota kelompok kami. Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Kediri yang telah peduli dan bersinergi dengan kami. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus terjalin dan memberi dampak positif yang luas,” ungkap Ketua LSM SUAR.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat memperluas jangkauan manfaat, serta terus menjadi mitra strategis dalam upaya mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
BERITA25/07/2025 | Humas
Ngaji Kitab Kuning dan Penyaluran Beasiswa: BAZNAS Kediri Bangun Generasi Cerdas dan Tangguh
“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)
Kediri, 25 Juli 2025 — BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menyelenggarakan Ngaji Rutin setiap hari Jumat dengan mengkaji kitab klasik Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Kediri, Jalan Pamenang No. 05, Katang, Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Memasuki edisi kedua, kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 50 mahasiswa penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Kediri Raya. Selain sebagai forum kajian keislaman, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter dan motivasi spiritual bagi generasi muda.
Rangkaian Kegiatan
Kedatangan dan Registrasi Para peserta melakukan registrasi dan menerima konsumsi ringan sebagai bentuk sambutan dari panitia.
Ngaji Kitab Kuning “Bidayatul Hidayah” Disampaikan oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang SDM, Umum dan Administrasi, Agus Najib Sa’dulloh (Gus Najib). Kajian difokuskan pada pembentukan niat yang lurus dalam menuntut ilmu dan pentingnya kesungguhan dalam berproses.
Penyerahan Beasiswa SKSS Secara simbolis diserahkan kepada 25 mahasiswa berupa ATM dan buku rekening Bank Syariah Indonesia. Momen ini disambut hangat dan penuh rasa syukur, serta ditutup dengan sesi foto bersama Gus Najib dan para mahasiswa menggunakan mockup ATM bertuliskan BAZNAS Kabupaten Kediri sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat.
Intermezzo dan Ice Breaking Di akhir sesi, mahasiswa diajak mengikuti trend TikTok bersama mahasiswa magang BAZNAS. Kegiatan ini menjadi penutup yang menyenangkan sekaligus mempererat kebersamaan.
Pesan-Pesan Kajian Gus Najib
Dalam tausiyahnya, Gus Najib menyampaikan pentingnya niat yang benar dalam mencari ilmu:
“Jangan cuma bangun tidur, berangkat kuliah, lalu menyapa teman, merasa itu sudah mencari ilmu. Niatkan sungguh-sungguh karena Allah. Tujuannya adalah hidayah, bukan ikut-ikutan.”
Beliau juga menekankan nilai istiqomah dan kedisiplinan:
“Kalau benar-benar niat menuntut ilmu, tidak ada libur, kecuali karena udzur syar’i. Jangan jadi mahasiswa ‘udur-uduran’ yang suka titip absen. Jika niatnya lurus, malaikat membentangkan sayapnya, bahkan ikan-ikan di laut memohonkan ampunan.”
Lebih lanjut, Gus Najib menegaskan bahwa:
“Tidak ada hidayah tanpa bidayah (permulaan). Mulailah dari sholat yang benar, niat yang lurus, dan amal yang nyata.”
Beliau juga mengajak peserta untuk introspeksi diri:
“Jangan terlalu sibuk melihat kekurangan orang lain. Koreksi diri sendiri. Pikirkan, sudahkah hari ini saya melakukan kebaikan? Kekurangan apa yang membuat saya jauh dari Allah?”
Sebagai penutup, Gus Najib menyampaikan beberapa motivasi penting kepada para mahasiswa:
Jangan mudah menyerah dalam mengejar mimpi.
Terus tingkatkan keterampilan dan bakat karena dunia terus berubah.
Hindari hubungan pacaran yang mengganggu proses belajar dengan dalih motivasi.
Siapkan bekal ilmu dan amal untuk perjalanan akhirat yang panjang.
Penyaluran Beasiswa SKSS
Pada kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Kediri menyalurkan Beasiswa SKSS kepada 25 mahasiswa, masing-masing sebesar Rp1.500.000. Penyaluran dilakukan melalui rekening Bank Syariah Indonesia sebagai bentuk komitmen pada pengelolaan dana zakat yang profesional dan amanah.
Menjembatani Bantuan Finansial dan Pembinaan Spiritual
BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen agar mahasiswa penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan finansial, namun juga mendapat pembinaan spiritual dan karakter. Kegiatan Ngaji Rutin ini menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, menumbuhkan semangat, serta mempererat ikatan kebersamaan dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa dan kegiatan pembinaan BAZNAS Kabupaten Kediri, silakan kunjungi baznas.kedirikab.go.id atau media sosial resmi BAZNAS Kabupaten Kediri.
BERITA25/07/2025 | Ajeng Trisna/Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kediri.
Lihat Daftar Rekening →