WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Kacamata Baca Gratis, Kuota Bantuan Masih Tersedia

Dukung Pendidikan melalui Program Kediri Cerdas

BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menghadirkan manfaat zakat melalui Program Kediri Cerdas dengan menyalurkan bantuan kacamata baca gratis kepada para penerima manfaat yang membutuhkan.

Bantuan kacamata baca ini disalurkan kepada Najla Jepi Ayudiya Arifin dari Pagu dan Khalisa Naura Athifa dari MTsN 8 Kediri. Bantuan ini diharapkan dapat membantu penerima manfaat dalam menunjang kebutuhan belajar dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Program Kediri Cerdas merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung akses pendidikan yang lebih baik. Melalui bantuan kacamata baca ini, BAZNAS berupaya memberikan dukungan kepada para pelajar yang membutuhkan agar semakin semangat dalam belajar dan mengembangkan potensi diri.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kacamata baca, BAZNAS Kabupaten Kediri masih menyediakan kuota bantuan. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mendapatkan dukungan melalui Program Kediri Cerdas. Silakan menghubungi BAZNAS Kabupaten Kediri untuk informasi persyaratan dan proses pengajuan bantuan.

Semoga bantuan ini memberikan manfaat, mendukung semangat belajar, dan menjadi bagian dari ikhtiar untuk mewujudkan generasi Kediri yang cerdas dan berprestasi.

Terima kasih kepada para muzaki dan donatur yang telah menitipkan amanah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh manfaat untuk pendidikan dan masa depan.

Mari bersama menghadirkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri.

#BAZNASKabupatenKediri #KediriCerdas #KacamataBacaGratis #ZakatMenguatkanIndonesia #PendidikanKediri

 
 
17/09/2026 | Kontributor: Humas
Doa dan Duka BAZNAS Kabupaten Kediri untuk Korban Musibah Kapal Motor Virgo Transport 8

KEDIRI — BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang dialami Kapal Motor Virgo Transport 8. Musibah tersebut menyisakan duka bagi para korban, keluarga, serta seluruh pihak yang turut merasakan keprihatinan atas kejadian tersebut.

BAZNAS Kabupaten Kediri turut mendoakan agar proses pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan dapat berjalan dengan lancar dan diberikan kemudahan oleh Allah SWT. Semoga seluruh korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan.

Sementara bagi para korban yang telah berpulang, BAZNAS Kabupaten Kediri mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, menerima amal ibadahnya, melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya.

Musibah yang terjadi tentu menjadi duka yang mendalam, khususnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Untuk itu, BAZNAS Kabupaten Kediri turut mendoakan agar keluarga korban diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.”

Mari Bersama Panjatkan Doa

Di tengah duka yang mendalam ini, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menundukkan hati dan memanjatkan doa terbaik bagi seluruh korban Kapal Motor Virgo Transport 8.

Mari kita doakan dengan penuh keikhlasan agar Allah SWT memberikan keselamatan dan pertolongan bagi korban yang masih dalam pencarian, memberikan kelancaran kepada seluruh tim yang melakukan pencarian, serta memberikan kekuatan kepada keluarga yang menanti kabar orang-orang tercinta.

Untuk saudara-saudara kita yang telah berpulang, mari hadiahkan Al-Fatihah dan doa terbaik. Semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan mereka, menerima amal ibadahnya, melapangkan tempat peristirahatan terakhirnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Semoga Allah SWT memberikan ketabahan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan. Semoga setiap air mata, penantian, dan doa yang dipanjatkan menjadi jalan hadirnya kekuatan dan keikhlasan.

Ya Allah, lindungilah saudara-saudara kami yang masih dalam pencarian. Berikan pertolongan-Mu, mudahkan setiap ikhtiar pencarian, dan pertemukan mereka dengan keluarga dalam keadaan yang terbaik. Bagi mereka yang telah Engkau panggil, tempatkanlah di tempat yang mulia di sisi-Mu. Kuatkan dan teguhkan hati keluarga yang ditinggalkan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Mari kita luangkan waktu sejenak untuk mendoakan mereka. Semoga doa-doa yang kita panjatkan menjadi bentuk kepedulian dan penguat bagi seluruh korban serta keluarga yang sedang menghadapi musibah ini.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

15/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Fidyah untuk 30 Lansia Dhuafa di Kecamatan Mojo

KEDIRI – BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menyalurkan amanah dari masyarakat melalui program penyaluran fidyah kepada 30 lansia dhuafa di Kecamatan Mojo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Huda, Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo.

Dalam penyaluran tersebut, para penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa beras fidyah yang dilengkapi dengan gula dan minyak goreng, serta bantuan tunai sebesar Rp100.000 untuk masing-masing lansia dhuafa. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat.

Penyaluran fidyah dilaksanakan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, Kyai Ma’syum, bersama Wakil Ketua Bidang Pengumpulan dan Keuangan, HM. Ahid Imaduddin, serta Wakil Ketua Bidang Administrasi, SDM dan Umum, Moch. Najib Sa’dulloh.

Dalam sambutannya, Kyai Ma’syum menyampaikan bahwa bantuan fidyah yang disalurkan kepada para lansia dhuafa merupakan amanah dan titipan dari masyarakat yang telah mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri.

“Fidyah yang hari ini kami salurkan merupakan titipan dan amanah dari masyarakat melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Amanah ini kami salurkan kepada para penerima manfaat yang berhak sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat,” ujar Kyai Ma’syum.

Penyaluran ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam menjaga transparansi dan pertanggungjawaban kepada para pemberi amanah. Setiap dana zakat, infak, sedekah, maupun fidyah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS diupayakan untuk dikelola secara amanah, profesional, dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap manfaat fidyah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan para lansia dhuafa, tetapi juga menjadi jalan kebaikan yang mempererat kepedulian sosial dan semangat saling membantu di tengah masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat yang memiliki kewajiban atau ingin menunaikan fidyah untuk menyalurkannya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri agar dapat dikelola secara amanah dan disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima.

Tunaikan Zakat, Infak, Sedekah, dan Fidyah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri.

Zakat Anda, Hadirkan Manfaat.

14/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri dan Kemenag Gelar Bimtek Business Plan Program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat di Kecamatan Kepung

KEDIRI – BAZNAS Kabupaten Kediri bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Business Plan dalam rangka Program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat di Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 5 orang penerima bantuan UMKM yang menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat. Bimtek dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman dan keterampilan kepada penerima manfaat agar mampu mengelola serta mengembangkan usaha secara lebih terarah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penyusunan business plan sederhana, mulai dari mengenali jenis dan potensi usaha, menentukan target konsumen, menghitung kebutuhan modal dan biaya operasional, menentukan harga jual, hingga menyusun strategi pemasaran.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan usaha secara sederhana. Hal ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengetahui arus pemasukan, pengeluaran, omzet, serta keuntungan usaha secara lebih terukur.

Program ini tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan modal, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar mampu mengembangkan usaha secara produktif dan berkelanjutan.

BAZNAS Kabupaten Kediri menekankan bahwa bantuan UMKM merupakan sebuah amanah yang perlu dikelola dengan baik dan dimanfaatkan untuk menunjang pengembangan usaha. Dengan adanya pendampingan dan pembekalan, penerima manfaat diharapkan semakin percaya diri dalam menjalankan usahanya.

Melalui sinergi BAZNAS Kabupaten Kediri dan Kemenag Kabupaten Kediri dalam Program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, diharapkan para penerima manfaat dapat meningkatkan kapasitas usaha, menambah pendapatan keluarga, serta tumbuh menjadi pelaku UMKM yang mandiri.

Amanah dalam mengelola bantuan, produktif dalam menjalankan usaha, dan mandiri dalam meningkatkan kesejahteraan menjadi semangat bersama dalam pelaksanaan program ini.

BAZNAS Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Semoga melalui pendampingan ini, lima penerima bantuan UMKM di Kecamatan Kepung dapat terus mengembangkan usahanya, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan pada waktunya mampu menjadi pribadi yang mandiri serta turut berbagi manfaat kepada masyarakat lainnya.

10/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Jumat Berkah BAZNAS Berbagi Barokah di Masjid Al Huda Mojo

MOJO — BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah BAZNAS Berbagi Barokah yang dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Huda, Dusun Dukuh, Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo, dengan menghadirkan berbagai layanan dan bantuan bagi jamaah serta masyarakat sekitar.

Program Jumat Berkah menjadi salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Kediri untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung di tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri membagikan makanan dan minuman kepada para jamaah serta masyarakat yang berada di sekitar Masjid Al Huda. Masyarakat yang melintas dan berada di sekitar lokasi juga dapat turut menikmati keberkahan dalam kegiatan Jumat Berkah tersebut.

Selain berbagi makanan dan minuman, BAZNAS Kabupaten Kediri juga melaksanakan Program Kediri Sehat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri yang menugaskan tenaga kesehatan dari Puskesmas Mojo untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran layanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

Dalam rangka mendukung kenyamanan dan kebersihan tempat ibadah, BAZNAS Kabupaten Kediri melalui Program Kediri Taqwa turut menyerahkan bantuan berupa alat kebersihan kepada Masjid Al Huda. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu takmir dan jamaah dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan pembinaan masyarakat.

Tidak hanya itu, melalui Program Kediri Peduli, BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyalurkan 30 Paket Logistik Keluarga kepada para lansia dhuafa di Kecamatan Mojo. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia, agar dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menghadirkan semangat serta kebahagiaan bagi para penerima manfaat.

BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Takmir Masjid Al Huda, Perangkat Desa Tambibendo, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, serta seluruh tenaga kesehatan dari Puskesmas Mojo yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Jumat Berkah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang telah hadir serta turut bersama-sama menyemarakkan kegiatan penuh keberkahan tersebut.

Sinergi dan kebersamaan seluruh pihak menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap Program Jumat Berkah BAZNAS Berbagi Barokah dapat terus menjadi ruang untuk mempererat kepedulian sosial, memperkuat semangat gotong royong, serta menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat Kabupaten Kediri.

Bagi masyarakat yang sedang melintas maupun berada di sekitar Masjid Al Huda, Dusun Dukuh, Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo, yuk ikut merasakan dan mengikuti berbagai keberkahan dalam Program Jumat Berkah BAZNAS Berbagi Barokah.

Mari bersama-sama menghadirkan lebih banyak keberkahan dan kebahagiaan untuk sesama.

Yuk berbagi Jumat Berkah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri!

Terima kasih kepada para muzakki, munfiq, dan seluruh donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Semoga setiap kebaikan yang dititipkan menjadi amal jariyah, dilipatgandakan keberkahannya, serta membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri.

10/09/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Resmi! 25 UPZ Desa Kedawung Terima SK dari BAZNAS Kediri, Siap Kelola Zakat Lebih Profesional
Resmi! 25 UPZ Desa Kedawung Terima SK dari BAZNAS Kediri, Siap Kelola Zakat Lebih Profesional
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri terus berupaya memperkuat tata kelola zakat yang profesional dan terpercaya melalui penguatan kelembagaan di tingkat desa. Salah satu langkah nyata diwujudkan dengan penyerahan 25 Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada masjid dan mushola se-Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, pada Senin, 16 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan peran UPZ sebagai garda terdepan dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat di lingkungan masyarakat. Dengan adanya SK ini, diharapkan pengelolaan zakat di Desa Kedawung dapat berjalan lebih terstruktur, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyerahan SK dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri melalui Bagian Pengumpulan dan Keuangan, HM. Ahid Imaduddin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada para pengurus UPZ Desa Kedawung yang telah berkomitmen untuk berkhidmat dalam pengelolaan zakat. “Kami mengapresiasi semangat dan kesiapan para pengurus UPZ di Desa Kedawung. Ini merupakan langkah penting dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang lebih baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS, UPZ desa, serta seluruh masjid dan mushola dalam mengoptimalkan potensi zakat di wilayah tersebut. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan manfaat zakat. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh perwakilan perangkat Desa Kedawung atas perhatian dan dukungan BAZNAS Kabupaten Kediri dalam penguatan kelembagaan UPZ di wilayahnya. Mereka berharap ke depan kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap, melalui penguatan UPZ ini, masyarakat Desa Kedawung semakin memahami pentingnya pengelolaan zakat yang baik, termasuk dalam hal penghimpunan, pendistribusian, serta kewajiban pelaporan yang transparan dan akuntabel. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS Kabupaten Kediri optimis bahwa zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.
BERITA16/03/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Paket Ramadhan Bahagia di Kantor Kemenag, Wujud Sinergi Program Nasional “Indonesia Berdaya”
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Paket Ramadhan Bahagia di Kantor Kemenag, Wujud Sinergi Program Nasional “Indonesia Berdaya”
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kebermanfaatan zakat melalui penyaluran Paket Ramadhan Bahagia (PRB). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Penyaluran ini merupakan bagian dari program nasional Indonesia Berdaya – “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya” yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Program ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia sebagai upaya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem serta memperkuat kolaborasi multipihak dalam penguatan zakat, infak, dan sedekah di bulan Ramadhan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Agama RI, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), BAZNAS RI, Forum Zakat (FOZ), serta lembaga amil zakat dan filantropi nasional lainnya. Di Kabupaten Kediri, Paket Ramadhan Bahagia disalurkan langsung oleh Moch. Najib Sa’dulloh bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, HM. Ahmad Faiz. Penyaluran ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah dan BAZNAS dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui bantuan ini, diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat penerima manfaat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadhan. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap, melalui kolaborasi yang terus diperkuat, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan umat yang berkelanjutan. Semangat “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya” diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam gerakan kebaikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
BERITA12/03/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Program Kediri Cerdas untuk Siswa MI Al-Huda Asmorobangun
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Beasiswa Program Kediri Cerdas untuk Siswa MI Al-Huda Asmorobangun
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui Program Kediri Cerdas kepada para siswa MI Al-Huda Asmorobangun, Kecamatan Puncu. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang Distribusi dan Pendayagunaan, Kyai Ma’syum. Dalam kegiatan ini, para siswa penerima bantuan didampingi oleh orang tua atau wali masing-masing. Hal ini dilakukan karena secara syariat, penerima zakat yang berhak adalah orang tua atau wali siswa sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kebutuhan anak. Melalui Program Kediri Cerdas, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan para siswa, sekaligus memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar dan meraih cita-cita. Kyai Ma’syum menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus utama program pendayagunaan zakat. Dengan adanya dukungan dari para muzaki, BAZNAS terus berupaya menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. “Bantuan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak menyerah dalam meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dukungan dan kepercayaan dari masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang bermanfaat bagi umat. Semoga setiap kebaikan yang telah diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua. #BaznasKabKediri #ZakatMenguatkanIndonesia
BERITA11/03/2026 | Humas
Semarak Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung UMKM dan Hadir dalam Pondok Ramadhan TP PKK
Semarak Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Kediri Dukung UMKM dan Hadir dalam Pondok Ramadhan TP PKK
Kediri – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, BAZNAS Kabupaten Kediri turut berpartisipasi dalam kegiatan Pondok Ramadhan & Bazar Ramadhan TP PKK Kabupaten Kediri yang diselenggarakan di Pendopo Panjalu Jayati. Kegiatan ini mengusung tema “Ramadhan: Momentum Transformasi Diri” sebagai ajakan untuk menjadikan bulan suci sebagai sarana perbaikan spiritual dan sosial. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga menunjukkan dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi umat dengan membeli dan mendukung produk-produk UMKM yang turut meramaikan bazar Ramadhan. Partisipasi ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam menguatkan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Kediri. Acara Pondok Ramadhan juga diisi dengan tausiyah oleh Ust. Arif Widodo dari Banyakan yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya introspeksi diri di bulan suci. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan lima hal yang tidak disukai Allah SWT, yaitu: meninggalkan sholat, tidak menunaikan zakat, durhaka kepada orang tua, mengonsumsi minuman keras, serta berkata tidak baik di dalam masjid. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jamaah bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial. Transformasi diri yang sejati tercermin dari ketaatan dalam beribadah, kepedulian terhadap sesama melalui zakat dan sedekah, serta menjaga adab dalam kehidupan sehari-hari. Melalui momentum Ramadhan ini, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan ibadah, menunaikan zakat, serta memperbanyak infak dan sedekah. Dengan kebersamaan dan kepedulian, diharapkan keberkahan Ramadhan dapat dirasakan secara luas dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kediri.
BERITA03/03/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Pemeriksaan Kacamata Baca Gratis untuk Dukung Kesehatan Mata dan Prestasi Siswa
BAZNAS Kabupaten Kediri Gelar Pemeriksaan Kacamata Baca Gratis untuk Dukung Kesehatan Mata dan Prestasi Siswa
Kediri – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan kepedulian terhadap kesehatan mata pelajar, BAZNAS Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kacamata Baca Gratis bagi siswa di sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menyasar siswa dari MTsN 8 Kediri, MTsN 4 Kediri, SD NU Mutiara Insani Mojo, serta MTs Sunan Kalijogo Mojo. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung aspek kesehatan sebagai fondasi penting dalam proses pembelajaran. Melalui pemeriksaan dan bantuan kacamata baca gratis ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap para siswa dapat belajar dengan lebih nyaman, fokus, dan optimal. Kesehatan mata yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan konsentrasi, daya serap materi, serta prestasi akademik di sekolah. Program ini juga terbuka bagi siswa mulai dari jenjang TK hingga SMA, para santri, mahasiswa, serta tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Kediri yang membutuhkan bantuan kacamata baca. Masyarakat yang memenuhi kriteria dan berdomisili di Kabupaten Kediri dipersilakan untuk mendaftarkan diri melalui BAZNAS Kabupaten Kediri guna mendapatkan layanan pemeriksaan. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak para muzakki dan dermawan untuk terus berpartisipasi dalam mendukung program-program kemaslahatan umat, termasuk penyediaan fasilitas kacamata baca bagi pelajar dan tenaga pendidik. Penyaluran zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Kediri di Bank BCA Syariah No. Rekening 068099919. Dengan sinergi antara muzakki dan mustahik, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan generasi Kabupaten Kediri yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya.
BERITA03/03/2026 | Humas
BAZNAS dan Kemenag Kediri Kukuhkan 27 UPZ Amil Zakat Fitrah 1447 H
BAZNAS dan Kemenag Kediri Kukuhkan 27 UPZ Amil Zakat Fitrah 1447 H
UPZ Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kediri bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan pembinaan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Amil Zakat Fitrah 1447 Hijriah kepada 27 Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut digelar di Aula Atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola zakat fitrah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sekaligus memastikan kesiapan amil dalam menjalankan tugas pengumpulan dan pendistribusian zakat secara profesional, amanah, dan sesuai ketentuan syariat. Acara dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri Moh. Mudzofir, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Agus Salim, serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri Gus Moch. Najib Sa’dulloh beserta jajaran staf. Sebanyak 27 UPZ turut hadir, masing-masing diwakili dua orang pengurus. Dalam sambutannya, Moh. Mudzofir menegaskan bahwa pembinaan bagi amil zakat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta pemahaman teknis dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, penguatan peran amil menjadi kunci agar pelaksanaan zakat fitrah dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. “Amil zakat memiliki tanggung jawab moral dan keagamaan untuk memastikan zakat fitrah yang dihimpun tersalurkan secara tepat kepada para mustahik,” ujarnya. Sementara itu, Gus Moch. Najib Sa’dulloh menyampaikan penguatan terkait tata kelola dan pelaporan zakat. Ia menegaskan bahwa administrasi yang rapi dan pelaporan yang akuntabel merupakan aspek penting dalam membangun serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Pada sesi materi, Kyai Agus Salim menekankan pentingnya pelaksanaan zakat yang berlandaskan syariat Islam serta mematuhi regulasi yang berlaku. Ia mengingatkan seluruh UPZ agar menjalankan tugas dengan penuh integritas, menjaga amanah umat, serta memastikan proses pengumpulan hingga pendistribusian zakat dilakukan secara tertib dan transparan. “Transparansi dan akuntabilitas adalah fondasi utama dalam pengelolaan dana umat. Dengan tata kelola yang baik, kepercayaan muzaki akan semakin kuat,” jelasnya. Melalui kegiatan pembinaan dan penyerahan SK ini, diharapkan seluruh UPZ Amil Zakat Fitrah di Kabupaten Kediri semakin solid dan siap menjalankan tugas di wilayah masing-masing. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan SK secara simbolis kepada perwakilan UPZ sebagai tanda resmi pengukuhan dan komitmen bersama dalam menyukseskan pengelolaan zakat fitrah 1447 Hijriah secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
BERITA02/03/2026 | Humas
45 Hari, Banyak Cerita & Makna! Mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri Selesaikan Praktik Pengelolaan Zakat di BAZNAS Kabupaten Kediri
45 Hari, Banyak Cerita & Makna! Mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri Selesaikan Praktik Pengelolaan Zakat di BAZNAS Kabupaten Kediri
KEDIRI – Program praktik Pengelolaan Zakat Mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri bersama BAZNAS Kabupaten Kediri resmi berakhir setelah berlangsung selama 45 hari. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para mahasiswa untuk belajar langsung tentang tata kelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional, amanah, dan penuh tanggung jawab. Selama masa praktik, mahasiswa terlibat dalam berbagai proses pengelolaan dana zakat, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan. Tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, para peserta juga memahami pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang humanis kepada para mustahik dan muzakki. Program ini menjadi wadah pembelajaran nyata di luar ruang kelas. Mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana pengelolaan zakat dijalankan sesuai regulasi dan prinsip syariah, serta bagaimana peran lembaga zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan. Pihak mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan dan ilmu yang telah diberikan oleh pimpinan serta seluruh staf BAZNAS Kabupaten Kediri. Mereka berharap pengalaman selama 45 hari ini menjadi bekal berharga untuk terus berkontribusi dan mengabdi bagi umat di masa mendatang. Kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pengelola zakat ini diharapkan dapat terus berlanjut, sebagai upaya mencetak generasi muda yang kompeten, berintegritas, dan siap berperan aktif dalam penguatan ekonomi umat melalui pengelolaan zakat yang profesional.
BERITA02/03/2026 | Humas
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Upaya ini dilakukan sebagai implementasi mandat Undang-Undang agar pengelolaan ZIS berlangsung sesuai koridor syariat dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menyatakan, transparansi merupakan fondasi utama lembaga dalam menjalankan amanah umat. Ia menekankan, operasional BAZNAS tidak berjalan tanpa kontrol, melainkan diawasi oleh berbagai otoritas resmi. “BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026). Kiai Noor secara khusus memberikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Agama RI mengenai penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Menurutnya, hal ini sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah serta amanat konstitusi. “Kita mengapresiasi pernyataan Pak Menag karena sesuai dengan harapan kami dan harapan dari daerah-daerah, bahkan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, yang menyebut bahwa Menteri melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan LAZ,” jelas Kiai Noor. Ia menambahkan, inisiatif ini membuka peluang bagi penguatan struktur lembaga yang lebih komprehensif di masa depan. “Dengan demikian, maka bisa jadi Pak Menteri merasa perlu membentuk lembaga baru di BAZNAS yaitu Dewan Pengawas seperti yang ada di Lembaga Amil Zakat (LAZ). Selama ini berdasar peraturan perundangan yang ada, BAZNAS baru diawasi oleh DPR, Itjen Kemenag, Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pengawasan internal. Dengan adanya masukan pemikiran dari Pak Menag, maka ke depan BAZNAS akan lebih kuat lagi dalam melaksanakan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI),” tegasnya. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS sangat terbuka terhadap segala bentuk penguatan pengawasan demi memastikan dana zakat benar-benar tersalurkan kepada mustahik secara tepat sasaran. Sejalan dengan semakin besarnya BAZNAS, maka pembentukan Dewan Pengawas sangat diperlukan. “Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama BAZNAS dalam menjaga amanah umat. Kami terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional demi kemaslahatan bangsa,” ujarnya.
BERITA27/02/2026 | Humas
BAZNAS RI Menegaskan Bahwa Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
BAZNAS RI Menegaskan Bahwa Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul tidak akan dialihkan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menjelaskan bahwa dana ZIS hanya dapat digunakan untuk delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam, seperti fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa program MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari masyarakat dan pengelolaannya diatur secara ketat dalam ketentuan syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Penggunaan dana zakat harus tepat sasaran serta diperuntukkan bagi kepentingan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf. Selain itu, Rizaludin menekankan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Tujuan utama pengelolaan zakat adalah untuk mengentaskan kemiskinan serta membantu kelompok rentan secara berkelanjutan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas terkait penggunaan dana zakat. BAZNAS berkomitmen menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan laporan serta audit berkala kepada publik melalui kanal resmi, termasuk website www.baznas.go.id. Menanggapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri turut menegaskan bahwa seluruh pengelolaan dana ZIS di tingkat daerah tetap mengacu pada arahan dan kebijakan BAZNAS RI serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa dana zakat yang dihimpun dari masyarakat Kabupaten Kediri dipastikan disalurkan kepada para mustahik sesuai delapan asnaf, dengan prioritas fakir, miskin, dan kelompok rentan di wilayah Kabupaten Kediri. BAZNAS Kabupaten Kediri juga memastikan bahwa tidak ada pengalihan dana zakat untuk program di luar ketentuan syariat, termasuk program yang telah dibiayai melalui anggaran pemerintah. Pengelolaan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta diaudit secara berkala. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan
BERITA27/02/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Senyum Pelajar melalui Bantuan Kacamata Baca
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadirkan Senyum Pelajar melalui Bantuan Kacamata Baca
Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan, BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menghadirkan program Kediri Cerdas melalui kegiatan pemeriksaan dan bantuan kacamata baca gratis bagi para pelajar yang membutuhkan. Program ini diberikan kepada sejumlah siswa, di antaranya Muh. Fathul A dari MTsN 8 Kediri, Ahmad Faris dan Zidny Fatih dari MTsN 4 Kediri, siswa dari SD NU Mojo, SMAN 1 Kediri, serta Alya Nur Fadila dari MTs Sunan Kalijogo Mojo. Bantuan kacamata baca ini sangat membantu para penerima manfaat, terutama dalam menunjang proses belajar di sekolah. Dengan penglihatan yang lebih jelas dan nyaman, diharapkan para siswa dapat belajar lebih optimal, meningkatkan konsentrasi, serta meraih prestasi yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Dukungan dan kepedulian Anda menjadi energi kebaikan yang terus mengalir dan memberikan dampak nyata bagi masa depan generasi penerus. Mari terus berbagi kebaikan melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Yuk, tunaikan zakat, perbanyak infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Kediri agar semakin banyak anak-anak yang terbantu dan semakin luas manfaat yang dirasakan umat.
BERITA26/02/2026 | Humas
Pentingnya Kementerian Agama Republik Indonesia Menegaskan Penerima Zakat Terbatas pada Delapan Golongan asnaf
Pentingnya Kementerian Agama Republik Indonesia Menegaskan Penerima Zakat Terbatas pada Delapan Golongan asnaf
Kementerian Agama Republik Indonesia menegaskan bahwa zakat harus digunakan sesuai dengan ketentuan delapan asnaf yang telah diatur dalam Al-Qur’an. Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi keliru yang menyebutkan bahwa Kementerian Agama menggunakan dana zakat untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama menegaskan bahwa zakat memiliki aturan syariah yang ketat dan tidak boleh dialihkan kepada pihak di luar golongan penerima yang telah ditentukan. “Zakat tidak boleh disalurkan kepada pihak di luar asnafnya. Keraguan akan persoalan syariah,” tegas Menag di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (25/2/2026). Ia merujuk pada QS. At-Taubah ayat 60 yang menyebutkan delapan golongan (asnaf) penerima zakat, yaitu fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fii sabilillah, dan ibnu sabil. Ketentuan ini menjadi pedoman prinsipil dalam pengelolaan zakat. “Penting untuk memberikan zakat sesuai dengan apa yang dinyatakan dalam asnaf secara tegas. Jangan memberikan zakat kepada pihak yang tidak berhak,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Thobib Al Asyhar, juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran zakat yang terkait dengan program MBG. “Tidak ada kebijakan zakat untuk MBG. Kami pastikan distribusi zakat dilakukan sesuai syariat dan peraturan perundang-undangan. Zakat ditujukan untuk delapan asnaf sesuai dengan QS. At-Taubah ayat 60 dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat,” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa Pasal 25 UU No. 23 Tahun 2011 menyatakan zakat wajib didistribusikan kepada mustahik sesuai syariat Islam, sementara Pasal 26 menegaskan distribusi dilakukan berdasarkan prioritas dengan mempertimbangkan prinsip keadilan, pemerataan, dan kewilayahan. Pengelolaan zakat, lanjutnya, dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang diawasi dan diaudit secara berkala. Respon BAZNAS Kabupaten Kediri Menindaklanjuti penegasan dari Kementerian Agama tersebut, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri menyatakan dukungan penuh terhadap prinsip penyaluran zakat sesuai delapan asnaf sebagaimana diatur dalam syariat Islam dan peraturan perundang-undangan. HM. Iffatul Lathoif Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri menegaskan bahwa seluruh dana zakat yang dihimpun dari masyarakat Kabupaten Kediri dipastikan disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik, khususnya fakir, miskin, dan kelompok rentan di wilayah Kabupaten Kediri. BAZNAS Kabupaten Kediri juga memastikan bahwa tidak ada pengalihan dana zakat untuk program di luar ketentuan syariah, termasuk program yang telah dibiayai melalui anggaran negara. Pengelolaan dana ZIS dilakukan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelaporan dan audit berkala. Sebagai lembaga resmi pemerintah nonstruktural di daerah, BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para mustahik yang berhak
BERITA25/02/2026 | Humas
Semangat Tanpa Batas, Mohamad Yusuf Buktikan Zakat Mampu Ubah Masa Depan
Semangat Tanpa Batas, Mohamad Yusuf Buktikan Zakat Mampu Ubah Masa Depan
Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang digulirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kediri terus memberikan manfaat nyata bagi generasi muda. Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Mohamad Yusuf, mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP). Mas Yusuf—sapaan akrabnya—menjadi salah satu mahasiswa yang merasakan langsung dampak dari program SKSS. Bantuan pendidikan yang diterimanya bukan hanya meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga menumbuhkan semangat dan motivasi untuk terus belajar serta meraih cita-cita. Program SKSS merupakan wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Kediri dalam mendukung pendidikan generasi muda dari keluarga kurang mampu, agar memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi. Melalui zakat yang ditunaikan para muzakki, impian anak-anak bangsa untuk menjadi sarjana dapat terus diperjuangkan. Mas Yusuf mengaku bahwa dukungan ini menjadi penyemangat baginya untuk lebih giat dalam menuntut ilmu. Ia berharap kelak dapat menyelesaikan studinya dengan baik dan mengabdikan diri untuk masyarakat. Kita doakan bersama, semoga Mohamad Yusuf diberikan kemudahan dalam studinya, memperoleh ilmu yang bermanfaat, serta menjadi pribadi yang membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakatnya untuk disalurkan melalui lembaga ini. Berkat kepedulian dan kebaikan para donatur, program pendidikan seperti SKSS dapat terus berjalan dan memberikan dampak berkelanjutan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan rezeki, serta kemudahan dalam setiap urusan para muzakki dan seluruh pihak yang terlibat. Aamiin.
BERITA24/02/2026 | Humas
Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Lepas Mahasiswa Magang UIN Syekh Wasil Kediri
Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Lepas Mahasiswa Magang UIN Syekh Wasil Kediri
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri secara resmi melepas mahasiswa magang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri setelah melaksanakan Praktik Pengelolaan Zakat (PPZ) selama satu bulan di lingkungan BAZNAS Kabupaten Kediri. Pelepasan mahasiswa dilaksanakan dan dihadiri oleh Ketua I Bidang Pengumpulan dan Keuangan HM Ahid Imaduddin, Ketua II Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Kyai Ma’syum, serta dosen pembimbing dari UIN Syekh Wasil Kediri, Ibu Syifa Rizqiana. Selama satu bulan pelaksanaan magang, para mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam turut terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas pengelolaan zakat, mulai dari aspek pengumpulan hingga pendistribusian dan pendayagunaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi akademik sekaligus praktik lapangan dalam tata kelola zakat yang profesional dan amanah. Dalam sambutannya, Ketua I Bidang Pengumpulan dan Keuangan HM Ahid Imaduddin menyampaikan pesan motivasi kepada para mahasiswa agar tidak takut menghadapi kegagalan dalam proses belajar maupun dalam merintis usaha. “Jangan pernah takut gagal. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh di jurusan yang telah dipilih, tekuni ilmunya dengan semangat, dan kelak amalkan menjadi entrepreneur yang baik serta bermanfaat bagi umat,” pesannya. Sementara itu, Ketua II Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Kyai Ma’syum menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa selama menjalani masa magang di BAZNAS Kabupaten Kediri. “Kami mengapresiasi adik-adik mahasiswa yang telah memberikan sumbangsih, baik tenaga maupun pikiran, selama melaksanakan praktik di sini. Teruslah belajar dengan penuh semangat dan jangan pernah meninggalkan sholat berjamaah sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu dan menjalani kehidupan,” ujar Kyai Ma’syum. Pada kesempatan yang sama, dosen pembimbing UIN Syekh Wasil Kediri, Ibu Syifa Rizqiana, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Kediri atas sinergi yang telah terjalin serta kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk melaksanakan praktik pengelolaan zakat. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan bimbingan yang telah diberikan kepada mahasiswa kami. Semoga sinergi antara UIN Syekh Wasil Kediri dan BAZNAS Kabupaten Kediri dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang luas,” tuturnya. Melalui kegiatan magang ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pengelolaan zakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan umat.
BERITA12/02/2026 | Humas
Zakat Jadi Modal Bangkit: BAZNAS Kediri Perkuat UMKM Lewat Program Kediri Berdaya
Zakat Jadi Modal Bangkit: BAZNAS Kediri Perkuat UMKM Lewat Program Kediri Berdaya
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bantuan permodalan usaha kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Kediri Berdaya pada Februari 2026. Program ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Bantuan permodalan tersebut diharapkan mampu membantu para pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usahanya, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Ketua Bagian Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Kediri, Kyai Ma’syum, menyampaikan bahwa program pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu prioritas dalam pendistribusian dana zakat agar manfaatnya lebih berkelanjutan. “Program Kediri Berdaya ini bukan sekadar memberikan bantuan modal, tetapi merupakan ikhtiar untuk menumbuhkan kemandirian. Kami berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sungguh-sungguh, mengembangkan usahanya, dan secara bertahap meningkatkan taraf kesejahteraan keluarganya,” ujar Kyai Ma’syum. Beliau juga menegaskan bahwa zakat yang ditunaikan para muzaki memiliki dampak nyata dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat kecil. “Dari zakat yang ditunaikan dengan penuh keikhlasan, lahir harapan dan kekuatan baru bagi para pelaku usaha. Semoga ke depan semakin banyak mustahik yang bertransformasi menjadi muzaki,” tambahnya. BAZNAS Kabupaten Kediri turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi energi dalam menghadirkan program-program yang tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat. Melalui Program Kediri Berdaya, BAZNAS Kabupaten Kediri terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, sejalan dengan semangat kampanye nasional “Zakat Menguatkan Indonesia.” Semoga setiap zakat yang ditunaikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
BERITA12/02/2026 | Humas
Perkuat Sinergi Zakat, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Gathering FEBI UIN SATU Tulungagung
Perkuat Sinergi Zakat, BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Gathering FEBI UIN SATU Tulungagung
Tulungagung – Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menghadiri kegiatan Sinergi dan Gathering Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung bersama Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) se-Eks Karesidenan Kediri. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pengelola zakat dalam mendorong optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang profesional, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan umat. Dalam kesempatan tersebut, Kyai Maksum menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Kediri bersedia dan terbuka untuk bersinergi dengan keluarga besar UIN Tulungagung, khususnya dalam penguatan literasi dan edukasi zakat di lingkungan akademik. “BAZNAS Kabupaten Kediri siap berkolaborasi dan membuka ruang sinergi bersama civitas akademika UIN Tulungagung dalam pengembangan pengelolaan zakat yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya. Selain itu, Kyai Ma’syum turut memberikan masukan kepada Fakultas FEBI agar lebih aktif melakukan sosialisasi terkait Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf. Ia menilai jurusan tersebut memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang pengelolaan zakat, namun masih kurang populer di kalangan masyarakat. “Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf memiliki prospek yang sangat baik. Perlu adanya sosialisasi yang lebih masif agar semakin dikenal dan diminati oleh calon mahasiswa,” tambahnya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah Lembaga Amil Zakat, di antaranya Lazismu, Nurul Hayat, dan Yatim Mandiri, yang turut berpartisipasi dalam diskusi serta penguatan jaringan kerja sama antar-OPZ. Ucapan terima kasih dan apresiasi disampaikan oleh Dekan FEBI UIN SATU Tulungagung, Ibu Dr. Hj. Chusnul Chotimah, M.Pd.I., atas kehadiran dan dukungan seluruh OPZ yang telah bersinergi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dalam rangka penguatan tata kelola zakat berbasis akademik dan praktik lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara dunia akademik dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung pengelolaan zakat yang aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA11/02/2026 | Humas
Dorong Edukasi Zakat Sejak Dini, BAZNAS Kabupaten Kediri Temui MGMP PAI di SMPN 1 Ngasem
Dorong Edukasi Zakat Sejak Dini, BAZNAS Kabupaten Kediri Temui MGMP PAI di SMPN 1 Ngasem
Ngasem, Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri memberikan materi zakat kepada anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kecamatan Ngasem, Selasa (10/02/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ngasem sebagai tuan rumah dan pelaksana kegiatan. Materi zakat disampaikan oleh HM. Ahid Imaduddin, M.Pd.I, yang membahas peran strategis zakat dalam pembangunan umat serta pentingnya optimalisasi pengelolaan zakat melalui lembaga resmi. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga berdampak besar pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Dalam sesi diskusi, Ibu Binti, selaku Pengawas PAI, mengajukan pertanyaan terkait Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekolah, khususnya mengenai mekanisme pembentukan dan peran UPZ dalam mendukung edukasi zakat di lingkungan pendidikan. Selain itu, pertanyaan juga disampaikan oleh Gus Zainul yang turut memperkaya dialog seputar penguatan literasi zakat di kalangan pendidik. Menutup kegiatan, HM. Ahid Imaduddin, M.Pd.I menitipkan pesan kepada seluruh peserta, khususnya para Guru PAI, agar senantiasa menjadi garda terdepan dalam meng-edukasi dan meningkatkan literasi zakat kepada para siswa sejak dini, sehingga nilai-nilai kepedulian dan kesadaran berzakat dapat tertanam kuat dalam kehidupan generasi muda. Sementara itu, Ketua MGMP PAI Bapak Anam menyampaikan apresiasi atas materi yang disampaikan oleh BAZNAS Kabupaten Kediri. Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan guru PAI terkait zakat serta mendukung sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam upaya penguatan zakat di Kabupaten Kediri. BAZNAS Kabupaten Kediri berharap melalui kegiatan ini, kolaborasi dengan para pendidik dapat terus terjalin guna memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat dan pembangunan berkelanjutan.
BERITA10/02/2026 | Humas
Jum’at Berkah BAZNAS Kabupaten Kediri, Sinergi Masjid, Desa, dan Puskesmas Layani Masyarakat
Jum’at Berkah BAZNAS Kabupaten Kediri, Sinergi Masjid, Desa, dan Puskesmas Layani Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Jum’at Berkah di Masjid Baitul Mustaqim, Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Takmir Masjid Baitul Mustaqim, Pemerintah Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten, serta Puskesmas Pranggang yang telah bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan, khususnya layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Pada kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 56 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan. BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki, munfiq, dan para donatur yang telah menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri, sehingga program Jum’at Berkah ini dapat terlaksana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan Jum’at Berkah ini turut diisi dengan pelaksanaan khutbah dan imam sholat Jum’at yang disampaikan oleh Gus Moch. Najib Sa’dulloh, selaku Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri. Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan pentingnya kepedulian sosial, semangat berbagi, serta peran zakat, infaq, dan sedekah sebagai ikhtiar bersama dalam meringankan beban sesama dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat. Melalui program Jum’at Berkah, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap sinergi antara lembaga, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus terjalin, serta semakin banyak kebermanfaatan yang dirasakan oleh warga.
BERITA10/02/2026 | Humas
Doa Bersama dan Khotmil Qur’an, Ikhtiar Spiritual BAZNAS Kabupaten Kediri di Usia 25 Tahun
Doa Bersama dan Khotmil Qur’an, Ikhtiar Spiritual BAZNAS Kabupaten Kediri di Usia 25 Tahun
Kediri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menggelar khotmil Qur’an dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) BAZNAS ke-25. Kegiatan ini menjadi momentum spiritual untuk memperkuat keikhlasan dan amanah dalam pengelolaan zakat demi kemaslahatan umat. Kegiatan khotmil Qur’an dan doa bersama dipimpin oleh Kyai Ma’syum dan Gus Najib Sa’dulloh, selaku Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri. Acara ini diikuti oleh mahasiswa magang dari UIN Syekh Wasil Kediri serta para staf BAZNAS Kabupaten Kediri, yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan. Dalam pesannya, Kyai Ma’syum menyampaikan bahwa Al-Qur’an harus menjadi landasan utama dalam setiap langkah pengabdian. Ia menekankan pentingnya menjaga keikhlasan, amanah, dan keberkahan dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para mustahik serta membawa kebaikan bagi para muzakki. Selain itu, doa bersama juga dipanjatkan untuk para muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS serta untuk para mustahik agar diberikan kemudahan, keberkahan, dan peningkatan kesejahteraan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap nilai-nilai spiritual senantiasa mengiringi setiap program dan layanan zakat, seiring dengan komitmen BAZNAS selama 25 tahun dalam menguatkan peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat dan pembangunan berkelanjutan.
BERITA09/02/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Rapat Koordinasi Sinergi Program Penguatan Keuangan Sosial Syariah Bersama Bank Indonesia Wilayah Mataraman
BAZNAS Kabupaten Kediri Hadiri Rapat Koordinasi Sinergi Program Penguatan Keuangan Sosial Syariah Bersama Bank Indonesia Wilayah Mataraman
Kediri, 9 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menghadiri Rapat Koordinasi Sinergi Program Peningkatan Akses Pembiayaan dan Penguatan Keuangan Sosial Syariah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Wilayah Mataraman. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas lembaga guna mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor keuangan dan pangan berbasis syariah. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri diwakili oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, HM. Ahid Imaduddin, M.Pd.I., dan Rizqa Nur Izzati, M.Pd. Rapat koordinasi ini membahas peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya dalam pengendalian inflasi dan kestabilan harga pangan, serta menjaga nilai tukar mata uang agar tetap stabil di tengah dinamika ekonomi global. Bank Indonesia Wilayah Mataraman menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), guna mendorong inklusivitas keuangan dan penguatan sektor pangan, terutama bagi petani agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Dalam forum tersebut juga disampaikan rencana Bank Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dengan lembaga ZISWAF, termasuk BAZNAS, dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keuangan sosial syariah. Kolaborasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, serta mendorong penyaluran ZISWAF ke sektor-sektor strategis seperti pertanian, pangan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Selain itu, rapat koordinasi juga menyoroti tantangan digitalisasi dalam pengelolaan ZISWAF. Digitalisasi dinilai sebagai langkah penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat. BAZNAS Kabupaten Kediri menyambut baik upaya tersebut dan berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap penguatan keuangan sosial syariah dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung stabilitas ekonomi, ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
BERITA09/02/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Kacamata Baca Gratis untuk Dukung Prestasi Pelajar dan Mahasiswa
BAZNAS Kabupaten Kediri Salurkan Kacamata Baca Gratis untuk Dukung Prestasi Pelajar dan Mahasiswa
Kediri — BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyaluran Bantuan Kacamata Baca Gratis kepada adik Jureiz Aulia Tri Abraham, siswa SDN Bangkok 1 Gurah, dan Jihad Aditya, mahasiswa Universitas Terbuka. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Desa Bangkok, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Bantuan kacamata baca ini merupakan bagian dari program BAZNAS Kabupaten Kediri di bidang pendidikan dan kesehatan, yang bertujuan membantu peserta didik agar dapat belajar dengan lebih nyaman dan optimal. Keterbatasan penglihatan kerap menjadi kendala dalam proses belajar, sehingga melalui bantuan ini diharapkan penerima manfaat dapat lebih fokus dalam membaca, menulis, dan mengikuti kegiatan belajar mengajar. BAZNAS Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa bantuan tersebut berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki dan munfiq. Amanah tersebut dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap bantuan kacamata baca yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus semangat menuntut ilmu dan meraih cita-cita. BAZNAS Kabupaten Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kediri. Dengan berzakat, infak, dan sedekah, kita turut berkontribusi dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan umat di Kabupaten Kediri. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan dibalas Allah SWT dengan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda.
BERITA05/02/2026 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kediri.

Lihat Daftar Rekening →